Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Aplikasi Reservasi Transportasi Untuk Antar Jemput Karyawan di Kawasan PT. Pupuk Kujang Cikampek Rafli Rasyidin; Kamal Prihandani; Oman Komarudin
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 11 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.323 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.6831654

Abstract

Pupuk Kujang Cikampek is a subsidiary of BUMN company, namely PT. Pupuk Indonesia Holding Company, which is engaged in the fertilizer industry. It has 34 departments and operates on an area of ​​510 hectares. With such a large area, traveling within the area will certainly be difficult if you do not have adequate vehicles or transportation. The Department of Public Services which is responsible for dealing with transportation service problems has a service in dealing with these problems, called Jajap. In simple terms, Jajap is a service to shuttle employees around the internal area of ​​PT. Pupuk Kujang Cikampek uses a car. Unfortunately, the Jajap service reservation method is still done conventionally and is considered inefficient in terms of time and energy for employees. Because employees are required to visit the vehicle pool location if they don't have a WA driver contact. So these problems need a system that can handle it. The purpose of this research is to design and develop a transportation reservation application for shuttle employees at PT. Pupuk Kujang Cikampek uses the Extreme Programming application development method. In developing the application. The results of the System Usability Scale test on the developed application show that the application can be accepted by users with the category of "Good" assessment interpretation with a score for the Jajap requestor application is 72, 125 and the score for the Jajap driver application is 74, 2.
Door Lock Berbasis Internet of Things Kamal Prihandani; Agung Susilo Yuda Irawan
SYSTEMATICS Vol 1 No 1 (2019): August 2019
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.8 KB) | DOI: 10.35706/sys.v1i1.2006

Abstract

Perkembangan teknologi internet memberikan pemanfaatan lain yaitu Internet of Things (IoT). IoT melakukan komunikasi antara hardware embedded system dengan perangkat - perangkat elektronik atau mesin-mesin, sehingga dapat bertukar data atau melakukan aksi tertentu yang dikendalikan dari jarak jauh. Salah satu pengembangan dari IoT adalah door lock, door lock digunakan untuk memerikan solusi dalam penguncian konvensional yang jika meminjamkan kunci sangat rentan terhadap tindakan duplikasi, tidak dapat diketahui secara cepat jika pintu yang dibuka dengan paksa dan pintu sering ditinggalkan dalam keadaan tidak terkunci, batasan dalam penelitian ini pengguna harus memiliki koneksi internet dalam smart phone, pin 6 digit digunakan sebagai key.
Sistem Pengontrol Lampu Berbasis Internet Dengan Metode Virtual Prototype Agung Susilo Yuda Irawan; Kamal Prihandani
SYSTEMATICS Vol 1 No 1 (2019): August 2019
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.798 KB) | DOI: 10.35706/sys.v1i1.2009

Abstract

Internet merupakan suatu konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas yang terhubung langsung secara terus menerus. Penilitian ini membahas tentang sistem pengontrolan Lampu berbasis Internet. Permasalahan yang menjadi tantangan ke depan untuk dapat diselesaikan yaitu sulitnya mengontrol penggunaan dari setiap. Penelitian dilakukan dengan membangun sebuah perangkat prototype pengendali jarak jauh untuk lampu . Dengan sebuah metode virtual prototype dan metode fuzzy Mamdani maka penelitian yang dilakukan dapat merancang sebuah rancangan virtual dan pengontrolan lampu secara otomatis dengan intensitas cahaya serta hasil yang di dapat akan diuji dengan tanggapan user menggunakan User Acceptance Test dengan hasil dari setiap kategori yaitu 1) Persepsi sikap penerimaan pengguna mendapatkan hasil 68,5 %, 2) Persepsi kesesuaian sistem yang dibuat mendapatkan hasil 84,25 %, 3)  Persepsi kegunaan / kemanfaatan sistem mendapatkan hasil 65 %, 4) Persepsi kemudahan sistem mendapatkan hasil 83,3 %, dan kategori ke 5) Persepsi minat prilaku pengguna mendapatkan hasil 85 %. Dan diterima baik oleh user. Hasil peneltian ini sistem pengontrol lampu berbasis Internet, mempermudah memonitring dan mengkontrol peralatan lampu dengan baik serta prototype yang dibuat dapat mengkontrol penggunaan daya dari setiap lampu yang digunakan
Systematic Literature Review Kepuasan Pelanggan terhadap Jasa Transportasi Online Alma Apriliani; Muhammad Budhiluhoer; Asep Jamaludin; Kamal Prihandani
SYSTEMATICS Vol 2 No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/sys.v2i1.3530

Abstract

Kemajuan di bidang teknologi informasi dimanfaatkan oleh para pelaku bisnis penyedia jasa transportasi untuk mengembangkan bisnisnya yang disebut dengan transportasi online. Agar dapat bersaing dengan para penyedia jasa transportasi online lainnya, para pelaku bisnis terus meningkatkan kepuasan para pelanggannya. Saat ini banyak penelitian yang meneliti faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan. Sehingga diperlukan review terhadap paper jurnal yang membahas tentang kepuasan pelanggan transportasi online. Metode yang digunakan penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap paper jurnal yang publish dari tahun 2016-2019. Terdapat tiga Research Question (RQ) yang ditetapkan pada penelitian ini. Hasil akhir yang diperoleh dari penelitian ini adalah aplikasi yang banyak diteliti yaitu Go-Jek dan Grab, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dengan responden yang paling banyak digunakan sebanyak 100 orang dan faktor yang paling banyak berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan yaitu kualitas pelayanan. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi agar para pelaku bisnis penyedia jasa transportasi online terus meningkatkan kualitas pelayanannya sehingga meningkatkan kepuasan pelanggan yang berakibat pada penggunaan ulang jasa tersebut.
Perbandingan Penggunaan System Usability Scale dan Usefull, Satisfaction and Ease of Use Questionnaire pada Usability Testing Sifa Amalia Purnamasari; Nono Heryana; Kamal Prihandani
Jurnal Ilmiah Informatika Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Informatika
Publisher : Department of Science and Technology Ibrahimy University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/jimi.v6i1.1236

Abstract

Since the emergence of the Covid-19 virus in Indonesia, learning activities in the education system have been changed to distance learning using online media. The most widely used application according to the results of interviews with teacher representatives from 4 vocational schools in Karawang Regency is Google Classroom. However, the application received a poor rating based on the rating on the Google Play Store. So that usability testing is carried out in order to assess the effectiveness, efficiency and user satisfaction of the application. There are several usability testing techniques, including (SUS) System Usability Scale and Usefull, Satisfaction and ease of Use (USE) Questionnaire. This study aims to obtain the results of usability testing and a comparison between the two techniques used. Both have some similarities where the analysis can be done using any media, it's just that there are differences in the number of questions and data analysis. The System Usability Scale (SUS) technique contains 10 questions while the Usefull, Satisfaction and ease of Use (USE) Questionnaire technique contains 30 questions with 3 main dimensions, namely Usefulness, Satisfaction and Ease of Use. The research method used is Product Moment Pearson’s method for data validity analysis and Cronbbach's Alpha method for data reliability analysis. This research is a quantitative descriptive study conducted on 50 high school students/equivalent and university students. The results of the questionnaire technique (SUS) System Usability Scale state that Google Classroom has a good interface with a score of 72 with advantages in ease of use and desire to use it again, while based on the Usefull, Satisfaction and ease of Use (USE) Questionnaire technique states Google Classroom has an average value of 84% with 81% (usefulness), 86% (ease of use), 87% (ease of learning) and 83% (satisfaction). Then according to the comparison, the Usefull, Satisfaction and ease of Use (USE) Questionnaire technique is stated to be better with a reliability value of 0.967 while (SUS) System Usability Scale only has reliability (0.634).
Pengembangan Alat Hand Sanitizer Otomatis dengan Metode Research and Development Untuk Menjaga Kesehatan Herfandi Herfandi; Gilang Ginanta; Eko Purwirawansyah; Kamal Prihandani
Jurnal Teknologi Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Teknologi
Publisher : Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31479/jtek.v10i1.193

Abstract

Covid-19 is the type of virus that causes the disease SARS-CoV-2. The government has implemented policies to prevent the spread of Covid-19, one of which is to wash hands regularly using hand sanitizer. However, the use of hand sanitizers is currently still widely applied manually, namely by pressing the pump lever on the hand sanitizer. Therefore, it is important to develop an automatic hand sanitizer. The research and development (R & D) method is able to create a product that has a high validity value because it goes through a series of testing and validation stages. This research is developing an automatic hand sanitizer with research and development methods. The result of this research is an automatic hand sanitizer device based on the Arduino Uno microcontroller with two servo motors as the driving force for the hand sanitizer and an ultrasonic sensor as input. The tools developed were proven to be more effective than manual tools based on a wider test with the percentage of manual tools being 50.00% and automatic hand sanitizers being 88.33%. Automatic hand sanitizer is expected to be able to maintain current health.
Penerapan Design Thinking Pada Perancangan UI/UX Aplikasi Pembelajaran Online Untuk Mengurangi Dampak Technostress Luxanfakhri Dieno Putra; Aji Primajaya; Kamal Prihandani
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 5 No 2 (2022): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/intecoms.v5i2.3920

Abstract

Perkembangan Teknologi harus dibarengi dengan pemenuhan kebutuhan user, user harus merasa nyaman dengan teknologi yang ada di sekitarnya, user harus cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang amat cepat, sayangnya kebanyakan dari user tersebut mengalami banyak keluhan, kebingungan dan juga kesulitan atau bahkan technostress. Maka dari itu penulis akan melakukan penelitian menggunakan metode design thinking dengan harapan akan mengurangi dampak technostress itu sendiri, metode design thinking digunakan untuk membuat prototipe aplikasi pembelajaran online. Hasil dari penelitian ini menunjukan kesuksesan dimana mendapat nilai 73,5 pada skala SUS dengan range memuaskan dan grade good, nilai rata-rata pengujian menggunakan SUS adalah 68,5, hal ini membuktikan user tidak mengalami kebingungan, kesulitan yang berarti pada saat menjalankan prototipe aplikasi. Kata kunci : Design Thinking, Technostress, User
Implementasi Ui/Ux Pada Pembayaran Pelanggan Internet Rumah Menggunakan Metode User Centered Design (Studi Kasus PT Atlas Lintas Indonesia) Sirojul Lael; Rini Mayasari; Kamal Prihandani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.8046

Abstract

Perkembangan teknologi di zaman sekarang sudah sangatlah pesat, apalagi pada perkembangan online yang menggunakan fasilitas internet dan terhubung banyak orang di dunia. Salah satu bentuk nyata pada perkembangan online ini adalah pada bidang pembayaran Online. Pada umumnya orang-orang yang ingin membayar sesuatu harus mengunjungi loket kasir, tentunya hal ini sangat tidak efisien dan efektif. Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini orang-orang tidak perlu lagi mengantri panjang dan menghabiskan waktu lama di loket kasir. Dengan memanfaatkan fasilitas menu konfirmasi pembayaran Online ini, pengguna dapat lebih efektif dan efisien dalam bertransaksi. Hal ini didasari oleh pesatnya perkembangan teknologi dan minat orang-orang kepada aplikasi aplikasi pembayaran online. Sebelum membangun aplikasi berbasis website, perlunya merancang tampilan antarmuka (user interface) dan pengalaman pengguna (user experience) terlebih dahulu pada aplikasi tersebut. User Interface adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dengan aplikasi, user interface bertugas menghubungkan antara aplikasi dengan pengguna agar interaksi dapat dilakukan dengan mudah. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat desain tampilan atau user interface dan user experience pada aplikasi pembayaran internet rumah secara online untuk para pengguna internet yang sudah berlangganan. Untuk menciptakan rancangan desain tampilan yang sesuai kebutuhan pengguna, pada penelitian ini menggunakan metode user centered design dengan pengujian cognitive walkthrough. Hasil dari penelitian perancangan user interface dan user experience pada aplikasi pembayaran internet rumah secara online ini para responden merasa puas dengan hasil perancangan tersebut baik dari sisi user customer ataupun user terapis, karena rata-rata pengujian dari semua skenario berada dibawah 30 detik dan persentase kesalahan para responden tidak melebihi batas maksimal yaitu 50%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa perancangan menggunakan metode user centered design dapat memenuhi kebutuhan user atau pengguna sehingga metode tersebut mudah untuk dipahami.
PENERAPAN CLEAN ARCHITECTURE DALAM MEMBANGUN APLIKASI BERBASIS MOBILE DENGAN FRAMEWORK GOOGLE FLUTTER Mohammad Bijantium Sinatria; Oman Komarudin; Kamal Prihandani
INFOTECH journal Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/infotech.v9i1.5237

Abstract

Saat membangun aplikasi berbasis mobile menggunakan Flutter, sebagian besar tersusun atas widget, yang merupakan kumpulan baris kode yang tersusun seperti pohon. Mengatur parent dari widget akan melakukan proses render ulang dari parent hingga child dari widget. Membangun aplikasi berbasis mobile dengan Flutter perlu menggunakan arsitektur yang tepat agar mudah beradaptasi atas perubahan yang terjadi. Saat melakukan perubahan, kemungkinan terjadi bug yang tidak disengaja selalu ada, efeknya menambah biaya risiko. Arsitektur yang tepat akan sangat mengurangi pengeluaran untuk melakukan pemeliharaan dan sangat mengurangi risiko kerusakan yang tidak disengaja. Oleh karenanya diperlukan Arsitektur yang tepat akan sangat mengurangi pengeluaran untuk melakukan pemeliharaan dan sangat mengurangi risiko kerusakan yang tidak disengaja. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Clean Architecture dan SOLID Principle dalam membangun aplikasi berbasis mobile dengan menggunakan framework Google Flutter. Metode dalam penelitian ini menggunakan Agile with Scrum dan menggunakan framework Google Flutter. Hasilnya akan berupa sebuah kerangka dan penerapan dari setiap layer Clean Architecture dengan menerapkan SOLID Principle.
Implementasi Prinsip Layanan Bimbingan dan Konseling Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sutirna; Haerudin Haerudin; Kamal Prihandani
Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_bk.v7i1.1072

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of the implementation of the principle of guidance and counseling services in learning mathematics as a solution to the low learning outcomes of mathematics that have occurred so far. The instrument used was a written test in the form of multiple choice, and to strengthen the results of the study it was connected with the results of interviews with students and learning observation assessment sheets by mathematics teachers as observers. The results showed that the positive direction of the simple linear regression equation, namely Y = 2.019 + 0.901 X, so that the hypothesis test had a significant effect on the treatment given to student learning outcomes as indicated by the percentage increase in learning outcomes. Implementation of the principles of integrated guidance and counseling services in the implementation of the teaching and learning process is very effective, because the learning atmosphere will be warmer, hormonal, and encouraging so that student learning outcomes, student perceptions of the subject and teacher and high student motivation to learn will be created. Abstrak Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh implementasi prinsip layanan bimbingan dan konseling dalam pembelajaran matematika sebagai solusi menjawab rendahnya hasil belajar matematika selama ini yang terjadi. Instrumen yang digunakan berupa tes tertulis berbentuk pilihan banyak, dan untuk memperkuat hasil penelitian dihubungkan dengan hasil wawancara dengan peserta didik dan lembar penilaian observasi pembelajaran oleh para guru matematika sebagai observer. Hasil penelitian diperoleh bahwa arah positif persamaan regresi linear sederhana, yaitu Y = 2,019 + 0,901 X, sehingga uji hipotesis pengaruhnya signifikan dari perlakuan yang diberikan terhadap hasil belajar siswa yang ditunjukkan dengan adanya persentase kenaikan hasil belajar. Implementas prinsip layanan bimbingan dan konseling yang terintegrasi dalam pelaksanaan proses belajar mengajar sangat efektif, karena suasana pembelajaran akan lebih hangat, hormonis, dan menggembirakan sehingga hasil belajar peserta, persepsi peserta didik terhadap mata pelajaran maupun gurunya serta motivasi peserta didik yang tinggi untuk belajar akan tercipta.