Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Risiko Berdasarkan Proses ISO 31000:2018 dengan Metode Healthcare Failure Mode and Effect Analysis (HFMEA) pada Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit X Aulia Salma Arkania; I Ketut Gunarta
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i3.96836

Abstract

Terdapat peraturan mengenai pengelolaan risiko rumah sakit di Indonesia yaitu Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.66 Tahun 2016 yang mengharuskan rumah sakit memiliki pengelolaan risiko untuk menjamin keselamatan pasien, pegawai, dan lingkungan rumah sakit termasuk Instalasi Gawat Darurat (IGD). IGD adalah suatu bagian penting di Rumah Sakit X karena perannya sebagai pintu masuk pasien darurat sering dijadikan kunci pelayanan dari rumah sakit. Hal tersebut menjadikan IGD Rumah Sakit X membutuhkan pengelolaan risiko komprehensif yang belum dimiliki saat ini untuk mengurangi terjadinya risiko di masa mendatang dan terus meningkatkan mutu pelayanannya. Pada penelitian ini akan dilakukan pengelolaan risiko hingga pembuatan dashboard profil risiko, dimulai dari pengidentifikasian risiko berdasarkan aktivitas proses bisnis IGD dan menggunakan model Software Hardware Environment Liveware (SHELL), evaluasi risiko dengan metode Healthcare Failure Mode and Effect Analysis (HFMEA) untuk penilaian, pemetaan, penentuan prioritas, dan rekomendasi tindakan mitigasi risiko. Berdasarkan hasil penelitian ini, didapatkan 66 risiko yang berasal dari 7 proses dan 28 sub proses. Berdasarkan 66 risiko, akan dilakukan penilaian dengan Healthcare Failure Mode and Analysis dan didapatkan 11 risiko prioritas yang perlu ditangani terlebih dahulu. Terdapat 23 rencana mitigasi yang terdiri dari 15 tipe mitigasi control, 7 tipe mitigasi menghindari, dan 1 tipe mitigasi menerima. Pada penelitian ini, terdapat perancangan dashboard profil risiko dengan Power BI untuk memudahkan pemantauan risiko oleh manajemen rumah sakit di masa yang akan datang.
Analisis Pengambilan Keputusan Investasi Infrastruktur Rantai Pasok PT X dengan Skenario Sewa atau Bangun Liduyana Dora Ibu; I Ketut Gunarta
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i3.97609

Abstract

PT X merupakan third party logistic yang bergerak di bidang distribusi consumer goods. Saat ini, Gudang penyimpanan eksisting PT X tidak lagi dapat menampung average stock persediaan, dan mengakibatkan terjadinya overstock. Di sepanjang tahun 2021, sebanyak 765.904 CAR (satuan karton) permintaan tidak terpenuhi dan kerugian yang terjadi mencapai Rp 83.976.885.618. Demi meningkatkan kapabilitas infrastruktur rantai pasok perusahaan dalam memenuhi permintaan yang meningkat, perusahaan memiliki rencana investasi untuk penambahan Gudang penyimpanan dengan skenario sewa atau bangun. Lokasi calon Gudang baru yang dipertimbangkan pada penelitian ini berlokasi di Gedangan, Sidoarjo. Data demand hasil simulasi monte carlo digunakan untuk mengukur inventory level tiap bulan yang selanjutnya digunakan untuk menghitung luas gudang yang dibutuhkan. Luas lantai Gudang yang dibutuhkan hingga akhir tahun ke-20 dari masa manfaat aset ialah seluas 59.692m2. Tingkat diskonto yang digunakan berupa MARR sebesar 10.89%. Berdasarkan nilai capital expenditure (CAPEX), operational expenditure (OPEX), selanjutnya dilakukan analisis inkremental untuk memilih skenario penambahan gudang terbaik dengan parameter annual equivalent cost. Didapatkan bahwa nilai EUAC skenario sewa lebih baik dari EUAC kondisi eksisting, sehingga alternatif penambahan gudang dengan skenario sewa merupakan alternatif terpilih. Dimana perolehan nilai EUAC skenario sewa sebesar Rp 20.098.559.712. Estimasi biaya investasi untuk skenario sewa gudang sebesar Rp 9.647.587.925, dengan perolehan NPV sebesar Rp 779.337.573, tingkat IRR sebesar 12%, dan periode pengembalian pada tahun ke 16. Analisis Sensitivitas menunjukkan bahwa skenario sewa akan tetap dikatakan layak ketika proporsi investment cost dan annual operating cost normal atau lebih rendah dari base scenario.
Analisis Investasi Proyek Dermaga PT Petrokimia Gresik Ruddy Octavian Purnomo; I Ketut Gunarta
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i2.7492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan dermaga baru sebagai upaya mendukung peningkatan kapasitas logistik PT Petrokimia Gresik. Peningkatan volume bongkar muat yang diproyeksikan mencapai 3–4 juta ton per tahun pada periode menengah menyebabkan nilai pemanfaatan dermaga eksisting (BOR) bergerak mendekati batas optimum operasional. Kondisi ini menimbulkan potensi antrean kapal serta risiko keterlambatan pasokan bahan baku bagi proses produksi. Analisis dilakukan melalui proyeksi jumlah kunjungan kapal, evaluasi kapasitas layanan dermaga, penentuan kesesuaian spesifikasi dermaga rencana terhadap karakteristik kapal 15.000–18.000 ton, serta penilaian kebutuhan fasilitas pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dermaga rencana dengan panjang efektif sekitar 210 meter dan kedalaman operasi 11,5 meter mampu melayani kapal rencana secara aman. Kehadiran dermaga baru juga menurunkan nilai BOR ke kisaran 60–70 persen, sehingga meningkatkan stabilitas operasional dan mengurangi risiko antrean kapal. Dari sisi ekonomi, estimasi biaya investasi sebesar Rp 450 miliar dan manfaat tahunan sekitar Rp 20,7 miliar menghasilkan NPV positif sebesar ±Rp 20 miliar, PI 1,13, dan IRR 11,4 persen, yang menunjukkan bahwa pembangunan dermaga rencana layak secara finansial. Analisis sensitivitas mempertegas bahwa kelayakan finansial cukup dipengaruhi oleh perubahan manfaat dan biaya investasi, namun tetap berada dalam rentang yang dapat diterima pada kondisi dasar Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa pembangunan dermaga baru layak dilaksanakan karena memenuhi aspek teknis, operasional, dan finansial, serta memberikan kontribusi strategis dalam mendukung kesinambungan rantai pasok perusahaan.