Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STUDI KELAYAKAN MATERIAL GUNUNG DAERAH ALIRAN SUNGAI ARAH MALANG-KOTA BATU DALAM PENGGUNAANNYA SEBAGAI SALAH SATU MATERIAL BETON Armin Naibaho; Agus Sugiarto; Purnama Dewi
Prokons: Jurnal Teknik Sipil Vol 14, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/prokons.v14i2.296

Abstract

Abstract The use of the mountain seal used as a building block for concrete should be considered, based on current usage apart from being a light construction material for housing, mountain materials from these two places are used as the main aggregate material for building construction, water structures (dams), roads. and bridges located in the surrounding Malang-Kota Batu area To determine the size of the aggregate, the coarse aggregate is sieved using a vibrating sieve, while the fine aggregate is sieved by a hydraulic sieve. In the screening process, about 70% of the filtered must pass so that high efficiency and capacity can be achieved. The compressive strength test results obtained the average compressive strength value at 28 days of concrete for concrete with fine aggregate sand zone III and coarse aggregate (gravel) in the Batu City area is equivalent to 35.65 MPa. The results of the split tensile strength test showed that the average split strength value at the age of 28 days for concrete with fine aggregate sand zone III and coarse aggregate (gravel) in the Kota Batu area is equivalent to 2.51 MPa. The compressive strength value for normal concrete is 35.65 MPa, it should produce split tensile strength = 4.179 MPa according to the provisions of SNI T-15-1991-03 Article 3.2.5 (fr = 0.70√fc '). Even though the split tensile strength value obtained in the laboratory is only 2.51 MPa, this means that the quality of materials (sand and broken stone) from Batu City is not suitable for use as building materials. Because the number 2.51 MPa is relatively much smaller than the value of 4.179 MPa, it is only one of the factors outlined in the SNI T-15-1991-03 article 3.2.5. Keywords: Mountain Material, Concrete, Concrete Compressive Strength Test, Concrete Tensile Strength Test
PENGARUH DIMENSI PENAMPANG TERHADAP RASIO DESAIN DAN LENDUTAN PADA INVERTED BEAM Wahiddin; Agus Sugiarto; Joko Setiono
Jurnal Teknik Ilmu dan Aplikasi Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Teknik Ilmu dan Aplikasi
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Umumnya balok beton bertulang berada dibawah pelat pada suatu struktur beton bertulang. Dengan alasan lebih hemat, balok beton dapat diletakkan diatas pelat dan dinamakan inverted beam. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh ukuran penampang balok terhadap rasio desain dan besarnya lendutan yang terjadi pada inverted beam. Pada penelitian ini, sebuah portal beton bertulang dengan bentang tertentu sedemikian hingga pelatnya berupa one way distribution dan two way distribution load. Portal tersebut diberikan inverted beam dan balok normal dengan pembeban sebagaimana beban yang terjadi atap. Hasil analisis menunjukkan bahwa rasio desain inverted beam lebih besar 51,53 persen dibandingkan dengan kapasitas lentur balok normal pada pelat dengan distribusi beban one way dan 53,24 persen pada pelat dengan distribusi beban two way. Begitupula lendutan yang terjadi inverted beam lebih kecil 40,13 persen dan 48,82 persen dibandingkan dengan balok normal. Lendutan yang terjadi masih berada dibawah lendutan yang diijinkan sebuah balok beton bertulang.
BIMBINGAN TEKNIS DESAIN DAN PEMBUATAN DINDING GUDANG PENYIMPANAN RT DI BANDULAN KOTA MALANG Agustin Dita Lestari; Anisah Nur Fajarwati; Agus Sugiarto; Armin Naibaho; Nawir Rasidi; Qomariah
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v4i2.3707

Abstract

Suatu Rukun Tetangga (RT) pasti memiliki peralatan-peralatan dan barang inventaris yang digunakan untuk menunjang kegiatan RT. Sebagai salah satu RT yang ada di wilayah Bandulan, RT 03 RW 03 juga telah memiliki peralatan dan barang inventaris yang sering digunakan untuk acara arisan, pertemuan rutin, rapat, atau kegiatan lainnya. Agar peralatan dan barang tersebut aman, awet, dan terjaga mutunya, maka diperlukan tempat penyimpanan atau gudang yang baik. Di wilayah RT 03 RW 03 Kelurahan Bandulan sudah memiliki gudang penyimpanan, akan tetapi kondisi fisik yang ada masih kurang layak karena hanya menggunakan material-material sisa. Kondisi tersebut pasti lambat laun terkena cuaca panas dan hujan sehingga mengakibatkan kerusakan di atap dan dindingnya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) ini bertujuan untuk memberikan desain dan bantuan teknis untuk pembuatan dinding gudang tersebut. Material dinding gudang serta penambahan dinding partisi dan tampias air hujan di tempat pertemuan RT menggunakan spandek galvalum dengan tebal 0,3 mm. Rangka dinding gudang menggunakan material baja ringan profil C75 x 0,75 mm.