Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pendampingan Penyusunan Program Layanan Bimbingan Dan Konseling Untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Bimbingan Dan Konseling SMP Di Kota Tobelo Kusumawati, Puji Nitis; Suoth, Like; Manutede , Yusuf Zakarias
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.2069

Abstract

Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) adalah meningkatkan kemampuan guru Bimbingan Konseling (BK) dalam menyusun program layanan BK yang komprehensif, meningkatnya keterampilan manajemen dan administrasi BK, terlatihnya guru BK dalam menyusun dan menggunakan alat non tes dalam memperkuat layanan BK. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan memberikan pelatihan dan pendampingan penyusunan program layanan BK, pelatihan manajemen dan administrasi BK, pelatihan penyusunan alat non tes. Dalam Uji Beda Pre Test dan Post Test Pemahaman tentang pembuatan Program Layanan BK para peserta, terlihat bahwa t hitung adalah 11,174 dengan probabilitas 0,000. Demikian juga dalam Uji Beda Pre Test dan Post Test tentang Pemahaman Manajemen dan Administrasi BK. Hasil memperlihatkan bahwa t hitung adalah 4,015 dengan probabilitas 0,001. Oleh karena probabilitas < 0,05, maka H0 ditolak. Terakhir adalah Uji Beda Pre test dan Post Test tentang pemahaman instrumen non test dalam layanan Bimbingan Konseling peserta pelatihan, terlihat bahwa t hitung adalah 23,449 dengan probabilitas 0,000. Hasil pengolahan dan analisis data menggunakan Uji Beda terhadap data kegiatan PKM ini dapat disimpulkan bahwa pelatihan telah mengakibatkan peningkatan pemahaman peserta tentang pembuatan program layanan BK, peningkatan pemahaman aspek manajemen dan administrasi, serta peningkatan kemampuan dalam penggunaan instrumen non tes dalam layanan BK. Kegiatan PKM ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas layanan BK di SMP Kota Tobelo, yang berdampak positif pada perkembangan dan prestasi siswa.
Pengembangan Bimbingan Kelompok Berbasis Cooperative Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Siswa SD Di Kota Tobelo Kabupaten Halmahera Utara Suoth, Like; Kusumawati, Puji Nitis; Manutede, Yusuf Zakarias
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.2070

Abstract

Pendidikan merupakan satu hal penting dalam kehidupan manusia, karena melalui pendidikan akan terbentuk kepribadian ke arah kedewasaan diri. Untuk itulah guru perlu mengupayakan perkembangan siswa melalui berbagai layanan baik individu maupun kelompok. Di Halmahera Utara banyak anak yang masih memiliki kemampuan berbahasa rendah yang terlihat pada proses pembelajaran di kelas. Berdasarkan observasi, identifikasi permasalahan yang di alami siswa saat ini antara lain kurangnya kemampuan berbahasa. Melihat fenomena tersebut, maka perlu diupayakan peningkatan kemampuan berbahasa dengan bimbingan kelompok dilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan salah satu layanan yaitu layanan bimbingan kelompok berbasis cooperative learning (CL) untuk meningkatkan kemampuan berbahasa. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk mengembangkan model bimbingan kelompok berbasis dan meningkatkan 3 kemampuan berbahasa siswa SD di Kota Tobelo yaitu membaca, berbicara, dan menyimak. Metode yang digunakan adalah pengembangan model bimbingan kelompok berbasisCL, implementasi bimbingan kelompok kepada siswa dari beberapa SD, serta evaluasi dan pengukuran hasil. Kegiatan dilaksanakan melalui kegiatan sosialisasi dan bimbingan kelompok selama 10 Sesi. Hasil dari kegiatan didapatkan ada peningkatan kemampuan berbahasa siswa SD yang mengikuti kegiatan dan modul/panduan l bimbingan kelompok yang dapat digunakan secara berkelanjutan. Penggunaan teknik CL Make a Match dalam upaya menangani permasalahan kemampuan membaca siswa menunjukkan terjadinya peningkatan dari yang awalnya siswa memiliki kemampuan membaca cuma 25 % meningkat menjadi 43,34 pada sesi 1, terus meningkat dalam sesi 4 menjadi 83,33 dan pada sesi ke 7 meningkat total menjadi 100 % siswa telah memiliki memampuan lancar dalam membaca. Selanjutnya adalah Penggunaan teknik CL “Kancing Gemerincing” menunjukkan bahwa siswa yang awalnya memiliki kelancaran berbicara Sangat Rendah 2 orang (6,67 %), Rendah 12 orang (40 %) atau berjumlah 14 orang atau 46,67 % setelah diberikan perlakuan ternyata mampu menjadikan kemampuan berbicaranya cukup lancar, lancar dan sangat lancar menjadi berjumlah 83,33 % dari total 30 orang siswa. Pendampingan/treatment bimbingan kelompok berbasis CL tehnik “Berfikir Berpasangan” (Think-Pair-Share) dapat meningkatkan kemampuan menyimak siswa yang ditargetkan 50 % dalam pendampingan ini, ternyata bisa langsung mencapai 100 % dalam sesi 3; namun sempat menurun menjadi 93,33 % dalam sesi 6, tetapi kembali menjadi 100 % kemampuan menyimak siswa saat mengikuti sesi 9. Semua hal ini memperlihatkan bahwa pendampingan/treatment bimbingan kelompok berbasis cooperative learning tehnik Make a Match mampu meningkatkan kemampuan membaca siswa, tehnik cooperative learning “Kancing Gemerincing” untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa, dan tehnik CL teknik “Berfikir Berpasangan” (Think-Pair-Share) mampu meningkatkan kemampuan menyimak siswa.
PEMBELAJARAN LITERASI FINANSIAL BAGI SISWA KELAS TINGGI Sabarua, Jefrey Oxianus; Suoth, Like; Mutji, Elsye Jesty
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 1 No. 12 (2024): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sg8s4032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perancangan literasi keuangan untuk siswa kelas tinggi, peran guru dalam pembelajaran literasi keuangan, dan mengetahui manfaat literasi keuangan bagi siswa kelas tinggi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Setelah data penelitian dikumpulkan, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran literasi keuangan telah diberikan kepada siswa melalui materi literasi yang meningkatkan pengetahuan, sikap, dan karakter mereka untuk mengelola keuangan secara bijak.
IDENTIFIKASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA Djamun, Tirtayasa; Sabarua, Jefrey Oxianus; Suoth, Like
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 6 (2025): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Juni 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sinergi.v2i6.1344

Abstract

This study aims to identify the implementation of differentiated instruction in the Indonesian language subject for Grade V at SD Inpres Wari Tobelo and to analyze its impact on students’ language skills. The research problem focuses on two main aspects: the strategies used in implementing differentiated instruction and its impact on students’ language skills. The research method employed is a qualitative descriptive method, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The data analysis technique involves several stages, including data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study show that: Differentiated instruction strategies are implemented through mapping students’ learning readiness, interests, and learning profiles. The teacher adjusts the content, process, and product of learning according to students’ needs. There is a positive impact on students’ listening, speaking, reading, and writing skills, as each student feels valued and motivated according to their learning style. The main challenges in implementation include limited learning facilities, a lack of teacher understanding of the "Merdeka Curriculum," and low student literacy levels. Nevertheless, overall, the implementation of differentiated instruction in the Indonesian language learning process has made a positive contribution to improving the quality of teaching and learning at SD Inpres Wari Tobelo
LITERASI BACA TULIS PADA KELAS TINGGI DI SEKOLAH DASAR Mutji, Elsye; Suoth, Like
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v8i1.133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran literasi baca tulis yang dilakukan oleh pihak sekolah khususnya di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara. Instrumen yang digunakan adalah lembar formulir wawancara. Formulir wawancara digunakan sebagai pedoman untuk mewawancarai kepala sekolah dan guru kelas tinggi tentang literasi baca tulis. Sumber data didapatkan dari kepala sekolah dan guru kelas tinggi di SD Se-Kecamatan Malifut yang berjumlah sepuluh orang kepala sekolah dan tiga guru kelas tinggi di SD se-kecamatan Malifut. Data dianalisis dengan mendeskripsikan temuan yang diperoleh melalui hasil wawancara. Data wawancara dideskripsikan dengan menjabarkan jawaban dari narasumber dan dikaitkan dengan teori yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa literasi baca tulis pada kelas tinggi masih sangat jauh dari yang diharapkan perpustakaan yang harusnya menjadi tempat berliterasi hampir tidak dimiliki oleh sekolah-sekolah tersebut dan yang memiliki perpustakaan tidak dikelola dengan baik. Jumlah dan variasi bahan buku bacaan menjadi poin penting karena semua sekolah yang diteliti hanya memiliki buku pelajaran saja.
Pendampingan Penyusunan Program Layanan Bimbingan Konseling Berbasis Kurikulum Merdeka Untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru BK SMP Di Kota Tobelo Kusumawati, M M Puji Nitis; Suoth, Like; Tumada, Deswita Lestiawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.686

Abstract

Pendidikan berperan penting dalam membentuk generasi berkualitas, dan guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga pembimbing  dalam pengembangan akademik dan karakter siswa. Layanan Bimbingan dan Konseling (BK) membantu siswa mengatasi masalah pribadi serta mengoptimalkan potensinya. Dalam era Kurikulum Merdeka, guru dituntut lebih kreatif dan inovatif sesuai kebutuhan siswa. Namun, di Kota Tobelo, Halmahera Utara, guru BK tingkat SMP masih menghadapi tantangan dalam penyusunan dan penerapan layanan BK berbasis Kurikulum Merdeka. Melalui kegiatan pendampingan PKM, dilakukan peningkatan kompetensi profesional bagi 15 guru BK. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan: seluruh peserta (100%) memahami prinsip dan implementasi Kurikulum Merdeka; 93,33% mampu menyusun program layanan BK sesuai kebutuhan siswa; seluruh peserta (100%) dapat menyusun program layanan BK setelah pelatihan; dan 13 peserta (86,67%) mampu membuat modul bahan ajar BK menggunakan bahasa Indonesia yang benar. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendampingan efektif dalam meningkatkan kemampuan guru BK dalam merancang layanan dan modul pembelajaran inovatif berbasis Kurikulum Merdeka.
PENGARUH KEGIATAN LITERASI BACA TULIS TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA SISWA SD: STUDI KUANTITATIF Bowombengo, Desiana; Mutji, Elsye Jesti; Suoth, Like
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 4 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i4.5860

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kegiatan literasi baca tulis dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas V SD Inpres Wari. Literasi baca tulis sebagai kemampuan dasar untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan literasi baca tulis terhadap keterampilan membaca siswa kelas V SD Inpres Wari. Metode penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan jenis penelitian yaitu pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Inpres Wari yang berjumlah 27 siswa. Penarikan sampel pada penelitian ini adalah sampel populasi sebanyak 27 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan tes. Pengujian instrumen menggunakan validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Uji prasyarat yakni uji normalitas, uji linearitas, dan uji homogenitas. Teknik analisis akhir yakni analisis korelasi sederhana dan analisis regresi sederhana dengan menggunakan ketentuan H1 diterima dan H0 ditolak. Berdasarkan pengolahan data hasil penelitian dengan jumlah sampel 27 siswa di SD Inpres Wari, diketahui nilai ttabel pada taraf signifikansi 5% dengan df=n-2=25 adalah 1,708. Hasil uji analisis regresi diperoleh thitung sebesar 2,866 dengan signifikansi (p)=0,008. Karena 0,008 < 0,05 atau thitung > ttabel (2,866 > 1,708), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kegiatan literasi baca tulis terhadap keterampilan membaca. Hipotesis yang diajukan diterima yakni H1 diterima dan H0 ditolak. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan literasi baca tulis mampu meningkatkan keterampilan membaca siswa dengan sumbangan pengaruh sebesar 24,7%.