Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI PEMBANGUNAN EKONOMI SYARIAH PESANTREN MELALUI KOLABORASI KEMENTERIAN AGAMA DAN DINAS PENDIDIKAN DAYAH Amir Hasan
Journal Education and Government Wiyata Vol 2 No 4 (2024): November 2024
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/e-gov.v2i4.124

Abstract

Islamic boarding schools are traditional educational institutions and have their own characteristics, namely independence. Independence is created in several programs according to the needs of Islamic boarding schools and empowerment of potential through the Islamic Boarding School Independence Program. The purpose of writing this study is to formulate a strategy using SWOT and AHP analysis to build the independence of Islamic boarding schools in Aceh Province by collaborating regional potential and the conditions of Islamic boarding schools in Aceh Province. This study was conducted with a qualitative approach, and used SWOT and AHP analysis to formulate priority activities that can be carried out. Results 1) development of Islamic boarding school independence can be conducted by using the strength-opportunity strategy, namely optimizing potential and strength to increase the achievement of opportunities in developing Islamic boarding school independence, 2) strategies obtained by using SWOT analysis are a) making linear Islamic boarding school independence regulations, b) forming a communication forum, c) synergistic planning, d) synergistic human resources, e) mutually supportive budgets and e) program synchronization, 3) the results of the AHP analysis for priority activities for developing Islamic boarding school independence are a) regulation as the first priority activity is carried out with the regulation drafting process activity, b) synchronization is carried out using the priority activity of reviewing legal certainty, c) planning is carried out with the priority activity of making commitments, d) human resources are carried out with the priority activity of selecting, e) communication forums are carried out with the priority activity of involving the community and f) budgets are carried out with the priority activity of determining the scale of needs. Conclusion: development of Islamic boarding school independence in Aceh Province can be realized with collaboration between the Regional Office of the Ministry of Religion of Aceh Province and the Dayah Education Office to synergize.
Framing Media Republika dan Kompas Terhadap Konflik Palestina dan Israel Efendi, Erwin; Siregar, Muhammad Hatta; Hasan, Amir; Dalimunthe, Ambali
Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah Vol 2, No 2 (2024): Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan bagaimana media Republika dan Kompas membingkai konflik antara Palestina dan Israel. Konflik ini memiliki latar belakang sejarah panjang yang melibatkan klaim teritorial, aspek agama, dan identitas nasional, dan pemberitaan media memegang peran kunci dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap isu ini. Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana bagaimana framing media Republika dan Kompas terhadap konflik Palestina dan Israel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan framing media yang melibatkan analisis mendalam terhadap cara media membentuk, memilih, dan menonjolkan aspek tertentu dari suatu isu atau peristiwa. Hasil penelitian ini menunjukkan liputan konflik yang dibingkai oleh media Republika dan Kompas, menekankan aspek kemanusiaan dan penderitaan warga sipil yang terjadi di Gaza dan menyoroti tindakan Israel yang dianggap sebagai pelanggaran hak asasi manusia. Rekomendasi dari penelitian ini menekankan pentingnya sikap kritis dalam mengonsumsi berita serta mempertimbangkan berbagai sudut pandang. Kata Kunci: Framing, Media, Perang, Palestina, Israel, Republika, Kompas
Early Marriage in the Flexing Era: A Review of Law and Ethics on Social Hasan, Amir; Hasibuan, Rahyana
El-Sirry: Jurnal Hukum Islam dan Sosial Vol 2, No 2 (2024)
Publisher : UIN SYEKH ALI HASAN AHMAD ADDARY PADANGSIDIMPUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ejhis.v2i2.13622

Abstract

Early marriage in Indonesia has become a complex and pressing issue, particularly in the context of the digital era known as "flexing." This study employs a qualitative approach with a descriptive method to deeply explore the phenomenon of early marriage within the legal and ethical contexts of social media, as well as to understand the perspectives of both teenagers and parents regarding the decision to marry at a young age. The findings indicate that early marriage is influenced by various social, cultural, and economic factors, including strong societal norms, pressure from social environments, and the impact of social media that promotes young marriage as a status symbol. Despite the existence of legal regulations prohibiting early marriage, such as Law No. 16 of 2019 concerning Marriage, its implementation remains ineffective on the ground. The impacts of early marriage are felt not only by individuals but also by families and society as a whole, creating cycles of poverty and long-term health issues. This research highlights the importance of government and community roles in addressing this issue through educational programs and awareness campaigns. Proposed policy recommendations include developing comprehensive sex education programs and promoting children's rights, as well as providing economic support for low-income families
PERAN SUMBER DAYA MANUSIA APARAT PENEGAK HUKUM DALAM MEWUJUDKAN PENEGAKAN HUKUM YANG EFEKTIF Daeng M, Mohd. Yusuf; Noviana, Putri; Mardi, Yandri; Putra, Reno; Hasan, Amir
ANDREW Law Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : ANDREW Law Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61876/alj.v4i2.138

Abstract

Penegakan hukum yang efektif tidak hanya ditentukan oleh keberadaan norma hukum dan kelembagaan yang memadai, tetapi sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia aparat penegak hukum. Aparat penegak hukum memegang peranan strategis dalam menerjemahkan norma hukum ke dalam tindakan nyata melalui proses penyelidikan, penyidikan, penuntutan, pemeriksaan, dan pelaksanaan putusan hukum. Namun, dalam praktiknya penegakan hukum di Indonesia masih menghadapi berbagai permasalahan, terutama yang berkaitan dengan profesionalisme, kompetensi, integritas, dan etika aparat penegak hukum. Kelemahan kualitas sumber daya manusia sering kali berdampak pada penegakan hukum yang tidak konsisten, penyalahgunaan kewenangan, menurunnya kepercayaan publik, serta belum terwujudnya keadilan dan kepastian hukum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan doktrinal. Kajian dilakukan terhadap prinsip-prinsip hukum, kerangka regulasi, serta doktrin hukum yang berkaitan dengan profesionalisme, akuntabilitas, dan integritas aparat penegak hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penegakan hukum sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia aparat, yang mencakup pengetahuan hukum, keterampilan teknis, integritas moral, serta dukungan kelembagaan yang memadai. Oleh karena itu, penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan berkelanjutan, penegakan etika profesi, dan reformasi kelembagaan menjadi prasyarat utama dalam mewujudkan penegakan hukum yang adil, efektif, dan berwibawa.
Co-Authors ', AL Azhar A ', Al Azhar A. Abda Abda Aisah Fachrunisa Al Azhar A Al Azhar A ' Al Azhar A. ' Al Azhar Ali Alex Sentami Putra Alfiati Silfi Aminuyati Analdo, Try Putera Analdo Try Putera Analdo Andreas Andreas Andreas Andreas Andri Andri Arwinda Kurnia Aswad, Hijratul Aulia Rahmi Azhari ' Azhari Sofyan AZWAN, VIRA Bella Mardhatillah Sani Boby Arona Putra, Boby Arona Daeng M, Mohd. Yusuf Dalimunthe, Ambali Damayanti, Elok Desy Ratna Sary, Desy Ratna Desy Sefri Yensi Devi Safitri Dirangga Madali Diva Dwi Andani Efendi, Erwin Elfi Ilham Elfi Ilham, Elfi Ilham Elisabeth Veronika Sipahutar Enawan, Hanny Enni Savitri Erin Juniati Errin Yani Wijaya Fajar, Aulia Ferby Mutia Edwy Gideon Saputra Gusnardi, Gusnardi Gusnardi, Gusnardi Gusnita, Jumeilia Hafiza Hafiza Hafzan Fikrian Hardi Hardi Hardi Hardi, Hardi Hariadi Yasni, Hariadi Hasibuan, Rahyana Hendri Irdanil Imelga Helen Indra, Mhd. Ricky Julio Herdi Peuranda Julita Julita Jumavis Irvia Saputra Kamaliah Kamaliah Kasman Arifin Kharisma Rianto Laurensia Br Tarigan, Laurensia Br M. Rasuli Mardi, Yandri Mariadi Mariadi, Mariadi Mega Diana Sari Miftakhul Hidayah Miftarahma Miftarahma Muslimah, Kamalia Nastia Putri Pertiwi Nelda Pratiwi Novita Indrawati Nur Azlina Nurhasanah, Dinna Nurul Ardiani Pirmansyah Pirmansyah Pratama, Muhammad Yogi Putra, Reno Putri Noviana Putri, Devi Diana Rafika Ludmilla Rahma Purnami Rahmat Syahputra Tarigan Raisa Kirana, Raisa Ramadhan, Rian Rahmat Ramashar, Wira Rasuli, Rasuli Reida wulan hudany, Reida wulan Resi Prima Rani, Resi Prima Ria Febriana Richa Senjari, Richa Riki Saputra, Riki Rio Safriadi Riska Natariasari Sahri Romadan Sartika Simanjuntak Saydella Ayudia, Saydella Sem Paulus Siregar, Muhammad Hatta Suci Izdihar Suryati Nur’aini Susanti, Mulyani Syaputra, Tirtha Syaradila R., Irma Teddy Chandra Tyara Miranda Veven Ertanto, Veven Vina Kurniaty Vince Ratnawati Vivi Aurora Mezal Volta Diyanto Wahyudi Wahab Widyastuti, Radilla Wira Ramashar Wulanda, Rhisa Dwi Putri Yanuriza, Yanuriza Yesi Mutia Basri Yudith Pius Stevan Kaunang Yulia Efni Yulia Yulia Yuneita Anisma Yusralaini ' Yustiarti, Fenny Zubir Zubir