Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pemanfaatan Jamur Endofit Mangrove sebagai Sumber Chitosan yang Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan Siti Aisah; Rosyidatul Lutfiah; Ni Luh Gede Ratna Juliasih; Andi Setiawan
Muhammadiyah International Public Health and Medicine Proceeding Vol. 3 No. 1 (2023): PROCEEDING MUHAMMADIYAH INTERNATIONAL PUBLIC HEALTH AND MEDICINE CONFERENCE - T
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61811/miphmp.v3i1.393

Abstract

Chitosan is an important biopolymer that is used as a raw material in several industries, but the manufacturing process has the potential to harm the environment. This study aimed to exploit chitosan in mangrove endophytic fungi and to characterize it. The four fungi isolates used were 20BB0501, 20CB07, 20BA04, and 20BA0502. Fungi were obtained from mangrove plants and identified macroscopically and microscopically using the coverslip method. After performing fungal maintenance on MEA media, fungi cultivation was done on rice media for 14 days. A chitosan extract was made by isolating and extracting the chitosan from the fungal biomass. FTIR was used to characterize the isolated chitosan extract. Macroscopic examinations revealed that each of the four strains had a delicate structure and was white. According to the extraction results, the yield of chitosan from the fungal biomass was 7.5%, 16.7%, 1.6%, and 11%, respectively. According to the FTIR data, showed the degree of deacetylation reached 85.02%, 97.78%, 88.7%, and 85.02%. It can be concluded that mangrove endophytic fungi can be used in the manufacture of chitosan, which produces a high degree of deacetylation using a more environmentally friendly process. The results of this study indicate that marine fungal strains can be used as a source of chitosan.  This basis can be developed for the production of bio surfactants, enzymes, and the discovery of new bioactive compounds has pharmacological and biotechnological potential.
STUDI KARBON AKTIF KAYU BAKAU (Rhizophora mucronata) SEBAGAI ADSORBEN PEWARNA TEKSTIL BIRU TUA KODE 5 MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER UV-VIS Mesy Cintia; Ni Luh Gede Ratna Juliasih; Dian Herasari; Agung Abadi Kiswandono; R Supriyanto
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 7, No. 01 April (2022) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v7i1.2022.p54-67

Abstract

Limbah industri batik yang bersifat non-biodegradable dapat menyebabkan pencemaran lingkungan.  Pencemaran ini dapat diatasi dengan adsorpsi karbon aktif menggunakan salah satu bahan baku kayu bakau (Rhizophora mucronata). Pembuatan karbon aktif ini bertujuan untuk mengetahui kondisi optimum dan kinetika adsorpsi karbon aktif kayu bakau sebagai adsorben pewarna tekstil biru tua kode 5.  Penelitian ini dilakukan aktivasi fisika pada suhu 500 ºC dan aktivasi kimia menggunakan aktivator H3PO4 10%.  Rendemen karbon aktif yang diperoleh sebesar 60,4% dan telah memenuhi baku mutu karbon aktif menurut SNI 06-3730-1995.  Karbon aktif yang dihasilkan dikarakterisasi menggunakan SEM-EDX, hasilnya menunjukkan bahwa struktur pori karbon tidak teraktivasi belum terbentuk secara sempurna, sedangkan pori pada karbon aktif sudah terbentuk secara sempurna.  Uji adsorpsi karbon aktif kayu bakau terhadap zat pewarna tekstil biru tua kode 5 mencapai kondisi optimum dengan penambahan massa adsorben sebanyak 0,1 gram pada pH 3 dengan waktu kontak 120 menit dan pada konsentrasi adsorbat 100 mg/L.
PEMBUATAN SABUN CAIR CUCI PIRING BERBASIS SURFAKTAN SODIUM LOURYL SULFATE Dahliani Silvia Sianiar; Ni Luh Gede Ratna Juliasih; Agung Abadi Kiswandono
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 6, No. 02 October (2021) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v6i2.2021.p189-197

Abstract

Penggunaan sabun untuk kalangan rumah tangga sangat banyak diantaranya sabun cair cuci piring, sabun cair cuci piring adalah satu bahan pokok yang sangat dibutuhkan untuk membersihkan peralatan dapur khususnya. Pada pembuatan sabun ini menggunakan surfaktan Sodium louryl sulfate (SLS) dan dengan berbagi macam uji. Metode pembuatan sabun dengan menggunakan cold procces. Sodium louryl sufate adalah surfaktan yang murah dan biasa digunakan dalam pembuatan sabun cair pencuci piring. Stabilitas busa yang diperoleh dari hasil ini sebesar 0.14 %, nilai pH yang stabil pH 7,  bahan yang tidak larut dalam etanol sebannyak 0,345 gr dan sesuai dengan syarat mutu sabun SNI 2588–2017  dan layak digunakan, dan untuk uji aktivitas bakteri Esherichia coli dengan ekstrak daun sirih daya hambat yang terbentuk dari semua konsentrasi 15 ml, 30 ml, 45 ml setelah perlakuan selama 24 jam.https://jurnal.fmipa.unila.ac.id/analit/article/view/2884/2010
SINTESIS DAN KARAKTERISASI ZEOLIT MORDENIT (MOR) PORI HIRARKI BERBASIS SILIKA ABU AMPAS TEBU Mita Rilyanti; Ella Gita Silviana; Buhani Buhani; Kamisah D. Pandiangan; Ni Luh Gede Ratna Juliasih
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 02 October (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v5i2.2020.p178-191

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan sintesis zeolit mordenit (MOR) pori hirarki berbahan dasar silika abu ampas tebu (Sugarcane Bagasse Ash/SCBA) menggunakan metode Solid-State Crystallization (SSC). Penelitian ini diawali dengan ekstraksi silika dari SCBA menggunakan pelarut alkali (NaOH) dan silika hasil ekstraksi digunakan sebagai sumber silika sekaligus sumber alumina untuk mensintesis zeolit MOR pori hirarki. Sebagai pembanding, zeolit MOR pori hirarki juga disintesis menggunakan silika komersial. Sintesis zeolit MOR pori hirarki dilakukan pada suhu 170 oC selama 120 jam. Difraksi sinar-X menginformasikan bahwa silika yang diekstraksi dari SCBA memiliki fasa amorf dan analisis FTIR menunjukkan adanya gugus silanol dan siloksan dengan kandungan silika dan alumina sebesar 85,55 dan 12,16 % berdasarkan analisis XRF. Hasil analisis XRD menunjukkan bahwa zeolit MOR pori hirarki yang disintesis menggunakan silika SCBA maupun silika komersial (LUDOX) memiliki fasa kristalin dengan puncak-puncak yang karakteristik untuk zeolit MOR dengan ukuran pori sebesar 4,84 nm.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i2.2020.p178-191 
REVIEW: GREEN ANALYTICAL CHEMISTRY: PEMANFAATAN SUPERCRITICAL FLUID EXTRACTION (SFE) DAN MICROWAVE-ASSISTED EXTRACTION (MAE) SEBAGAI METODE EKSTRAKSI SENYAWA DITERPENA PADA MINYAK BIJI KOPI SHANGRAI Rinawati Rinawati; Gesa Gustami Pangesti; Ni LUh Gede Ratna Juliasih
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 01 April (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v5i1.2020.p24-33

Abstract

Green Analytical Chemistry (GAC) telah menjadi konsep utama dalam menciptakan metode yang berkelanjutan untuk mengatasi tantangan analisis senyawa yang memadukan prinsip cerdas, ramah lingkungan, dan murah.  Selama ini ekstraksi minyak dari kopi hijau masih menggunakan metode lama seperti pressing dan soxhletasi yang membutuhkan banyak pelarut dan tidak efisien dari segi waktu sehingga memiliki potensi pencemaran bagi lingkungan dan menguapnya analit bersama pelarut.  Metode ekstraksi Supercritical Fluid Extraction (SFE) dan Microwave-Assisted Extraction (MAE) merupakan metode ekstraksi modern yang mengacu pada konsep GAC karena penggunaan energi dan pelarut yang diminimalisir serta waktu dan biaya yang lebih efektif sehingga bersifat lebih ramah lingkungan.  Kedua jenis metode ini telah diterapkan dalam mengekstraksi senyawa diterpena pada minyak kopi hijau Arabika yang berasal dari Sao Paulo, Brazil.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i1.2020.p24-33
ANALISA KUALITAS AIR INJEKSI BERDASARKAN PARAMETER H2S, BAKTERI, DAN SCALE INDEX DI SP VI TALANG JIMAR PT. PERTAMINA EP ASSET 2 FIELD PRABUMULIH Agnesa Anugrah; Ni Luh Gede Ratna Juliasih; Agung Abadi Kiswandono; Dewi Shinta
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 01 April (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v5i1.2020.p82-91

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menentukan kualitas air injeksi yang diambil dari Outlet FWKO, Outlet Wash tank, Inlet Nutshell, dan Outlet Pompa di SP VI Talang Jimar PT. Pertamina Asset 2 Field Prabumulih. Pada proses air injeksi masalah yang sering terjadi adalah mengenai korosi dan scale selain itu bakteri yang bertumbuh pesat yang mengakibatkan kerusakan-kerusakan yang merugikan bagi jalannya produksi migas. Air yang diinjeksi juga belum benar-benar baik dan jernih untuk digunakan kembali sehingga perlu dilakukan analisa untuk mengetahui kualitas air injeksi sehingga proses air injeksi tidak mengalami permasalahan yang baru pada peralatan-peralatan yang akan digunakan. Penentuan kualitas air injeksi ini didasarkan pada parameter H2S, bakteri, dan scale index. Untuk pelaksanaannya analisa yang dilakukan diantaranya analisa kandungan CO3, CO2, Ca2+, Mg2+, Cl¯, HCO3¯, SO42-, Fe, Specific gravity (SG), pH, H2S, dan SRB (Sulfate Reducing Bacteri). Berdasarkan hasil analisa dan standar baku air injeksi dengan parameter H2S, bakteri, dan scale index pada Outlet FWKO, Outlet Wash tank, Inlet Nusthell, dan Outlet Pompa dapat diketahui air injeksi layak untuk di injeksikan pada sumur-sumur dan memenuhi standar baku mutu.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i1.2020.p82-91
STUDI ANALISIS ION LOGAM Hg(II) DENGAN ASAM TANAT SECARA SPEKTROFOTOMETRI ULTRAUNGU-TAMPAK Fitri Ayu Lestari; R. Supriyanto; Ni Luh Gede Ratna Juliasih; Agung Abadi Kiswandono
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 4, No. 02 October (2019) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v4i2.2019.p42-49

Abstract

Telah dilakukan studi analisis ion logam Hg(II) dengan asam tanat secara spektrofotometri ultraungu-tampak.  Studi ini dilakukan untuk mengetahui panjang gelombang maksimum kompleks Hg(II)-asam tanat pada pH optimum, konsentrasi optimum, volume optimum dan waktu kestabilan.  Hasil penelitian menunjukan, bahwa panjang gelombang maksimum untuk kompleks Hg(II)-asam tanat adalah 420 nm pada pH 9, dengan perbandingan stoikiometri variasi konsentrasi Hg(II) : asam tanat yaitu 1:4, dengan perbandingan stoikiometri variasi volume Hg(II) : asam tanat 1:1 dan mencapai waktu kestabilan setelah 40 menit.  Validasi metode pembentukan kompleks Hg(II)-asam tanat diperoleh nilai r sebesar 0,9995, nilai LoD dan LoQ yang diperoleh sebesar 0,00019 dan 0,00065, nilai pesisi dengan %RSD sebesar 0,8732%, serta nilai akurasi dengan % recovery yang diperoleh yaitu 99,45%.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v4.i2.2019.p42-49
ANALISIS COD, DO, KANDUNGAN POSFAT DAN NITROGEN LIMBAH CAIR TAPIOKA Ni Luh Gede Ratna Juliasih; Rian Fadlya Amha
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 4, No. 01 April (2019) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v4i1.2019.p65-72

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menentukan suhu, pH, oksigen terlarut (DO), Kebutuhan oksigen Kimiawi (COD), nitrogen total, dan fosfat total pada limbah cair industri tapioka. Suhu limbah cair ditentukan dengan termometer, diperoleh sebesar 27,3°C,  dan pH yang ditentukan dengan pH meter diperoleh sebesar 4,77, yang menunjukkan bahwa limbah cair tersebut bersifat asam. Kadar DO sebesar 2,14 mg/L sedangkan kadar COD terukur adalah sebesar 2.864 mg/L. Total fosfat diukur berdasarkan metode asam askorbat, diperole sebesar 3,145 mg/L, sedangkan total nitrogen diukur berdasarkan metode Kjeldahl, diperoleh sebesar 212 mg/L.doi: http://dx.doi.org/10.23960/aec.v4.i1.2019.p65-72 
STUDI ANALISIS Pb(II) MENGGUNAKAN ASAM TANAT EKSTRAK GAMBIR (Uncaria gambir Roxb.) SECARA SPEKTROFOTOMETRI ULTRAUNGU-TAMPAK Dinda Mezia Physka; Supriyanto Supriyanto; Ni Luh Gede Ratna Juliasih; Agung Abadi Kiswandono
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 3, No. 02 October (2018) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v3i2.2018.p

Abstract

Penelitian mempelajari reaksi kordinasi logam Pb(II) dari senyawa Pb(NO3)2dengan asam tanat ekstrak gambir.  Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode analisis mengarah kepada kimia hijau dengan memanfaatkan bahan alam dan mendapatkan kondisi optimum dari senyawa kompleks yang terbentuk secara spektrofotometri ultraungu-tampak; serta dapat meperkirakan reaksi yang terbentuk.  Metode analisis  digunakan untuk mencari λ maksimum, pH optimum, konsentrasi optimum, volume optimum, dan waktu kestabilan optimum.  Asam tanat diperoleh 10 mM panjang gelombang maksimum sebesar 275 nm, sedangkan panjang gelombang maksimum logam Pb(II) diperoleh 277,5 nm.  Kondisi optimum pembentukan kompleks Pb-asam tanat ekstrak gambir pada kondisi λ maksimum 450 nm, pH 9, perbandingan stokiometri konsentrasi (4:1), perbandingan stokiometri volume (2:1), dan waktu kestabilan pada menit ke 30-60 menit.  Uji linearitas Pb(II) diperoleh nilai R2 sebesar 0,9996.  Uji presisi memberikan nilai SD dan RSD sebesar 0,012161 dan 1,1488 %.  Nilai persen recovery Pb(II) sebesar 109,998%.  Hasil perhitungan dari limit deteksi memberikan nilai 0,03 dan nilai limit kuantitasi sebesar 0,1.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/aec.v3.i2.2018.p104-114
STUDI ANALISIS Ce(IV) MENGGUNAKAN ASAM TANAT DARI EKSTRAK GAMBIR SECARA SPEKTROFOTOMETRI ULTRAUNGU-TAMPAK Fergina Prawaning Tyas; Supriyanto Supriyanto; Ni Luh Gede Ratna Juliasih
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 3, No. 02 October (2018) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v3i2.2018.p

Abstract

Telah dilakukan studi analisis Ce(IV) menggunakan asam tanat dari ektrak gambir secara spektrofotometri ultraungu-tampak. Studi ini dilakukan untuk mengetahui panjang gelombang maksimum pada pH optimum, konsentrasi optimum, volume optimum dan waktu kestabilan untuk kompleks Ce(IV)-asam tanat ekstrak gambir. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa panjang gelombang maksimum untuk kompleks Ce(IV)-asam tanat ekstrak gambir adalah 520,5 nm pada pH 11, dengan perbandingan stoikiometri variasi konsentrasi Ce(IV) : asam tanat ekstrak gambir yaitu1:4, dengan perbandingan stoikiometri variasi volume Ce(IV) : asam tanat ekstrak gambir 1:1 dan mencapai waktu kestabilan setelah 30 menit.  Validasi metode pembentukan kompleks Ce(IV)-asam tanat ekstrak gambir diperoleh nilai r sebesar 0,9994, nilai LoD dan LoQ yang diperoleh sebesar 0,027 dan 0,090, uji pesisi dengan nilai SD 0,0095 dan % RSD sebesar 1,0933 %, serta nilai % recovery yang diperoleh yaitu 89,14 %.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/aec.v3.i2.2018.p115-125