Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH

IMPLEMENTASI METODE VIKOR SEBAGAI PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN KARYAWAN PENERIMA REWARD Masitah Handayani; Nasrun Marpaung
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4, No 2 (2021): June 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v4i2.581

Abstract

Karyawan penerima reward secara objektif berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Karyawan adalah salah satu sumberdaya yang dimiliki dalam suatu instansi, dimana dalam melaksanakan tugasnya karyawan dituntut untuk menghasilkan kinerja yang unggul. Sebagai kompensasi dari kinerja yang sudah dilakukan oleh seorang karyawan, instansi memberikan upah atau gaji pokok. Pemberian gaji pokok pada karyawan dilakukan oleh instansi sesuai dengan kontrak kerja. Di samping gaji Teknologi informasi yang berkembang di masyarakat memberi pengaruh yang sangat besar dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan adanya teknologi informasi, masyarakat dapat mengefektifkan serta mengefisiensikan pekerjaan mereka. Salah satu pemanfaatan teknologi informasi adalah dalam menentukan pokok, setiap instansi kadangkala memberikan reward. Reward diberikan bisa setahun sekali atau beberapa tahun sekali. Metode VIKOR merupakan salah satu metode yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan, misalnya dalam pemberian reward. Dengan adanya reward masing-masing karyawan berusaha untuk menunjukkan kinerja terbaiknya yang dapat menguntungkan instansi. Nilai indeks alternatif minimum (Qi) diperoleh alternatif ke-20 dengan nilai Qi­ adalah 0,00.
IMPLEMENTASI METODE VIKOR SEBAGAI PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM PEMILIHAN KARYAWAN TERBAIK Masitah Handayani
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5, No 1 (2022): February 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v5i1.814

Abstract

Seiring perkembangan zaman dan semakin pesatnya persaingan, maka untuk meningkatkan kualitas perusahaan, diperlukan sumber daya yang unggul. Salah satu sumber daya itu adalah karyawan. Pengelolaan SDM dalam suatu perusahaan sangat berpengaruh pada aspek-aspek keberhasilan kerja dan pencapaian target dari perusahaan tersebut karena jika SDM dikelola dengan baik, maka diharapkan perusahaan dapat menjalankan semua proses usahanya dengan baik.  Berdasarkan hal tersebut, dengan menggunakan Metode VIKOR adalah salah satu metode yang digunakan dalam pengambilan keputusan, salah satunya dilakukan dalam proses pemilihan karyawan terbaik. Karyawan terbaik yang terpilih akan mendapatkan promosi jabatan dan mendapat hadiah berupa kenaikan gaji/upah. Pemilihan karyawan terbaik dinilai berdasarkan 4 kriteria penilaian yang telah ditetapkan yaitu masa kerja, kedisiplinan, prestasi kerja, dan kerjasama. Berdasarkan metode VIKOR maka karyawan terbaik adalah A15 dengan nilai Qi 0,00.
IMPLEMENTASI METODE MOORA SEBAGAI PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM PEMILIHAN TENDIK TERBAIK Masitah Handayani; Amalia Amalia; Abdul Azis Ubaidillah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6, No 2 (2023): June 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i2.1310

Abstract

Abstract: Educational Staff (TENDIK) is one of the resources owned by Higher Education besides Lecturers (Educators). TENDIK has an important role in advancing Higher Education so that it needs to get appreciation for its performance. Giving appreciation to TENDIK has a big influence in supporting all activities in Higher Education. Appreciation for TENDIK is carried out once a year by giving prizes. This aims to give enthusiasm to all TENDIK in Higher Education to increase their loyalty and best performance. The MOORA method is the method chosen to assist the decision-making process in determining the best TENDIK based on predetermined criteria. There were fifteen TENDIK assessed using the MOORA Method with five assessment criteria to determine the best TENDIK namely Service Period, Age, Discipline, Innovation and Cooperation. Based on these calculations, the selected TENDIK were A12 with the highest Yi values of 0.23.Keywords: moora method; decision support system; educational staff Abstrak: Tenaga Kependidikan (TENDIK) merupakan salah satu sumber daya yang dimiliki oleh Perguruan Tinggi selain Dosen (Tenaga Pendidik). TENDIK memiliki peran penting dalam memajukan Perguruan Tinggi sehingga perlu mendapatkan apresiasi atas kinerja yang dimilikinya. Pemberian apresiasi kepada TENDIK memberikan pengaruh yang besar dalam mendukung segala aktifitas yang ada di dalam Perguruan Tinggi. Pemberian apresiasi terhadap TENDIK dilakukan setiap setahun sekali dengan memberikan hadiah. Hal ini bertujuan memberikan semangat kepada seluruh TENDIK yang ada di Perguruan Tinggi untuk meningkatkan loyalitas dan kinerja terbaiknya. Metode MOORA merupakan metode yang dipilih dalam membantu proses pengambilan keputusan dalam menentukan TENDIK terbaik berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Ada lima belas TENDIK yang dinilai menggunakan Metode MOORA dengan lima kriteria penilaian untuk menentukan TENDIK terbaik yaitu Masa Kerja, Usia, Kedisiplinan, Inovasi dan Kerjasama. Berdasarkan perhitungan tersebut, TENDIK terpilih adalah A12 dengan nilai Yi tertinggi adalah 0,23.Kata kunci: metode moora; sistem pendukung keputusan; tenaga kependidikan
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN HABIT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Mustika Fitri Larasati Sibuea; Masitah Handayani; Raja Tama Andri Agus
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6, No 3 (2023): October 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i3.1785

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah diimplementasikan Model Pembelajaran Habit. Metode penelitian yang digunakan meliputi desain penelitian eksperimental dengan pengumpulan data melalui tes. Sampel penelitian terdiri dari dua kelompok siswa, satu kelompok menerima pembelajaran berdasarkan Model Pembelajaran Habit sedangkan kelompok kontrol menerima pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Model Pembelajaran Habit secara signifikan meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, meningkatkan kebiasaan belajar yang positif, dan secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa. Temuan ini didukung oleh analisis statistik yang menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok dalam hasil belajar siswa. Selain itu, temuan kualitatif dari wawancara juga mendukung efektivitas Model Pembelajaran Habit dalam membentuk kebiasaan belajar yang positif. Diperoleh hasil thitung > ttabel yaitu nilai thitung =2,847 dan nilai ttabel =2,079, maka 2,847 >2,079. Nilai signifikansi bernilai < 0,05 yaitu sebesar 0,007. Dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan antara peningkatan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.