Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA TEKNIK VOCALIZING DALAM KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PADUAN SUARA SMA ST. FRANSISKUS XAVERIUS BOAWAE Anyeline Skolastika Pada; Florentianus dopo; Kanzul Fikri
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1076

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu menghasilkan media yang mempelajari tentang teknik vocalizing dalam kegiatan ekstrakurikuler paduan suara SMA St. Fransiskus Xaverius Boawae yang dapat digunakan secara terus menerus sebelum bernyanyi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan ( Research and Development), dengan model yang dikembangkan oleh Alessi & Trollip, yaitu planning, design dan development. Untuk mengetahui tingkat kelayakan, media ini telah diuji melalui 2 tahap uji kevalidan yaitu uji alpha dan uji beta. Oleh ahli isi/konten, ahli media, ahli desain dan uji beta pada peserta paduan suara SMA St. Fransiskus Xaverius Boawae.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, hasil tes multimedia teknik Vocalizing antara lain: Uji kelayakan isi / konten memperoleh hasil 100%, dengan kriteria “ sangat viled”, sudah dapat digunakan dengan memperhatikan saran dan masukan. Uji kelayakan desain memperoleh hasil 90 % , dengan kriteria “ sangat viled” sudah dapat digunakan dengan memperhatikan saran dan masukan. Uji kelayakan media memperoleh hasil 97 %, dengan kriteria “ sangat viled” sudah dapat digunakan dengan memperhatikan saran dan masukan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL PADA MATERI TEKNIK MEMAINKAN ALAT MUSIK LABA BU’U PADA SISWA KELAS VIII DI SMPK YOS SOEDARSO KECAMATAN JEREBUU KABUPATEN NGADA Yustus Demu Watu; Kanzul Fikri; Florentianus Dopo
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran audio visual pada materi teknik memainkan alat musik Laba Bu’u. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian pengembangan atau R&D (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan Alessi dan Trollip yang terdiri dari tiga tahap yaitu planning, design, dan development. Penelitian ini dilakukan di SMPK Yos Soedarso Jerebuu pada siswa kelas VIII. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket, wawancara, dan dokumentasi. Uji coba produk ini peneliti menggunakan instrumen kuesioner yang dinilai oleh ahli materi, ahli desain, dan ahli media serta angket respon siswa untuk mengukur kevalitan suatu produk yang dikembangkan oleh peneliti. Teknik analisis yang digunakan peneliti yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini diketahui melalui uji alpha terhadap media audio visual diperoleh hasil validasi dari ahli materi 96,875% dengan kriteria sangat valid, ahli media sebesar 95% dengan kriteria sangat valid, dan ahli desain sebesar 97,2% dengan kriteria sangat valid. Sedangkan perolehan hasil dari uji beta dari prodak yang dikembangkan peneliti melalui uji coba perorangan diperoleh hasil 92% dan uji coba lapangan skala kecil diperoleh hasil 96%. Dari hasil data yang diperoleh dapat di simpulkan bahwa media audio visual pada materi teknik memainkan alat musik Laba Bu’u layak digunakan sebagai media pembelajaran bagi siswa SMP dan dapat digunakan dalam pembelajaran seni budaya.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEKNIK PERMAINAN ALAT MUSIK BHEGO SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 GOLEWA Theresia Ludwina Liku; Kanzul Fikri; Ferdinandus Bate Dopo
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan bahan ajar modul teknik permainan alat musik bhego. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kulitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, obervasi, angket dan dokumentasi. Materi yang terdapat dalam produk bahan ajar modul ini memuat tentang alat musik tradisional kabupaten Ngada yang terdapat di kampung Malanuza. Hal pertama yang dilakukan peneliti dalam menyusun bahan ajar modul yaitu membuat draf dan mendesain bahan ajar dan materi. Untuk mendapatkan hasil yang baik, peneliti melakukan uji coba terhadap 3 ahli yakni ahli materi, ahli bahasa indonesia, dan ahli desain. Uji coba yaitu dengan memberikan lembar kusioner/angket kepada para ahli dengan skala 4-1. Hasil uji coba yang dilakukan peneliti terhadap ahli materi ( Bapak Florentianus Dopo,S.S.,M.Pd) dan mendapatkan nilai dengan skor 92,85% kategori sangat valid, selanjutnya uji coba produk dilakukan pada ahli bahasa indonesia (Bapak Pelipus Wungo Kaka,M.Pd) mendapat nilai dengan skor 90,62% kategori sangat valid, dan yang terakhir uji coba produk dilakukan kepada ahli desain ( Dek Ngurah Laba Laksana, M.Pd ) dan mendapatkan hasil dengan skor 98,58% dengan kriteria sangat valid. dari hasil penilaian tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar modul ini layak untuk digunakan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATERI FINGERPICKING GITAR KELAS XI SEMESTER II SMA NEGERI 1 GOLEWA KABUPATEN NGADA Maksimus Bhoko; Kanzul Fikri; Ferdinandus Bate
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 4 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i4.2230

Abstract

Tujuan dari penelitian Pengembangan ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran seni musik berbasis multimedia interaktif, dengan materi fingerpicking pada gitar dalam usaha meningkatkan kemampuan serta menumbuhkembangkan bakat dan minat siswa dalam memainkan alat musik barat pada peserta didik di SMA Negeri 1 Golewa. Penelitian yang dilakukan ini merupakan Jenis penelitian perancangan dan penelitian pengembangan (design & development research), dengan menggunakan model ADDIE. Untuk mengetahui tingkat kelayakan, media ini sudah diuji melalui 2 tahap uji kevalidan yakni uji coba tahap 1 oleh ahli materi, ahli media, ahli desain dan uji coba tahap 2 oleh peserta didik SMA Negeri 1 Golewa
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATERI FINGERPICKING GITAR KELAS XI SEMESTER II SMA NEGERI 1 GOLEWA KABUPATEN NGADA Maksimus Bhoko; Kanzul Fikri; Ferdinandus Bate
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 4 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i4.2230

Abstract

Tujuan dari penelitian Pengembangan ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran seni musik berbasis multimedia interaktif, dengan materi fingerpicking pada gitar dalam usaha meningkatkan kemampuan serta menumbuhkembangkan bakat dan minat siswa dalam memainkan alat musik barat pada peserta didik di SMA Negeri 1 Golewa. Penelitian yang dilakukan ini merupakan Jenis penelitian perancangan dan penelitian pengembangan (design & development research), dengan menggunakan model ADDIE. Untuk mengetahui tingkat kelayakan, media ini sudah diuji melalui 2 tahap uji kevalidan yakni uji coba tahap 1 oleh ahli materi, ahli media, ahli desain dan uji coba tahap 2 oleh peserta didik SMA Negeri 1 Golewa
Pelaksanaan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP)2 Melalui Kegiatan Mengajar Seni Musik Dan Observasi Lingkungan Sekolah di SMKS Sanjaya Bajawa Vladimirani Owa Meme; Fransiskus Fandianus Soli; Tadeus Krispianus Tasi; Kanzul Fikri
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i4.135

Abstract

Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa calon guru dalam memahami budaya sekolah,melakukan observasi,serta melaksanakan praktik mengajar secara langsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan dilaksanakan di SMKS Sanjaya Bajawa dengan fokus pada pembelajaran seni musik serta observasi lingkungan sekolah. Teknik pengumpulan data meliputi observasi,praktik mengajar terbimbing,dan refleksi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa mahasiswa memperoleh pengalaman dalam mengolah kelas,menyampaikan matei seni musik,serta membangun komunikasi yang baik dengan peserta didik dan warga sekolah. Selain itu,kegiatan observasii membantu mahasiswa memahami peran sekolah sebagai ruang belajar yang mendukung perkembangan akademik dan karakter siswa. Secara keseluruhan,pelaksanaan PLP 2 memberikan kontribusi positif dalam menyiapkan mahasiswa menjadi pendidik yang professional,kreatif,dan bertanggung jawab
PETA PEDAGOGIS PEMBELAJARAN MUSIK KREATIF DI PERGURUAN TINGGI Kanzul Fikri; Sena Radya Iswara Samino; Dedy Setyawan
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i5.6992

Abstract

Kajian ini bertujuan memetakan pendekatan pedagogis dalam pembelajaran musik kreatif di perguruan tinggi serta menjelaskan orientasi, potensi, keterbatasan, dan celah kajian dalam literatur. Penelitian menggunakan kajian literatur terstruktur berorientasi pemetaan pedagogis melalui seleksi purposif terhadap 24 rujukan akademik berupa artikel jurnal, buku akademik, dan bab buku. Data dianalisis secara tematik dengan memperhatikan metode pembelajaran, aktivitas kreatif, relasi belajar, teknologi, asesmen, dan konteks budaya. Hasil kajian menunjukkan enam klaster pedagogis, yaitu project-based learning, improvisasi dan eksperimen musikal, kolaborasi digital, komposisi bebas, inquiry-based learning, dan peer learning. Kajian ini juga menemukan tiga dimensi lintas klaster, yaitu musik lokal, teknologi, dan asesmen kreativitas. Sintesis kajian menghasilkan empat prinsip pedagogis: kebebasan yang terstruktur, praktik autentik, pembelajaran sosial-reflektif, dan orientasi kontekstual-kultural. Artikel ini menegaskan bahwa pembelajaran musik kreatif di perguruan tinggi perlu menghubungkan metode, konteks budaya, teknologi, dan asesmen kreativitas musikal. Kontribusi utama artikel terletak pada penyusunan peta pedagogis, bukan pada penentuan metode pembelajaran paling efektif.
Penerapan Kuis Interaktif Dalam Meningkatkan Keterlibatan Siswa Dalam Pembelajaran Seni Budaya Kelas X di SMA Negeri 1 Bajawa Maria Klarita Sidu; Selvisia Bunga Dedu; Urbanus Juliano Repu Wo’u; Kanzul Fikri
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kuis interaktif dalam meningkatkan keterlibatan siswa kelas X pada mata pelajaran Seni Budaya di SMA Negeri 1 Bajawa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, khususnya pada kegiatan apresiasi dan refleksi seni, yang ditandai dengan kurangnya partisipasi aktif siswa selama pembelajaran berlangsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Bajawa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan pembelajaran. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kuis interaktif mampu meningkatkan keterlibatan siswa, yang terlihat dari meningkatnya keaktifan siswa dalam menjawab pertanyaan, antusiasme mengikuti pembelajaran, serta keterlibatan siswa dalam aktivitas apresiasi dan refleksi seni. Temuan ini menunjukkan bahwa kuis interaktif dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran Seni Budaya.
Manajemen Kelas Adaptif Untuk Menciptakan Lingkungan Belajar Musik Inklusi Yang Kondusif Kanzul Fikri; Maria Margaretha Tawa; Maria Yosefa Pignatelin Riu; Yulianus Arsenius Valentinus Pele
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.133

Abstract

Pembelajaran musik di kelas inklusi membutuhkan pengelolaan kelas yang fleksibel agar seluruh peserta didik dapat belajar dengan nyaman dan aktif. Perbedaan kemampuan, minat, dan cara belajar siswa menuntut guru untuk menerapkan manajemen kelas yang adaptif, khususnya dalam kegiatan musik yang melibatkan praktik, kerja kelompok, dan ekspresi diri. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan manajemen kelas adaptif dalam pembelajaran musik inklusi guna menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Manajemen kelas adaptif diterapkan melalui pengaturan tempat duduk yang fleksibel, penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi, penyesuaian aturan kelas, serta pendekatan guru yang responsif terhadap kebutuhan siswa. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa penerapan manajemen kelas adaptif mampu meningkatkan keterlibatan siswa, menciptakan suasana belajar yang aman dan menyenangkan, serta mendukung proses pembelajaran musik secara lebih efektif.
PENDAMPINGAN MUSIK INKLUSIF BERBASIS SENI PARTISIPATORIS BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI BAJAWA, FLORES, NUSA TENGGARA TIMUR Ferdinandus Bate Dopo; Dedy Setyawan; Hermania Bupu; Kanzul Fikri; Sena Radya Iswara Samino; Maria Klarita Sidu; Maria Margaretha Tawa
Haga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Haga: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/haga.v5i1.4788

Abstract

The involvement of children with special needs in public music practices remains limited and tends to be confined to special education environments, indicating a gap between musical experiences in schools and social participation in society. This community service project aims to develop inclusive music mentoring practices based on participatory art to foster the participation of 33 students from SLB Negeri Bajawa in outdoor musical activities. The mentoring process ran for eight weeks through stages of initial observation, sound stimulus delivery, response development, group activities, and performance at the Inclusive Music Stage. Evaluation was conducted through observation, field notes, and documentation. Results show that participant involvement developed gradually, marked not by musical technical skills but by increased social interaction, responsiveness to sound stimuli, and the courage to perform in public spaces. Program sustainability is crucial to ensure that the developments achieved can continue consistently.