Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

RELATIONSHIP OF MOTHER'S KNOWLEDGE ABOUT DENTAL HEALTH MAINTENANCE WITH CARIES STATUS IN AL-HIKMAH KIDS OF JAMBI CITY IN 2018 Sukarsih Sukarsih; Aida Silfia; Sri Febrianti
Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.522 KB)

Abstract

Mother's knowledge about dental health will greatly determine health status of her child's teeth later. Mothers have an important role in their family, as a wife and as a mother. The first figure that is known to the child as soon as he is born is the mother, therefore mother’s behavior and habits can be emulated by child. In the other side, knowledge is not enough to detrmine child dental health, it needs to be followed by commendable attitudes and actions. The Australian dental association has revealed that: "the health of the teeth is the responsibility of his mother". This can be understood because generally the one closest to the child from the age of breastfeeding is his mother. Dental caries is a problem that still not resolved completely in the world. Oral and dental diseases are the most common diseases that experienced by Indonesian people (by 60%). This study aim to determine the relationship of maternal knowledge about maintaining dental health with the status of children’s caries in Al-Hikmah Kindergarten Jambi City in 201. This study can be used to increase further coaching by Jambi Department of Dental Nursing education Ministry of Health. This type of research is descriptive with a cross sectional study design. The study population was the mother and daughter of Al-Hikmah Kindergarten in Jambi City. This study using total sampling population. There are 180 peoples that included in this study which is 90 peoples mothers and 90 peoples children.This study’s hypothesis is the relationship between maternal knowledge about maintaining dental health and caries status in children of Al-Hikmah Kindergarten in Jambi City in 2018. The results of the study showed that mothers with low category of knowledge about maintaining dental and oral health were 53 people (58.9%), while mothers with high category were 37 people (41.1%). Children’s Caries status was 87 people (96.7%) who experienced caries, while there were only 3 caries-free people (3.3%). There is no relationship between the knowledge of mothers about the maintenance of dental and oral health with caries status in children of Al-Hikmah Kindergarten in Jambi City in 2018 with a significance value of 1,000 (p> 0.05).
Pendidikan Kesehatan Gigi dan Peningkatan Keterampilan Menyikat Gigi Menggunakan Aplikasi Virtual Reality pada Anak Usia Dini di Desa Pondok Meja Tahun 2023: Pendidikan Kesehatan Gigi dan Peningkatan Keterampilan Menyikat Gigi Menggunakan Aplikasi Virtual Reality pada Anak Usia Dini di Desa Pondok Meja Tahun 2023 Junaidi Junaidi; Mira Sri Gumilar; Sri Febrianti
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v8i2.3936

Abstract

Prevalensi karies anak usia 5-9 tahun merupakan prevalensi karies tertinggi berdasarkan kelompok umur. Salah satu upaya dalam meningkatkan kesehatan gigi dan mulut pada anak adalah dengan upaya promosi kesehatan di sekolah. Saat ini terdapat media promosi kesehatan berbasis Virtual Reality (VR). Metode pengabdian masyarakat meliputi, survey awal untuk menemukan masalah kesehatan gigi dan mulut, koordinasi, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Survey awal pada 10 siswa ditemukan rata-rata debris index 2 dan masuk kedalam kategori buruk, skor pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada anak masih rendah sebesar 2,4 dan skor keterampilan menyikat gigi juga masih rendah sebesar 3. Rencana pelaksanaan kegiatan dilakukan selama dua hari pada tanggal 15-16 Mei 2023. Hari pertama dilaksanakan di aula Kantor Desa Pondok Meja dan hari kedua dilaksanakan di SD 23/IX Pondok Meja. Pada dua lokasi tersebut dilakukan inventarisir sarana dan prasarana untuk pelaksanaan kegiatan. Hasil evaluasi menunjukan adanya keberhasilan dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Hal ini ditunjukan dengan peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dan keterampilan menyikat gigi meningkat lebih dari 90% baik pada sasaran kader dan guru maupun dari sasaran anak usia dini.
Efektivitas Penyuluhan dengan Video Boneka Tangan terhadap Pengetahuan dan Keterampilan Menyikat Gigi pada Anak di TK Khalifah Jambi Surayah Surayah; Sri Febrianti; Yesi Nurmawi
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i4.1639

Abstract

Masalah perilaku kebiasaan menyikat gigi setiap hari menunjukkan ada peningkatan dari 94,7% (Riskesdas 2018) menjadi 95,6% (SKI 2023). Sedangkan, perilaku kebiasaan sikat gigi dengan waktu yang benar yaitu menyikat gigi 2x sehari dengan waktu menyikat gigi pagi sesudah sarapan dan malam sebelum tidur terlihat peningkatan yang cukup menggembirakan 2,8% menjadi 6,2% Tujuan Penelitian untuk mengetahui efektivitas penyuluhan menggunakan video boneka tangan terhadap pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi pada anak di TK Khalifah Jambi. Desain Penelitian ini yaitu Pre eksperimen dengan pendekatan One Group Pre-Post Test Design dengan jumlah sampel yaitu 30 orang yang diambil secara purposive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan kuesioner dengan uji statistik Uji Wilcoxon Test. Hasil diperoleh nilai rata-rata (mean) yang berbeda antara pengetahuan pre-test (3,24) dan post-test (7,64) dan keterampilan menyikat gigi pre-test (4,18) dan post-test (9,37).  Penyuluhan menggunakan video boneka tangan efektif terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi pada anak TK Khalifah ditunjukkan dengan nilai signifikansi pada 0,000 (p < 0,05). Disimpulkan bahwa penyuluhan menggunakan video boneka tangan efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi pada anak TK dan disarankan untuk tindaklanjuti penelitian lebih lanjut dengan responden lebih besar.