Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PEMBUATAN KARBON AKTIF DARI SERBUK GERGAJI KAYU JATI (Tectona grandis L.f.) (SUHU DAN WAKTU KARBONASI) Erawati, Emi; Helmy, Eva Rahmalia Helmy
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa & Bidang Tekni
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama ini kayu jati (Tectona grandis L.f.) merupakan jenis kayu yang banyak digunakan, pengolahannya menjadi perabotan rumah tangga seperti meja, lemari dan lainnya menghasilkan serbuk gergaji. Masih jarang penelitian tentang pembuatan adsorben dari kayu jati. Dengan latar belakang tersebut, peneliti tertarik melakukan penelitian tentang pengaruh suhu dan waktu karbonisasi serta menguji karakteristik arang aktif tersebut. Proses pembuatan karbon aktif dimulai dengan menghaluskan serbuk gergaji kayu jati, mengayak dengan ukuran (-80+100 mesh), merendam selama 24 jam dengan H3PO4 10%, menyaring dan residunya dibilas dengan aquadest hingga netral kemudian dikeringkan selama 3 jam dalam oven 110?C.Proses karbonisasi divariasikan pada suhu 300, 350, 400, dan 450°C. Ulangi penelitian tersebut untuk variasi waktu selama 20, 40, 60, dan 80 menit. Berdasarkan penelitian semakin tinggi suhu karbonisasi dan waktu karbonisasi menghasilkan rendemen, kadar air dan zat mudah menguap yang sedikit namun berbanding terbalik untuk kadar abu dan nilai iodin. Berdasarkan penelitian arang aktif yang dihasilkan sesuai standar SNI No. 06-3730-1995 yaitu hasil rendemen 39,12%; kadar air 1,93%; kadar abu 9,8%; kadar zat menguap 7,9%; kadar karbon terikat 80,36% dan daya serap terhadap iodin sebesar 825,05 mg/g.
Studi Penurunan Konsentrasi Limbah Artificial Fe dengan Metode Elektrokoagulasi Mariza, Elsa; Erawati, Emi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sains dan Teknologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah logam berat seperti logam Fe dapat membahayakan kesehatan manusia, hewan, maupun tumbuhan. Metode elektrokoagulasi adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk menghilangkan logam Fe. Pada penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh konsentrasi limbah dan tegangan terhadap konstanta kecepatan reaksi dan efisiensi penurunan konsentrasi limbah artificial Fe. Limbah Fe artificial dibuat dengan mencampur (FeSO4).7H2O dengan 500 mL aquadest diaduk selama 25 menit dengan kecepatan 600 rpm. Proses elektrokoagulasi dilakukan dengan mengambil sampel limbah dan dimasukkan ke rangkain alat elektrokoagulasi dengan menggunakan variasi konsentrasi (200, 300, dan 400 ppm) dan tegangan (10, 15, dan 20 volt) setiap selang waktu 25 menit sampel tersebut diambil kemudian diuji dengan menggunakan AAS. Berdasarkan penelitian efisiensi tertinggi adalah sebesar 81,20% pada variasi tegangan 15 volt. Konstanta kecepatan reaksi orde satu adalah 0,008 ppm-1 dan R2 sebesar 0,9485 sedangkan konstanta kecepatan reaksi orde dua adalah 0,00007 min-1ppm-1 dengan R2 sebesar 0,8916.
Kinetika Reaksi pada Pengolahan Limbah Fe Sintesis dengan Metode Elektrokoagulasi Erawati, Emi; Nazhifah, Naura
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses industri seperti pertambangan, pelapisan logam, atau pembuatan baterai menghasilkan logam berat yang dibuang ke lingkungan, tentunya hal ini dapat mencemari lingkungan. Dalam jumlah tertentu logam Fe adalah salah satu jenis logam yang dibutuhkan manusia. Namun hal ini akan berdampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan manusia apabila kadar Fe melebihi konsentrasi 1 g/L. Metode elektrokoagulasi merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengolah limbah Fe. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efisiensi penurunan limbah, konstanta kecepatan reaksi, dan reaksi dengan menggunakan variabel jenis elektroda dan jarak antar elektroda. Limbah Fe sintetis dibuat dengan mencampur (FeSO4).7H2O dengan 500 mL aquadest diaduk selama 25 menit dengan kecepatan 400 rpm.= Proses elektrokoagulasi dilakukan dengan memasukkan limba=h Fe sintetis sebanyak 500 mL kedalam rangkaian alat elektrokoagulasi dengan tegangan 10V dengan menggunakan variasi jenis elektroda yaitu Al, Fe, dan Cu dan jarak antar elektroda (4,5, dan 6). Setelah proses elektrokoagulasi sampel limbah diambil setiap 0; 25 ;50; 75; 100; dan 125 menit dan diuji menggunakan AAS. Berdasarkan penelitian efisiensi penurunan limbah tertinggi adalah sebesar 99,99% pada variasi elektroda Cu. Hasil penelitian menunjukkan orde reaksi yang sesuai untuk elektrokoagulasi limbah sintesis Fe adalah orde dua dengan konstanta kecepatan reaksi sebesar 2,4535 ppm-1menit-1.
Pendampingan Pembuatan Penyanitasi Tangan Spray di PAKYM Surakarta Erawati, Emi; Nurwaini, Setyo; Wijayanti, Rita; Permata, Almira; Naufal, Muhammad Raihan; Falakhuddin, Muhammad; Wardhana, Krisna Wisnu; Setiawan, Panji Rasma
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community service was done on 12nd March 2022 in Muhammadiyah Orphanage Hall, Surakarta, Central Java. The community service was followed by Vocational High School student who stay in Muhammadiyah Orphanage Hall as much as 9 students. The nine students were who followed students from 3 vocational high school namely SMK Negeri 5 Surakarta, SMK Muhammadiyah 3 Surakarta, and SMK Muhammadiyah Kartasura. The nine students were majored electrical, automotive and electrical engineering. The aim of community services for giving knowledge not only theory but also practice in making spray hand sanitizer on the other hand spray hand sanitizer was made pass the germ test namely Escherichia Coli bacteria. The community services were divided by 3 steps namely science and technology diffusion, public education, and making hand sanitizer.
Characterization of Activated Coconut Shell Charcoal as a Zinc Absorbent for Used Oil Lubricant Erawati, Emi; Haryanto, Haryanto; Astuti, Neysa Wirantika; Prasetyanti, Annida Mitha
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 15, No 2 (2020): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (December, 2020)
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v15i2.13589

Abstract

Lubricating oil is classified as B3 waste (hazardous and toxic waste). In the lubricating oil consists of zinc waste which is very dangeraous for healt and environment. So that to handle lubricating oil is used the adsorption method using coconut shell as adsorbent. This study aims to determine the efficiency of zinc adsorption on lubricating oil with stirring speed, percent solvent, mesh size, and mass of adsorbent variation; to learn the equibilium equation of adsorpsion of Zn metal ion on the activated carbon of coconut shell charcoal using Freundlich and Langmuir equilibirium; and to calculate adsorbtion kinetic constanta using the pseudo first model or pseudo second order kinetics approach. Coconut shells was heated at a temperature of 300C for 1 hour for the driving process . Furthermore, charcoal was soaked in 25% HCl for 18 hours. After being neutralized to pH 7, the charcoal was activated for 3 hours at a temperature of 500C and stored in a closed place. Coconut shell adsorbent and H2SO4 solvent were put into a beaker glass containing 400 ml of lubricating oil and stirred for 2 hours, every 30 minutes intervals were taken 50 ml to destruction for 2 hours with 68% HNO3. The zinc concentration before and after adsorption were measured using AAS. This study uses the Langmuir isotherm and Freundlich Isotherm models. The greatest efficiency of zinc adsorption with solvent percent variation 0.5% is 95.0567% and 99.9375% in adsorbent mass variation of 10 gram.
PEMBERDAYAAN TP PKK MELALUI PEMANFAATAN DAUN PEPAYA JEPANG DAN DAUN MARENGGO DALAM PEMBUATAN ECOPRINT Emi Erawati; Safira Rijka Ardima; Syahrani Shabrina Dewantari; Zahirah Mentari Supriyono; Zahiyah Wulan Supriyono
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.33770

Abstract

Abstrak: Pengabdian masyarakat ini telah dilaksanakan pada 26 Juli 2025 di Desa Mertan, Sukoharjo. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan anggota TP PKK Desa Mertan, mendorong terciptanya produk unggulan untuk TP PKK Desa Mertan, dan membuka peluang pemasukan tambahan bagi desa melalui usaha kreatif ramah lingkungan. Pengabdian masyarakat diikuti oleh 10 peserta yang dilaksanakan dengan metode sosialisasi dan praktik. Metode sosialisasi dilakukan dengan cara mempresentasikan pengertian ecoprint, daun dan bunga yang bisa digunakan, serta teknik-teknik dalam ecoprint. Sedangkan metode praktik dilakukan dengan mordanting tote bag menggunakan tawas dan soda ash. Tote bag yang telah di mordanting selanjutnya dicetak motifnya dengan teknik pounding. Teknik pounding adalah teknik mencetak motif daun atau bunga ke media cetak seperti kain dengan cara dipukul menggunakan alat pemukul seperti palu. Pengabdian masyarakat ini dimulai dengan pretest dan diakhiri dengan posttest sebanyak 10 pertanyaan. Nilai rata-rata pretest sebesar 44 sementara nilai rata-rata posttest meningkat secara signifikan menjadi 92. Nilai tersebut menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan para peserta terhadap ecoprint.Abstract: This community service program was held on 26 July 2025, at the Mertan Village Hall, Bendosari, Sukoharjo. The purpose of the activity was to educate and train members of PKK on utilizing japanese papaya and marenggo leaves as natural materials for eco-printing on tote bags. The activity was attended by 10 participants and implemented through a combination of presentation-based socialization and practical training. The presentation phase covered an introduction to eco-printing, suitable plant materials, and various techniques. The practical session involved mordanting tote bags with alum and soda ash, followed by motif transfer using the pounding technique. This technique involves transferring natural pigments from leaves or flowers to fabric by physically striking them with a hammer or similar tool. The activity began with a pre-test and concluded with a post-test. The average pre-test score was 4.4, while the post-test score improved significantly to 9.2, indicating increased participant understanding and skill.