Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Optimasi Koordinasi Sistem Proteksi Inverse-time Over Current Relay pada Sistem Distribusi Radial dengan Pertimbangan Distributed Generator untuk Studi Kasus Area Lahat, Sumatera Selatan Farrel Grady Savio; Margo Pujiantara; Ni Ketut Aryani
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i2.67002

Abstract

PT. PLN merupakan perusahaan yang menyediakan jasa kelistrikan di Indonesia. Agar kontinuitas listrik tetap terjaga PT. PLN area Lahat menambahkan Distributed Generator pada jaringan listriknya. Dengan adanya penambahan Distributed Generator maka koordinasi proteksi pada PT. PLN area Lahat perlu dievaluasi kembali. Koordinasi proteksi yang tepat dibutuhkan agar kontinuitas sistem kelistrikan dapat terjaga dan gangguan yang terjadi dapat diamankan secara selektif dan akurat. Peralatan proteksi yang digunakan pada paper ini adalah Fuse Cut Out dan Overcurrent Relay atau rele arus lebih. Fuse merupakan peralatan proteksi yang digunakan pada transformator distribusi dan saluran cabang pada jaringan distribusi sedangkan rele arus lebih digunakan untuk merasakan gangguan hubung singkat yang terjadi dan mengirimkan sinyal pada Circuit Breaker / Pemutus Tenaga. Koordinasi antara rele primer dan rele backup perlu diperhatikan agar ketika rele primer gagal bekerja mengisolasi gangguan maka rele backup dapat mengisolasinya sesuai dengan CTI (Coordination Time Interval) yang dipilih. Pada umumnya perhitungan nilai TDS (Time Dial Setting) rele arus lebih inverse dilakukan dengan cara manual yang membutuhkan waktu cukup lama. Agar perhitungan nilai TDS dapat dicapai lebih cepat maka pada paper ini akan digunakan algoritma Adaptive Modified Firefly Algorithm untuk mendapatkan nilai TDS yang minimum dan terkoordinasi antar rele.
Rekonfigurasi Dinamis Jaring Distribusi Radial 20 kV Teluk Betung untuk Meningkatkan Profil Tegangan dengan Mempertimbangkan Gangguan Saluran dan Injeksi Renewable Energy Fachry Azca Haidar Fayumi; Dimas Fajar Uman Putra; Ni Ketut Aryani
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i2.92298

Abstract

Sistem distribusi tenaga listrik semakin berkembang yang ditandai dengan meningkatnya permintaan energi listrik. Terlebih lagi, keberadaan pembangkit listrik dengan sumber terbarukan semakin berkembang dan meluas. Pada kenyataannya, nilai beban dan pembangkitan sumber energi terbarukan selalu berubah. Semakin meningkatnya permintaan energi listrik serta nilai beban yang selalu berubah menyebabkan permasalahan seperti kerugian daya dan penurunan tegangan. Permasalahan ini dapat diselesaikan dengan melakukan rekonfigurasi dinamis yang memperhatikan energi terbarukan dan dinamika perubahan beban. Rekonfigurasi dinamis dilakukan pada jaringan distribusi radial 20 kV ULP Teluk Betung kota Bandar Lampung dengan metode Binary Particle Swarm Optimization (BPSO) untuk mengurangi kerugian daya dan meningkatkan nilai tegangan pada jaringan distribusi. Metode Newton-Raphson digunakan sebagai metode aliran daya pada studi rekonfigurasi dinamis ini. Berdasarkan hasil simulasi dan analisis pada sistem distribusi yang terjadi gangguan pemutusan saluran dan terpasang sistem PV, setelah dilakukan rekonfigurasi dinamis pada sistem distribusi didapatkan bahwa dalam waktu 24 jam terjadi pengurangan kerugian daya aktif adalah sebesar 47,001% dan pengurangan kerugian daya reaktif adalah sebesar 46,866%. Nilai tegangan rata-rata pada sistem distribusi dalam 24 jam adalah sebesar 0, 98947 p.u dan dengan nilai tegangan minimum adalah sebesar 0,95444 p.u. Dari hasil simulasi dan analisis, rekonfigurasi dinamis dengan metode BPSO mampu meningkatkan nilai tegangan dan menurunkan kerugian daya pada sistem distribusi yang terjadi gangguan saluran dan terpasang sistem PV.
Pemanfaatan Pompa Air-PLTS UNTUK Pemenuhan Ketersediaan Air Penyiram Tanaman pada Program Ecogarden SDIT Al Uswah Ontoseno Penangsang; Suwito; Adi Soeprijanto; Ni Ketut Aryani
Sewagati Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.515 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v1i1.292

Abstract

Surabaya Eco School adalah program lingkungan hidup berkelanjutan bagi seluruh sekolah di Surabaya yang di Tahun 2014 bertema Konservasi Air. Karena kegiatan ini sangat sejalan dengan salah satu misi sekolah, yaitu membentuk karakter siswa untuk peduli lingkungan, maka SDIT Al Uswah Surabaya sangat antusias dalam mengikutinya. Berkat kerja keras, kesungguhan dan komitmen dari seluruh elemen sekolah yang seolah tanpa jeda pedulinya terhadap lingk ungan sekolah, SDIT Al Uswah menerima penghargaan sebagai juara keempat Surabaya Eco School (SES) tingkat SD se Surabaya Tahun 2014. Dalam rangka mewujudkan program ECOGARDEN maka pihak SDIT Al Uswah Surabaya merencanakan pembangunan kebun hijau pada lantai paling atas gedung sekolah yang tidak termanfaatkan. Dan air pembuagan bekas wudlu akan dimanfaatkan sebagai penyiram tanaman pada kebun hijau tersebut. Tetapi terdapat kendala teknis mengenai mengenai penyaluran air buangan tersebut. Sehingga dirancang sebuah pompa surya, sebagai salah satu solusi dan sekaligus memberikan nilai pembelajaran dan penguaatan mengenai program ECOGARDEN di SDIT Al Uswah Surabaya tersebut. Dalam pelaksanannya program ECOGARDEN mencapai 80 % keberhasilan rencana program. Ketecapaiana tersebut terdiri Peralatan teknis yang diataranya adalah pompa air, panel surya dengan sistem pendukungnya, box panel yang dirancang khusus untuk sarana edukatif, tangki penampungan serta sistem pengolahan air bekas wudlu dan sungai pun telah dirancang. Sehingga didalam program ini, telah sampai pada tahap siap implementasi pada Mitra yakni SDIT Al Uswah Surabaya. Dalam rencana kedepannya, akan dilaksanakan beberapa hal yang initinya adalah pemasangan perlatan pompa air tenaga surya serta pelaksanaan sosialisasi kepada guru- -guru di SDIT Al Uswah Surabaya mengenai cara penggunaan serta perawatan teknologi tersebut sehingga dapat memberikan pembelajaran yang harapannya dapat diteruskan kepada para siswa – siswi dan menjadi materi pembelajaran baru di SDIT Al Uswah Surabaya tersebut.
Implementasi Greenhouse Terintegrasi dengan Pompa Air Berbasis Photovoltaic untuk Menunjang Kebutuhan Pangan Sayur Dimas Fajar Uman Putra; Rony Seto Wibowo; Ni Ketut Aryani; Ontoseno Penangsang; Adi Soeprijanto
Sewagati Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2994.268 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i2.467

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki lebih dari 17.000 pulau dimana salah satunya adalah Pulau Bawean yang merupakan bagian dari Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Kondisi geografis dari Pulau Bawean yang terletak di Laut Jawa menyebabkan penduduk masih mengandalkan pasokan pangan khususnya sayuran dari Pulau Jawa. Akan tetapi, cuaca yang tidak menentu dapat menyebabkan bahan pokok seperti sayur-sayuran rawan terjadi kenaikan harga. Oleh karena itu, perlu dilakukan produksi pangan alternatif salah satunya adalah dengan metode hidroponik. Hidroponik dipilih sebagai metode penanaman karena tidak memerlukan lahan yang luas serta perawatannya yang lebih praktis. Skema pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Departemen Teknik Elektro ITS turut membantu dalam menunjang kebutuhan pangan sayur di Dusun Daun Laut, Desa Daun, Sangkapura, Kabupaten Gresik, Jawa Timur dengan (i) pembuatan greenhouse yang terintegrasi dengan pompa air bertenaga surya, (ii) melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai tata cara penggunaan solar panel serta cara untuk menanam tanaman hidroponik. Dengan adanya pengabdian masyarakat ini diharapkan mampu meningkatkan produksi pangan di Pulau Bawean dengan cara yang lebih ramah lingkungan.
Implementasi Photovoltaic Terintegrasi Battery Storage guna Menunjang Penerangan pada Kebun Buah Naga Desa Sukorejo Dimas Fajar Uman Putra; Ontoseno Penangsang; Rony Seto Wibowo; Ni Ketut Aryani
Sewagati Vol 7 No 6 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i6.794

Abstract

Kabupaten Banyuwangi masih menjadi produsen buah naga terbesar di Indonesia, dengan hasil panen pada tahun 2020 mencapai 82.544 ton yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Sekitar 80% pasokan buah naga di Indonesia berasal dari Banyuwangi. Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi merupakan salah satu penghasil buah naga terbesar dengan lahan seluas 273 Ha digunakan untuk budidaya buah naga. Dalam budidayanya, inovasi terus dilakukan untuk meningkatkan hasil produksi. Salah satunya penggunaan lampu neon berwarna kuning yang dinyalakan pada malam hari untuk mempercepat dan memperbesar panen. Jumlah lampu neon yang banyak akan mengonsumsi listrik yang besar juga. Selaras dengan hal tersebut, dibutuhkan biaya yang besar juga. Oleh karena itu, diadakan Abmas dengan menerapkan teknologi berupa panel surya yang terintegrasi battery storage guna menunjang penerangan lampu pada lahan pertanian buah naga. Dengan adanya alat tersebut, penggunaan listrik dari PLN akan berkurang karena sebagian telah disediakan oleh panel surya dan battery storage. Abmas dibagi menjadi 4 tahap, yaitu tahap persiapan yang berkaitan dengan peninjauan lokasi secara langsung untuk memeriksa kembali permasalahan dan solusi terkait, tahap penyuluhan yang memberi penyuluhan kepada masyarakat Desa Sukorejo terkait sistem yang digunakan, tahap pengadaan yang meliputi pengadaan alat-alat serta penunjang, dan tahap instalasi perakitan PLTS yang terintegrasi dengan battery storage. Kegiatan ini memiliki kegunaan dalam meningkatkan efisiensi pertanian buah naga di Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi yakni dengan membantu dengan mengurangi biaya operasional melalui penggunaan sumber daya energi baru terbarukan yang ramah lingkungan. Sekaligus menjadi model pertama pemanfaatan sumber daya energi baru terbarukan, mengingat besarnya potensi ini di Desa Sukorejo.
Unit Commitment Scenarios for Distributed Energy Resources Using Binary Particle Swarm Optimization Aryani, Ni Ketut; Wibowo, Rony Seto; Rosida, Yasfi Nur; Santoso, Dimas Budi; Kurniawan, Muhammad
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 14 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v14i1.92194

Abstract

This study examines the integration of wind power plants and the application of Emergency Demand Response (EDRP) in the Unit Commitment (UC) problem in the electric power system, by utilizing the Binary Particle Swarm Optimization (BPSO) method. The UC problem focuses on optimal scheduling of generating units to meet load requirements with minimum operating costs. However, the intermittent characteristics of wind energy cause significant uncertainty in the scheduling process. Therefore, EDRP is applied as an adaptive strategy to change the load demand pattern dynamically, so as to improve system reliability and reduce dependence on conventional generators. This study aims to develop and implement an optimization method usingBinary Particle Swarm Optimization (BPSO) Algorithm in determining unit commitment scenarioin the electric power system involvingDistributed Energy Resources (DERs), in order to improve operational efficiency and reliability of the power system. This type of research issimulation-based experimental quantitative research.  Population: Electric power systems with DERs that have various load profiles and generating unit characteristics.Sample: A standard distribution system or test case system (e.g. IEEE 30-bus or hypothetical system) modified to include DERs such as PV (photovoltaic), microturbines, and energy storage (batteries). The data collection method is done by software simulation (e.g. MATLAB or Python) to generate load data, DER capacity, and system parameters.The Data Analysis Method Used isComputational Analysis. The simulation results show that the implementation of the fourth scenario results in lower generation costs and improves the operational efficiency of the system, indicating the potential for integrating demand strategies and renewable energy sources in modern power systems. The implications of this study can be used as a reference forshort term operational planning in spower system with high DER penetration.