Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

KAJIAN PENERAPAN TIME MANAGEMENT PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI KOTA SURAKARTA HERMAN SUSILA; MUHAMAD ABDUL AZIS
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 14 No. 18 (2013): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor Keberhasilan pelaksanaan dalam suatu proyek konstruksi dapat dilihat dari waktu penyelesaian pekerjaan. Keterlambatan penyelesaian pekerjaan dapat berdampak pada anggaran yang sudah direncanakan, tidak hanya cash flow tetapi bisa juga menyebabkan pembengkaan biaya. Oleh karena itu perlu adanya manajemen waktu  dengan baik. Kota Surakarta saat ini merupakan kota yang berkembang pesat hal ini ditandai dengan banyaknya pembangunan fisik di kota in khususnya untuk proyek pemerintah yang didanai oleh pemerintah daerah. Tetapi dalam tahap pelaksanaan fisik masih terdapat kendala dan masalah yang dihadapi dilapangan. Hal ini bisa dilihat dari 30 proyek Pemkot yang dibiayai dana alokasi khusus (DAK) dan APBD 2007 tidak memenuhi target waktu (Pemkot Surakarta,2009). Oleh karena itu maka perlu adanya penelitian untuk mengetahui bagaimana manajemen waktu pelaksanaan proyek yang dilakukan oleh kontraktor yang ada di kota Surakarta. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melalui kuisioner dan wawancara. Dimana telah terkumpul kuisioner sebanyak 73 dari 85 kuisioner yang disebar ke perusahaan-perusahaan konstruksi di Kota Surakarta yang menangani pelaksanaan proyek konstruksi gedung. Perusahaan tersebut terdiri dari 27 perusahaan dengan grade 5, 16 perusahaan dengan grade 4, 14 perusahaan dengan grade 3, dan 16 perusahaan dengan grade 2. Analisis dilakukan dengan mencari frekuensi dari hasil jawaban responden. Dari hasil analisis diperoleh bahwa dalam manajemen waktu kontraktor selalu membuat detail schedule sebelum berjalanya proses konstruksi, membuat perkiraan kurun waktu pekerjaan dan urutan pekerjaan. Dalam memonitoring kontraktor membuat tabel ataupun ringkasan kemajuan pekerjaan. Kontraktor melakukan pembandingan hasil pelaksanaan pekerjaan dengan rencana apabila ada keterlambatan, kontraktor juga melakukan analisis untuk mengetahui penyebab keterlambatan. Untuk mengatasi keterlambatan maka kontraktor menambah jumlah alat dan menambah jam kerja (lembur). Apabila diperlukan maka project manager melakukan perubahan update schedull untuk menyesuaikan dengan kondisi dilapangan.
KAJIAN PENERAPAN TIME MANAGEMENT PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI KOTA SURAKARTA HERMAN SUSILA; MUHAMAD ABDUL AZIS
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 14 No. 18 (2013): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor Keberhasilan pelaksanaan dalam suatu proyek konstruksi dapat dilihat dari waktu penyelesaian pekerjaan. Keterlambatan penyelesaian pekerjaan dapat berdampak pada anggaran yang sudah direncanakan, tidak hanya cash flow tetapi bisa juga menyebabkan pembengkaan biaya. Oleh karena itu perlu adanya manajemen waktu  dengan baik. Kota Surakarta saat ini merupakan kota yang berkembang pesat hal ini ditandai dengan banyaknya pembangunan fisik di kota in khususnya untuk proyek pemerintah yang didanai oleh pemerintah daerah. Tetapi dalam tahap pelaksanaan fisik masih terdapat kendala dan masalah yang dihadapi dilapangan. Hal ini bisa dilihat dari 30 proyek Pemkot yang dibiayai dana alokasi khusus (DAK) dan APBD 2007 tidak memenuhi target waktu (Pemkot Surakarta,2009). Oleh karena itu maka perlu adanya penelitian untuk mengetahui bagaimana manajemen waktu pelaksanaan proyek yang dilakukan oleh kontraktor yang ada di kota Surakarta. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melalui kuisioner dan wawancara. Dimana telah terkumpul kuisioner sebanyak 73 dari 85 kuisioner yang disebar ke perusahaan-perusahaan konstruksi di Kota Surakarta yang menangani pelaksanaan proyek konstruksi gedung. Perusahaan tersebut terdiri dari 27 perusahaan dengan grade 5, 16 perusahaan dengan grade 4, 14 perusahaan dengan grade 3, dan 16 perusahaan dengan grade 2. Analisis dilakukan dengan mencari frekuensi dari hasil jawaban responden. Dari hasil analisis diperoleh bahwa dalam manajemen waktu kontraktor selalu membuat detail schedule sebelum berjalanya proses konstruksi, membuat perkiraan kurun waktu pekerjaan dan urutan pekerjaan. Dalam memonitoring kontraktor membuat tabel ataupun ringkasan kemajuan pekerjaan. Kontraktor melakukan pembandingan hasil pelaksanaan pekerjaan dengan rencana apabila ada keterlambatan, kontraktor juga melakukan analisis untuk mengetahui penyebab keterlambatan. Untuk mengatasi keterlambatan maka kontraktor menambah jumlah alat dan menambah jam kerja (lembur). Apabila diperlukan maka project manager melakukan perubahan update schedull untuk menyesuaikan dengan kondisi dilapangan.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN DRILL DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN BACAAN AL-QUR’AN PADA SISWA KELAS VII DI MTs MAFATIHUL HUDA DEPOK khalimatus Sakdiya; Muhamad Abdul Azis; Dewi Nurfatimatuzzahro; Ahmad Luthfi Hidayat; Ahmad Dahlan
Al Naqdu Vol 5 No 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : IAIC (Institut Agama Islam Cirebon)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58773/alnaqdu.v5i1.283

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan metode pembelajaran drill dalam meningkatkan pemahaman bacaan Al-Qur'an pada siswa kelas VII di MTs Mafatihul Huda Depok. Metode drill dipilih sebagai fokus utama karena dapat memberikan latihan yang intensif dan berulang, diharapkan dapat meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur'an dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara dan teknik analisis data menggunakan model interaktif Milles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode drill mengalami peningkatan signifikan dalam pemahaman bacaan Al-Qur'an. Metode drill mampu meningkatkan kecepatan membaca, pemahaman makna, dan pengucapan bacaan Al-Qur'an.
PENDIDIKAN SEBAGAI SISTEM DAN KOMPONEN: MEMAHAMI INTERPENDENSI DAN HUBUNGAN KOMPONEN PENDIDIKAN Muhamad Abdul Azis; Ihsan Abdurrahman Bi Amrillah
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v4i8.3473

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu sistem yang kompleks dan multidimensi, yang terdiri dari berbagai komponen yang saling berhubungan dan berpengaruh satu sama lain. Pendidikan sebagai sistem memiliki komponan berupa tujuan, peserta didik, pendidik, kurikulum, metode, dan lain-lain. Dalam artikel ini, saya akan membahas pendidikan sebagai sistem dan bagian-bagiannya, serta bagaimana interdependensi antar bagian mempengaruhi proses belajar mengajar. Saya akan menjelaskan definisi, ciri, dan fungsi pendidikan sebagai sistem, serta komponen-komponen pendidikan dan interpendensi antar komponen pendidikan. Saya juga akan menunjukkan contoh praktis dari program sekolah atau program pendidikan tertentu, serta implikasi praktis dalam membangun sistem pendidikan yang efektif dan efisien.
Pentingnya Penanaman Nilai – Nilai Pancasila Dalam Pendidikan Untuk Membangun Karakter Bangsa Dinda Zahra Rama Sabila; Elgy Sundari; Muhamad Yanuar Alfaridzi; Muhammad Jilan Satria; Muhamad Abdul Azis; Muhammad Naufal Fadlurrahman6; Syahdan Alfiansyah; Yayang Furi Furnamasari
Jurnal Nakula : Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial Vol. 2 No. 3 (2024): Mei : Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/nakula.v2i3.861

Abstract

Pancasila Education plays an important role in shaping the character of Indonesia's young generation amidst the challenges of globalization and technological advancement. The purpose of this research is to understand how Pancasila education can help the younger generation comprehend and internalize the values of Pancasila in their daily lives. The method used is qualitative analysis with a literature study approach. Data were collected from various literary sources, such as books, scientific journals, articles, and other reliable sources. The research results show that more than 70% of the young generation in Indonesia experience difficulties in understanding and applying Pancasila values. The lack of instilling Pancasila values in the educational curriculum has led to a decline in morals and ethics among the younger generation. Therefore, systematic, innovative, and contextual efforts in Pancasila education are needed to attract the interest of the younger generation and help them deeply understand Pancasila values. The conclusion of this research is that Pancasila education is crucial for the young generation of Indonesia to build a strong and moral national character.  
PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS MENGGUNAKAN METODE FROM TO CHART DAN ACTIVITY RELATIONSHIP DIAGRAM DIAPLIKASIKAN DENGAN CRAFT DAN BLOCPLAN Rizki Pujianto; Tonbesi, Andreas Yasri Krisna Yudha Tonbesi; Barra Lutfir Rahman; Bayu Eko Prastyo; Muhamad Abdul Azis; Suseno Suseno
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v2i1.3651

Abstract

Pada Penelitian ini membahas perancangan ulang tata letak fasilitas di UMKM Tempe Murni Mochlar untuk mengatasi permasalahan alur kerja yang tidak efisien dan jarak perpindahan material yang panjang, yang berkontribusi pada rendahnya produktivitas dan tingginya biaya operasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan sistematis melalui metode From-To Chart dan Activity Relationship Diagram, yang diintegrasikan dengan teknik CRAFT dan Blocplan untuk menganalisis hubungan aktivitas serta mengoptimalkan pengaturan fasilitas. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi operasional, pengurangan biaya produksi, dan pengelolaan lingkungan kerja yang lebih terorganisir. Perancangan ulang ini memberikan peluang bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan bisnis, sekaligus mendukung kontribusi terhadap perekonomian lokal. Studi ini menegaskan pentingnya pendekatan berbasis data dan perencanaan strategis dalam mendukung pertumbuhan sektor usaha kecil dan menengah.