Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Rancang Bangun dan Pemanfaatan Teknologi Barcode dalam Sistem Informasi Data Ternak di Desa Binaan LAZ Al-Azhar Nurul Fajrin Ariyani; Navinda Meutia; Adhatus Solichah Ahmadiyah; Kelly Rossa Sungkono; Riyanarto Sarno; Abdul Munif; Shintami Chusnul Hidayati
Sewagati Vol 4 No 3 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.57 KB)

Abstract

Para peternak umumnya meningkatkan kualitas hewan ternaknya dengan cara mengawinkan silang antara dua ras hewan ternak yang berbeda untuk didapatkan hasil peranakan yang lebih baik. Namun dalam perkawinan silang ini harus dicatat dengan jelas asal bibit dan keturunannya untuk menghindari kemungkinan peranakan yang cacat atau kurang baik. Peranakan cacat ini bisa dihasilkan dari perkawinan keturunan ternak yang terlalu dekat, misalnya antara pejantan dengan betina anak turunannya. Selama ini, para peternak kambing di desa binaan LAZ Al-Azhar mencatat data perkawinan, pemberian vaksin, serta kondisi kesehatan kambing secara manual menggunakan buku. Namun hal ini akan sangat menyusahkan apabila jumlah kambing yang diternakkan sangat banyak, terlebih data yang harus dicatat juga rumit. Dengan adanya Sistem Informasi Data Ternak (Siternak) yang memanfaatkan penggunaan teknologi barcode, diharapkan para peternak dapat terbantu dalam melakukan pencatatan dan penilikan perkawinan kambing secara cepat dan mudah. Kode barcode akan dicetak dan dikalungkan ke leher ternak. Kalung tersebut sewaktu-waktu dapat dipindai menggunakan alat scanner atau kamera handphone untuk melihat data ternak secara detil melalui perangkat bergerak. Berdasarkan pengujian yang dilakukan terhadap peternak pada saat pelaksanaan kegiatan pengabdian, disimpulkan bahwa Siternak dapat dioperasikan dengan cukup mudah dan dapat membantu pengguna mengelola data ternaknya secara efisien. Pelaksanaan kegiatan pengabdian mulai dari pembangunan sistem hingga siap diberikan kepada pihak mitra membutuhkan waktu delapan bulan.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Generasi Alpha Bagi Guru KB/TK/IT Al Ihsan Abdul Munif; Adhatus Solichah Ahmadiyah; Riyanarto Sarno; Ratih Nur Esti Anggraini; Shintami Chusnul Hidayati; Kelly Rossa Sungkono
Sewagati Vol 7 No 4 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i4.543

Abstract

Generasi Alpha adalah generasi pertama yang lahir di dunia digital dan sudah sangat akrab dengan teknologi digital. Pendidikan yang cocok bagi generasi Alpha adalah pendidikan yang akrab dengan penggunaan teknologi digital dimana peran guru sebagai fasilitator pembelajaran bukan sebagai sumber informasi satu-satunya. Guru sebagai fasilitator siswa generasi Alpha dituntut mampu menguasai dan menyediakan pembelajaran yang menarik, terampil menggunakan tool pembuatan konten dan desain grafis. Pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru KBTKIT Al Ihsan Surabaya dalam membuat konten pembelajaran menarik dengan memanfaatkan tool desain grafis dan web interaktif. Kegiatan pelatihan dilakukan secara luring dan hibrid. Pelatihan sesi pertama diselenggarakan luring pada hari Kamis, 13 Oktober 2022 di KBTKIT Al Ihsan materi manajemen website sekolah. Sesi kedua diselenggarakan secara hibrid pada hari Sabtu, 22 Oktober 2022 di Departemen Teknik Informatika–ITS dengan materi Canva dan web interaktif untuk pendukung pembelajaran.
Deteksi Ucapan untuk Sistem Pengawasan Asesmen (iProctor) Menggunakan Metode Deep Learning Muhammad Iqbal Izzul Haq; Dini Adni Navastara; Shintami Chusnul Hidayati
Jurnal Teknik ITS Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v12i1.111773

Abstract

Asesmen adalah kegiatan mengumpulkan informasi ketercapaian kompetensi siswa. Asesmen merupakan bagian integral dari proses pembelajaran, tak terkecuali dalam pembelajaran berbasis Out Door Learning (ODL) dan Massive Open Online Course (MOOC). Sebuah studi menyatakan bahwa persentase siswa yang melakukan kecurangan dalam pelaksanaan kegiatan akademik terus meningkat, dan lebih mudah bagi mereka untuk berlaku curang pada asesmen yang dilakukan secara daring. Hal ini menjadi tantangan untuk perkembangan iProctor, yaitu platform untuk melakukan asesmen seara daring. Untuk mengurangi risiko kecurangan, sistem pelaksanaan dan pengawasan ujian yang valid menjadi suatu hal yang penting. Pada penelitian ini diuji sistem pengawasan otomatis bedasarkan audio. Data audio didapatkan dari mikrofon yang terletak pada ruang dilakukannya asesmen. Sistem pengawasan asesmen dilakukan secara otomatis dengan metode deteksi ucapan menggunakan metode deep learning dengan model CNN. Data audio di ekstraksi fitur menggunakan log-mel spectrogram. Hasil esktraksi fitur menjadi input model CNN MobileNetV3. Hasil prediksi dari MobileNetV3 dilakukan proses smoothing dengan metode Majority Vote. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model deteksi ucapan memberikan hasil terbaik dengan model CNN MobileNetV3-Large pada dataset librispeech dengan speech f1 score 0.8652, non-speech f1 score 0.7332, dan hasil weighted average 0.8242. Ekstraksi fitur menggunakan metode log-mel spectrogram menggunakan parameter fft size 512, mel bins 40, hope size 8, lower frequency 300, upper frequency 8000. Hasil dari log-mel spectrogram dibagi menjadi banyak frame 25ms dan step 12.5ms atau overlap 50.
Pemodelan dan Visualisasi Genangan Banjir Menggunakan Data DTM LiDAR (Studi Kasus: Kota Batu, Jawa Timur) Ghozy Shalahuddin Kholiq; Husnul Hidayat; Nurwatik Nurwatik
Jurnal Teknik ITS Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v12i1.105847

Abstract

Pemanfaatan DTM LiDAR telah banyak digunakan terkait berbagai penerapan dalam simulasi genangan banjir dari luapan air sungai. Simulasi genangan banjir ini perlu dilakukan sebagai langkah alternatif dalam sistem pengendalian banjir dan persiapan mitigasi bencana banjir untuk mengetahui perkiraan area yang kemungkinan dapat terkena dampak banjir. Banjir yang disimulasikan merupakan salah satu bentuk aliran unsteady flow yang dapat disimulasikan dengan program HEC-RAS, serta melakukan visualisasi daerah genangan banjir serta area terdampak banjir menggunakan pendekan sistem informasi geografis (SIG). SIG juga digunakan untuk mempersiapkan beberapa data spasial yang digunakan untuk pemodelan banjir, seperti data geometri sungai, deliniasi daerah aliran sungai tutupan lahan serta jenis tanah selain itu untuk keperluan analisis spasial lainnya. Data hidrologis didapat dari pengolahan curah hujan harian pada stasiun hujan. Analisis hidfrograf dilakukan dengan menggunakan model SCS CN pada perangkat lunak HEC-HMS untuk memperkirakan debit aliran dan debit puncak yang terjadi disepanjang sungai. Luas DAS, curve number, nilai Impervious, Initial Abstraction, dan time lag merupakan parameter yang berpengaruh terhadap analisis hidrograf. Dari hasil analisa hidrograf tersebut menghasilkan debit puncak dari model adalah 119,992 m2/s. Sedangkan dari analisa hidraulika menggunakan HEC-RAS menghasilkan luasan genangan 364.288 m2 yang menggenangi tiga desa yaitu Desa Bulukerto, Bumiaji dan Sidomulyo. Untuk kedalaman dari area tergenang berkisar antara 0,0009-15,189 m dengan rata-rata kedalaman tersebut adalah 4,534 m.
Coaching Sertifikasi Halal Jalur Self-Declare Usaha Kopi, Minuman Tradisional, dan Makanan Ringan Adhatus Solichah Ahmadiyah; Kelly Rossa Sungkono; Riyanarto Sarno; Ratih Nur Esti Anggraini; Abdul Munif; Shintami Chusnul Hidayati
Sewagati Vol 7 No 5 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i5.549

Abstract

Pesatnya pertumbuhan layanan pesan makanan secara daring melalui aplikasi GoFood, Grab Food, Shopee Food, dll membuka pangsa pasar yang semakin besar untuk pertumbuhan jenis-jenis usaha tersebut. Sayangnya, semakin beragamnya pilihan menu tidak diimbangi dengan jaminan bahwa produk telah mengantongi kelayakan pangan yang dibuktikan dengan sertifikasi halal. Jenis bisnis rumah tangga ini memerlukan perhatian penting tentang halal haram dalam pemilihan bahan baku, bumbu, dan bahan tambahan serta proses produksi. Dari pengamatan kepada mitra Usaha Kecil dan Menengah (UMK) di beberapa lokasi di Jawa Timur, pengusaha masih belum memiliki pengetahuan yang mendalam pada konsep halal haram dan pengurusan ijin kelayakan pangan. Untuk mengatasi permasalahan ini, pada pengabdian masyarakat ini diberikan pendampingan kepada mitra berupa sosialisasi kelas halal, pengurusan identitas pelaku usaha, dan sertifikasi halal self-declare. Dari kegiatan ini, diharapkan semakin banyak makanan dan minuman ringan bersertifikasi halal yang beredar di masyarakat.