Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Studi Penurunan Konsentrasi Limbah Artificial Fe dengan Metode Elektrokoagulasi Mariza, Elsa; Erawati, Emi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sains dan Teknologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah logam berat seperti logam Fe dapat membahayakan kesehatan manusia, hewan, maupun tumbuhan. Metode elektrokoagulasi adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk menghilangkan logam Fe. Pada penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh konsentrasi limbah dan tegangan terhadap konstanta kecepatan reaksi dan efisiensi penurunan konsentrasi limbah artificial Fe. Limbah Fe artificial dibuat dengan mencampur (FeSO4).7H2O dengan 500 mL aquadest diaduk selama 25 menit dengan kecepatan 600 rpm. Proses elektrokoagulasi dilakukan dengan mengambil sampel limbah dan dimasukkan ke rangkain alat elektrokoagulasi dengan menggunakan variasi konsentrasi (200, 300, dan 400 ppm) dan tegangan (10, 15, dan 20 volt) setiap selang waktu 25 menit sampel tersebut diambil kemudian diuji dengan menggunakan AAS. Berdasarkan penelitian efisiensi tertinggi adalah sebesar 81,20% pada variasi tegangan 15 volt. Konstanta kecepatan reaksi orde satu adalah 0,008 ppm-1 dan R2 sebesar 0,9485 sedangkan konstanta kecepatan reaksi orde dua adalah 0,00007 min-1ppm-1 dengan R2 sebesar 0,8916.
Kinetika Reaksi pada Pengolahan Limbah Fe Sintesis dengan Metode Elektrokoagulasi Erawati, Emi; Nazhifah, Naura
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses industri seperti pertambangan, pelapisan logam, atau pembuatan baterai menghasilkan logam berat yang dibuang ke lingkungan, tentunya hal ini dapat mencemari lingkungan. Dalam jumlah tertentu logam Fe adalah salah satu jenis logam yang dibutuhkan manusia. Namun hal ini akan berdampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan manusia apabila kadar Fe melebihi konsentrasi 1 g/L. Metode elektrokoagulasi merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengolah limbah Fe. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efisiensi penurunan limbah, konstanta kecepatan reaksi, dan reaksi dengan menggunakan variabel jenis elektroda dan jarak antar elektroda. Limbah Fe sintetis dibuat dengan mencampur (FeSO4).7H2O dengan 500 mL aquadest diaduk selama 25 menit dengan kecepatan 400 rpm.= Proses elektrokoagulasi dilakukan dengan memasukkan limba=h Fe sintetis sebanyak 500 mL kedalam rangkaian alat elektrokoagulasi dengan tegangan 10V dengan menggunakan variasi jenis elektroda yaitu Al, Fe, dan Cu dan jarak antar elektroda (4,5, dan 6). Setelah proses elektrokoagulasi sampel limbah diambil setiap 0; 25 ;50; 75; 100; dan 125 menit dan diuji menggunakan AAS. Berdasarkan penelitian efisiensi penurunan limbah tertinggi adalah sebesar 99,99% pada variasi elektroda Cu. Hasil penelitian menunjukkan orde reaksi yang sesuai untuk elektrokoagulasi limbah sintesis Fe adalah orde dua dengan konstanta kecepatan reaksi sebesar 2,4535 ppm-1menit-1.
Pendampingan Pembuatan Penyanitasi Tangan Spray di PAKYM Surakarta Erawati, Emi; Nurwaini, Setyo; Wijayanti, Rita; Permata, Almira; Naufal, Muhammad Raihan; Falakhuddin, Muhammad; Wardhana, Krisna Wisnu; Setiawan, Panji Rasma
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community service was done on 12nd March 2022 in Muhammadiyah Orphanage Hall, Surakarta, Central Java. The community service was followed by Vocational High School student who stay in Muhammadiyah Orphanage Hall as much as 9 students. The nine students were who followed students from 3 vocational high school namely SMK Negeri 5 Surakarta, SMK Muhammadiyah 3 Surakarta, and SMK Muhammadiyah Kartasura. The nine students were majored electrical, automotive and electrical engineering. The aim of community services for giving knowledge not only theory but also practice in making spray hand sanitizer on the other hand spray hand sanitizer was made pass the germ test namely Escherichia Coli bacteria. The community services were divided by 3 steps namely science and technology diffusion, public education, and making hand sanitizer.
Characterization of Activated Coconut Shell Charcoal as a Zinc Absorbent for Used Oil Lubricant Erawati, Emi; Haryanto, Haryanto; Astuti, Neysa Wirantika; Prasetyanti, Annida Mitha
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 15, No 2 (2020): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (December, 2020)
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v15i2.13589

Abstract

Lubricating oil is classified as B3 waste (hazardous and toxic waste). In the lubricating oil consists of zinc waste which is very dangeraous for healt and environment. So that to handle lubricating oil is used the adsorption method using coconut shell as adsorbent. This study aims to determine the efficiency of zinc adsorption on lubricating oil with stirring speed, percent solvent, mesh size, and mass of adsorbent variation; to learn the equibilium equation of adsorpsion of Zn metal ion on the activated carbon of coconut shell charcoal using Freundlich and Langmuir equilibirium; and to calculate adsorbtion kinetic constanta using the pseudo first model or pseudo second order kinetics approach. Coconut shells was heated at a temperature of 300C for 1 hour for the driving process . Furthermore, charcoal was soaked in 25% HCl for 18 hours. After being neutralized to pH 7, the charcoal was activated for 3 hours at a temperature of 500C and stored in a closed place. Coconut shell adsorbent and H2SO4 solvent were put into a beaker glass containing 400 ml of lubricating oil and stirred for 2 hours, every 30 minutes intervals were taken 50 ml to destruction for 2 hours with 68% HNO3. The zinc concentration before and after adsorption were measured using AAS. This study uses the Langmuir isotherm and Freundlich Isotherm models. The greatest efficiency of zinc adsorption with solvent percent variation 0.5% is 95.0567% and 99.9375% in adsorbent mass variation of 10 gram.