Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Dan Penerapan Knowledge Management System (KMS) Di UMKM Furniture (Studi Kasus: CV. DNA Bali Indonesia) Verdiana, Yuni Qoriah; Nasrullah, Muhamad; Istyanto, Noerma Pudji
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v5i2.4712

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) CV. DNA Bali Indonesia merupakan organisasi yang bergerak di bidang furniture dan berdiri sejak tahun 2015. Namun, UMKM ini belum menerapkan penggunaan Teknologi Informasi (TI) pada semua proses bisnisnya hanya menggunakan aplikasi Whatsapp (WA) untuk proses pemesanan dan pembayaran. Sedangkan, untuk media promosi menggunakan aplikasi Instagram (IG),Facebook (FB) dan sudah kancah internasional serta melakukan ekspor. Pada CV. DNA Bali Indonesia belum menerapkan penggunaan TI pada semua proses bisnisnya. Dalam permasalahan ini, organisasi perlu adanya learning and growth (pembelajaran dan pertumbuhan) yang berfokus pada upaya untuk mengembangkan sumber daya manusia, teknologi, keunggulan inovasi dan pembelajaran yang berkelanjutan. Peneliti menganalisis kebutuhan organisasi dan mengimplementasikan dengan hasil analisis dokumen Knowledge Management System (KMS). KMS adalah sistem yang didukung teknologi yang mengintegrasikan fungsi untuk mengelola pengetahuan eksplisit dan tacit secara kontekstual di seluruh organisasi atau divisinya. Tujuan utama dari KMS adalah untuk mendukung dinamika pembelajaran organisasi dan meningkatkan efektivitas organisasi secara keseluruhan. Diharapkan CV. DNA Bali Indonesia dapat memiliki pemahaman yang lebih komprehensif tentang kebutuhan teknologi yang harus dipenuhi. Dengan pemahaman yang lebih matang, organisasi dapat mengimplementasikan solusi TI yang sesuai, mengoptimalkan proses bisnis, dan meningkatkan kinerja keseluruhan. Penelitian ini menggunakan metode KMS dan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Luaran dari penelitian ini adalah dokumen KMS yang telah dianalisis sesuai kebutuhan pada organisasi dan divisualisasikan dengan KMS prototype website dengan fitur home, search, our staff, gallery, about, dan contact.
ANALISIS TINGKAT ADOPSI PENGGUNAAN MOBILE PAYMENT DI UMKM BINAAN JAWA TIMUR MENGGUNAKAN EXTENDED TECHNOLOGY-ORGANIZATION-ENVIRONMENT (TOE) Wiratna, Siwi; Hidayat, Alifiansyah Arrizqy; Istyanto, Noerma Pudji
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 3 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i3.6278

Abstract

Teknologi informasi memiliki banyak manfaat dalam mendukung dan mendorong keputusan organisasi. Namun survei Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur tahun 2022, menyatakan penggunakan teknologi pembayaran oleh UMKM binaan masih dibawah 10%. Penggunaan mobile payment mampu mempermudah proses transaksi, beberapa pembeli meminta pembayaran transfer, dan tidak khawatir dengan uang kembalian. Akan tetapi UMKM Binaan yang menyesalkan adanya potongan biaya, pemahaman yang kurang, terbiasa dengan pembayaran manual, dan keterbatasan penggunaan. Oleh karena itu, peneliti melakukan pengujian model extended Technology-Organization-Environment (TOE) oleh Tran Hung melalui teknik ana-lisis CB-SEM. Mobile payment yang dikaji merupakan penyesuaian dari penggunaan paling banyak oleh UMKM binaan dengan ruang lingkup Provinsi Jawa Timur yaitu mobile banking, QRIS, dan Sho-peePay. Berdasarkan hasil penelitian pada UMKM binaan di Jawa Ti-mur, menunjukkan bahwa adopsi mobile payment dipengaruhi secara positif signifikan oleh technological orientation. Relative advantage, Observability, Perceived tren, dan Legal framework memberikan pengaruh secara positif namun tidak signifikan pada adopsi mobile payment. Sedangkan untuk hubungan negatif tidak signifikan di-pengaruhi oleh Compatibility, Top manajement support, Firm size, En-trepreneurial orientation, Competitive pressure dan Government sup-port. Sementara itu Business performance dari UMKM binaan di-pengaruhi oleh Mobile Payment Adoption Intention, dan firm age secara positif signifikan, serta dipengaruhi secara negatif tidak signif-ikan oleh Number of employee.