Aep Saepul Anwar
Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

MEMBANGUN PARADIGMA DUNIA MODERN DAN ISLAM TERHADAP ILMU PENGETAHUAN Nani Mulyani; Aep Saepul Anwar
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 7 No 1 (2020): June 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v7i1.2623

Abstract

The development of science and technology at this time is one of the achievements of progress in this modern age can be said to be achieved but sometimes also has a harmful impact on the continuity of human life, depending on how humans take advantage of this knowledge so that science and technology can provide values ​​of value (value ), but on the contrary the improper use of technology will result in destruction so that it cannot provide benefits (disvalue). To dismiss all of this so that it does not affect the inappropriate use of religion (Islam) is deemed necessary as a guide in the use of knowledge and knowledge in the right direction. Through the revelation of the Prophet Muhammad SAW with a set of Al-Qur'an and Hadith invites seeking and obtaining knowledge with full wisdom, and places people who are knowledgeable at a high level. The meeting of Islam with the modern world views science as giving birth to various understandings and thoughts, because basically knowledge develops because humans have a curiosity in achieving the highest reality.
PENGEMBANGAN SIKAP PROFESIONALISME GURU MELALUI KINERJA GURU PADA SATUAN PENDIDIKAN MTS NEGERI 1 SERANG Aep Saepul Anwar
Andragogi: Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Islam Vol 2, No 1 (2020): Andragogi: Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Institut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36671/andragogi.v2i1.79

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangan sikap profesionalisme guru melalui kinerja guru pada satuan pendidikan MTs Negeri 1 Serang. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (filed research) yang bersifat deskriptif kualitatif, dengan tujuan yang akan dicapai peneliti adalah suatu gambaran secara faktual dengan pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi yang diperoleh langsung di lapangan.  Adapun hasil penelitian tentang pengembangan sikap profesionalisme guru melalui kinerja guru pada satuan pendidikan MTs Negeri 1 Serang dilakukan dengan beberapa program dan upaya yaitu melakukan pendidikan dan pelatihan dengan melaksanakan musyawarah guru mata pelajaran (MGMP), Pendidikan dan pelatihan di tempat kerja, pelatihan jarak jauh, Kelompok Kerja Madrasah (KKM), penyusunan buku ajar dan LKS serta lainnya yang dapat menunjang pada peningkatan profesionalitas guru. Berdasarkan program di atas upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kinerja guru terdapat beberapa program antara lain: Pertama; Program peningkatan kualifikasi pendidikan guru; Kedua; Program penyetaraan dan sertifikasi; Ketiga; Program pelatihan integritas berbasis kompetensi; Keempat; Program supervisi pendidikan; Kelima; Program pemberdayaan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran); Keenam; Melakukan penelitian. Akhir dari penelitian ini bahwa pengembangan sikap profesionalisme guru melalui kinerja guru dilakukan di sekolah sendiri dengan memperhatikan kelemahan dari guru untuk saling menjadi bahan introspeksi guna perbaikan di masa yang akan datang. Akan tetapi pengembangan sikap profesionalisme guru di MTs Negeri 1 Serang dilakukan belum optimal melainkan masih membutuhkan bimbingan serta arahan guna tercapainya program tersebut dari stakeholder terkait baik pemerintah maupun pemerhati Pendidikan.
REAKTUALISASI DAN IMPLEMENTASI SISTEM PENDIDIKAN ISLAM PADA MADRASAH UNGGULAN (Pengembangan dan Strategi dalam Peningkatan Mutu Pendidikan) Aep Saepul Anwar; Fatkhul Mubin
Andragogi: Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Islam Vol 4, No 03 (2022): Andragogi: Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Institut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36671/andragogi.v4i03.339

Abstract

Reaktualisasi sistem pendidikan Islam pada madrasah unggulan merupakan hal yang mutlak dilakukan sebagai salah satu upaya pembaharuan dan penyegaran nilai-nilai Islam di dalam kehidupan umat saat ini dalam menghadapi berbagai tantangan dan tuntutan dalam lini kehidupan di mana tantangan tersebut akan bertambah baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Penyediaan sumber daya manusia, tenaga pendidik dan kependidikan, unsur kependidikan lainnya serta siswa dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi seharusnya tidak menghilangkankan ruhnya sebagai manusia yang beriman dan bertaqwa, karena IMTAK sebagai wujud dimensi pertama, dengan diawali ketaatan terhadap kewajiban-kewajiban dalam wujud peribadatan kepada Allah. Di sisi lain IPTEK merupakan indikator keberhasilan yang terdapat pada tataran internasional (global) dengan mereaktualisasikan sistem pendidikan Islam yang tidak hanya sekedar modifikasi saja. Oleh karena itu, pendidikan Islam dalam mengimplementasikan sistem tersebut memerlukan sebuah strukturisasi dan reposisi serta reorientasi sehingga pendidikan Islam dapat memberikan kontribusi yang positif. Hal ini yang menjadi perhatian dalam meraktualisasikan sistem pendidikan madrasah tidak terlepas dari unsur-unsur/sistem yang ada, namun sistem tersebut perlu adanya perbaikan dan penyegaran kembali dengan mengembalikan tujuan yang sebenarnya dari konsep pendidikan Islam.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN DINAMIKA POLITIK KEBANGSAAN DI INDONESIA: STUDI KEBIJAKAN PENDIDIKAN PADA MASA ORDE LAMA, ORDE BARU DAN ORDE REFORMASI Saepul Anwar, Aep; Moh Nurhakim; Khozin
Jurnal Paris Langkis Vol 4 No 2 (2024): Edisi Maret 2024
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/paris.v4i2.14462

Abstract

Sejarah menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan Islam khususnya di Indonesia mengalami pasang surut, tergantung siapa yang berperan dalam pengambilan kebijakan tersebut. Kajian literatur ini berupaya memaparkan dinamika politik pendidikan Islam di Indonesia, mulai dari masa orde lama, reformasi hingga sampai saat ini masa reformasi. Kajian ini menawarkan tiga potret relasi politik dan pendidikan Islam di Indonesia: diantaranya adalah (1) Pada masa orde lama ini banyak upaya yang dilakukan untuk memperbaiki kebijakan pendidikan Islam yang diterapkan oleh pemerintahan, namun kondisi politik yang kurang mendukung, antara lain konflik antaretnis, komunisme dunia, dan Islam membuat implementasi kebijakan tersebut tidak lagi maksimal, (2) melalui Ketetapan MPRS Nomor 27 Pasal 1 tanggal 5 Juli 1966, Pemerintah Orde Baru menetapkan bahwa “agama, pendidikan dan kebudayaan merupakan faktor mutlak dalam membangun negara dan kepribadian”, namun masih menemui kendala karena adanya sentralisasi. kebijakan di negara tersebut. melaksanakan program pendidikan, dan (3) Dengan berlakunya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional khususnya pada Pasal 12 ayat 1 (a) pada masa Reformasi merupakan perkembangan yang sangat positif bagi pendidikan Islam, meskipun membawa banyak manfaat. dan kekurangannya serta dengan diundangkannya Undang-Undang Nomor 64 Tahun 2013 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah telah menjadikan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 lebih bermakna dan dapat diterapkan.
KONSEP DAN ISU GENDER DALAM PERSPEKTIF ISLAM: STUDI TELAAH KEDUDUKAN LAKI-LAKI DAN WANITA DALAM PANDANGAN ISLAM Saepul Anwar, Aep; Imam Sofi'i
Jurnal Paris Langkis Vol 5 No 1 (2024): Edisi Agustus 2024
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/paris.v5i1.15494

Abstract

Konsep gender dalam perspektif Islam sering menjadi bahan perdebatan di kalangan akademisi maupun masyarakat umum. Isu gender mencakup peran dan posisi laki-laki dan perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk keluarga, sosial, ekonomi, dan politik. Dalam pandangan Islam, laki-laki dan perempuan memiliki peran yang berbeda namun saling melengkapi, berlandaskan prinsip keadilan dan keseimbangan. Islam menekankan bahwa meskipun terdapat perbedaan dalam peran, hak, dan kewajiban antara laki-laki dan perempuan, keduanya memiliki nilai dan martabat yang setara di hadapan Tuhan. Islam menekankan bahwa perbedaan ini bukanlah bentuk diskriminasi, melainkan usaha untuk menciptakan keharmonisan sosial dan keadilan dalam kehidupan. Namun, isu-isu gender sering kali dipengaruhi oleh interpretasi budaya dan sosial yang dapat memengaruhi pemahaman yang lebih luas tentang kesetaraan gender dalam Islam. Oleh karena itu, penting untuk melakukan analisis kritis terhadap teks-teks agama dan penerapannya dalam konteks sosial yang berbeda untuk memahami posisi laki-laki dan perempuan secara adil dan proporsional. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam tentang bagaimana Islam memandang peran dan kedudukan gender, serta bagaimana pemahaman ini dapat diimplementasikan dalam kehidupan modern tanpa mengabaikan prinsip-prinsip dasar Islam. Dengan pendekatan komparatif antara teks-teks agama dan konteks sosial yang ada, penelitian ini berusaha memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang isu-isu gender dalam perspektif Islam.
Pembinaan Kegiatan Kerohanian Siswa terhadap Pembentukan Karakter di MAN 2 Kabupate Serang Amri, Rikil; Saepul Anwar, Aep; Hidayatulloh, Riyan
ABDIMAS Iqtishadia Vol. 2 No. 1 (2024): ABDIMAS Iqtishadia
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/iqtis.v2i1.40933

Abstract

Pendidikan adalah proses yang mengandung spirit untuk membawa peserta didik menuju pada sebuah harapan. Hal ini bisa dipahami karena manusia memiliki keinginan-keinginan untuk menjadi baik dan maju dalam berbagai aspek kehidupan. Sehingga pada tataran praktis pendidikan betul-betul dibutuhkan dengan kenyataan bahwa pendidikan adalah proses yang paling efektif untuk terpenuhinya kebutuhan tersebut. Masalah pokok yang terjadi yaitu minimnya minat siswa dalam kegiatan-kegiatan kerohanian dan kurangnya pembinaan dalam kegiatan-kegiatan kerohanian siswa. Adapun tahap kegiatan yang dilakukan oleh tim PKM diantaranya: 1) Ketua dan anggota tim melakukan rapat baik secara daring maupun luring untuk mendiskusikan tema Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 2) Melakukan survei ke MAN 2 Kab. Serang serta mengurus ijin dan menentukan tempat kegiatan dan waktu pelaksanaannya, 3) Berdiskusi dengan Kepala MAN 2 Kab. Serang dan Guru-guru MAN 2 Kab. Serang, 4) Menyiapkan kelengkapan kegiatan seperti spanduk, serta kesiapan administrasi dan perlengkapan protokol kesehatan, 5) Tim pengabdian melaksanakan pengabdian.
PENDEKATAN PSIKOLOGI ISLAM TERHADAP PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Hidayatulloh, Riyan; Saepul Anwar, Aep
Jurnal Paris Langkis Vol 6 No 1 (2025): Edisi Agustus 2025
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/paris.v6i1.22596

Abstract

Penelitian Penelitian ini mengkaji pendekatan psikologi Islam dalam memahami perkembangan peserta didik dari sudut pandang pendidikan Islam. Metode yang diterapkan adalah studi pustaka dengan analisis kualitatif terhadap berbagai literatur terbaru yang membahas psikologi Islam serta teori perkembangan peserta didik. Temuan kajian menunjukkan bahwa psikologi Islam menawarkan pendekatan holistik yang mengintegrasikan aspek fisik, mental, dan spiritual, yang berbeda dengan teori perkembangan Barat yang lebih fokus pada aspek kognitif dan psikososial. Pendekatan ini menempatkan nilai-nilai keimanan dan moral-spiritual sebagai dasar utama dalam membentuk karakter dan ketahanan mental peserta didik. Implikasi praktisnya terlihat dalam pengembangan kurikulum, pelatihan guru, lingkungan belajar, dan metode pembelajaran di sekolah Islam yang dapat mengembangkan insan kamil secara menyeluruh. Sebagai kesimpulan, psikologi Islam sangat relevan untuk menghadapi tantangan pendidikan modern dengan menanamkan keseimbangan antara dunia dan akhirat bagi peserta didik.
DESAIN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PENGEMBANGAN MODEL-MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS KOMUNIKASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Saepul Anwar, Aep; Ridho Firdaus, Dede
Jurnal Paris Langkis Vol 6 No 1 (2025): Edisi Agustus 2025
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jpl.v6i1.23296

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi komunikasi dan manajemen pendidikan Islam dalam meningkatkan efektivitas desain pembelajaran PAI di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Sistematis Literatur Review (SLR) untuk menganalisis literatur yang relevan terkait penerapan komunikasi dan manajemen pendidikan Islam dalam pembelajaran PAI.Dengan pendekatan kualitatif melalui Systematic Literature Review (SLR), penelitian menelaah literatur 2020–2025 terkait penerapan kedua elemen tersebut dalam PAI. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur dan wawancara dengan para ahli pendidikan Islam yang berpengalaman dalam pengembangan kurikulum. Penelitian ini masih terbatas kajian yang mengintegrasikan komunikasi efektif dan manajemen pendidikan Islam berbasis nilai tauhid dalam pembelajaran PAI, terutama terkait motivasi, interaktivitas, dan inklusivitas. Penggunaan teknologi sebagai pendukung komunikasi dan manajemen PAI juga belum banyak diteliti. Penelitian ini menawarkan pendekatan baru dengan menggabungkan kedua aspek tersebut, termasuk pemanfaatan teknologi, untuk menghasilkan model pembelajaran PAI yang lebih interaktif, relevan, dan kontekstual di era digital, disertai rekomendasi pengembangan kurikulum dan pelatihan guru. Kebaruan penelitian ini terletak pada model integratif komunikasi–manajemen yang merekonstruksi desain pembelajaran PAI agar lebih adaptif terhadap teknologi dan kebutuhan abad ke-21. Hasil menunjukkan bahwa komunikasi yang efektif dan manajemen berbasis nilai tauhid meningkatkan motivasi belajar, efektivitas kurikulum, dan suasana kelas yang interaktif.