Febri Tri Cahyono
Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KONSEP PEMBELAJARAN DALAM LAKON WAYANG DEWA RUCI Febranti Putri Navion; Febri Tri Cahyono
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jbkb.v3i1.2003

Abstract

Fokus penelitian ini adalah mengambil nilai konsep pembelajaran yang meliputi proses pembelajaran, pembelajaran melalui pengalaman (Experiential Learning), motivasi dan kemandirian, yang diambil oleh Dewa Ruci. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan Hermeneutika. Pendekatan hermeneutik yang berfungsi sebagai alat untuk menelusuri atau mengungkap makna dalam teks, wacana, dan menafsirkan masalah seperti dalam teks dan cerita Dewa Ruci. Nilai konsep pembelajaran meliputi, 1) konsep proses pembelajaran, guru memberikan tugas sesuai dengan kemampuan siswa. Selain itu siswa diharapkan memiliki sifat-sifat yang dimiliki Bima yaitu pandai, berwatak keras, lembut hati, rasa ingin tahu, peka dalam memanfaatkan media pembelajaran, mampu mengetahui tujuan pembelajaran, dan mampu beradaptasi; 2) belajar melalui pengalaman (Experiential Learning); 3) motivasi yang menjelaskan bahwa setiap individu yang ingin berhasil mencapai tujuan belajarnya syarat pertama yang harus dipenuhi adalah teka-teki, kemauan, motivasi yang kuat dan hebat; 4) kemandirian. Kemandirian dapat diperoleh siswa melalui refleksi diri.Kata Kunci : Dewa Ruci, Pembelajaran
PENGEMBANGAN MEDIA INFORMASI PROFESI BERGAMBAR UNTUK MEMBANTU SISWA SMP MENENTUKAN PILIHAN KARIR Cahyono, Febri Tri
Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpbk.v6i1.12080

Abstract

Siswa SMP atau Sekolah Menengah Pertama sering mengalami kesulitan untuk menentukan karir yang akan diambil, hal tersebut disebabkan kurangnya informasi karir. Media informasi profesi bergambar merupakan salah satu media untuk membantu siswa Sekolah Menengah pertama menentukan pilihan karir. Media informasi profesi bergambar ini bertujuan membantu siswa Sekolah Menengah Pertama untuk menentukan pemilihan karir berdasarkan pertimbangan yang logis dan tepat. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan menerapkan model Borg and Gall, melalui prosedur: satu, perencanaan; dua, pengembangan produk; dan tiga, uji coba produk. Hasil analisis data dari penilaian para ahli dan calon pengguna produk terhadap media informasi bergambar menunjukan bahwa produk yang dikembangkan sudah sangat baik untuk digunakan sebagai media informasi karir dalam membantu siswa menentukan pilihan karir.
Self-Harm in Indonesian Adolescents and Undergraduates (2015–2025): A Bibliometric and Science-Mapping Study with Guidance and Counseling Implications Navion, Febranti Putri; Widyarto, Wikan Galuh; Azmi, Khilman Rofi'; Zuhdi, Muhammad Sholihuddin; Cahyono, Febri Tri; Machfud, Muchammad Saiful; Arifuddin, Alfan
Buletin Konseling Inovatif Vol. 5, No. 3
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this study is to map a decade (2015–2025) of Indonesian research on self-harm among secondary-school students and undergraduates while examining its implications for guidance and counseling practice in schools and universities. The methods applied were a bilingual, population-bounded bibliometric design in which data were retrieved from Google Scholar using Publish or Perish (PoP), screened through a PRISMA-guided protocol, and analyzed with performance indicators such as annual output, sources, top documents, and citation trends, complemented by science-mapping techniques including keyword harmonization and VOSviewer-based co-word networks. The results show that from 440 records initially retrieved, 119 studies met the eligibility criteria, with research output accelerating significantly after 2021, peaking in 2024, and showing comparable momentum in 2025. Publications were dispersed across fragmented venues, with citations concentrated in a few national journals, and thematic clusters focused on adolescents, social media, cyberbullying, depression, anxiety, and suicidal ideation, while intervention models, validated measurement tools, and evaluative studies remained underrepresented. The conclusions drawn indicate that Indonesian research on self-harm has expanded rapidly yet remains largely descriptive, thereby underscoring the need for nationally representative prevalence studies, the development and rigorous evaluation of culturally grounded counseling interventions, cross-database triangulation to enhance visibility, and the systematic embedding of guidance and counseling practices into intervention research to advance both scientific relevance and practical impact. Nevertheless, this study is limited by its reliance on a single database (Google Scholar), a single-reviewer screening process, and citation-based indicators that may not be directly comparable with WoS/Scopus metrics.