Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

KONSEP PEMBELAJARAN DALAM LAKON WAYANG DEWA RUCI Febranti Putri Navion; Febri Tri Cahyono
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jbkb.v3i1.2003

Abstract

Fokus penelitian ini adalah mengambil nilai konsep pembelajaran yang meliputi proses pembelajaran, pembelajaran melalui pengalaman (Experiential Learning), motivasi dan kemandirian, yang diambil oleh Dewa Ruci. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan Hermeneutika. Pendekatan hermeneutik yang berfungsi sebagai alat untuk menelusuri atau mengungkap makna dalam teks, wacana, dan menafsirkan masalah seperti dalam teks dan cerita Dewa Ruci. Nilai konsep pembelajaran meliputi, 1) konsep proses pembelajaran, guru memberikan tugas sesuai dengan kemampuan siswa. Selain itu siswa diharapkan memiliki sifat-sifat yang dimiliki Bima yaitu pandai, berwatak keras, lembut hati, rasa ingin tahu, peka dalam memanfaatkan media pembelajaran, mampu mengetahui tujuan pembelajaran, dan mampu beradaptasi; 2) belajar melalui pengalaman (Experiential Learning); 3) motivasi yang menjelaskan bahwa setiap individu yang ingin berhasil mencapai tujuan belajarnya syarat pertama yang harus dipenuhi adalah teka-teki, kemauan, motivasi yang kuat dan hebat; 4) kemandirian. Kemandirian dapat diperoleh siswa melalui refleksi diri.Kata Kunci : Dewa Ruci, Pembelajaran
EFEKTIVITAS TEKNIK MODELING DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN BERIBADAH PELAJAR SMP DI KELURAHAN TURI Femin Mahatma; Febranti Putri Navion
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 4, No 2 (2021): September
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/alisyraq.v4i2.69

Abstract

This research is motivated by the discipline of praying fardhu prayers for junior high school students who are still low. Modeling technique is one of the techniques in group guidance that applies learning steps by imitating and utilizing group dynamics to be led by researchers. The purpose of this research is to 1) find out whether there is an increase in worship discipline before and after being given the modeling technique, 2) find out whether there is a difference in worship discipline before and after being given the modeling technique. The researcher used a pre-experimental quantitative approach with an intact group comparison design. The population in this research is junior high school students in Turi Village, totaling 20 students, while the sample is 14 junior high school students who have low and very low worship discipline categories, with the division of 7 students for the experimental class and 7 students for the control class. Hypothesis testing using paired sample t-test and n-gain score test. The results obtained are sig. (2 tailed) of 0.000 < 0.05, and the experimental group's mean value is -69.286, the control group is known to have -2,000 mean value. The results of the n-gain score test in the experimental group obtained an average value of 67%, for the control group the average value was 2%. Based on the results of hypothesis testing, the mean value of the experimental group is higher than the mean value of the control group. So it can be said that the modeling technique is effective in improving the worship discipline of junior high school students in Turi Village. 
Pengaruh Bimbingan Kelompok Teknik Modelling Untuk Meningkatkan Self-Efficacy Mahasantri Rizky Faridatul Latifah; Febranti Putri Navion
Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 4, No 1 (2021): Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ittizaan.v4i1.13983

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi berbagai macam permasalahan yang dialami oleh mahasantri. Padatnya kegiatan pesantren, tugas akademik kampus dan hambatan-hambatan lain, dapat menimbulkan kurangnya keyakinan diri untuk melangkah maju sehingga menghambat produktifitas mahasantri. Bimbingan kelompok teknik modelling berperan penting dalam mencapai tujuan untuk melihat seberapa besar tendensi teknik modelling dalam peningkatan self-efficacy mahasantri. Metode yang dipilih adalah kuantitatif eksperimen jenis quasi eksperimental design model nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini berjumlah 20 mahasantri dengan sampel 12 mahasantri dengan self-efficacay sedang dan rendah berdasarkan hasil pre-test yang kemudian dilakukan pembagian kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kontrol. Metode analisis menggunakan uji paired sample t test, uji independent sample t test dan uji N Gain Score. Perolehan hasil menunjukkan pada signifikansi (2-tailed) 0,000 < 0,05 dapat diartikan Ha diterima dan H0 ditolak. Maka dapat diartikan bimbingan kelompok teknik modelling berpengaruh untuk meningkatkan self-efficacy mahasantri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Hidayah Tulungagung.
Penerapan Konseling Individu Teknik Reframing Untuk Mengurangi Stres Akademik pada Mahasiswa Fitria Anita Firdaus; Febranti Putri Navion
Irsyad : Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 9 No 1 (2021): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam
Publisher : Department of Islamic Guidance and Counseling, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/irsyad.v9i1.2497

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengamati teknik reframing dalam mengurangi stres akademik mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen subjek tunggal dalam bentuk single subject research dengan rancangan A-B-A. Fase baseline 1 (A) dilakukan dengan tiga kali tahapan, fase intervensi (B) dilakukan sebanyak enam kali sesi konseling, dan fase baseline 2 (A) dilakukan selama tiga kali. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada fase baseline 1 (A) subjek masih berada pada kondisi yang sama, fase intervensi (B) subjek berada pada kondisi yang sudah stabil, dan fase baseline 2 (A) subjek sudah menunjukkan perbedaan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan dari sebelum diberikan intervensi dengan setelah diberikan intervensi menggunakan konseling individu teknik reframing untuk mengurangi stres akademik mahasiswa. ABSTRACT This study aims to observe reframing techniques in reducing students' academic stress. This study uses a single subject research experiment method with A-B-A design. Baseline phase 1 (A) is done with three stages, intervention phase (B) is done as many as six counseling sessions, and baseline phase 2 (A) is done for three times. The results of this study showed that in the baseline phase 1 (A) the subject is still in the same condition, the intervention phase (B) of the subject is in a stable condition, and the baseline phase 2 (A) of the subject has shown differences. Therefore, it can be shown that there is a difference from before being given intervention with after intervention using individual counseling reframing techniques to reduce students' academic stress.
Peran Keluarga di Era Pandemi Covid-19 terhadap Efikasi Diri Mahasiswa Ahmad Thoriq Ihtisamul Haqqi; Febranti Putri Navion
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : UIN Sunan Gunung Dajti Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/azzahra.v3i1.12022

Abstract

The spread of the COVID-19 virus has spread to many countries, including Indonesia. This has resulted in a very critical pandemic that disrupts the education process in Indonesia, making learning a learning system or home learning. The bold education system implemented during this pandemic made students feel difficult in the process of understanding the material being studied, this also made students unstable and could even be said to be low. This requires the role of the family towards students when studying from home. Therefore, the purpose of this is to explore and examine the role of research on students during the covid-19 pandemic.The method used in this research is descriptive qualitative research method. Researchers used in-depth interviews, observation, and documentation as credible data collection techniques. Meanwhile, in the process of data analysis, this research uses descriptive (non-statistical) data analysis. From this research process, it can be concluded that the family has many roles for students when doing courageous learning during the covid-19 pandemic. The various roles that families play for children who are undergoing online lectures are as follows: family as motivator, family as communicator, family as evaluator and family as facilitator.
Mediasi Komitmen Kerja pada Hubungan antara Budaya Organisasi terhadap Kinerja Guru Era Merdeka Belajar Feriawan Efendi; Sri Wulan Ambarwati; Febranti Putri Navion
Jurnal Paedagogy Vol 10, No 2: Jurnal Paedagogy (April 2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v10i2.7424

Abstract

This study aims to analyze the influence of organizational culture on teacher performance, the influence of organizational culture on work commitment, the influence of work commitment on teacher performance, and the influence of organizational culture on teacher performance in the era of independent learning mediated by work commitment. This study used a survey method with a quantitative approach. The sample for this study consisted of 88 teachers from the Senior High School of the Program Sekolah Penggerak (PSP) in the Education Branch of Blitar City. The instrument used was a questionnaire distributed to respondents online through Google Forms. Then, the data were analyzed using descriptive statistics and Partial Least Squares (PLS). The results showed a positive and significant influence of organizational culture on teacher performance in the era of independent learning, a positive and significant influence of organizational culture on work commitment, no significant influence of work commitment on teacher performance in the era of independent learning, and no mediating effect of work commitment and no significant influence of organizational culture on teacher performance in the era of independent learning.
EFEKTIFITAS TEKNIK BEHAVIOR CONTRACT DALAM MENINGKATKAN TIME MANAGEMENT MAHASANTRI PENGHAFAL AL-QUR’AN Triana Kumala Thoyibatul Ngulya; Febranti Putri Navion
Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpbk.v8i1.24298

Abstract

Penelitian ini dimulai dengan latar belakang time management maha santri yang perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektifitas teknik behavior contract dalam meningkatkan time management maha santri penghafal Al-Qur’an di PPTQ Al-Hidayah Tulungagung. Penelitian ini memiliki populasi sebanyak 60 responden dan 16 diantaranya menjadi sampel penelitian. Sampel diambil menggunakan purposive sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental pre test post test dengan one group. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan analisis paired sample t-test dan analisis N-Gain. Hasil analisis data menggunakan N-Gain  12,01 dan hasil analisis data paired sample t-tes yaitu 0,000 dengan nilai signifikan 5%. T hitung kurang dari T tabel mengartikan bahwa layanan teknik behavior contrcat efektif dalam meningkatkan time management maha santri penghafal Al-Qur’an di PPTQ Al-Hidayah.
Pengaruh Efikasi Diri, Kecerdasan Emosi, dan Dukungan Keluarga Terhadap Pengambilan Keputusan Karir Siswa SMP Negeri 2 Kademangan Susanto, Retno Driantami; Navion, Febranti Putri
Counselle| Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol. 4 No. 1 (2024): Counselle: June 2024
Publisher : Department of Islamic Guidance and Counseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/couns.v4i1.3893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris model teoritik efikasi diri, kecerdasan emosi, dan dukungan keluarga terhadap pengambilan keputusan karir siswa kelas IX SMPN 2 Kademangan. Pengumpulan data menggunakan teknik sampling jenuh dengan jumlah sampel 212 siswa/i dan pengolahan data dengan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan hasil bahwa secara parsial efikasi diri dan kecerdasan emosi berpengaruh signifikan, sedangkan dukungan keluarga tidak berpengaruh secara langsung terhadap pengambilan keputusan karir. Selanjutnya secara simultanmenghasilkan nilai Fhitung lebih besar dari ftabel (96.202>2.65) dengan nilai signifikansi sebesar 0.000<0.05, maka efikasi diri, kecerdasan emosi, dan dukungan keluarga berpengaruh secara langsung terhadap pengambilan keputusan karir. KATA KUNCI: Pengambilan keputusan karir 1, Efikasi diri2, Kecerdasan Emosi 3, and Dukungan keluarga 4
Pengembangan Buku Panduan Permainan Tradisional Untuk Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Siswa MI Muhammadiyah 1 Pare Sriwilujeng, Siti; Navion, Febranti Putri
Counselle| Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol. 4 No. 1 (2024): Counselle: June 2024
Publisher : Department of Islamic Guidance and Counseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/couns.v4i1.4516

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi hasil wawancara dan need asessment kepada guru Bimbingan Konseling di MI Muhammadiyah 1 Pare yang menyatakan bahwa sosial emosional siswa kelas bawah tergolong sedang cenderung rendah dimana siswa kurang berinteraksi sosial dengan baik akibat dampak dari pandemi covid19 serta kurang bisa mengontrol emosi. Selain itu, pemberian layanan bimbingan konseling masih berupa diskusi kelompok, pemberian hukuman dan konseling individual saja dan kurang memanfaatkan fasilitas permainan tradisional yang tersedia. Penelitian ini menggunakan metode riset pengembangan (Research and Development) yang diadaptasi dari model pengembangan Borg & Gall. Tujuan riset ini ialah guna menghasilkan produk buku panduan permainan tradisional guna meningkatkan perkembangan sosial emosional siswa MI Muhammadiyah 1 Pare yang memenuhi kriteria aspekbilitas yaitu kegunaan, kemudahan, keakuratan, ketepatan dan kemenarikan serta mengukur keefektifan produk buku panduan. Berdasarkan penilaian para validator, buku panduan permainan tradisional guna meningkatkan perkembangan sosial emosional ini diterima secara teoritis. Hal ini dapat diketahui dari hasil penilaian terhadap aspek kegunaan sebesar 79,5%. Hasil penilaian terhadap aspek kemudahan sebesar 78%. Hasil penilaian terhadap aspek keakuratan sebesar 84,5%. Hasil penilaian terhadap aspek ketepatan sebesar 86%. Hasil penilaian terhadap aspek kemenarikan sebesar 83%. Dengan rata-rata persentase keseluruhan sebesar 82,2% masuk dalam kategori sangat baik. Kelayakan buku panduan juga diperkuat dari hasil uji coba kelompok kecil yang menunjukkan adanya pengaruh permainan tradisional terhadap perkembangan sosial emosional siswa dengan tingkat keefektifan sebesar 66,52% yang artinya cukup efektif.
Efektivitas Teknik Self-Instruction Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Pada Santri Putri Navion, Febranti; Khasanah, Zakiyah
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/counsellia.v13i2.16095

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana keefektifan teknik self instruction untuk meningkatkan kepercayaan diri pada santri Pondok Pesantren Mambaus Sholihin 2 Blitar. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pemberian konseling individu dengan mendukung adanya perubahan kepercayaan diri santri yang rendah menjadi kepercayaan diri yang lebih tinggi dengan ditandai yaitu cara berfikir yang lebih positif, berani mengambil keputusan dan optimis dalam menjalankan kewajiban. Dalam penelitian ini, metode eksperimen subjek tunggal diterapkan dalam bentuk single subject research (SSR) dalam desain A-B-A. Pada kondisi baseline 1 (A1) dilakukan sebanyak 3 kali pertemuan dengan mean skor 136, pada kondisi intervensi (B) sebanyak 4 kali pertemuan dengan mean skor 172 dan pada fase baseline 2 (A2) dilakukan 3 kali dengan mean skor 199. Pemberian teknik self-instruction terbukti mampu untuk meningkatkan kepercayaan diri santri. Dari uji N-Gain Score didapatkan skor 0,52 atau 52%, sehingga dapat disimpulkan bahwa teknik self instruction cukup efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri pada santri.