Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Kinerja Bank Syariah Indonesia: Analisis Komparasi Kinerja Keuangan Sebelum dengan Setelah Merjer Supriyanto Supriyanto; Ulfa Maulidza Shafira; Wardayani Wardayani; Sisca Mediyanti; Elserra Siemin Ciamas; Dewi Anggraini
Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Vol. 10 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

kaidah keuangan menyatakan bahwa kinerja perusahaan akan menjadi lebih baik pada periode setelah merjer, mengingat bahwa keuntungan perusahaan akan mengalami peningkatan apabila size perusahaan yang didukung oleh seluruh komponen sumber daya bergerak secara dinamis. BNI Syariah, BRI Syariah, dan Bank Mandiri Syariah merjer menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI) memiliki keinginan untuk memperoleh peningkatan kinerja. Penelitian dilakukan bertujuan untuk mengetahui perbedaan kinerja keuangan pada Bank Syariah Indonesia sebelum dan sesudah merjer. Hasil pengujian yang pada Variabel Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM) diketahui bahwa ROA memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,03 (lebih kecil dari 0,05), ROE memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,01 (lebih kecil dari 0,05), serta NPM memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,023 (lebih kecil dari 0,05). Kesimpulan yang dapat diambil bahwa terdapat perbedaan kinerja keuangan yang dinilai berdasarkan nilai ROA, ROE, dan NPM sebelum dan sesudah terjadinya merjer
Penentuan Harga Pokok Produksi Pengolahan Es Balok Pada UD. Pangkalan Jaya Rismaja Putra; Zainal; Wardayani
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 2 No. 3 (2020): Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v2i3.2367

Abstract

Perusahaan industri dalam menjalankan operasional perusahaannya tentu saja membutuhkan biaya dalam proses pengolahan bahan baku sampai menjadi sebuah produk dan bagaimana produk itu sampai ke tangan konsumen akhir. Hal itu merupakan tugas sebuah manajemen perusahaan guna untuk menentukan harga jual dan kestabilan biaya maupun harga. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan harga pokok produksi dengan melihat dari unsur-unsur biaya yang sudah direalisasikan di UD. Pangkalan Jaya. Dan juga untuk mengetahui perhitungan harga pokok produksi UD. Pangkalan Jaya. Dalam memecahkan permasalahan yang ada, penulis menggunakan metode deskriptif, dimana teknik peninjauan yang akan digunakan adalah studi lapangan seperti observasi dan wawancara serta didukung dengan studi kepustakaan. Unsur-unsur Harga Pokok Produksi Es pada UD Pangkalan Jaya Batu Bara meliputi biaya bahan baku biaya tenaga kerja langsung dan biaya Overhead Pabrik (Biaya Tenaga Kerja Tidak Langsung, Biaya Kantor Produksi, Biaya Pembangkit, Biaya Pemeliharaan, Biaya Penyusutan) yang dihitung kedalam Harga Pokok Produksi yang merupakan biaya sesungguhnya, artinya biaya yang benar-benar terjadi dari awal kegiatan produksi sampai produksi selesai dikerjakan. Dalam melakukan perhitungan Harga Pokok Produksi UD Pangkalan Jaya Batu Bara dengan cara membagi total biaya produksi yang dikeluarkan selama proses produksi dengan kuantitas produksi yang telah dipesan
Implementation of accounting based financial governance as an effort to improve msmes tempeh creacker Bu Erna Cindy Arfiana; Wardayani Wardayani
Enrichment : Journal of Management Vol. 13 No. 3 (2023): August: Management Science And Field
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/enrichment.v13i3.1493

Abstract

This research is entitled "Implementaion of Accounting Based Financial Governance as an Effort to Improve MSMEs tempeh crecker Bu Erna" which aims to help these tempeh cracker MSME actors to have good and correct financial governance. This research was conducted on MSMEs tempeh crecker Bu Erna using qualitative methods, where this study will manage data from the data obtained which will later be explained in such a way. The financial statements obtained are already good, but the management applied by MSME actors tempeh crecker Bu Erna is still not optimal.
ANALISIS PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (SAK EMKM) DAN FINANCIAL TECHNOLOGY PAD AUSAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) KERIPIK BAROKAH Anis Kurni; Wardayani Wardayani
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 12, No 2 (2023): September
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v12i2.1571

Abstract

AbstrakPada UKM untuk menumbuhkan basis pelanggan sangat sulit dilakukan hal ini dikarenakan membutuhkan perluasan kapasitas dan pengembangan modal yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan manfaat penerapan SAK EMKM untuk UKM chip Baroque di ruang fintech, tantangan yang dihadapi dalam menerapkan teknologi keuangan pada UKM Keripik Barokah, dan penerapan standar akuntansi keuangan untuk entitas mikro, kecil, dan menengah sebagai dasar untuk menyusun laporan keuangan mereka. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dan dilakukan di UKM Keripik Barokah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UKM Keripik Barokah tidak secara akurat melaporkan status keuangannya dalam laporan keuangannya. Hambatan internal penerapan SAK EMKM di kalangan UKM Keripik Barokah, dimana beberapa pemilik usaha lebih memilih untuk mempertahankan pembukuan menggunakan praktik dan informasi yang sudah ketinggalan zaman. Hal ini disebabkan karena pemerintah dan instansi terkait kurang memantau praktik pelaporan keuangan UMKM dan memberikan dorongan eksternal yang memadai. Karena basis pelanggan UMKM Keripik Barokah sangat kecil dan terbatas pada area terdekat, perusahaan tidak memanfaatkan berbagai teknologi keuangan yang tersedia saat ini.Kata Kunci: Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Standar Akuntasi Keuangan, Financial Technology AbstractIt is very difficult for SMEs to grow their customer base because it requires large capacity expansion and capital development. This study aims to explain the benefits of implementing SAK EMKM for Baroque chip SMEs in the fintech space, the challenges faced in applying financial technology to Keripik Barokah SMEs, and the application of financial accounting standards for micro, small and medium entities as a basis for preparing their financial reports. This research used a qualitative methodology and was conducted at Keripik Barokah UKM. According to SAK EMKM, the results show that UKM Keripik Barokah does not accurately report its financial status in its financial reports. Internal barriers to implementing SAK EMKM among Keripik Barokah SMEs, where some business owners prefer to maintain bookkeeping using outdated practices and information. This is because the government and related agencies do not monitor MSME financial reporting practices and provide adequate external encouragement. Because the customer base of UMKM Keripik Barokah is very small and limited to the nearest area, the company does not take advantage of the various financial technologies currently available.Keywords: Micro Small and Medium Enterprises, Financial Accounting Standard, Financial technology