Elizar Elizar
Dosen Program Studi Kebidanan Aceh Utara, Poltekkes Kemenkes Aceh

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

The Effect of Educational Video on the Implementation of a Healthy Lifestyle for the Prevention of Gestational Diabetes in Pregnant Women Elizar Elizar; Nurmila Nurmila; Hendrika Wijaya Kartini Putri; Kartinazahri Kartinazahri; Elit Pebryatie; Endang Nurrochmi
Jurnal Medisci Vol 4 No 1 (2026): Vol 4 No 1 August 2026
Publisher : Ann Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/medisci.v4i1.1241

Abstract

Background, Gestational Diabetes Mellitus (GDM) is an increasingly common pregnancy complication associated with macrosomia, preeclampsia, and later type 2 diabetes, and healthy lifestyle modification is its primary prevention strategy, yet uptake among pregnant women remains low due to limited practical educational media. Aim, This study aimed to analyze the effect of educational videos on the implementation of a healthy lifestyle for the prevention of gestational diabetes among pregnant women in the working area of the Lhokseumawe City Community Health Center Methods, A quantitative quasi-experimental study with a non-equivalent control group design was conducted on 64 pregnant women (32 intervention, 32 control), selected through purposive sampling; data were collected with a modified questionnaire before and two weeks after the intervention and analyzed using the Wilcoxon Signed Ranks and Mann-Whitney U tests Results, Both groups improved significantly after the intervention, but the increase in the intervention group was significantly greater than in the control group (mean rank 34.17 versus 25.83; p<0.001). Conclusions, Educational videos were more effective than leaflets and lectures in improving healthy lifestyle implementation. Implication. Health workers should integrate educational videos into routine antenatal care to support the prevention of gestational diabetes
PENGARUH PRENATAL MASSAGE TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS CEPU KECAMATAN CEPU KABUPATEN BLORA Amelia Hidayanti; Elizar Elizar; Widi Sagita
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 8 No 2 (2023): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/avyhwv37

Abstract

Latar Belakang : Nyeri punggung adalah salah satu ketidak nyamanan pada kehamilan karena dapat mengganggu aktifitas ibu hamil. Nyeri punggung disebabkan adanya proses adaptasi pada tubuh ibu hamil, untuk cara mengatasinya salah satunya dengan memberikan prenatal massase pada ibu hamil. Tujuan Penelitian : Untuk menganalisis pengaruh prenatal massage terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III.   Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dengan desain penelitian one group pretest-posttest design. Populasi adalah ibu hamil yang mengalami nyeri punggung. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel pada penelitian ini adalah 38 orang. Uji statistik yang digunakan adalah uji paried T test. Hasil: Terdapat perbedaan nyeri punggung sebelum dan sesudah dilakukan prenatal  massage terhadap pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Cepu Kecamatan Cepu Kabupaten Blora dengan nilai Sig. (2-tailed)/ p= <0,001. Kesimpulan: Diharapkan  ibu  hamil  dapat melakukan terapi prenatal massage secara rutin sebagai   alternatif   untuk   mengurangi nyeri   punggung.
HUBUNGAN FAKTOR IBU SAAT HAMIL TERHADAP BERAT BADAN LAHIR  DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN (PMB) SYAFRIANI KECAMATAN NIBONG KABUPATEN ACEH UTARA Elizar Elizar; Amelia Hidayanti
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 8 No 2 (2023): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/w2wqma43

Abstract

Latar Belakang : Berat badan lahir bayi saat lahir merupakan indikator penting  kerentanan anak terhadap penyakit, resiko penyakit, terjadinya penyakit pada anak dan  juga memprediksi kesehatan, pertumbuhan, perkembangan psikososial, dan peluang kelangsungan hidup anak. Bayi Berat badan lahir rendah pada bayi beresiko mengalami stunting. Faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian BBLR antara lain sosial ekonomi dan karakteristik ibu.   Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan crossectional  yang bertujuan untuk analisis hubungan factor ibu dengan berat badan lahir di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Syafriani Kecamatan Nibong Kabupaten Aceh Utara. Sampel pada penelitian ini berjumlah 41 orang Ibu Post Partum, dimana teknik pengambilan sampel ditentukan secara total sampling yaitu semua ibu Post Partum  yang terdata pada Rekam Medis  pada bulan Januari sampai dengan Februari 2023 kriteria sampel adalah ibu melahirkan bayi hidup dan usia kehamilan aterm saat persalinan. Hasil: Dari hasil uji anlisis yang dilakukan factor ibu meliputi  umur, pendapatan keluarga, keluhan selama hamil dan paritas berhubungan dengan berat badan lahir bayi di mana p-value <0.05. Variabel pendidikan ibu, pekerjaan ibu, riwayat keguguran serta pemeriksaan kehamilam tidak berhubungan dengan berat badan lahir bayi dengan nilai p-value >0.05. Dari hasil uji analisis multivariate menggunakan regresi logistic berganda diperoleh hanya ibu yang mengalami keluhan selama kehamilan berpengaruh secara parsial terhadap berat badan lahir dengan nilai p-value <0.05. Kesimpulan: Hasil penelitian menyimpulkan bahwa factor ibu  tersebut berhubungan dengan berat badan lahir adalah meliputi  umur, pendapatan keluarga, keluhan selama hamil dan paritas.
HUBUNGAN SIKAP IBU DAN KONSELING IBU NIFAS TENTANG TANDA BAHAYA BAYI BARU LAHIR DENGAN PRILAKU MENCARI PERTOLONGAN PADA FASILITAS KESEHATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAMUDERA  KABUPATEN ACEH UTARA Elizar Elizar; Jasmiati Jasmiati; Hendrika Putri; Nova Prihatin
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 8 No 1 (2023): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/3afgmk57

Abstract

Latar Belakang: Angka kematian bayi dan balita di dunia masih menjadi masalah kesehatan utama masalah yang harus segera diselesaikan. Menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Pada tahun 2019, 47% dari semua kematian balita terjadi pada periode bayi baru lahir dengan sekitar sepertiga meninggal pada hari kelahiran dan hampir tiga perempat meninggal dalam minggu pertama kehidupan dan di Indonesia terdapat 60 kematian per 1000 kelahiran hidup. Berbagai upaya telah dilaksanakan oleh Pemerintah salah satunya adalah program MTBS sebagai  pendekatan keterpaduan dalam tatalaksana balita sakit yang datang berobat ke fasilitas rawat jalan pelayanan kesehatan dasar dengan peningkatan kualitas tata laksana secara terpadu. Namun terlepas dari ketersediaan intervensi di fasilitas kesehatan, pencarian perawatan yang tidak memadai masih dilaporkan untuk penyakit neonatal dan bayi baru lahir.  Metode: Jenis penelitian ini studi cross-sectional berbasis komunitas yang dilakukan pada ibu/pengasuh yang memiliki bayi berumur kurang dari 6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Samudera, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini ditentukan secara Total sampling yaitu semua ibu nifas yang di temui pada bulan Oktober sesuai dengan kriteria yang ditetapkan berjumlah 76 ibu nifas. Hasil: Dari analisis bivariate menunjukkan keseluruhan variable independent yaitu sikap  nilai p-value 0,001 dan konseling pada ibu nifas nilai p-value 0,015 dengan prilaku ibu mencari pertolongan pada anak yang sakit di fasilitas kesehatan menunjukkan hubungan yang significan karena nilai p-value kurang dari 0.05. Kesimpulan: Terdapat hubungan. sikap ibu dan konseling pnc tentang tanda bahaya bayi baru lahir dengan prilaku mencari pertolongan pada fasilitas kesehatan