Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Penggunaan Alat Peraga dalam Pembelajaran PJOK di Sekolah Dasar Negeri 012 Tenggarong Vio Rangga Mauladani; Julianur
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2221

Abstract

Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di sekolah dasar memerlukan dukungan alat peraga agar materi gerak dapat disampaikan secara konkret, menarik, dan mudah dipahami oleh peserta didik. Alat peraga berperan penting dalam meningkatkan keaktifan siswa serta membantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran. Namun, pada kenyataannya pemanfaatan alat peraga di sekolah dasar masih menghadapi berbagai keterbatasan, baik dari segi jumlah maupun kondisi alat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan alat peraga dalam pembelajaran PJOK di SD Negeri 012 Tenggarong, meliputi ketersediaan, kondisi, dan pemanfaatannya dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru PJOK, sedangkan objek penelitian difokuskan pada alat peraga PJOK yang digunakan di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah memiliki beberapa jenis alat peraga yang sebagian besar masih layak pakai dan dimanfaatkan dalam pembelajaran, terutama cone yang paling sering digunakan. Meskipun demikian, terdapat beberapa alat yang mengalami kerusakan sehingga pemanfaatannya belum optimal. Penggunaan alat peraga terbukti mampu meningkatkan keaktifan dan antusiasme siswa selama pembelajaran PJOK. Disimpulkan bahwa alat peraga memiliki peran penting dalam mendukung pembelajaran PJOK yang aktif, menyenangkan, dan bermakna, meskipun masih diperlukan perbaikan dan pengadaan alat untuk menunjang pembelajaran secara optimal.
Pengaruh Kurangnya Sarana dan Prasarana terhadap Prestasi Ekstrakulikuler Bola Voli : Studi Survei pada Siswa Smpn 8 Longkali Jovita Istiqomah; Julianur
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2224

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler bola voli memiliki peran strategis dalam pengembangan prestasi dan motivasi siswa di sekolah menengah pertama. Namun, keberhasilan pembinaan olahraga sekolah sangat dipengaruhi oleh ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi sarana dan prasarana serta pengaruhnya terhadap prestasi dan motivasi siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler bola voli di SMPN 8 Longkali. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif dan desain non-eksperimental. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bola voli, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui angket tertutup berbasis skala Likert empat pilihan dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dalam bentuk persentase dan nilai rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi sarana dan prasarana berada pada kategori rendah dengan persentase sebesar 80%, sedangkan 20% berada pada kategori sedang. Pada variabel prestasi dan motivasi, seluruh responden (100%) berada pada kategori sangat rendah. Temuan ini mengindikasikan adanya kecenderungan hubungan searah antara keterbatasan fasilitas dengan rendahnya prestasi dan motivasi siswa. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa kurangnya sarana dan prasarana berdampak negatif terhadap efektivitas pembinaan ekstrakurikuler bola voli, sehingga peningkatan dan pengadaan fasilitas olahraga menjadi kebutuhan penting untuk mendukung pengembangan potensi dan prestasi siswa secara berkelanjutan.
SERASA (Sistem Pelaporan Jiwa dan Rasa Siswa) sebagai Aplikasi Digital Pemantauan Kesehatan Mental Siswa di SMKN 16 Samarinda Tri Astuti; Alfiza Fakhriya Haq; Julianur
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i2.21536

Abstract

Background: SMKN 16 Samarinda menghadapi keterbatasan dalam pemantauan kesehatan mental siswa karena jumlah guru Bimbingan Konseling tidak sebanding dengan jumlah siswa dan belum tersedia sistem pemantauan berkala yang efektif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan aplikasi SERASA sebagai media pemantauan kesehatan mental siswa yang lebih mudah diakses, sistematis, dan berkelanjutan. Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui pengembangan aplikasi berbasis website, penyusunan buku panduan, sosialisasi penggunaan aplikasi, serta pendampingan pemanfaatan fitur asesmen kesehatan mental, kesejahteraan subjektif, konsultasi daring, dan edukasi kesehatan mental kepada siswa SMKN 16 Samarinda. Hasil: Sebanyak 225 siswa menggunakan aplikasi SERASA. Hasil asesmen kesehatan mental menunjukkan 170 siswa berada pada kategori risiko ringan, 48 siswa risiko sedang, dan 7 siswa risiko berat. Pada asesmen kesejahteraan subjektif, 80 siswa berada pada kategori normal dan 134 siswa pada kategori kurang. Hasil ini menunjukkan bahwa aplikasi dapat digunakan sebagai media skrining awal untuk membantu sekolah memetakan kondisi psikologis siswa dan menindaklanjuti kelompok yang memerlukan pendampingan. Kesimpulan: Program SERASA berpotensi mendukung sekolah dalam pemantauan awal kesehatan mental siswa, tetapi implementasi lanjutan, pendampingan profesional, dan evaluasi berkala tetap diperlukan agar manfaat program lebih berkelanjutan.
The Relationship Between Tactical Knowledge and Playing Experience on Futsal Performance Among Extracurricular Participants at SMA Negeri 1 Loa Janan Hairul Azhar; Julianur; Andri Tria Raharja
Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol. 7 No. 1 (2026): Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/sport-mu.v7i1.3442

Abstract

This study sought to examine, among extracurricular players at SMA Negeri 1 Loa Janan, the relationship between tactical knowledge and playing experience on futsal team performance. With a total sample size of 20 students—9 from grade X, 11 from grade XI—the study used a correlational quantitative approach. Among the research tools were a validated tactical knowledge test (48 items, α=0.87), a playing experience questionnaire, and team performance records from official events. Multiple linear regression with SPSS 26 was applied in data analysis. Team performance (R²=0.592) was shown to be much influenced by tactical understanding (β=0.485, p<0.01) and playing experience (β=0.367, p< 0.05). With mean score of 61.25 (SD=9.12), the tactical knowledge level was essentially in the intermediate range (45%). The study comes to the conclusion that improving tactical knowledge and competition experience helps school futsal team success. One practical result is creating organized tactical learning courses especially for futsal extracurricular activities.
Student Interest and Motivation in Tapak Suci Pencak Silat Extracurricular Activities at Muhammadiyah Loa Janan Vocational High School Sapta Yuanda; Nanda Alfian Mahardhika; Julianur
Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol. 6 No. 1 (2025): Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Extracurricular activities play an important role in student development, especially in martial arts education such as Tapak Suci. However, the declining participation rate in Tapak Suci extracurricular activities in vocational schools indicates potential problems in student interest and motivation that require systematic investigation. This study aims to assess the level of interest and motivation of students in participating in Tapak Suci extracurricular activities at SMK Muhammadiyah Loa Janan and identify factors that influence their participation. A descriptive quantitative research design was used with a survey method. The population consisted of 50 enrolled students, with 30 active participants selected through a total sampling technique. Data were collected using a validated questionnaire based on a modified Likert scale, measuring intrinsic factors (physical, interest, talent, motivation) and extrinsic factors (environment, family, facilities, instructors). The study showed that students' interest and motivation in Tapak Suci extracurricular activities were categorized as moderate to low. Attendance rates indicated that only 60% of enrolled students actively participated in regular training sessions. Intrinsic motivational factors showed a higher influence than extrinsic factors in maintaining student participation. Student interest and motivation in Tapak Suci extracurricular activities need to be improved through better program design, instructor support, and facility development. The findings of this study provide valuable insights into the multifaceted nature of student motivation in Tapak Suci extracurricular activities, highlighting strengths and areas for improvement in the current program implementation. The moderate to high overall motivation level ( M = 2.51) indicates that although students have a basic interest in the curriculum, there is still substantial room for growth. These findings provide valuable insights for educational institutions to develop more effective extracurricular programs