Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Evaluasi Kinerja Angkutan Umum Kabupaten Agam Rizky Indra Utama; Momon Momon
CIVED Vol 8, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v8i3.116194

Abstract

Salah satu elemen dari sistem transportasi yang memegang peranan penting bagi kemajuan suatu daerah baik di kota maupun di desa adalah angkutan umum. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat dan mengevaluasi kinerja dari angkutan umum yang berada di wilayah Kabupaten Agam. Adapun langkah atau metode survei yang dilakukan adalah survei statis di ruas jalan, untuk mengetahui kuantitas dan kualitas pelayanan angkutan umum selama beroperasi pada masing masing trayek yang disurvei. Pengolahan dan analisis data dilakukan untuk melihat hasil dari kinerja pelayanan angkutan umum di wilayah Kabupaten Agam. Hasil penelitian menunjukkan frekuensi kendaraan tertinggi diperoleh sebesar 20 kend/jam dengan hasil tidak memenuhi standar, headway tertinggi diperoleh sebesar 38,17 menit dengan hasil tidak memenuhi standar dan faktor muat (Load Factor) kendaraan diperoleh sebesar 71 % dengan hasilnya memenuhi standar.
PENERAPAN DAN SOSIALISASI SEKOLAH SIAGA BENCANA BAGI ANAK-ANAK SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN AGAM PROVINSI SUMATERA BARAT Rizky Indra Utama; Nurhasan Syah; Fitra Rifwan; Nadra mutiara sari; Muvi Yandra
CIVED Vol 5, No 4 (2018): CIVED 2018
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.985 KB) | DOI: 10.24036/cived.v5i4.102629

Abstract

Sebagian besar murid Sekolah Dasar (SD) dikawasan pesisir pantai Kabupaten Agam berdasarkan observasi, belum mengetahui bahaya apa yang akan mereka hadapi, mengingat bahwa kawasan sebagai tempat tinggal dan aktivitas mereka itu adalah zona rawan tsunami. Kondisi daerah-daerah tersebut yang langsung berhadapan dengan Samudera Hindia membuat daerah ini sangat rentan bahaya tsunami. Murid pada tingkat SD masih belum memahami apa itu gempa dan tsunami serta bahaya yang ditimbulkan bencana itu. Perlu diadakan penyuluhan kepada murid-murid sekolah dasar mengingat mereka adalah generasi penerus harapan bangsa. Mereka perlu diajarkan dan diberikan pemahaman serta pelatihan sikap dan mental ketika gempa dan tsunami datang. Hal inilah yang dinamakan mitigasi bencana. Sehingga direncanakanlah program kemitraan masyarakat berupa penerapan dan sosialisasi sekolah siaga bencana bagi anak-anak sekolah dasar di Kabupaten Agam. Penerapan dan sosialisasi mitigasi ini diharapkan akan mengoptimalkan kegiatan preventif penanggulangan korban bencana demi mencapai tujuan Sekolah Siaga Bencana (SSB). Sekolah Siaga Bencana (SSB) merupakan upaya membangun kesiapsiagaan sekolah terhadap bencana dalam rangka menggugah kesadaran seluruh unsur-unsur dalam bidang pendidikan baik individu maupun kolektif disekolah dan lingkungan sekolah baik itu sebelum, saat maupun setelah bencana terjadi. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membangun budaya siaga dan budaya aman disekolah dengan mengembangkan jejaring bersama para pemangku kepentingan di bidang penanganan bencana. Meningkatkan kapasitas institusi sekolah dan individu dalam mewujudkan tempat belajar yang lebih aman bagi siswa, guru, anggota komunitas sekolah serta komunitas di sekeliling sekolah. Menyebarluaskan dan mengembangkan pengetahuan kebencanaan ke masyarakat luas melalui jalur pendidikan sekolah. Peserta kegiatan ini adalah siswa sekolah dasar di SDN 25 Pasir Tiku, SDN 01 Pasar Tiku, SDN 20 Pasar Tiku, dan SDN 05 Pasar Tiku Kabupaten Agam. Melalui kegiatan ini diharapkan siswa sekolah dasar memiliki bekal dalam menghadapi bencana gempa dan tsunami khususnya di wilayah pesisir Kabupaten Agam.
PEMODELAN DISTRIBUSI FREKWENSI TIME HEADWAY LALU LINTAS DI WILAYAH JALAN BERBUKIT Rizky Indra Utama; Purnawan Purnawan; Hendra Gunawan
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.475 KB) | DOI: 10.25077/jrs.12.2.71-76.2016

Abstract

Time headway merupakan besaran mikroskopik arus lalu lintas yang sangat penting kegunaannya dalam analisis dan perencanaan suatu sistem transportasi. Pentingnya time headway, khususnya dalam microscopic traffic simulation, mendorong perlunya penentuan standar nilai yang dapat digunakan untuk keperluan praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model distribusi time headway yang sesuai untuk data hasil penelitian di wilayah jalan berbukit. Penelitian mengambil data arus lalu lintas pada ruas jalan Padang Panjang– Bukittinggi Km. 5. Pengumpulan data primer dilakukan dengan menggunakan handycam. Pengolahan data pengamatan menggunakan Software Stop Data Program. Untuk mendapatkan goodness of fit dari model distribusi data pengamatan yang cocok dengan distribusi teoritis, maka dilakukan Kolmogorov Smirnov Test (K-S Test) dengan menggunakan Software EasyFit, sehingga dihasilkan model yang cocok dengan kondisi wilayah jalan berbukit. Dari analisis didapatkan hasil sebagai berikut: model distribusi terbaik hasil uji time headway individual Hari Sabtu pada jalur tanjakan didapatkan model hasil uji yang terbaik adalah model Beta dengan nilai α1=2,290 ,α2=7,668 , ???? =4,615 ????10????????????, ???? =16,809, pada jalur turunan didapatkan model hasil uji yang terbaik adalah model Weibull dengan nilai α= 1,546 ,β=3,551 ,γ = 0. Model distribusi terbaik hasil uji time headway individual Hari Minggu pada jalur tanjakan didapatkan model hasil uji yang terbaik adalah model Beta dengan nilai α1=2,217 ,α2=6,626 ,????=2,895????10???????????? ,???? =15,046, untuk jalur turunan didapatkan model hasil uji yang terbaik adalah model Cauchy dengan nilai σ=0,703 dan μ=2,937.Time headway rata-rata Hari Sabtu pada jalur tanjakan diperoleh 3,86 detik, pada jalur turunan didapatkan 3,17 detik. Selanjutnya time headway rata-rata Hari Minggu pada jalur tanjakan didapatkan 3,77 detik, pada jalur turunan diperoleh 3,21 detik.Kata kunci : Time Headway, Goodness Of Fit Test, Model Distribusi
Increasing Preparedness Against Earthquake and Tsunami Hazards by Educating and Training a Community in Sipora Island, Indonesia Rusnardi Rahmat Putra; Yasuke Ono; . Edidas; Iskandar G Rani; Rizky Indra Utama
Aceh International Journal of Science and Technology Vol 10, No 3 (2021): December 2021
Publisher : Graduate Program of Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.545 KB) | DOI: 10.13170/aijst.10.3.23288

Abstract

This research introduces ways of preparing the community to play a direct role in reducing the risk of earthquake and tsunami disasters. Nagari Matobe is a village located in South Sipora. This location is in an earthquake tsunami-prone area. The regional government has prepared Matobe village to be a disaster-resilient village. A previous survey from 2019-2020 showed that the community of Matobe village lacked knowledge of earthquakes, tsunamis, and disaster mitigation systems. This research aimed to improve preparation for earthquake and tsunami disasters by making the people of Matobe village resilient to disasters. The steps taken to improve community preparedness were: 1. An initial survey on community conditions, buildings, soil characteristics, and the community’s preparedness to face earthquakes and tsunamis; 2. The creation of a topographic map; 3. Education and training for elementary school students, with simulations, on the mechanism of earthquakes and tsunamis, on how to evacuate and prepare for evacuation, through stories using Doraemon, Nobita, and Dorami, comic characters from Japan; 4. Providing education and training on building materials under the 2002 Indonesian building planning standards and plans for earthquake-safe buildings following the 2016 earthquake-safe building structure standards; 5. Education and training to strengthen existing buildings; and 6. A proposal for a tsunami evacuation map and the location of evacuation signs. The community in Nagari Matobe was very cooperative and took an active role during the implementation of this research. The evaluation questionnaire distributed to elementary school students showed that the students were delighted and, on average, thought that the education and training in preparedness were beneficial. This education and training became an important reference for the community and government in developing Matobe village to become a disaster-resilient village. 
ANALISIS KEBUTUHAN FASILITAS LAMPU PENERANGAN JALAN DI JALUR EVAKUASI JALAN PATENGGANGAN KOTA PADANG Lucky Muhammad Yuda; Risma Apdeni; Rizky Indra Utama
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v4i2.71683

Abstract

Patenggangan Road is one of the roads constructed by the Padang City government as a tsunami evacuation route. This road is a local road with a length of 267 m and a width of 5 m. At night, this road is very dark due to the absence of street lights. This research aimed to analyze the needs for public street lighting facilities on this evacuation route. Data of facility needs were obtained through area observation and measurement, while the analysis was carried out based on SNI 7391:2008 Specifications for Street Lighting in Urban Areas. Analysis and calculation results show that the required number of lamps for street lighting in the study area is 6. The proposed lighting system uses a P-base steel foundation and a single arm steel pipe column with 6 m high. The interval distance between columns is 47 m using a continuous system on the left or right side of the road. The criteria for street lighting used are high pressure mercury gas lamp (MBF/U) with a power of 80 watts and a reflector tilt angle of 15°. The lighting strength value is 8.26 lux and the luminance value is 0.65 cd/m2.
Analisis Distribusi Dan Efisiensi Air Irigasi Sektor Pertanian Kota Padang Panjang Dinda Lublyana Divani; Fahmi Rizal; Yaumal Arbi; Rizky Indra Utama
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): July : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i3.1473

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan kinerja fisik saluran pembawa dan ketimpangan pembagian air pada jaringan irigasi semi-teknis di Kota Padang Panjang, khususnya Jaringan Irigasi Batang Pekah, Kelurahan Ekor Lubuk. Tujuan penelitian adalah mengevaluasi efisiensi penyaluran air dan pemerataan distribusi suplai irigasi pada lahan layanan 10,4 hektar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui pengukuran lapangan pada saluran sekunder sepanjang 633,7 m yang dibagi menjadi enam titik pengamatan, yaitu BBP 0 sampai BBP 5. Data dikumpulkan melalui observasi kondisi fisik saluran, pengukuran dimensi penampang, pengukuran kecepatan aliran dengan current meter, serta perhitungan kebutuhan air berbasis curah hujan efektif dan komponen kebutuhan air tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi total penyaluran hanya mencapai 62,37%, sehingga berada pada kategori kurang karena masih di bawah standar minimum 70%. Kehilangan air sebesar 37,63% terutama dipengaruhi oleh rembesan, kebocoran dinding beton, sedimentasi, serta pengaturan lubang sadap yang belum terstandar. Rata-rata Relative Water Supply sebesar 3,71 menunjukkan ketersediaan air secara kuantitatif masih surplus, tetapi nilai Koefisien Variasi sebesar 0,45 menunjukkan distribusi antar titik belum merata. Penelitian ini merekomendasikan rehabilitasi saluran, standardisasi bukaan sadap, dan pengaturan giliran air untuk meningkatkan efisiensi serta keadilan distribusi air irigasi.
ANALISA KERUSAKAN JALAN BERDASARKAN METODE ASPHALT INSTITUTE DAN INTERNATIONAL ROUGHNESS INDEX (STUDI KASUS : JALAN NASIR PAMUNCAK, KOTA SOLOK) Rifa Eltika; Rizky Indra Utama; Fithriyah Patriotika; Yaumal Arbi
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i4.139383

Abstract

Jalan Nasir Pamuncak adalah ruas jalan nasional yang vital di Kota Solok dan mengalami berbagai kerusakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kerusakan dan kondisi jalan untuk menentukan rekomendasi perbaikan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan dua pendekatan yaitu metode Asphalt Institute untuk menilai jenis serta luas kerusakan secara visual dan metode International Roughness Index (IRI) menggunakan aplikasi RoadLab Pro untuk mengukur ketidakrataan permukaan. Berdasarkan hasil analisis metode Asphalt Institute diperoleh total kerusakan sebesar 10,665% dengan nilai kondisi perkerasan sebesar 89,334% yang menunjukkan bahwa kondisi jalan tergolong baik dan memerlukan pemeliharaan rutin. Sementara itu, hasil pengukuran menggunakan metode IRI menunjukkan nilai rata-rata sebesar 4,58 m/km yang mengindikasikan bahwa kondisi jalan termasuk dalam kategori sedang dan memerlukan pemeliharaan berkala. Perbedaan hasil antara kedua metode menunjukkan pentingnya penggunaan pendekatan ganda untuk memperoleh gambaran kondisi jalan yang lebih komprehensif serta menentukan jenis penanganan yang tepat agar kinerja jalan tetap optimal.
LEVEL OF SERVICE (LOS) SIMPANG POLTEKKES KEMENKES SITEBA Rizky Indra Utama; wawan wawan
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i4.1404

Abstract

Persimpangan merupakan elemen penting dalam sistem jaringan jalan yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat pelayanan (Level of Service/LOS) pada simpang tak bersinyal Poltekkes Kemenkes Siteba yang berada pada kawasan komersial serta berfungsi sebagai akses utama menuju kawasan pendidikan. Studi ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan simpang dalam melayani arus lalu lintas berdasarkan kondisi eksisting. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Data primer diperoleh melalui survei volume lalu lintas menggunakan traffic counter selama tiga hari pengamatan pada periode pagi, siang, dan sore. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kecamatan Nanggalo. Analisis kinerja simpang dilakukan dengan mengacu pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Hasil analisis menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi terjadi pada jam puncak sore hari Senin pukul 16.00–17.00 WIB sebesar 6.833,25 smp/jam. Simpang Poltekkes Kemenkes Siteba diklasifikasikan sebagai simpang tipe 422 dengan empat lengan dan memiliki tingkat pelayanan E, yang ditandai dengan volume lalu lintas mendekati atau berada pada kapasitas, arus tidak stabil, kecepatan terkadang berhenti serta derajat kejenuhan sebesar 0,93.
KINERJA RUAS JALAN BUKITINGGI – PADANG KM 12 (STUDI KASUS: PASAR KOTO BARU) Rizky Indra Utama; Raihan Warditama
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i4.1411

Abstract

Ruas Jalan Bukittinggi–Padang merupakan koridor transportasi penting yang mendukung kegiatan perekonomian, khususnya sektor perdagangan. Namun demikian, kinerja ruas jalan ini kerap terganggu oleh kemacetan yang dipicu oleh aktivitas pasar, seperti pemanfaatan badan jalan untuk kegiatan berdagang dan parkir kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja lalu lintas pada Ruas Jalan Bukittinggi–Padang KM 12. Tahapan penelitian diawali dengan pelaksanaan survei langsung di lapangan menggunakan traffic counter untuk memperoleh data volume lalu lintas, yang selanjutnya dilengkapi dengan kajian pustaka sebagai data pendukung. Data hasil survei kemudian diolah dan dianalisis guna menentukan tingkat pelayanan ruas jalan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi lalu lintas terpadat terjadi pada hari Senin dengan volume sebesar 1.043 skr/jam, nilai derajat kejenuhan 0,46, dan tingkat pelayanan C. Sementara itu, pada hari Minggu tercatat volume lalu lintas sebesar 621,7 skr/jam dengan derajat kejenuhan 0,27 dan tingkat pelayanan B, serta pada hari Sabtu sebesar 587,6 skr/jam dengan derajat kejenuhan 0,26 dan tingkat pelayanan B. Temuan penelitian ini menggambarkan kondisi lalu lintas eksisting yang dapat dijadikan dasar dalam upaya evaluasi serta peningkatan kinerja ruas Jalan Bukittinggi–Padang.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Plastik Terpadu di Nagari Batu Basa Syaiful Haq; Hendra Hidayat; Dori Yuvenda; Ryan Fikri; Rizky Indra Utama; Rizal Kurniawan; Anggarda Muji
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpmittc.v5i1.4327

Abstract

Environmental problems caused by suboptimal waste management have become a major issue in Nagari Batu Basa, particularly the habit of residents disposing of waste into rivers. This condition worsens during the dry season, as waste accumulation generates unpleasant odors and poses health risks, especially from plastic waste that is difficult to decompose and has even contributed to malaria cases among some community members. This community service activity aims to increase public awareness of integrated plastic waste management and to discourage residents from disposing of waste into rivers. The methods employed consist of four approaches. The first approach involves the provision of educational waste posts as an initial effort to prevent indiscriminate waste disposal. The second approach is the construction of an integrated plastic waste collection facility at the nagari office, equipped with dry waste sorting facilities. In addition, the community was provided with training on ecobrick production, which could be exchanged for incentives. The fourth approach applies a door-to-door collection method through the involvement of KKN students from Universitas Negeri Padang (UNP), who collected waste that had been gathered by the community from shops, schools, and mosques. The results of the community service activities indicate positive community engagement, as evidenced by the successful production of 300 ecobricks by the community in collaboration with KKN UNP students, of which 260 were branded as Nagari Batu Basa ecobricks. This activity contributes significantly to building community awareness of household-level waste segregation and supports the creation of a healthier and more sustainable nagari environment.