Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : eCo-Buss

Urgensi Persistensi Laba: Antara Debt To Asset Ratio, Current Ratio, Volatilitas Arus Kas Operasi Dan Return On Asset Pada Perusahaan Jasa Subsektor Transportasi Dan Logistik Yang Terdaftar Di Bei Periode Tahun 2015-2022 Linda Herliawati; Kartika Berliani
eCo-Buss Vol. 6 No. 3 (2024): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v6i3.1187

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk memverifikasi sejauh mana Debt to Asset Ratio, Current Ratio, Volatilitas Arus Kas Operasi, dan Return on Asset dapat mempengaruhi Persistensi Laba pada perusahaan-perusahaan subsektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian dilakukan dengan memanfaatkan metode kuantitatif yang menggabungkan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data sekunder yang digunakan merupakan laporan keuangan delapan tahun terakhir dari perusahaan-perusahaan jasa di subsektor transportasi dan logistik. Metode yang digunakan dalam pengambilan sample adalah Purposive Sampling, sehingga berdasarkan kriteria yang diterapkan dari 30 populasi yang terdaftar, hanya 7 populasi yang berhasil memenuhi kriteria dan direkomendasi untuk digunakan sebagai objek penelitian. Hasil temuan analisis deskriptif menunjukan rata-rata nilai Persistensi Laba sebuah perusahaan sebesar 0,088, yang jelas berada di bawah ambang 50%, menunjukkan bahwa mayoritas perusahaan memiliki tingkat konsistensi laba yang kurang memuaskan. Sedangkan hasil analisis verifikatif menyimpulkan bahwa variabel-varibel seperti DAR, CR, VAK, dan ROA secara serentak memengaruhi persistensi laba. Hasil ini didukung oleh nilai f-hitung yaitu 3,288 dengan p-value 0,015, menunjukkan bahwa variabel-variabel tersebut memengaruhi secara signifikan terhadap persistensi laba. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah manajemen keuangan haruslah cermat dan terfokus pada pengelolaan utang, likuiditas, volatilitas arus kas, dan efisiensi penggunaan aset, sehingga dapat menjaga konsistensi laba perusahaan dalam jangka panjang di sektor transportasi dan logistik.
The Effect of Return on Assets, Interest Rates, and Inflation on Stock Prices in Private Banks 2015-2023 Renita Melinda; Kartika Berliani
eCo-Buss Vol. 7 No. 1 (2024): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v7i1.1538

Abstract

The objective of this research is to examine the impact of inflation, interest rates, and return on assets (ROA) on the stock prices of private banks that are listed on the Indonesia Stock Exchange between 2015 and 2023. With approaches to verification and description, the research methodology is quantitative. The financial reports from banking sub-sector companies obtained through documentation approach and literature review constitute the secondary data used. The study sample, which included Bank OCBC NISP (NISP), Bank BCA (BBCA), and Bank Permata (BNLI), was selected using purposive sampling. Descriptive and verification statistics, such as multiple linear regression and traditional assumption tests, were used to analyse the data. The t-test results indicate that while interest rates have a nearly substantial negative link with stock prices, inflation has no significant effect on stock prices, and return on assets (ROA) has a large positive effect. The findings of the F test demonstrate that the combination of ROA, interest rates, and inflation in the regression model significantly affects stock prices. According to the study, the stock prices of Indonesian private banks show no obvious effect from inflation, financial performance (ROA) and interest rates are major drivers. For investors and financial managers making financial strategy and investment decisions, these findings offer insightful information.
Pengaruh ROA, DER, dan EPS terhadap Harga Saham pada Perusahaan LQ45 di BEI Periode 2017–2024 Pariska, Yosi; Berliani, Kartika
eCo-Buss Vol. 8 No. 1 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i1.2558

Abstract

Studi ini menginvestigasi pengaruh indikator keuangan pada nilai pasar saham pada korporasi yang tercatat dalam indeks LQ45 selama periode 2017–2024. Fokus utama tertuju pada tiga variabel utama: Return on Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), dan Earnings per Share (EPS). Studi ini menerapkan metode kuantitatif dengan pendekatan regresi linear berganda, menggunakan 128 data observasi dari 16 emiten terpilih. Seluruh analisis dilakukan melalui perangkat lunak IBM SPSS 26, termasuk pengujian asumsi dasar seperti normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, serta autokorelasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa hanya DER yang secara statistik berdampak signifikan pada nilai saham (p = 0,025), sementara dua indikator lainnya, ROA dan EPS, tidak menunjukkan hubungan yang berarti (p > 0,05). Secara kolektif, ketiga variabel tersebut memiliki kontribusi simultan yang kuat pada perubahan harga saham, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi sebesar 94,1%. Temuan ini menekankan pentingnya struktur pembiayaan dalam menilai kinerja pasar perusahaan, sekaligus menjadi masukan bagi investor dalam menyusun strategi alokasi aset secara lebih terarah.