Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ASSOCIATION OF SMOKING HABIT WITH PERIODONTAL STATUS AMONG ADULT MALE IN RT 19-SEBAPO VILLAGE JAMBI Linda Marlia; Pahrur Razi; Surayah Surayah; Rendi Astuti
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 3, No 3 (2022): November
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/jikg.v3i3.987

Abstract

Smoking is a usual habit found among people. The high prevalence of smoking has been taking more attention which in 2018 reached 1,35 billion of people around the world. Smoking also take part as one of periodontal disease risk factors. The aim of this study is to determine the association of smoking habit with periodontal status among adult male in RT 19-Sebapo Village Jambi. This is a cross sectional study with adult male population of 21-60 years old were recruited at RT 19-Sebapo village Jambi. A total of 34 subjects were gathered by total sampling method. A check list chard and CPITN data were collected and analysed. This present study demonstrated that 20 subjects (58,8%) had bad smoking habit along with periodontal disease with deep pocket depth. 14 subjects (41,2%) had light smoking habit along with dental calculus. No association to be found between smoking habit and periodontal status (p-value = 0,34). Oaur suggestion is to improve oral health knowledge especially in periodontal health and to do regular dental check-up for at least once every 6 months at Puskesmas or other dental care center.Keywords: Smoking, Periodontal Status
EFEKTIVITAS EDUKASI KESEHATAN MENGGUNAKAN BUKU CERITA BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIKAT GIGI ANAK Yessi Nurmawi; Surayah Surayah; Pahrur Razi
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 3, No 1 (2022): Maret
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/jikg.v3i1.842

Abstract

Perilaku menyikat gigi tahun 2018 ditemukan 94,7% orang Indonesia menyikat gigi setiap hari, namun hanya ada 2,8% dari keseluruhan yang menyikat gigi dengan benar. Proporsi perilaku menyikat gigi berdasarkan kelompok umur 5-9 tahun menyikat gigi setiap hari sebesar 93,2%, namun waktu menyikat gigi yang benar hanya 1,4%. Sedangkan di Provinsi Jambi ditemukan 96,4% menyikat gigi setiap hari, hanya 1% waktu menyikat gigi yang benar (menyikat gigi setelah sarapan dan sebelum tidur malam). Untuk meningkatkan keterampilan menggosok gigi dibutuhkan pendidikan kesehatan pada anak sejak dini. Media pendidikan menentukan efektivitas belajar anak. Desain Penelitian ini yaitu Quasi Eksperimen dengan pendekatan Two Group Pre-Post Test Design dengan jumlah sampel yaitu 48 orang yang diambil secara total Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi langkah-langkah menyikat gigi gigi. Analisa data menggunakan uji statistik Uji Mann Whitney. Hasil diperoleh edukasi kesehatan gigi dengan buku cerita bergambar lebih efektif terhadap peningkatan keterampilan menyikat gigi pada anak TK Khalifah 2 Jambi ditunjukkan dengan nilai signifikansi pada 0,000 (p 0,05) dibandingkan dengan boneka jari. Disarankan tenaga kesehatan gigi dalam melaksanakan upaya promotif kesehatan gigi dan mulut menggunakan buku cerita bergambar pada anak TK. Disimpulkan bahwa edukasi kesehatan menggunakan buku cerita bergambar efektif meningkatkan keterampilan menyikat gigi pada anak TK dan disarankan untuk tindaklanjuti penelitian lebih lanjut dengan responden lebih besar.
EFEKTIVITAS PENYULUHAN DENGAN METODE SIMULASI MENYIKAT GIGI DENGAN TEKNIK KOMBINASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN MENYIKAT GIGI PADA ANAK DI TK TAUFIQURRAHMAN JAMBI Surayah Surayah; Yeni Desriwati Tanjung; Pahrur Razi
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 4, No 2 (2023): Juli
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/jikg.v4i1.1052

Abstract

Perilaku menyikat gigi tahun 2018 ditemukan 94,7% orang Indonesia menyikat gigi setiap hari, namun hanya ada 2,8% dari keseluruhan yang menyikat gigi dengan benar. Tujuan Penelitian untuk mengetahui efektivitas penyuluhan menggunakan metode simulasi menyikat gigi dengan teknik kombinasi terhadap pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi pada anak di TK Taufiqqurahman Jambi. Desain Penelitian ini yaitu Quasi Eksperimen dengan pendekatan Two Group Pre-Post Test Design dengan jumlah sampel yaitu 48 orang yang diambil secara purposive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan kuesioner dengan uji statistik Uji Wilcoxon Test. Hasil diperoleh penyuluhan menggunakan metode simulasi menyikat gigi dengan teknik kombinasi efektif terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi pada anak TK Taufiqurrahman ditunjukkan dengan nilai signifikansi pada 0,000 (p 0,05). Disimpulkan bahwa penyuluhan menggunakan metode simulasi menyikat gigi dengan teknik kombinasi efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi pada anak TK dan disarankan untuk tindaklanjuti penelitian lebih lanjut dengan responden lebih besar.
EFEKTIVITAS EDUKASI KESEHATAN GIGI MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN MENYIKAT GIGI ANAK Surayah Surayah; Yessi Nurmawi; Pahrur Razi
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 3, No 2 (2022): Juli: In Press
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/jikg.v3i2.941

Abstract

Berdasarkan kelompok umur yang bermasalah kesehatan gigi dan mulut yang tertinggi di Indonesia yakni umur 5-9 tahun sebesar 92,6% dan hanya ada 2,8% dari keseluruhan yang menyikat gigi dengan benar.  Media pendidikan menentukan efektivitas belajar anak. Tujuan Penelitian untuk mengetahui efektivitas edukasi kesehatan gigi menggunakan media video interaktif untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi pada anak TK Yufanti Jambi. Desain Penelitian ini yaitu Quasi Eksperimen dengan pendekatan Two Group Pre-Post Test Design dengan jumlah sampel yaitu 48 orang yang diambil secara purposive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan kuesioner dengan uji statistik Uji Wilcoxon Test. Hasil diperoleh edukasi kesehatan gigi dengan video interaktif efektif terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi pada anak TK Yufanti Jambi ditunjukkan dengan nilai signifikansi pada 0,000 (p kurang dari 0,05). Disimpulkan bahwa edukasi kesehatan menggunakan video interaktif efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi pada anak TK dan disarankan untuk tindaklanjuti penelitian lebih lanjut dengan responden lebih besar.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG PHYSICAL DISTANCING DALAM PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 PADA ANAK-ANAK PANTI ASUHAN ABUL HASAN KOTA JAMBI Pahrur Razi; Ary Irfan
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v1i2.428

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Pencegahan penularan COVID-19 meliputi pembatasan interaksi sosial (social distancing), jaga jarak (physical distancing), mencuci tangan pakai sabun dan memakai masker dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19 Metode: intervensi dilakukan pada anak Panti Asuhan Abul Hasan Kota Jambi Tahun 2020 yang berjumlah 14 orang dengan kegiatan promotif melalui promosi kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19 terutama mengenai physical distancing. Responden dilakukan pengukuran pengetahuan sebelum maupun sesudah intervensiHasil: ada peningkatan pengetahuan tentangphysical distancing dalam pencegahan penularan Covid-19 dari 30% menjadi 100%.Kesimpulan: Terjadi peningkatan pengetahuan setelah pemberian promosi Kesehatan mengenai physical distancing pada anak Panti Asuhan Abul Hasan Kota Jambi ABSTRACTBackground: Prevention of COVID-19 transmission includes limiting social interaction (social distancing), keeping a distance (physical distancing), washing hands with soap and wearing masks in order to break the chain of transmission of Covid-19Method: The intervention was carried out on the Abul Hasan Orphanage in Jambi City in 2020, totaling 14 people with promotive activities through health promotion regarding the prevention of Covid-19 transmission, especially regarding physical distancing. Respondents were measured knowledge before and after the interventionResults: there was an increase in knowledge about physical distancing in preventing the transmission of Covid-19 from 30% to 100%..Conclusion: There was an increase in knowledge after giving health promotions regarding physical distancing to children at the Abul Hasan Orphanage, Jambi City
PROMOSI KESEHATAN DENGAN E-MODUL MENCUCI TANGAN PAKAI SABUN PADA ANAK USIA SEKOLAH DI PANTI ASUHAN ARRAHMAN JAMBI Pahrur Razi; Ary Irfan
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v2i2.528

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Buruknya kondisi lingkungan serta belum baiknya perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat diduga menjadi penyebab masih tingginya penyakit infeksi., maka sudah seharusnya dilakukan upaya edukasi kesehatan menggunakan e-modul. E-modul merupakan media interaktif berisi gambar dan video. Tujuan PkM untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mencuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah promosi kesehatan dengan e-modul tentang mencuci tanganMetode: Indikator keberhasilan PKM adanya peningkatan setelah PKM sebesar 80%. Metode PKM yang dilakukan yakni penyuluhan dan demonstrasi tentang mencuci tangan pakai sabun. Pengumpulan data dari data primer yang diperoleh dari kuesioner dan format observasi. PKM ini akan dilakukan pada bulan Agustus-Oktober 2021 dengan jumlah partisipan sebanyak 40 orang. Hasil: Hasil diperoleh peningkatan pengetahuan dan keterampilan mencuci tangan pakai sabun pada anak Panti Asuhan Arrahman Jambi dari 25% (pre test) menjadi 100% (post test).Kesimpulan: Disarankan ditingkatkan secara rutin selalu mencuci tangan pakai sabun setelah beraktifitas di luar maupun sebelum makan. ABSTRACTBackground: Poor environmental conditions and poor hygiene and healthy living behavior of the community are suspected to be the cause of the high prevalence of infectious diseases. Therefore, health education efforts should be carried out using e-modules. E-modules are interactive media containing images and videos. The purpose of PkM is to increase knowledge and skills in washing hands with soap before and after health promotion with an e-module on hand washingMethod: The indicator of PKM success is an increase after PKM by 80%. The PKM method used was counseling and demonstration about washing hands with soap. Collecting data from primary data obtained from questionnaires and observation formats. This PKM will be carried out in August-October 2021 with a total of 40 participants.Results: The results showed an increase in knowledge and skills in washing hands with soap for children at the Arrahman Jambi Orphanage from 25% (pre test) to 100% (post test).Conclusion: It is recommended that you regularly wash your hands with soap after activities outside and before eating.