Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analysis of Effective Location of Shear Wall for High Rise Building with U – Configuration Mentari, Sekar; Nursani, Rosi
Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 23, No 2 (2021): Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan
Publisher : Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jtsp.v23i2.32009

Abstract

Indonesia is one of the countries that is prone to earthquakes. In addition to the dead loads, superimposed dead loads, and live loads, the design of buildings in Indonesia must be concerned with earthquake loads. Installing shear walls in the building structure as the Special Moment Frame Dual System is one of a solution to withstand earthquake loads. However, the location of shear walls must be considered, especially in buildings with horizontal irregularities. This study aims to determine the optimum location of the shear walls in a 10-storey building that has U-configuration with dynamic earthquake loads. This research is a numerical simulation ran by modelling the structure with software. To know the effect of the shear wall’s location on a building, several variations of the shear wall configuration with different positions have been conducted. It can be seen the lateral displacement of each floor and the shear force are the response structure to withstand the dynamic earthquake loads. Shear walls that are located close to the center of mass of the building are the optimum variation because the position of the shear wall is the closest to the core area of the building, which is the rotational axis of the building.
Analysis of Effective Location of Shear Wall for High Rise Building with U – Configuration Mentari, Sekar; Nursani, Rosi
Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 23, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jtsp.v23i2.32009

Abstract

Indonesia is one of the countries that is prone to earthquakes. In addition to the dead loads, superimposed dead loads, and live loads, the design of buildings in Indonesia must be concerned with earthquake loads. Installing shear walls in the building structure as the Special Moment Frame Dual System is one of a solution to withstand earthquake loads. However, the location of shear walls must be considered, especially in buildings with horizontal irregularities. This study aims to determine the optimum location of the shear walls in a 10-storey building that has U-configuration with dynamic earthquake loads. This research is a numerical simulation ran by modelling the structure with software. To know the effect of the shear wall’s location on a building, several variations of the shear wall configuration with different positions have been conducted. It can be seen the lateral displacement of each floor and the shear force are the response structure to withstand the dynamic earthquake loads. Shear walls that are located close to the center of mass of the building are the optimum variation because the position of the shear wall is the closest to the core area of the building, which is the rotational axis of the building.
Kekuatan Struktur Jembatan terhadap Beban Gempa (Studi Kasus: Jembatan Cisomang Tol Purbaleunyi STA 100+700): Strength Analysis of Bridge Structure Based on Earthquake Load (Case Study: Cisomang Bridge Pubaleunyi Toll STA 100+700) Khairurrijal; Muhammad Fauzan; Sekar Mentari
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 7 No. 1: April 2022
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.7.1.17-32

Abstract

Kejadian-kejadian gempa besar yang pernah terjadi di Indonesia, mengisyaratkan bahwa upaya preventif perlu dilakukan dalam perancangan struktural pada suatu jembatan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis besarnya gaya dalam maksimum pada kondisi layan dan ultimit, menghitung jumlah tulangan PCI girder dan pier column, serta menganalisis periode getar, kekakuan struktur, dan displacement yang terjadi. Penelitian menggunakan data sekunder as built drawing jembatan berupa data gambar dan dimensi girder, deck, pier head, dan pier column serta data material Jembatan Cisomang. Metode yang digunakan adalah pemodelan dan analisis gaya dalam menggunakan software CSI Bridge ver 22. Nilai kekakuan dari struktur Jembatan Cisomang didapatkan sebesar 176.682,1 kN/m. Besarnya perpindahan yang terjadi masih dibawah nilai displacement izin sebesar 168 mm. Girder dapat menahan momen dengan jumlah tendon 21 diameter 13 mm dan tulangan lentur (162D16). Namun, jumlah tendon dan tulangan lentur tersebut tidak memenuhi syarat tulangan lentur maksimum. Tulangan eksisting pada pier column mampu menahan gaya dalam yang bekerja sehingga tidak diperlukan tambahan tulangan.
Analisa Perhitungan dan Biaya pada Pekerjaan Spider Glass Fin System di Proyek Landmark Pluit Samuel Samuel; Sekar Mentari
Jurnal Civronlit Unbari Vol 7, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/civronlit.v7i1.92

Abstract

Kemajuan suatu kota dapat dikenali dari banyaknya bangunan - bangunan bertingkat tinggi yang pada umumnya memakai dinding kaca sebagai lapisan luarnya. Obyek Studi kasus adalah Gedung Landmark Pluit, gedung tersebut akan diperlengkapi dengan dinding kaca terbuka setinggi 7.7 m. Meskipun bukan struktur utama, tetapi karena beresiko tinggi menerima kondisi lingkungan tidak bersahabat, yang direpresentasikan dalam bentuk tekanan angin rencana sebesar 100 kg/m2 , maka perlu dievaluasi analisa strukturnya. Dinding kaca tinggi tersebut tidak terbuat dari dinding kaca utuh, tetapi terdiri dari panel-panel kaca mandiri ukuran 3900 x 1500mmdan 3800 x 1500mm, yang tersusun pada suatu konfigurasi tertentu. Tiap-tiap panel ditumpu pada empat titik memakai spider buatan Kin-Long, Cina. Dinding kaca akan terhubungkan pada sirip kaca membentuk sistem struktur penahan lateral.Panel fasade kaca tebalnya 12 mmdan sirip kaca tebalnya 19 mm, sehingga sirip kaca 19mm adalah yang paling menentukan. Akibat dari tekanan angin yang akan terjadi maka deformasinya tidak bisa diabaikan lagi, oleh karena itu analisa harus benar benar tepat.Selain dari analisa perhitungan struktur, analisa biaya diperlukan untuk mengidentifikasi komponen biaya pekerjaan dan total rencana biaya untuk pekerjaan spider glass fin system ini
DESIGN OF STEEL STRUCTURE ELEMENTARY SCHOOL BUILDING SDN 05 PAGI IN CIBUBUR Putri Ayu Widyaningrum; Sekar Mentari
Journal of Development and Integrated Engineering Vol 2, No 2 (2022): Journal of Development and Integrated Engineering, v2i2 December 2022
Publisher : Program Studi Arsitektur S-2 Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract—The compressive strength of concrete can be used to increase the strength of steel beams, especially in the positive moment region. From the composite action that occurs it is expected to reduce the size of the steel profile to be used. This thesis compiles a plan using Composite Steel Beams and End Plate Connections, using the SAP2000v23 program for static calculations, and calculation of beam and column dimensions as well as connection and base plate planning. To analyze the dimensions of the required WF Steel Profiles for Columns, Composite Beams, beam-column connections, main beams-joists, and floor slabs. From the analysis results, the dimensions for main beams are WF 400x200x8x13 and WF 450x200x9x14, for joists using WF 300x150x8x13, and for columns using WF 350x350x12x19. The design of the connection on the flanged beams uses an End Plate with a plate thickness of 18 mm and the number of bolts is 8 Ø 24 mm. The connection design for the web beam-column connection uses an End Plate with a thickness of 10 mm and a total of 8 Ø 20 mm bolts. The connection design for the main beam-subbeam and the joist beams uses an angled profile of 80x80x8 and the number of bolts is 4 Ø 22 mm. The required base plate size is 550x550x45mm using 8 Ø 19 mm anchors with a length of 800 mm. Keywords : Steel Structure, Composite, SAP2000v23
Evaluasi Geometri Jalan Menggunakan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) pada Jalan Lingkar Dramaga Bogor Simanjorang, Bernando Agung Saputra; Sutoyo, Sutoyo; Mentari, Sekar; Sudibyo, Tri
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 8 No. 3: Desember 2023
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, IPB University and The Institut of ENgineering Indonesia (PII), Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.8.03.183-192

Abstract

Di Indonesia umumnya evaluasi geometri jalan dilakukan dengan cara konvensional seperti menggunakan theodolite atau total station. Kegiatan evaluasi merupakan bagian dari monitoring untuk memantau setiap perubahan kondisi jalan baik profil, kepadatan kendaraan dan lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi kondisi eksisting geometri jalan menggunakan UAV serta menganalisis ketelitian fotogrametri. Lokasi yang diambil dalam penelitian ini bertempat di Jalan Lingkar Dramaga. Kegiatan dilakukan dengan pengambilan foto udara menggunakan UAV bereferensi Titik Kontrol Bantu BIG pada beberapa Ground Control Point (GCP). Evaluasi dilakukan terhadap alinyemen horizontal dan alinyemen vertikal jalan. Evaluasi ini dilakukan setelah dilakukan proses orthophoto terhadap hasil foto udara. Alinyemen horizontal yang dievaluasi berupa sudut belokan, radius belokan, panjang belokan, dan sisipan antar dua tikungan. Evaluasi alinyemen vertikal berupa panjang lengkung dan kelandaian jalan. Hasil uji akurasi berdasarkan kondisi eksisting jalan sebesar 99.2% untuk orthophoto tanpa koreksi dan 99.6% untuk orthophoto terkoreksi ground control point. Berdasarkan hasil evaluasi terhadap kondisi eksisting jalan, alinyemen horizontal jalan telah memenuhi SNI T-14-2004 sedangkan pada alinyemen vertikal terdapat nilai kelandaian yang melebihi pada segmen A1-A2 sehingga dilakukan rekomendasi perbaikan berupa penambahan elevasi sebesar 0.50 m pada STA 0+390 berupa penambahan lapisan perkerasan.
Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Proyek “XYZ” Dwiantoro, Deny; Yoansa, Acep Yosep; Indrayana, Desiderius Viby; Mentari, Sekar; Widyatami, Filki Suri
Jurnal Talenta Sipil Vol 7, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v7i1.490

Abstract

A project tends to experience delays if planning and control are not carried out properly. Various things can happen in a construction project that can cause an increase in processing time so that project completion is delayed. The purpose of this research is to identify and classify the factors that cause delays in the "XYZ" project. This data processing uses the help of the SPSS (Statistical Product and Service Solution) computer program version 23.00. Data analysis techniques using validity, reliability and factor analysis techniques. The results of this study obtained 3 new factors from the extraction results of factor analysis, namely: Lack of Expertise and Slow Material Mobilization (Xb1), Lack of Planning and Inadequate Quality of Workforce (Xb2), Changes in Scope and Work Documents (Xb3).
Respon Struktur Gedung Bertingkat Banyak Dengan Layout Persegi Panjang Menggunakan Dinding Geser di Perimeter Bagian Luar Dan Bagian Dalam Sekar Mentari
Jurnal Teknik Sipil Vol 16 No 2 (2020): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v16i2.2772

Abstract

Intensitas gempa yang terjadi di Indonesia cukup banyak, maka gedung – gedung tinggi yang ada di daerah – daerah di Indonesia harus didesain tahan gempa. Penelitian ini dilakukan secara numerik dimana modelisasi dari struktur bangunan dilakukan dengan menggunakan software ETABS yang berbasis metode elemen hingga untuk mengetahui respon struktur dari gedung bertingkat dengan layout persegi panjang akibat adanya dinding geser yang berada di bagian dalam dan sisi luar gedung. Hasil modelisasi numerik dari respon struktur gedung menunjukkan bahwa mode shape pertama dan kedua tidak menunjukkan rotasi dan pada mode shape ketiga barulah terjadi rotasi. Partisipasi massa juga telah mencapai 90% pada pola ragam getar ke 7 untuk arah X, pola ragam getar ke 8 untuk arah y, dan pola ragam getar ke 9 untuk arah Z. Gaya geser dasar struktur hasil analisis dinamik juga belum memenuhi persyaratan 85% gaya geser statik untuk di arah X sehingga perlu dilakukan skala pembesaran. Respon terakhir yang dilihat adalah simpangan antar tingkat dari model struktur dimana masih dibawah dari simpangan izin yang diizinkan, namun memiliki selisih nilai yang cukup banyak.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Konstruksi Pembangunan Gedung Resto Apung Muara Angke Pajri, Syahrul; Widyatami, Filki Suri; Mentari, Sekar
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v7i2.14392

Abstract

Berdasarkan BPJS Ketenagakerjaan, Data angka kecelakaan kerja di Indonesia menunjukkan peningkatan. Kecelakaan kerja yang terjadi pada tahun 2020 adalah sebanyak 221.740 kasus, dan di tahun 2021 menjadi sebanyak 234.270 kasus, naik 5,65% dari tahun sebelumnya. Penerapan safety induction dan mekanisme penggunaan APD merupakan prioritas bagi keselamatan  pekerja. Akan tetapi, pada pelaksanaan di lapangan, masih saja terdapat pekerja yang tidak  mengikuti aturan yang sudah ditetapkan perusahaan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh variabel Jenjang Pendidikan, Tingkat Jabatan dan Pengalaman bekerja pada penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di pembangunan proyek konstruksi Gedung Resto Apung Muara Angke Jakarta Utara. Penelitian ini menggunakan Metodelogi Kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui riset lapangan, kuisioner, pengutipan langsung dan riset kepustakaan. Teknik statistika yang digunakan saat analisa data adalah uji validasi, uji reabilitas dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis  penelitian, dapat disimpulkan bahwa variabel pendidikan, jabatan dan pengalaman bekerja berpengaruh terhadap variabel K3, dengan nilai relatif level Jenjang Pendidikan Sebesar 25,08%, Tingkat Level Jabatan sebesar 30,93%, dan Pengalaman Bekerja sebesar 43,99%. Penerapan K3 pada pembangunan proyek konstruksi Gedung Resto Apung Muara Angke sudah dilakukan dengan baik ditunjukan dengan adanya program  sosialisasi K3, penerapan rambu keselamatan dan spanduk K3, penerapan APD, prosedur Job Safety Analysis (JSA), dan Identifikasi Bahaya, Penilaian dan Pengendalian Risiko (IBPR) yang  dilaporkan ke manajemen, sehingga untuk selanjutnya penerapan K3 perlu dipertahankan dengan terus melakukan monitoring dan evaluasi berkala.
Analisis Kekuatan Struktur Atas Jalan Layang terhadap Beban Gempa (Studi Kasus: 6 Ruas Tol Dalam Kota Jakarta Tahap 1 Seksi A) Ridwan, Aini Maryam; Fauzan, Muhammad; Mentari, Sekar
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 5 No. 1: April 2020
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.5.1.41-50

Abstract

The high potential earthquake in Indonesia made the earthquake an important factor in the planning of a building. The study aims to do the way of modeling, analyzing the inner style, displacement occurring in the current earthquake structure and knowing the vibration period and the stiffness of the structure. Research conducted in Kelapa Gading North Jakarta. Research using secondary data obtained from KSO Jaya Konstruksi-Adhikarya by using CSI Bridge. The flyover modeling is based on secondary data. The results show that 12 vibration modes may occur in the flyover structure. The largest period occurred in mode 1 that was equal to 0.84 sec which represented the behavior of the structure so that the total stiffness value of the structure was 275512.95 kN/m. Structures can be categorized as a flexible structure. Displacement is the structure of 92.5 mm and is still below the value of allowable displacement so it could be classified as the safe category. The force that occurs in the structure of the axial force, shear force, torsion, and flexure moment. Keywords: CSI Bridge, displacement, earthquake, flyover, force.