Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

SARI BUAH PEPAYA (CARICA PAPAYA L) UNTUK MENGENDALIKAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA Siti Mahmudah
Prosiding Seminar Nasional: Pertemuan Ilmiah Tahunan Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta Vol 1 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Poltekkes Karya Husada Yogyakarta Tahun 2019
Publisher : Prosiding Seminar Nasional: Pertemuan Ilmiah Tahunan Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.23 KB)

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian. Lansia dengan hipertensi memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami komplikasi jantung. Perempuan lanjut usia lebih rentan terkena hipertensi karena faktor hormonal. Pepaya mengandung kalium, vitamin, dan serat bisa menjadi salah satu makanan yang membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskuler termasuk hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tekanan darah sebelum dan sesudah pemberian sari buah Pepaya (Carica Papaya L) serta untuk mengetahui perbedaan rerata tekanan darah lansia pada waktu sebelum dan sesudah pemberian sari buah Pepaya. Desain penelitian quasy eksperiment menggunakan rancangan two group pre and post test with control design. Sampel penelitian ibu-ibu lansia sejumlah 28 responden kelompok perlakuan dan kontrol. Teknik purposive sampling, pengujian hipotesis menggunakan Willcoxon Sign Ranks Test dan Mann-Whitney. Hasil penelitian didapatkan perbedaan rerata tekanan darah Sistole kelompok perlakuan dan kontrol dengan nilai p-values 0.036 < Alpha 0,05 sedangkan pada tekanan darah Diastole kelompok perlakuan dan kontrol didapatkan nilai p-values 0.632 > Alpha 0,05 sehingga terdapat perbedaan rerata tekanan darah diastole antara responden yang mengkonsumsi sari buah Pepaya (Carica Papaya L) dengan yang tidak mengkonsumsi, sedangkan pada tekanan darah diastole tidak terdapat perbedaan pada kelompok perlakuan maupun kontrol.
KAMPUNG KB (INOVASI STRATEGIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT) DI DI DUSUN GONDANG KELURAHAN DONOKERTO KECAMATAN TURI Benny Karuniawati; Elisabet Iswantiningsih; Siti Mahmudah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung KB merupakan “Nawacita” presiden sebagai senjata pamungkas mengatasi masalah kependudukan. Kampung KB bertujuan untuk : mengentaskan kemiskinan, terbinanya peserta KB aktif, mengaplikasikan 8 fungsi keluarga, dan koordinasi lintas sector. Kampung KB telah dicanangkan oleh pemerintah sejak tahun 2017 dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat ditingkat kampung melalui program KKBPK. Misi program KKBPK adalah melakukan pembangunan keluarga dengan ekonomi produktif dan pelaksanaan fungsi keluarga. Dusun Gondang ditunjuk oleh pemerintah Desa menjadi Kampung KB percontohan sejak tahun 2017. Adapaun kegiatan yang telah dilaksanakan meliputi Tri bina (bina keluarga balita, bina keluarga remaja, bina keluarga lansia), posyandu balita maupun lansia, pembinaan kelompok tani, kelompok perikanan. Kegiatan yang telah dilaksanakan selama 2 bulan dari awal Desember sampai dengan Bulan Januari. Adapun kegiatan yang telah dilakukan oleh tim antara lain: memberikan pelatihan pencatatan dan pelaporan kegiatan posyandu balita dan lansia yang dilaksanakan pada tanggal 11 Desember 2019 dan implementasi kegiatan posyandu dilaksanakan pada tanggal 19 Desember 2019, Evaluasi kegiatan dan pemnatpan system pencatatan diposyandu tanggl 18 Januari 2020, assement pelaksanaan pencatatan dan pelaporan posyandu tanggal 20 januarai 2020. Kata Kunci: Kampung KB, Dusun Gondang
PEMBERIAN SEMBAKO DAN PROMOSI KESEHATAN PADA WARGA TERDAMPAK COVID-19 DI DUSUN CENGKEHAN DESA WUKIRSARI KABUPATEN BANTUL Benny Karuniawati; Erma Nur Fauziandari; Berlina Putrianti; Amri Wulandari; Murti Krismiyati; Siti Mahmudah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19 adalah penyakit peradangan paru yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Cara penularan COVID-19 ialah melalui kontak dengan droplet saluran napas penderita. Kabupaten Bantul merupakan salah satu kabupaten yang berstatus siaga Cocid-19. Pandemic Covid-19 ini yang setiap harinya pasien terus bertambah, maka besar sekali dampak Covid-19 kepada perekonomian masyarakat. Tujuan Kegiatan ini adalah Meningkatkan pengetahuan, tentang pencegahan COVID-19 dan Tersalurkannya bantuan sembako bagi masyarakat terdapak COVID-19. Dengan metode Pendidikan kesehatan tentang pencegahan COVID- 19 dan perilaku PHBS serta pembagian sembako. Sasaran warga masyarakat Dusun Cengkehan sejumlah 100 peserta. Setelah mengikuti pendidikan kesehatan dan pembagian sembako, peserta mengetahui tentang cara mencegah COVID-19 dan PHBS serta mendapatkan bantuan pangan berupa sembako. Evaluasi dari kegiatan bahwa Hasil kegiatan seluruh peserta hadir sebanyak 100 orang, akan tetapi masih banyak yang belum menerapkan PHBS yaitu tidak menggunakan masker pada saat mengikuti kegiatan.
PENERAPAN KEARIFAN LOKAL DALAM PENDIDIKAN ANTI KORUPSI Siti Mahmudah
Jurnal Penelitian Multidisiplin Ilmu Vol 1 No 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : Melati Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59004/metta.v1i3.167

Abstract

Korupsi di Indonesia merupakan sebuah permasalahan yang kompleks. Tindak pidana korupsi merupakan masalah yang sangat serius, dapat membahayakan stabilitas dan keamanan negara dan masyarakat, membahayakan pembangunan sosial, ekonomi masyarakat, politik bahkan dapat pula merusak nilai – nilai demokrasi serta moralitas. Salah satu upaya pencegahan korupsi adalah dengan menanamkan nilai-nilai pendidikan anti korupsi. Penguatan budaya dan kearifan lokal akan membentuk karakter dalam upaya pencegahan korupsi. Pemahaman dan penerapan kearifan lokal yang ada di masyarakat akan membentuk budaya dan sikap anti korupsi yang mendasari upaya -upaya pencegahan korupsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kearifan lokal dalam pendidikan anti korupsi. Jenis penelitian diskriptif kuantitatif dengan subyek penelitian adalah mahasiswa Program studi Kebidanan Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta sejumlah 31 orang. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling, alat pengumpul data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian didapatkan penerapan nilai-nilai kearifan lokal dalam pendidikan anti korupsi meliputi empat aspek yaitu edukasi, perilaku, sosial budaya serta religi dengan hasil reponden dalam kategori baik (90%) dan kategori cukup baik (12%). Pada aspek edukasi, sosial budaya dan religi semua responden dalam kategori baik (100%), sedangkan pada aspek perilaku cukup baik (75%) dan baik (25%). Kesimpulan penerapan nilai-nilai kearifan lokal dalam pendidikan anti korupsi meliputi empat aspek yaitu edukasi, perilaku, sosial budaya serta religi dengan hasil reponden dalam kategori baik (90%).
The Effect of Digital Flipchart Training on Special School Teachers’ Knowledge about Reproductive Health Education for Adolescents with Disabilities Ismi Nur Khasanah; Rahma Trisnaningsih; Mizan Prihastuti; Lutfi Annarahayu; Saumi Fijriyah; Siti Mahmudah
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 7 No 1 (2026): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: April 2026
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v7i1.7691

Abstract

Adolescents with disabilities often encounter barriers in accessing reproductive health information. Teachers in special education settings play a crucial role in delivering such education; however, many lack adequate knowledge and appropriate teaching media. This study aimed to determine the effect of digital flipchart training on special school teachers knowledge about reproductive health education for adolescents with disabilities. A pre-experimental study with a one-group pre-test–post-test design was conducted among 160 teachers from special schools (SLB) in Bantul regency. A pre-experimental study with a one-group pre-test–post-test design was conducted among 160 teachers from special schools (SLB) in Bantul Regency. The intervention consisted of a one-day training session using a digital flipchart containing interactive reproductive health materials adapted for students with disabilities. Teachers’ knowledge was measured using a 20-item questionnaire that had demonstrated good content validity through expert review and high internal consistency (Cronbach’s α = 0.85) before and after the training. Data were analyzed using the paired sample t-test. Results: The mean pre-test score was 5.40 ± 0.59, which increased to 5.63 ± 0.63 in the post-test (t = 2.04, p = 0.048). These findings indicate that the LEBAD-based training effectively enhanced participants’ understanding of reproductive health education for students with disabilities. Digital flipchart training effectively enhances teachers’ knowledge and supports inclusive reproductive health education in special schools.
EDUKASI DAN SIMULASI TANGGAP DARURAT GEMPA UNTUK MASYARAKAT Iswanti Purwaningsih; Agustina Retno Hapsari; Sumarti Endah Purnamaningsih Maria Margaretha; Siti Mahmudah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 7 No 1, Maret (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jpmkh.v7i1, Maret.806

Abstract

Gempa bumi merupakan bencana alam yang berpotensi menimbulkan kerugian fisik, psikologis, dan material. Edukasi berbasis praktik melalui simulasi tanggap darurat dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi gempa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Dusun Mangir Tengah, Sendangsari, Pajangan, Kabupaten Bantul, dengan 68 peserta dari berbagai usia, mulai remaja hingga lansia. Metode yang digunakan meliputi ceramah singkat, diskusi interaktif, dan simulasi evakuasi, termasuk posisi berlindung, jalur evakuasi, titik kumpul, serta mitigasi risiko di rumah. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta pada pengetahuan gempa, langkah evakuasi aman, dan mitigasi risiko, dengan observasi partisipasi aktif mayoritas baik. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi berbasis simulasi efektif membekali warga dengan keterampilan praktis dan kesiapsiagaan menghadapi gempa. Kegiatan ini juga mendorong pembentukan komunitas tangguh yang mampu menyebarkan informasi mitigasi risiko secara luas.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TENTANG IMUNISASI DASAR LENGKAP MELALUI EDUKASI KOMUNITAS TERPADU BERKELANJUTAN Mizan Prihastuti; Siti Mahmudah; Berlina Putrianti; Siti Maryati; Saumi Fijriyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 8 No 1, Maret (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jpmkh.v8i1, Maret.813

Abstract

Complete basic immunization is an essential preventive measure to reduce morbidity and mortality among infants and toddlers. However, limited community knowledge and unfavorable attitudes remain challenges in achieving optimal immunization coverage. This community service activity aimed to improve community knowledge and attitudes toward complete basic immunization through integrated and sustainable community education. An educative–participatory approach with a pre-experimental one group pre-test and post-test design was applied. Educational activities were conducted through interactive counseling, group discussions, and question-and-answer sessions using educational media. Knowledge and attitudes were measured before and after the intervention using structured questionnaires and analyzed descriptively. The results showed an increase in community knowledge from moderate and low levels to predominantly good levels, along with a significant improvement in positive attitudes toward complete basic immunization. Community education proved effective in enhancing understanding and fostering supportive attitudes toward immunization programs. This activity is expected to serve as a sustainable promotive and preventive strategy to support the success of complete basic immunization programs.
PENGUATAN SELF-CARE LANSIA DALAM MENGELOLA PENYAKIT KRONIS BERBASIS KELUARGA Saumi Fijriyah; Endang Tri Sulistyowati; Rahma Trisnaningsih; Istiqomah Istiqomah; Siti Mahmudah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 8 No 1, Maret (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jpmkh.v8i1, Maret.815

Abstract

The increasing elderly population is accompanied by a rising prevalence of chronic diseases requiring long-term and continuous management. Self-care is a key component in chronic disease management among older adults; however, it is often limited by insufficient knowledge and inadequate environmental support. Family plays a strategic role as the closest support system in strengthening elderly self-care capacity. This community service activity aimed to enhance elderly self-care in managing chronic diseases through a family-based approach. An educative–participatory method with a pre-experimental one group pre-test and post-test design was applied. The intervention consisted of health education, interactive discussions, and family assistance. Evaluation focused on changes in elderly knowledge, self-care practices, and family roles before and after the intervention. The results demonstrated improvements in elderly knowledge, self-care behaviors, and family involvement in chronic disease management. A family-based approach is effective in promoting elderly independence and supporting sustainable chronic disease management.
PENGUATAN KESEHATAN MENTAL REMAJA MELALUI EDUKASI PENCEGAHAN KEKERASAN DAN BULLYING Elisabeth Iswantiningsih; Siti Mahmudah; Endang Tri Sulistyowati; Hernawan Isnugroho
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 6 No 2, Oktober (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jpmkh.v6i2, Oktober.818

Abstract

Bullying and violence remain common problems among adolescents and have negative impacts on mental health. Low levels of knowledge and empathy regarding the consequences of bullying contribute to the persistence of such behavior. This community service activity aimed to improve adolescents’ knowledge and empathy related to the prevention of violence and bullying toward mental health through educational interventions. The method used was health education with promotive and preventive approaches, including interactive lectures, discussions, video presentations, and pre-test and post-test assessments. The participants were 40 adolescents aged 13–18 years. The results showed an increase in the average knowledge score from 56.8 in the pre-test to 82.5 in the post-test. In addition, the empathy score increased from a moderate category (61.2) to a high category (85.4). These findings indicate that the educational intervention was effective in improving adolescents’ understanding and concern about the impacts of bullying and the importance of prevention. This activity is expected to serve as a promotive and preventive effort to support adolescent mental health and to create a safe social environment free from violence and bullying.