Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Kestabilan Transien Dan Mekanisme Pelepasan Beban Di PT. Pusri Akibat Penambahan Generator Dan Penambahan Beban Baghazta Akbar Arzandhy; Margo Pujiantara; Daniar Fahmi
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.804 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.21145

Abstract

PT. Pusri Palembang adalah perusahaan yang didirikan sebagai produsen pupuk nasional yang juga bertanggung jawab dalam melaksanakan distribusi dan pemasaran pupuk bersubsisdi untuk mendukung program pangan nasional. Untuk memenuhi kebutuhan produksi PT. Pusri Palembang melakukan penambahan pabrik baru. Maka untuk menjaga kontinuitas sistem kelistrikan yang ada diperlukan penambahan 1 unit pembangkit baru, pada mulanya ada 4 unit pembangkit yang beroperasi menjadi 5 unit pembangkit. Akibat penambahan pabrik baru ini, kestabilan transien pada plant belum dianalisis secara mendalam, sehingga perlu dilakukan studi stabilitas transien untuk mengetahui keandalan sistem saat terjadi gangguan transien. Pada penelitian ini akan dilakukan analisis kestabilan transien akibat generator lepas, motor starting, dan hubung singkat kemudian akan dilakukan perancanggan mekanisme load shedding agar sistem mampu mempertahankan kestabilannya dan kontinuitas aliran daya tetap terjaga. Hasil simulasi menunjukkan bahwa saat salah satu generator outage pada case A dan saat generator P1B atau STG outage pada case B memerlukan mekanisme load shedding. Mekanisme load shedding yang dilakukan menggunakan standar frekuensi. Saat kasus hubung singkat pada bus SG-3301, SG-SB, dan STG_1 memerlukan mekanisme load shedding. Selain itu, kasus motor starting masih diperbolehkan saat 5 generator ON karena tidak memberikan efek yang singnifikan pada respon tegangan, frekuensi, dan sudut rotor pada sistem.
Analisis Karakteristik Busur Api Listrik Tegangan Rendah Pada Hubung Singkat Langsung Melalui Sinkronisasi Penginderaan Termal Bunga Api Dan Arus Hubung Singkat Rifki Wiryatama; Dimas Anton Asfani; Daniar Fahmi
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.639 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.21148

Abstract

Salah satu bahaya yang bisa timbul akibat penggunaan listrik adalah gangguan hubung singkat yang bisa menimbulkan busur api listrik dan memicu terjadinya kebakaran. Kasus kebakaran yang disebabkan oleh hubung singkat listrik pada tegangan rendah meningkat setiap tahun. Pada beberapa kasus, kebakaran pada instalasi tegangan rendah disebabkan oleh adanya gangguan hubung singkat yang tidak menyebabkan putusnya fuse pengaman atau breaker yang diawali dengan munculnya busur api listrik. Dalam eksperimen ini akan dilakukan simulasi kejadian hubung singkat pada kabel serabut tegangan rendah ukuran 1.5mm2, dengan variasi jumlah serabut yang mengalami kontak. Ketika busur api listrik terjadi, arus dan tegangan busur api akan direkam. Selain itu, dalam waktu yang sama, proses terjadinya busur api listrik akan direkam melalui kamera termal. Data arus dan tegangan akan disinkronisasikan dengan data hasil pencitraan busur api listrik pada kamera termal. Hasil sinkronisasi ini akan dianalisa, sehingga dapat menghasilkan suhu maksimum busur api, data luas busur api, waktu peluruhan suhu busur api, arus maksimum ketika terjadi busur api, dan durasi terjadinya gangguan hubung singkat. Hasil studi ini diharapkan dapat membantu pembuatan alat proteksi busur api listrik tegangan rendah pada penelitian selanjutnya.
Desain dan Implementasi Z-Source Inverter 3 Fasa dengan Metode Simple Boost Control untuk Suplai Motor Induksi Rifki Dwisetyo Wicaksono; Dedet Candra Riawan; Daniar Fahmi
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1072.658 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.21154

Abstract

Aplikasi dari energi terbarukan semakin banyak dikembangkan terutama penelitian mengenai photovoltaic dan fuel cell. Namun, kendala utama pada photovoltaic dan fuel cell yaitu memiliki tegangan keluaran yang rendah sehingga diperlukan sebuah konverter peningkat tegangan sebelum dapat diaplikasikan untuk inverter. Penggunaan inverter dengan penambahan topologi peningkat tegangan menyebabkan rugi – rugi konverter semakin besar. Selain itu, kendala utama pada topologi voltage source inverter yaitu tidak dapat beroperasi sebagai buck-boost konverter, diperlukannya dead time pada kontrol gate, dan kondisi shoot through zero state akan menyebabkan kerusakan pada inverter. Oleh karena itu, diperlukan desain topologi inverter yang memiliki kemampuan konversi boost dan tahan terhadap kondisi shoot through zero state. Z-Source inverter merupakan pengembangan dari voltage source inverter dengan penambahan rangkaian sumber impedansi dan kontrol penyalaan menggunakan simple boost control. Efisiensi Z-Source inverter dapat mencapai 88%. Faktor peningkatan tegangan dapat mencapai 2.4 kali dengan menggunakan shoot through duty ratio sebesar 16%. Z-Source inverter mampu mengontrol kecepatan motor induksi berdasarkan v/f konstan dengan cara merubah nilai shoot through duty ratio dan frekuensi fundamental. Jadi inverter ini sangat cocok untuk diaplikasikan sebagai topologi dengan kemampuan meningkatkan tegangan input dan digunakan sebagai kontrol kecepatan motor induksi.
Pendekatan Dengan Cuckoo Optimization Algorithm Untuk Solusi Permasalahan Economic Emission Dispatch Agil Dwijatmoko Rahmatullah; Rony Seto Wibowo; Daniar Fahmi
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.852 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.22610

Abstract

Economic Dispatch adalah upaya untuk meminimalkan biaya operasi unit pembangkit dengan tetap memperhatikan batasan teknis dari masing-masing unit pembangkit, harga bahan bakar, biaya pemeliharaan dan lain sebagainya. Di sisi lain, unit pembangkit termal menggunakan bahan bakar fosil sebagai bahan bakar boiler untuk membangkitkan energi listrik, sehingga sisa hasil pembakaran dari unit pembangkit ini menghasilkan emisi gas buang yang menyebabkan polusi serta mencemari lingkungan. Melalui dua permasalahan tersebut metode optimasi algoritma cuckoo yang diadaptasi dari cara burung cuckoo dalam berkembang biak, sarang yang menghasilkan generasi baru cuckoo direpresentasikan sebagai solusi baru untuk permasalahan optimasi dalam meminimalkan biaya bahan bakar dan emisi gas buang. Hasil dari metode optimasi algoritma cuckoo, pada saat nilai pembobot seimbang yaitu 0,5, untuk fungsi biaya bahan bakar didapatkan 18940,40 dengan pengurangan biaya sebesar 1745,3 dan untuk fungsi emisi didapatka 839,94 dengan pengurangan emisi sebesar 187,35.
Analisis Karakteristik Fenomena Pre-Breakdown Voltage Berbasis Pengujian pada Media Isolasi Minyak I Made Yulistya Negara; Daniar Fahmi; Dimas Anton Asfani; Dwi Krisna Cahyaningrum
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16 No 3 (2017): (September - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.033 KB) | DOI: 10.24843/MITE.2017.v16i03p20

Abstract

Pre-breakdown voltage is a phenomenon of dielectric breakdown affecting insulation’s performance. The faster pre-breakdown voltage of insulation, the more significant its dielectric degradation. In this paper, pre-breakdown voltage in oil insulation was investigated by using DC high voltage in laboratory scale. Under testing, the streamer development was recorded by using a high-resolution camera. The measured current was synchronized with an image that was picked up during the oil insulation testing. By this experiment, the characteristics of the current in phenomenon pre-breakdown voltage at oil insulation was studied. The results showed that the measured current of pre-breakdown phenomenon in oil insulation under 28 kV to 30 kV excitation voltage is in a range 100 mA - 150 mA.
Analisis Distribusi Medan Listrik pada Isolator Gantung Jenis Polimer akibat Pengaruh Kontaminan Daniar Fahmi; I Made Yulistya; Dimas Anton Asfani; Yusrizal Afif
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 4 No 2: September 2015
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.631 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v4n2.158.2015

Abstract

The paper investigates the electric field distribution in polymer suspension insulator when exposed to contaminants. The analyzed suspension insulator has glass core and will be simulated using FEM (Finite Element Method) software. Contaminant used is sea water. Simulations carried out by comparing the condition of the electric field on the surface of the insulator which is contaminated by seawater with normal conditions. In addition, the influence of the contact angle on the characteristics of the electric field distribution in insulators will also be analyzed. Therefore, the shape of contaminants are varied by considering the contact angle Then, to determine the deeper influence of contaminant, the analysis is carried out in three different places, which is the core part, the surface of the insulator and the fin closest to the working voltage insulator. From the conducted analysis, it is known that the contaminants are not much affected the electric field distribution at the core, but became very influential in the distribution of the electric field at the surface of the insulator and the fin closest to the working voltage insulator. Furthermore, the contact angle of contaminants affects the characteristics of the distribution of the electric field significantlyKeywords : Glass Core Rod, Polymer Suspension Insulator, Sea Water Contaminant, Contact Angle Abstrak—Paper ini menyelidiki distribusi medan listrik pada isolator gantung berbahan polimer ketika isolator tersebut terkena kontaminan. Isolator gantung yang dianalisis mempunyai inti gelas dan akan disimulasikan menggunakan perangkat lunak berbasis FEM (Finite Element Method). Kontaminan yang digunakan adalah air laut. Simulasi dilakukan dengan membandingkan kondisi medan listrik pada permukaan isolator yang terkontaminasi air laut dengan kondisi normal. Selain itu, juga akan dianalisis pengaruh sudut kontak terhadap karakteristik distribusi medan listrik di isolator. Oleh karena itu, bentuk kontaminan divariasikan dengan mempertimbangkan sudut kontak Kemudian, untuk mengetahui pengaruh lebih dalam, analisis dilakukan di tiga tempat yang berbeda, yaitu pada bagian inti, permukaan isolator dan sirip terdekat dengan tegangan kerja isolator. Dari analisis yang dilakukan, diketahui bahwa kontaminan yang menempel tidak banyak mempengaruhi persebaran medan listrik pada bagian inti, namun menjadi sangat berpengaruh pada persebaran medan listrik di permukaan isolator dan sirip terdekat dengan tegangan kerja isolator. Lebih jauh lagi, sudut kontak dari kontaminan mempengaruhi besar dan karakteristik dari persebaran medan listrik secara signifikan.Kata Kunci : Batang Inti Bahan Gelas, Isolator Gantung Polimer, Kontaminan Air Laut, Sudut Kontak
Demagnetization Method for Reducing Inrush Current of Single Phase 1 kVA Transformer I Made Yulistya Negara; Dicky Wahyu Darmawan; Ryan Nurdianto; Dedet Candra Riawan; Arif Musthofa; Dimas Anton Asfani; Mochammad Wahyudi; Daniar Fahmi
JAREE (Journal on Advanced Research in Electrical Engineering) Vol 1, No 1 (2017): April
Publisher : Department of Electrical Engineering ITS and FORTEI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25796216.v1.i1.4

Abstract

This study deals with an effort to reduce inrush current of single phase transformer during its energizing. Inrush current affected by residual flux was minimized using demagnetization method in order to reduce residual flux trapped in the core of transformer. Two methods of demagnetization namely variable frequency-constant voltage (VFCV) and variable voltage–constant frequency (VVCF) were applied and the effectiveness of both methods were then compared. Both methods were supplied with alternated direct current (DC), however the one was changed its frequency and the other one was changed its voltage. The results obtained after transformer was demagnetized using these methods show that VFCV method educed inrush current up to 76%, on the other hand VVCF ethod reduced inrush current only up to 37%. Moreover, demagnetization time process of VFCV method was about 1.46 s, which is 1 s faster than VVCF method.Keywords: demagnetization; inrush current; variable voltage-constant frequency; variable frequency-constant voltage
Design of Motor Current Signature Analysis (MCSA) Based on LabVIEW for Online Detection of Induction Motor Faults Dimas Anton Asfani; Soedibyo Soedibyo; I Made Yulistya Negara; Daniar Fahmi; Muhammad Eko Septiawan; Mochammad Wahyudi; Neisya Islamey Rifma
JAREE (Journal on Advanced Research in Electrical Engineering) Vol 1, No 2 (2017): October
Publisher : Department of Electrical Engineering ITS and FORTEI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25796216.v1.i2.20

Abstract

Induction motor is the most common used electric motor in industry. Along with its operation, induction motor can savere certain damage which is generally dominated by internal fault, such as s rotor fault, stator fault, and bearing fault. In this paper, the online detection based on motor current signature analyses (MCSA) for such faults was designed using LabVIEW. MCSA was performed to obtain the frequency which indicated the presence of certain damage of induction motor. The experimental result showed that the accuracy of proposed method reached 90 %. Keywords: induction motor; online detection; rotor fault; stator fault; bearing fault; MCSA.
Electromagnetic Field Analysis on Asymmetrical Three Phase Transformer Arief Budi Ksatria; I Made Yulistya Negara; Dimas Anton Asfani; I Gusti Ngurah Satriyadi Hernanda; Daniar Fahmi; Muhammad Sulthon Novera Rega
JAREE (Journal on Advanced Research in Electrical Engineering) Vol 3, No 1 (2019): April
Publisher : Department of Electrical Engineering ITS and FORTEI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25796216.v3.i1.69

Abstract

This study deals with the effect of core lamination thickness on asymmetrical three-phase transformer to hysteresis curve. The asymmetrical three-phase transformer is a transformer that has different leg-length. The used transformer in this research has 5-kVA rating, and E-I core-cutting topology, and a larger leg size on center compared to the the side-legs of the transformer. Research on the effect of transformer core lamination thickness was done using finite-element method (FEM) to find out the magnetic field density (B) distribution and magnetic field intensity (H) at some points which the flux distribution flows. Variables of thicknesses used in the study were either intact or non-laminated-core transformer, 2.5 cm-laminated transformer core, and 0.03 cm-laminated transformer core. Each transformer has 39 monitor points to obtain the maximum value of B and H. Based on the simulation results, the highest magnetic field density value is in the transformer with 0.03 cm-laminated core, which is 2.174 Vs/m2 and the magnetic field density with the highest absolute average is in a transformer with a non-laminated-core, which is 1.837 Vs/m2. At the branching point of the core-cutting of the transformer with 0.03 cm-laminated transformer core have the highest magnetic field intensity value compared to the non-laminated-core transformer and 2.5 cm-laminated.Keywords: asymetrical leg, electromagnetic field, finite element method, hysteresis curve, three phase transformer.
Ferroresonance Signal Analysis with Wavelet Transform on 500 kV Transmission Lines Capacitive Voltage Transformers I Gusti Ngurah Satriyadi Hernanda; I Made Yulistya Negara; Adi Soeprijanto; Dimas Anton Asfani; Mochammad Wahyudi; Surya Dwi Kisdarmawan; Daniar Fahmi
JAREE (Journal on Advanced Research in Electrical Engineering) Vol 1, No 1 (2017): April
Publisher : Department of Electrical Engineering ITS and FORTEI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25796216.v1.i1.8

Abstract

This paper deals with ferroresonance detection on an transmission line utilizing wavelet transform. The ferroresonance involving linear capacitor and non-linear inductor was triggered by the disturbances of power system, such as lightning strike, switching operation and ground fault. The primary voltage of capacitive voltage divider (CVT) was observed as response of the triggered ferroresonance. The voltage signal was processed using wavelet daubechies (db5) until 9 levels. The cyclic cumulative energy for each condition was then calculated and compared. The result shows that the cyclic cumulative energy ratio and duration of period of cumulative energy deviation can be used as ferroresonance detection parameters.Keywords: ferroresonance; capacitive voltage divider, wavelet transform