Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PELATIHAN MENGGUNAKAN CD ANIMASI PEMBELAJARAN DAN MEMBUAT SOAL-SOAL INTERAKTIF SEBAGAI MEDIA SOSIALISASI CINTA ANAK TERHADAP PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI TINGKAT TK DAN SD Agung Handayanto; Puji Rahayu; Supandi IKIP PGRI Semarang; FM Dewanto; Rina DS
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2011): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v2i1.91

Abstract

Abstract ?é?á Teaching mathematics for kindergarten and elementary students will be successful if the teaching learning process has a lot of interesting and exciting activities towards to students. Team of community service tries to give them the alternative method in order to make students more interested in joining the lesson. Using visual aids is the best way in transferring knowledge to understand mathematics easily. This training was given to the mathematics teachers of kindergarten and elementary in how to design some materials using animation and how to make interactive tests. The aim of this training was to equip the mathematics teachers to be able to use the CD animation and interactive tests related to their?é?á?é?á mathematic materials. The animation made was about playing and calculating by using PowerPoint Application 2007. By having this method, it is expected that mathematics teachers will be able to explore the lesson using it effectively and creatively. ?é?á Key words: mathematic, CD animation, interactive tests
Aplikasi Pembelajaran Bangun Ruang Sisi Datar (Barsida) Menggunakan Augmented Reality (AR) Berbasis Android Rahmat Robi Waliyansyah; Agung Handayanto; Bonifasius Wahyu Setyawan
Journal of INISTA Vol 3 No 1 (2020): November 2020
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/inista.v3i1.131

Abstract

Dalam pembelajaran matematika penggunaan media belajar terutama pada materi bangun ruang sisi datar masih menggunakan media konvensional yang kurang diminati dan dipahami oleh siswa, dari masalah tersebut maka peneliti ingin membuat media dengan teknologi Augmented Reality (AR) berbasis android yang dapat menghasilkan objek 3D dengan tujuan agar siswa dapat memvisualisasikan dan bisa lebih mengerti konsep bangun ruang sisi datar. Aplikasibangun ruang sisi datar (BARSIDA) ini dibangun menggunakan beberapa tools yaitu blender, corel, unity 3D dan Vuforia. Data yang diperoleh kemudian diolah dengan model pengembangan media pembelajaran ADDIE yang tersusun dari 5 langkah, adalah Analysis (Analisis) pada tahap ini data diperoleh dengan melaksanakan wawancara pada pengajar pelajaran matematika di SMP Kanisius Girisonta, Design (Perancangan) dirancang menggunakan Star UML, Development (Pengembangan) ini dibuat dengan aplikasi Unity 2018, Implementation (Implementasi) diterapkan pada siswa kelas VIII SMP Kanisius Girisonta dan Evaluation (Evaluasi) uji coba yang dipakai pada penelitian ini yaitu pengujian user acceptance test (UAT) & black box untuk mengetahui seberapa besar persentase aplikasi AR ini layak digunakan. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa aplikasi bangun ruang sisi datar (BARSIDA) layak dan dapat digunakan dengan baik oleh siswa SMP Kanisius Girisonta. Saran dari penelitiian ini yaitu dapat dikembangkannya lagi aplikasi BARSIDA pada system IOS atau Windows dan dapat diterapkan di dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah lain.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTU MEDIA UTAMA (ULAR TANGGA MATEMATIKA) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SDN REJOSARI 02 Yuliaislahah .; Agung Handayanto; Eka Sari Setianingsih
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 9, No 1: June 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.945 KB) | DOI: 10.24114/jh.v9i1.10513

Abstract

Abstrak : Keefektifan Model Pembelajaran Talking Stick Berbantu Media UTAMA (Ular Tangga Matematika) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SDN Rejosari 02. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk Pre-Eksperimental Design dengan rancangan One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Rejosari 02 tahun pelajaran 2017/2018. Sampel yang diambil adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 21 siswa dengan menggunakan teknik Nonprobability Sampling berbentuk sampling jenuh. Hasil analisis terhadap motivasi belajar matematika siswa yang dihitung menggunakan Uji-t dengan jumlah = 21 siswa dengan rata-rata pretest = 24,44 dan post-test = 82,13 diketahui berdasarkan perhitungan diperoleh t-hitung sebesar -17,201 sedangkan t-tabel 1,720 dengan db N-1= 21-1=20, dengan taraf signifikan 0,05 sebesar 1,720 karena t-hitung < t-tabel yaitu -17,201 < 1,720 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi terdapat perbedaan nilai hasil belajar lebih baik antara sebelum (pretest) dan sesudah (post-test) yang menggunakan model Talking Stickberbantu media UTAMA (Ular Tangga Matematika).Kata Kunci : Hasil Belajar , Model Talking Stick, Keefektifan Abstract: Effectiveness Of Talking Stick Learning Models Assisted Media UTAMA (Snake Ladder Mathematics) To Learning Mathematics Students Class V SDN Rejosari 02. This research type is quantitative research in the form of Pre-Experimental Design with One-Group Pretest-Posttest Design . The population of this research is all students of class V SD Negeri Rejosari 02 year lesson 2017/2018. Samples taken were all students of class V which amounted to 21 students using Nonprobability Sampling technique in the form of saturated sampling. The result of the analysis on students' mathematics motivation which is calculated using t-test with the number = 21 students with the average pretest = 24,44 and post-test = 82,13 known by calculation obtained t-count equal to -17,201 while t-table 1,720 with db N-1 = 21-1 = 20, with a significant level of 0.05 of 1.720 because t-count <t-table is -17.201 <1.720 then H0 is rejected and Ha accepted. So there are differences in the value of better learning outcomes between before (pretest) and after (post-test) using Talking Stick model assisted media UTAMA (Snake Ladder Mathematics).Keywords : Learning Outcomes, Model Talking Stick, Effectiveness
Pengembangan Game Edukasi Matematika dengan Pendekatan Etnomatematika Lawang Sewu Kota Semarang Setiawan, Bambang; Handayanto, Agung; Buchori, Achmad
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 6 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v3i6.7999

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, mencari kevalidan serta kepraktisan game edukasi matematika dengan pendekatan etnomatematika berbantu app inventor dengan mengetahui langkah-langkah dalam pembuatan game edukasi matematika sampai produk siap digunakan. Metode penelitian ini adalah Research and Development (R&D) yang berorientasi pada pembuatan produk yaitu game edukasi matematika berupa aplikasi android dengan konten Lawang Sewu. Proses pembuatan dimulai dari menganalisis kebutuhan peserta didik kemudian membuat rancangan desain awal dan isi game tersebut sesuai dengan konten etnomatematika Lawang Sewu berbantu canva sebagai media desain  background dan App inventor sebagai pembuat aplikasi game. Game divalidasi oleh validator ahli media dan validator ahli materi mendapatkan hasil kelayakan produk sebesar 88,8% untuk ahli media dan 85% untuk ahli materi sehingga produk layak dan valid untuk digunakan. Berdasarkan angket kelayakan produk oleh siswa mendapatkan hasil  sebesar 92,77% sehingga produk praktis digunakan dalam pembelajaran dan bisa disebarluaskan.
Efektivitas Model Pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) dan Talking Stick Berbantu Prezi terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X Prasetya, Vito Putra; Prayito, Muhammad; Handayanto, Agung
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v2i1.5762

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan pentingnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas X yang mendapat perlakuan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisionberbantu Prezidan Talking Stick berbantu Prezilebih baik dari konvesional. Desain penelitian ini adalah Quasi Eksperimental Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster Random Sampling. Teknik pengumpulan data dengan teknik wawancara, dokumentasi, dan tes. Hasil penelitian dapat disimpulkan yaitu 1) Terdapat perbedaan hasil belajar siswa dengan model pembelajaran Student Teams Achievement Division  berbantu Prezi, model pembelajaran Talking Stickberbantu Prezidan model pembelajaran konvensional. 2) Model pembelajaran Student Teams Achievement Division  berbantu Prezilebih baik dari konvesional. 3) Model pembelajaran Talking Stick  berbantu Prezilebih baik dari konvesional. 4) Model pembelajaran Student Teams Achievement Division berbantu Prezilebih baik dariTalking Stickberbantu Prezi. 5) Terdapat pengaruh motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar siswa pada model pembelajaran Student Teams Achievement Division  berbantu Prezi. 6) Terdapat pengaruh motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar siswa pada model pembelajaran Talking Stickberbantu Prezi. 7) Hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Student Teams Achievement Division  berbantu Prezi, Talking Stickberbantu Prezi, dan Konvesional mencapai ketuntasan (KKM) baik secara individual maupun klasikal.
Profil Visual Thinking Siswa Kelas X Sekolah Menengah Atas dalam Memecahkan Masalah Matematika Diharto, Diharto; Handayanto, Agung; Nugroho, Aryo Andri
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v3i2.7386

Abstract

Visual thinking merupakan bagian penting dalam berpikir matematis. Untuk itu perlu dilakukan penelitian yang mengungkap profil visual thinking siswa dalam memecahkan masalah matematika.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil visual thinking siswa kelas X sekolah menengah atas dalam memecahkan masalah matematika.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di SMA Al-Azhar 15 Semarang. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes tertulis dan wawancara. Analisis dilakukan bersadarkan data hasil tes tertulis dan hasil wawancara. Selanjutnya dilakukan triangulasi waktu untuk mendapatkan data penelitian subjek yang valid.Berdasarkan hasil analsis data subjek diperoleh, subjek yang memiliki kemampuan pemecahan masalah tinggi dapat menjalankan aktivitas visual thinking, yaitu sedikit lemah di bagian looking dan kuat di bagian seeing, imagining, showing and telling. Subjek yang memiliki kemampuan pemecahan masalah sedang dapat menjalankan aktivitas visual thinking, yaitu kuat di bagian looking, seeing, imagining, dan sedikit lemah di bagian showing and telling. Adapun subjek yang memiliki kemampuan pemecahan masalah rendah dapat menjalankan aktivitas visual thinking, yaitu kuat di bagian looking dan lemah di bagian seeing, imagining, dan showing and telling. Ketiganya tidak mengalami perubahan aktivitas saat menyelesaikan masalah pada waktu yang berbeda.
Efektifitas Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Quantum Berbantuan Geogebra terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Trigonometri Kelas X Belladina, Nibras; Handayanto, Agung; Shodiqin, Ali
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 6 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v1i6.4861

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa, kurangnya pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran, serta kurangnya variasi metode dalam pembelajaran, sehingga motivasi belajar siswa rendah dan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan rata-rata hasil belajar antara siswa yang dikenai model pembelajaran PBLberbantuan Geogebra, QUANTUMberbantuan Geogebradan model konvensional,dan untuk mengetahui model pembelajaran manakah yang lebih baik serta untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar terhadap hasil belajar. Metode pengumpulan data yang digunakan terdiri dari metode wawancara, tes, dan dokumentasi. Kesimpulan penelitian ini yaitu 1)terdapat perbedaan rata-ratanilai hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran PBL berbantu geogebra dan model pembelajaran konvensional. 2) Hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Quantum berbantuan Geogebra lebih baik dari pada siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran konvensional. 3) Hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran PBL berbantuan Geogebra lebih baik dari pada siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran konvensional. 4) Tidak terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara model pembelajaran PBL berbantuan Geogebra dan Quantum berbantuan Geogebra. 5) terdapat pengaruh positif terhadap motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran PBL berbantuan Geogebra. 6) terdapat bpengaruh positif antara motivasi belajar terhadfap hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Quantum berbantuan Geogebra. 7) Terdapat pengaruh positif antara motivasi belajar terhadap hasil belajar yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Kesimpulan yang diperoleh adalah hasil belajar yang menggunakan model pembelajaran PBL dan model pembelajaran Quantum berbantuan Geogebra efektif dan lebih baik daripada pembelajaran konvensional.
Proses Berpikir Siswa Smk Dalam Memecahkan Masalah Matematika ditinjau Dari Gaya Kognitif Field Independent dan Field Dependent Janah, Siti Nur; Rasiman, Rasiman; Handayanto, Agung
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v3i2.7487

Abstract

Perbedaan proses berpikir siswa dalam memecahkan masalah matematika, yaitu terkait dengan penerapan konsep dalam memecahkan masalah matematika. Gaya kognitif dibagi menjadi dua yaitu gaya kognitif field independent (FI) dan field dependent (FD). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir siswa SMK dalam memecahkan masalah matamatika ditinjau dari gaya kognitif field independent dan field dependent. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitiannya yaitu siswa kelas IX TKJ 3 SMK Syafi’i Akrom Pekalongan yang terdiri dari 2 siswa, satu siswa dengan gaya kognitif field independent dan satu siswa dengan gaya kognitif field dependent. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes GEFT untuk menentukan subjek, tes pemecahan masalah untuk mengukur proses berpikir dalam memecahkan masalah matematika dan wawancara merupakan kegiatan tanya jawab untuk mencapai tujuan penelitian. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian ini adalah siswa dengan gaya kognitif field independent memenuhi semua indikatoranatara lain dalam tahap memahami masalah, tahap melaksanakan rencana penyelesaian dan tahap mengecek kembali melakukan proses asimilasii sedangkan untuk tahap merencankan penyelesaian masalah menggunakan proses asimilasi dan akomodasi.  Sedangkan siswa dengan gaya kognitif field dependent dalam tahap memahami masalah melakukan proses asimilasi, tahap rencana penyelesaian melakukan proses akomodasi, tahap melaksanakan rencana penyelesaian melakukan proses asimilasi dan tahap melihat kembali tidak melakukan proses asimilasi dan akomodasi.
Analisis Kemampuan Metakognisi Siswa SMK dalam Pemecahan Masalah Ditinjau dari Gaya Kognitif Reflektif-Impulsif dan Hasil Belajar Muryanti, Muryanti; Handayanto, Agung; Prayito, Muhammad
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v2i1.5763

Abstract

Mengerjakan soal matematika memerlukan pemecahan masalah dan menyadari proses berfikirnya untuk mendapatkan tujuan hasil belajar yang diinginkan. Hasil belajar siswa terdiri dari hasil nilai rendah dan tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan metakognisi siswa SMK dalam pemecahan masalah ditinjau dari gaya kognitif reflektif-impulsif dan hasil belajar. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif.Subjek penelitian ini terdiri dari empat siswa kels X TKRO 1 dari SMK N 5 Semarang tahun ajaran 2018/2019, dua siswa yang bergaya kognitif reflektif dengan hasil belajar rendah tinggi dan dua siswa yang bergaya kognitif impulsif dengan hasil belajar rendah tinggi.  Teknik pengumpulan  data yang digunakan adalah tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan, sedangkan teknik pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi waktu.Hasil penelitian inimendeskripsikan kemampuan metakognisi siswa SMK dilihat dari siswa bergaya kognitif reflektif dan siswa bergaya kognitif impulsif dengan hasil belajar. Dari hasil analisis peneliti, siswabergaya kognitif reflektifmemiliki keterampilan metakognisi yang baik. Sedangkan siswa bergaya kognitif impulsif  menyadari proses berfikirnya namun ada aktivitas metakognisi belum dipenuhi dengan baik. Gaya kognitif reflektif-impulsif dapat mempemgaruhi kemampuan metakognisi dalam proses pemecahan masalah serta dalam mendapatkan hasil belajar yang maksimal.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis dalam Memecahkan Masalah Matematika pada Siswa Kelas XI Ditinjau dari Gaya Belajar Nasika, Devi Shinta; Handayanto, Agung; Albab, Irkham Ulil
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v4i2.9356

Abstract

Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa rendah, salah satu penyebabnya adalah perbedaan gaya belajar yang dimiliki oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dalam memecahkan masalah matematika ditinjau dari gaya belajar visual, gaya belajar auditorial, dan gaya belajar kinestetik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Talun Kabupaten Pekalongan tahun 2020/2021. Subjek penelitian ini adalah 6 siswa kelas XI MIPA terdiri dari 2 siswa gaya belajar visual, 2 siswa gaya belajar auditorial, dan 2 siswa gaya belajar kinestetik. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket gaya belajar, tes kemampuan pemahaman konsep matematis, dan wawancara. Sedangkan triangulasi yang digunakan pada penelitian ini adalah triangulasi metode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 2 siswa dengan gaya belajar visual mampu menguasai 4 indikator atau masing-masing mampu menguasai 69,4% dan 66,67% dari 6 indikator pemahaman konsep matematis dengan kategori sedang. 2 siswa dengan gaya belajar auditorial mampu menguasai semua indikator atau masing-masing mampu menguasai 94,4% dan 97.2% dari 6 indikator pemahaman konsep matematis dengan kategori tinggi. Dan 2 siswa dengan gaya belajar kinestetik mampu menguasai semua indikator atau masing-masing mampu menguasai 100% dan 97,2% dari 6 indikator pemahaman konsep matematis dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa subjek dengan gaya belajar auditorial dan gaya belajar kinestetik lebih banyak menguasai indikator pemahaman konsep matematis daripada subjek dengan gaya belajar visual.