Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analysis of The Influence of Studying at Home Due To The Covid-19 District Towards Academic Achievements Of Students STIkes Panti Waluya Malang Sr. Felisitas A Sri; Monika Luhung; Devanus Lahardo
Jurnal Keperawatan Malang Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Keperawatan Malang (JKM)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIKes Panti Waluya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36916/jkm.v5i2.117

Abstract

Background: Covid-19 disease outbreak has brought urgent changes to various sectors, one of which is the education sector. A new policy also occurs in the world of education to change learning from a learning in a room or a building be a learning at home. Student academic achievement is influenced by several factors such as the number of hours of study per day, environment, learning motivation and quality of teaching. By knowing the dominant factor is expected to be able to improve student academic achievement. Purpose: This study aims to determine the influence of what factors influence academic achievement during study from home (SFH) on students of STIKes Panti Waluya Malang. Methods: This study used a survey of 38 students to collect primary data. The data were processed by multiple linear regression analysis. Results: This study shows that there is a relationship between learning motivation, length of study, quality of teaching and environmental factors on the academic achievement of students at STIKes Panti Waluya Malang (Sig <0.05). Conclusion: The factors that influence academic achievement are the length of study and the quality of learning. The regression coefficient for the length of study variable is 0.086 and the regression coefficient for the quality of learning is 0.039. The dominant factor is the length of study and then the quality of learning
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENERAPAN SELF MANAGEMENT UNTUK MENCEGAH HIPERTENSI PADA LANSIA DI DUSUN SUKOSARI DESA PANDANSARI, PONCOKUSUMO, KABUPATEN MALANG Nanta Sigit; Oda Debora; Devanus Lahardo
ABDIMAS UNWAHAS Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v5i2.3720

Abstract

Kegiatan Pengadian Kepada Masyarakat “Pemberdayaan Masyarakat Dalam Penerapan Self Management Untuk Mencegah Hipertensi Pada Lansia Di Dusun Sukosari Desa Pandansari, Poncokusumo, Kabupaten Malang” dengan bertujuan untuk mengimplementasikan program berbasis masyarakat yang memfasilitasi masyarakat dalam membentuk kelompok masyarakat peduli Hipertensi dan menambah ilmu dan perilaku yang baik tentang penatalaksanaan Hipertensi. Metodologi kegiatan pengabdian ini adalah one group pre post design dengan pelatihan kelompok peduli hipertensi pada kader dan tokoh masyarakat yang diukur pengetahuan, sikap dan self-efficacy sebelum dan seseudah pelatihan. Instrumen yang digunakan adalah pengetahuan, sikap dan self-efficacy berdasarkan penelitian sebelumnya. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi dan Wilcoxon. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah ada perbedaaan yang siginifikan dari pengetahuan, sikap dan self-efficacy kelompok tentang Hipertensi (p value < 0, 05). Melalui pembentukan kelompok masyarakat peduli Hipertensi berbasis masyarakat yang dapat diaplikasikan secara mandiri oleh masyarakat melalui kader kesehatan dengan pengawasan dari petugas kesehatan yang dapat berdampak pada meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kata kunci: Penyakit Hipertensi, Pencegahan, Pengendalian, dan Self Management pada lansia.
Sosialisasi dan pelatihan inovasi produk berbahan dasar jahe dan sereh sebagai aset ekonomi desa Pulungdowo Wiwied Ekasari; Suciati Suciati; Iswajuni Iswajuni; Devanus Lahardo; Ega Widya Prayogo; Afrida Yunda Nirmala; Fakhrina Fauzul Minnah; Viola Puspa Imelda; Dihan Isro Idayati; Lailatul Pratama Putri; Nindya Tresiana Putri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.22208

Abstract

AbstrakDesa Pulungdowo yang terletak di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur memiliki sumber daya alam melimpah yakni jahe dan sereh, yang berpotensi dijadikan produk olahan inovatif dan dapat menjadi komoditas unggulan di Desa Pulungdowo, namun sampai saat ini pemanfaatannya belum maksimal karena kurangnya pengetahuan masyarakat dalam pengolahan serta pemasaran produknya di pasaran. Fokus utama program pengabdian adalah memberikan penyuluhan serta pelatihan baik secara teori ataupun aplikasi dalam pengembangan produk olahan berbasis jahe dan sereh, serta pemanfaatan teknologi guna memasarkan produk secara luas serta bernilai jual. Tujuan khusus yang diharapkan tercapai lewat program pengabdian masyarakat ini adalah produk olahan berbasis jahe dan sereh sebagai industri kreatif yang dapat meningkatkan perekonomian Desa Pulungdowo. Adapun materi penyuluhan diberikan dengan metode ceramah mengenai pemanfaatan tanaman jahe, sereh, dan tanaman sekitar untuk kesehatan serta pembuatan produk olahannya; dan teknik pemasaran produk yang baik. Dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan produk yakni sirup JARECANG, permen agar JARECANG, dan stik daun kelor melalui pendampingan fasilitator. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang dianalisis secara kuantitatif diperoleh nilai rata-rata sebesar 57,67 dan 72,67; yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra terhadap materi penyuluhan yang diberikan. Kata kunci: desa pulungdowo; jahe; sereh; kelor. AbstractPulungdowo Village, which is located in Tumpang District, Malang Regency, East Java, had abundant natural resources such as ginger and lemongrass, which had the potential to be developed into innovative processed products and become superior commodities in Pulungdowo Village. However, their utilization was not yet optimal due to the lack of knowledge among the community in processing and marketing of the products in the market. The main focus of the community service program was to provide education and training, both in theory and application, in the development of ginger and lemongrass-based processed products, as well as the use of technology to market the products widely and of high value. The specific goal that was expected to be achieved through this community service program was the development of ginger and lemongrass-based processed products as a creative industry that could improve the economy of Pulungdowo Village. The education materials were provided through lectures on the use of ginger, lemongrass, and other plants for health and the making of processed products, as well as techniques for marketing the products effectively. This was followed by training on the making of JARECANG syrup, JARECANG agar candy, and moringa leaf sticks through facilitator guidance. Based on the results of pre-tests and post-tests analyzed, an average score of 57.67 and 72.67 was obtained, respectively, indicating an increase in participants’ knowledge. Keywords: pulungdowo village; ginger; lemongrass; moringa.