Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pelatihan Pengukuran Kepuasan Pelanggan Gerai Kantin Eureka Bandung dalam Rangka Meningkatkan Pendapatan Christina Wirawan; Jimmy Gozaly; Yulianti Talar; Melina Hermawan; Indah Victoria Sandroto
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 9 No. 02 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v9i02.3340

Abstract

Permasalahan yang dialami oleh gerai-gerai di Kantin Eureka, Bandung adalah penurunan pendapatan karena gerai menjadi semakin sepi pelanggan, terutama setelah pandemi COVID-19. Penurunan pendapatan ini dapat berakibat tutupnya gerai-gerai di Kantin Eureka. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini berusaha untuk membantu gerai-gerai untuk mempertahankan dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Sebelum mempertahankan dan meningkatkan kepuasan pelanggan, gerai harus bisa mengukur kepuasan pelanggan, menemukan variabel yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan kualitas layanan, dan prioritasnya. Pengukuran kepuasan pelanggan pada PKM ini dilakukan dengan mengkombinasikan konsep Service Quality (Servqual) dengan variabel-variabel bauran pemasaran. Pengukuran dapat dilakukan dengan penyebaran kuesioner kepada pelanggan. Kuesioner dibuat berdasarkan variabel-variabel yang mempengaruhi kepuasan pelanggan, yaitu variabel bauran pemasaran. Tim PKM Dosen Prodi Teknik Industri, Universitas Kristen Maranatha membantu gerai-gerai di Kantin Eureka dengan membuatkan alat ukur dengan variabel yang sesuai. Setelah itu, tim memberikan pelatihan tentang kepuasan pelanggan, variabel-variabel penentu kepuasan, pembuatan alat ukur, pengolahan data, dan interpretasi hasil pengolahan data kepada pemilik/pekerja gerai-gerai di Kantin Eureka. PKM dilakukan pada bulan Mei sampai Agustus tahun 2024. Pelatihan dilakukan di ruang pertemuan PT. DSU tanggal 25 Juli 2024. Dari hasil pengukuran, didapat variabel apa saja yang dinilai tidak memuaskan oleh pelanggan.  Berikutnya pelatihan juga diberikan untuk menentukan urutan prioritas perbaikan, sehingga gerai bisa melakukan prioritas perbaikan. Dengan diberikannya pelatihan ini, diharapkan gerai-gerai dapat menjaga agar kepuasan pelanggan selalu baik, dan penjualan mereka bisa naik. Hasil dari pretest dan posttest, yaitu dilakukan sebelum dan sesudah pelatihan, menunjukkan bahwa pelatihan efektif, dibuktikan dengan berbedanya hasil nilai rata-rata pretest dan posttest.
PELATIHAN PENGOLAHAN DATA HASIL SURVEI KEPUASAN KONSUMEN KIOS, KANTIN EUREKA, BANDUNG Melina Hermawan; Arif Suryadi; Christina Wirawan; Indah Victoria Sandroto; Jimmy Gozaly; Yulianti; Rezal Muhamad Alfarizky Iskandar
Jurnal Terapan Abdimas Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v11i2.25031

Abstract

Abstract. Eureka Canteen is a canteen located at Universitas Kristen Maranatha (UKM) Bandung. At that time, the kiosks in Eureka Canteen experienced a decline in sales, raising concerns that PT DSU, as the management of Eureka Canteen, might not continue the business cooperation for these kiosks. The decline in sales was possibly caused by consumer dissatisfaction with kiosk services. Therefore, it was necessary to measure consumer satisfaction through the distribution of questionnaires. The purpose of this community service program was to equip kiosk owners with the skills to create QR Codes from Google Forms questionnaires and to process questionnaire data stored in Google Sheets using Microsoft Excel, so that kiosk owners could identify consumer satisfaction levels and design strategies to improve sales. The training was conducted for 18 kiosk representatives in the computer laboratory of Grha Widya Maranatha. Pretest and posttest results were analyzed using N-Gain to assess training effectiveness and the Wilcoxon Signed Rank Test to determine significant differences between pretest and posttest. The results showed that the average score increased from 2.03 to 2.66 with an N-Gain of 0.65 (medium category). The Wilcoxon test yielded a significance value of p > 0.05, indicating a significant difference between before and after the training on the use of QR Code and processing questionnaire data with Microsoft Excel.    Abstrak. Kantin Eureka merupakan kantin yang berlokasi di Universitas Kristen Maranatha (UKM) Bandung.  Saat ini kios-kios di Kantin Eureka mengalami penurunan penjualan, dikhawatirkan kondisi penjualan tersebut mengakibatkan PT DSU selaku pengelola Kantin Eureka tidak melanjutkan kerjasama perpanjangan usaha kios-kios tersebut di Kantin Eureka.  Penurunan penjualan kemungkinan disebabkan adanya ketidakpuasan konsumen terhadap layanan kios. Oleh karena itu perlu dilakukan pengukuran kepuasan dengan penyebaran kuesioner kepada konsumen.  Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membekali para pemilik kios dengan keterampilan membuat QR Code dari hasil kuesioner Google Forms, dan mengolah data hasil kuesioner yang tersimpan di Google Sheets dengan Microsoft Excel, sehingga para pemilik kios dapat mengetahui tingkat kepuasan konsumen lalu merancang strategi untuk meningkatkan kembali penjualan.  Pembekalan kepada 18 orang perwakilan kios dilakukan di laboratorium komputer Grha Widya Maranatha. Hasil pretest dan posttest dianalisis menggunakan N-Gain untuk melihat efektivitas pelatihan dan Wilcoxon Signed-Rank Test untuk mengetahui adanya perbedaan signifikan antara pretest dan posttest.  Hasil perhitungan menunjukkan rata-rata skor meningkat dari 2,03 menjadi 2,66 dengan N-Gain 0,65 (kategori sedang).  Hasil uji Wilcoxon menunjukkan signifikansi p value > 0,05, yang menjelaskan adanya perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah pelatihan tentang penggunaan QR Code serta pengolahan data kuesioner dengan Microsoft Excel.  
PENDAMPINGAN PERANCANGAN ULANG STRUKTUR ORGANISASI YAYASAN RUMAH TUMBUH HARAPAN Indah Victoria Sandroto; Christina Wirawan; Jimmy Gozaly; Melina Hermawan; Yulianti Talar; Jossriadi Hasiholan Simarmata
MINDA BAHARU Vol 10, No 1 (2026): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v10i1.8956

Abstract

Yayasan Rumah Tumbuh Harapan (RUTH), didirikan pada 2011, bertujuan menghentikan praktik aborsi serta memberikan layanan bagi perempuan yang mengalami kekerasan seksual dan kehamilan tidak diinginkan. Seiring perkembangannya, yayasan ini membentuk tiga unit layanan—Rumah Ibu Hamil, Rumah SAM, dan Boas Healing and Development Center—yang berturut-turut menangani pendampingan ibu hamil, layanan anak, serta konseling. Studi pendahuluan menunjukkan bahwa yayasan berencana menerapkan struktur organisasi matriks, namun pihak pengelola belum yakin karena berbagai persoalan operasional membebani. Kondisi ini menyebabkan sebagian besar beban penanganan masalah berakhir pada Pembina dan Ketua Yayasan. Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan mendampingi Yayasan RUTH dalam mengevaluasi dan merancang ulang struktur organisasi agar selaras dengan kebutuhan dan kapasitas yayasan. PKM dilanjutkan dengan verifikasi kesesuaian deskripsi pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan antara dokumen dan realita. Pendampingan dilakukan terhadap Pembina dan Staf Yayasan RUTH pada bulan Oktober 2024—Mei 2025. Verifikasi dilakukan dengan mewawancarai seluruh personel pada jabatan tertera di dokumen deskripsi pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa struktur organisasi hybrid—menggabungkan struktur fungsional dan divisional—menjadi pilihan yang paling sesuai untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan, sekaligus menjadi acuan bagi pembentukan yayasan serupa di kota lain. Hasil verifikasi menunjukkan bahwa dalam praktiknya tidak terdapat pekerjaan yang deskripsi pekerjaan dan spesifikasi pekerjaannya persis sama dengan yang tertera di dokumen. Hasil verifikasi ini dapat dimanfaatkan oleh Yayasan RUTH untuk mengevaluasi deskripsi pekerjaan, spesifikasi pekerjaan, serta struktur organisasinya di masa mendatang.