Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 07 SUNGAI LAIS Imanuel Sairo Awang; Adpriyadi Adpriyadi
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 5, No 2 (2014): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.627 KB) | DOI: 10.31932/ve.v5i2.132

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan metode demonstrasi terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA tentang sifat-sifat cahaya di kelas V SD Negeri 07 Sungai Lais. Penelitian ini dilakukan di kelas V SD Negeri 07 Sungai Lais terdiri atas 18 peserta didik, yaitu12 peserta didik putra dan 6 peserta didik putri. Penelitian tindakan kelas ini melalui dua siklus,tiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Setelah dilakukan penelitian dengan menggunakan metode demonstrasi pada siklus pertama, hasil belajar peserta didik yang tuntas adalah 17 peserta didik dari 18 peserta didik dengan persentase tuntas 94,44 % dan tidak tuntas 5,54 %. Pada siklus kedua hasil belajar peserta didik tuntas 18 peserta didik dari 18 peserta didik, dengan persentase tuntas 100 % dan tidak tuntas 0 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode demonstrasi pada mata pelajaran IPA tentang sifat-sifat cahaya dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V SD Negeri 07 Sungai Lais. Kata Kunci: Hasil belajar, Metode Demonstrasi, PTK
KESULITAN BELAJAR IPA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Imanuel Sairo Awang
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 6, No 2 (2015): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.467 KB) | DOI: 10.31932/ve.v6i2.106

Abstract

Pencapaian kompetensi pada suatu satuan pendidikan dilaksanakan melalui kegiatan pembelajaran. Salah satu mata pelajaran yang harus dikuasai kompetensinya pada tingkat SD adalah mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Pembelajaran IPA di SD hendaknya membuka kesempatan untuk memupuk rasa ingin tahu peserta didik secara ilmiah. Hal ini akan membantu mereka mengembangkan kemampuan bertanya dan mencari jawaban atas fenomena alam. Tetapi pada kenyataanya tidak semua peserta didik menguasai kompetensi seperti yang diharapkan. Penguasaan konsep IPA yang kurang ini disebabkan oleh kesulitan peserta didik dalam merespon pembelajaran yang diberikan oleh guru mereka. Temuan penelitian ini memberikan informasi penyebab kesulitan belajar IPA peserta didik SD pada 1) factor internal yakni aspek minat, motivasi, rasa percaya diri, kebiasaan belajar, dan cita-cita; dan 2) faktor eksternal yakni banyak  istilah  asing, materi yang terlalu  padat, siswa  terkesan mau tidak mau harus menghafal materi, terbatasnya media pembelajaran, peserta didik terkesan susah memahami materi tanpa tersedianya media, guru yang cenderung mendominasi pembelajaran, penguasaan guru akan materi lemah, dan terlalu monoton. Kata Kunci: Kesulitan Belajar, IPA
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLiS) PADA MATA PELAJARAN IPA DITINJAU DARI MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Imanuel Sairo Awang
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 4, No 2 (2013): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.879 KB) | DOI: 10.31932/ve.v4i2.445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran children learning in science (CLiS) pada mata pelajaran ipa ditinjau dari minat dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi dengan nonequivalent comparison-group  design. Sampel penelitian ini adalah peserta didik SD Negeri 5 Sintang kelas VA sebagai kelompok eksperimen sementara kelas VB sebagai kelompok kontrol dengan jumlah 32. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, model pembelajaran CLiS efektif dilaksanakan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik kelas V khususnya pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam. Kata kunci: CLiS, Minat, Hasil Belajar
HUBUNGAN PEMBERIAN TUGAS RUMAH (PR) JENIS PRACTICE EXERCISE/LATIHAN TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 6 DEDAI TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Julita Julita; Eliana Yunitha Seran; Imanuel Sairo Awang
DUNIA ANAK: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2018): DUNIA ANAK
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.257 KB) | DOI: 10.31932/jpaud.v1i2.384

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara pemberian tugas rumah (PR) jenis practice exercise/latihan dengan hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajar IPS SDN 6 Dedai tahun pelajaran 2017/2018.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan bentuk penelitian korelasional. Populasi keseluruhan berjumlah 20 siswa dan semuanya dijadikan sampel penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari instrumen angket dan nilai ulangan umum semester satu.Berdasarkan analisis data, ditemukan koefisien korelasi atau thitung sebesar 0,746 lebih besar dari ttabel 0,444. Artinya ada hubungan, hal ini dipertegas dengan hasil perhitungan koefisien determinasi sebesar 0,557. Artinya 55,7 % hasil belajar IPS siswa dipengaruhi oleh pemberian tugas rumah (PR). Kemudian untuk mengetahui signifikasi dari hubungan tersebut, dilakukan uji t Ketentuannya jika rhitung> rtabel, maka Ha diterima, dan Ho ditolak. Hasil Uji t tersebut menunjukan bahwa harga thitung lebih besar daripada ttabel (4,759 > 2,101), sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya hubungan tersebut signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian tugas rumah (PR) jenis practice exercise/latihan dengan hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajar IPS  SDN 6 Dedai tahun pelajaran 2017/2018.Kata Kunci: Pemberian tugas rumah Jenis Practice Exersice/Latihan,  Hasil Belajar Kognitif
PELATIHAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS EDUTAINMENT BAGI GURU SDN 1 RAWAK HULU Imanuel Sairo Awang; Eliana Yunitha Seran; Gabriel Serani
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.19 KB) | DOI: 10.31932/jppm.v1i1.1862

Abstract

Media pembelajaran menjadi unsur penting dalam menunjang daya serap seorang siswa. Tanpa bantuan media, maka materi pembelajaran sukar untuk dicerna dan dipahami oleh siswa. Penggunaan media pembelajaran semakin dibutuhkan saat diberlakukan program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) karena adanya pandemi Covid-19. Keberadaan media pembelajaran yang menyenangkan dan menghibur menjadi sesuatu yang dibutuhkan siswa dalam menjalankan pembelajaran dari rumah. Media pembelajaran yang menghibur dan menyenangkan  disebut dengan edutainment. Keberadaan media pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri 1 Rawak Hulu yang mendukung guru dalam melaksanakan PJJ masih sangat minim, bahkan guru hanya mengandalkan media konvensional. Oleh karena itu, perlu dilakukan pelatihan perancangan media interaktif berbasis edutainmen bai guru-guru di SD Negeri 1 Rawak Hulu. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 30 orang guru yang mengajar pada SD Negeri 1 Rawak Hulu. Pada tahap ini dilaksanakan pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif dalam bentuk video. Terdapat dua bagian utama dalam tahapan ini yakni bagian pertama berupa pemberian materi singkat, serta bagian kedua adalah pelatihannya. Pada bagian kedua, pelatihan diawali dengan proses merekam suara (dan gambar) yang isinya tentang penjelasan materi. Setelah itu, dilakukan proses pengembangan materi sekaligus editing menggunakan aplikasi kinemaster. Langkah berikutnya adalah review kembali isi video, setelah dinyatakan layak, selanjutnya direndering sehingga menjadi file video utuh yang siap dibagikan kepada siswa Peserta pelatihan ini memberikan respon yang positif pada pelaksanaan kegiatan pelatihan, media interaktif berbasis edutaimen dinilai sangat efektif digunakan dalam proses pembelajaran pada masa pembelajaran tatap muka terbatas seperti saat ini, karena penggunaan media video yang diunggah di media sosial dapat ditonton berkali-kali oleh siswa di rumah. Kata kunci: Media Interaktif, edutainment