Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pendaftaran Nomor Induk Berusaha Berbasis Online Single Submission Risk Based Approach di BUM Desa Semedi Karya, Desa Senganan, Penebel Tabanan I Wayan Kartika Jaya Utama; I Made Sara; Cokorda Krisna Yudha
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v5i3.8269

Abstract

Senganan Village is a village in Penebel District, Tabanan Regency with a population of 6,431 people, consisting of 3,186 males and 3,245 females, distributed across 12 Banjar Dinas. Senganan Village is one of the villages with great economic potential, and with this potential, the existence of the Village-Owned Enterprise (Bum Desa) becomes important to manage and utilize local resources. Senganan Village has the Semedi Karya Bum Desa, which has been established since 2014, but in recent times has faced several significant challenges that have disrupted business activities. The inactivity has resulted in incomplete business legality, especially regarding the registration of the Business Identification Number (NIB) that Bum Desa must have starting from 2023. Given the problems faced, the implementation of this community service activity is carried out using methods of socialization, training, technology application, mentoring, and program evaluation and sustainability. The result of this activity is that Bum Desa Semedi Karya is facing several issues, including legal cases involving previous management, a lack of understanding regarding the registration process for NIB based on OSS RBA, and unawareness of the benefits of business legality through NIB. To address this, socialization, training, mentoring, and post-training evaluation were conducted. Having an NIB also opens access to various facilities and government support, such as capital and training. However, the implementation of this system in Bum Desa Semedi Karya has not been fully realized due to inactivity in business over the past few years and the existence of legal cases that need to be resolved first. Once the legal issues are resolved, the NIB registration can be continued promptly
Effects of Transfer Pricing, Tax Haven, and Thin Capitalization on Tax Avoidance I Gusti Ayu Intan Saputra Rini; Mellisa Dipa; Cokorda Krisna Yudha
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Jagaditha Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Ekonomi & Bisnis JAGADITHA
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jj.9.2.2022.193-198

Abstract

Tax avoidance can be defined as an effort made by taxpayers to ease their tax burden without violating tax rules. Tax avoidance is a complicated and distinctive problem because it does not violate existing rules and regulations, however, on the other hand, the government does not want the existence of tax avoidance because it can cause a lack of state revenue. The purpose of this study is to examine and obtain empirical evidence of the effect of transfer pricing, tax havens, and thin capitalization on tax avoidance. This study was conducted on basic and chemical industrial sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2017-2020 period. The sample was determined using a non-probability sampling method through a purposive sampling technique, and 13 samples of companies that meeting the criteria were obtained. In addition, this study uses secondary data in the form of company annual financial statements and reports. Data were analysed using a multiple linear regression analysis technique. The results showed that transfer pricing has a negative effect on ETR as a proxy for tax avoidance; tax haven has a positive effect on ETR; while thin capitalization has no effect on ETR.
PENGARUH PELATIHAN, DUKUNGAN MANAJEMEN PUNCAK DAN KEJELASAN TUJUAN TERHADAP EFEKTIVITAS SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH (Studi Empiris Pada Pemerintah Kabupaten Badung) Cok Istri Ratna Sari Dewi; Luh Putu Lusi Setyandarini Surya; Cokorda Krisna Yudha
KRISNA: Kumpulan Riset Akuntansi Vol. 11 No. 2 (2020): KRISNA: Kumpulan Riset Akuntansi
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/kr.11.2.2020.110-116

Abstract

Abstrcat This study aims to determine the effect of training, top management support and clarity of objectives on the effectiveness of the Regional Financial Accounting System (SAKD) in Regional Implementing Organizations (OPD) in the Government of Badung Regency. A successful implementation of the system is not only determined by mere technical mastery, the behavioral factors of individual system users can also determine the success of implementation. Training factors, top management support and clarity of objectives are needed to increase the effectiveness of the Regional Financial Accounting System (SAKD) in an organization to support the application of the system in meeting the demands of the public regarding transparency and accountability of public sector institutions. This study uses 132 civil servants who have a main duty to manage finances in the OPD at the Badung Regency Government as a research sample. Determination of the sample in this study using simple random sampling technique. The analysis technique used is multiple linear regression analysis. The results of the study found that training, top management support and clarity of objectives on the Regional Implementing Organization (OPD) in the Badung Regency Government had a positive effect on the effectiveness of the Regional Financial Accounting System (SAKD). Keywords: Clarity of purpose; effectiveness of the regional financial accounting system; top management support; training Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan, dukungan manajemen puncak dan kejelasan tujuan terhadap efektivitas Sistem Akuntansi Keuangan Daerah (SAKD) pada Organisasi Pelaksana Daerah (OPD) di Pemerintah Kabupaten Badung. Suatu keberhasilan implementasi sistem tidak hanya ditentukan pada penguasaan teknis belaka, faktor perilaku dari individu pengguna sistem juga dapat menentukan kesuksesan implementasi. Faktor pelatihan, dukungan manajemen puncak dan kejelasan tujuan diperlukan untuk meningkatkan efektivitas Sistem Akuntansi Keuangan Daerah (SAKD) dalam suatu organisasi untuk mendukung penerapan sistem tersebut dalam memenuhi tuntutan masyarakat tentang transparasi dan akuntabilitas lembaga sektor publik. Penelitian ini menggunakan 132 pegawai negeri sipil yang memiliki tupoksi untuk mengelola keuangan di OPD pada Pemerintah Kabupaten Badung sebagai sampel penelitian. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menemukan bahwa pelatihan, dukungan manajemen puncak dan kejelasan tujuan pada Organisasi Pelaksana Daerah (OPD) di Pemerintah Kabupaten Badung berpengaruh positif terhadap terhadap efektivitas Sistem Akuntansi Keuangan Daerah (SAKD). Kata Kunci: Kejelasan tujuan; efektivitas sistem akuntansi keuangan daerah; dukungan manajemen puncak; pelatihan
Program Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber dan Pendukungan UMKM Naik Kelas di Desa Dangin Puri Kangin, Kecamatan Denpasar Utara, Kotamadya Denpasar Cokorda Krisna Yudha; Ni Luh Putu Indiani; Bayu Pasupati
Community Service Journal (CSJ) Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.4.2.2022.150-156

Abstract

Potensi Desa Dangin Puri Kangin cukup menjanjikan karena letak wilayah yang berada di perkotaan dan padatnya penduduk. Dari hasil observasi, terdapat sejumlah permasalahan yang dihadapi masyarakat. Permasalahan pertama adalah kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pembuangan sampah dan limbah rumah tangga serta cara pengelolaan sampah dan limbah yang dapat didaurulang. Permasalahan kedua adalah penurunan omzet Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Bumdes di wilayah Desa Dangin Puri Kangin sebagai imbas pandemi. Sejumlah UMKM juga belum memiliki Izin Usaha Mikro Kecil sehingga menyulitkan akses UMKM ke lembaga keuangan. Selain permasalahan tersebut, stunting juga menjadi agenda penting untuk diperhatikan mengingat permasalahan stunting cukup sering terjadi belakangan ini dan telah menjadi perhatian pemerintah. Dari permasalahan yang dihadapi maka solusi yang ditawarkan adalah edukasi pengelolaan sampah berbasis sumber di tingkat rumah tangga serta sosialisasi pengolahan minyak jelantah menjadi biodiesel. Untuk meningkatkan kinerja pemasaran digital UMKM dan Bumdes, solusi yang diberikan adalah pelatihan pemasaran digital. Untuk membantu UMKM naik kelas, dilakukan sosialisasi tata cara pengurusan izin usaha dan memberikan pelatihan membuat laporan keuangan dengan menggunakan neraca sederhana. Untuk permasalahan stunting, solusi yang diberikan adalah kegiatan penyuluhan gizi dan stunting. Keberhasilan kegiatan diukur menggunakan indikator: ketercapaian tujuan pelatihan, ketercapaian target yang telah direncanakan, dan keberlanjutan program. Tingkat ketercapaian ketiga indikator ini menunjukkan nilai rata-rata di atas 75 persen sehingga kegiatan pengabdian ini telah berjalan baik. Program-program dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini perlu dijaga keberlanjutannya dengan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat dapat meningkatkan efektivitas program penanggulangan sampah dan pengembangan UMKM serta peningkatan gizi di Desa Dangin Puri Kangin.
PENGARUH PELATIHAN, BEBAN KERJA, DAN PENGALAMAN KERJA AUDITOR TERHADAP KEMAMPUAN MENDETEKSI Ida Ayu Diah Wulandari; Partiwi Dwi Astuti; Cokorda Krisna Yudha
Jurnal Riset Akuntansi Warmadewa Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Riset Akuntansi Warmadewa
Publisher : Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jraw.4.1.7621.45-50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan, beban kerja dan pengalaman kerja auditor terhadap kemampuan mendeteksi kecurangan. Populasi dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja di Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Provinsi Bali dengan sampel yang digunakan yaitu sebanyak 51 orang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pelatihan berpengaruh positif signifikan terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan, (2) beban kerja berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan, (3) pengalaman kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan. Besarnya pengaruh variabel bebas terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan adalah 58%. Saran yang dapat diberikan oleh peneliti adalah Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Provinsi Bali dalam meningkatkan kemampuan mendeteksi kecurangan auditor dapat dilakukan dengan meningkatkan pelatihan dan pengalaman kerja auditor, serta menyelesaikan tugas audit dengan tepat waktu untuk mengurangi beban kerja yang dialami auditor.
PENGARUH KOMPETENSI SDM, PEMANFAATAN TI,DAN PENGENDALIAN INTERN TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN Ni Made Dita Cahyani; Ida I Dewa Ayu Manik Sastri; Cokorda Krisna Yudha
Jurnal Riset Akuntansi Warmadewa Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Riset Akuntansi Warmadewa
Publisher : Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jraw.3.2.7633.36-41

Abstract

Penelitian ini berjudul Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Pemanfaatan Teknologi Informasi, dan Pengendalian Intern Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pada BPR di Ubud. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah apakah pengaruh kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, dan pengendalian intern secara parsial terhadap kualitas laporan keuangan pada BPR di Ubud. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, dan pengendalian intern secara parsial terhadap kualitas laporan keuangan pada BPR di Ubud. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pegawai dari 6 Bank Perkreditan Rakyat di Ubud. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling, sampel pada penelitian ini adalah 47 responden. Pengumpulan data primer dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yaitu regresi linear berganda. Hasil penelitian ini terdapat pengaruh positif dan signifikan secara parsial dari kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, dan pengendalian intern secara parsial terhadap kualitas laporan keuangan pada BPR di Ubud.
EFEKTIVITAS DAN KONTRIBUSI PAJAK HOTEL DAN PAJAK RESTORAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KABUPATEN BANGLI Mellyani Apriliadewi Putu; Ida Ayu Mas Manik Sastri; Cokorda Krisna Yudha
Jurnal Riset Akuntansi Warmadewa Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Riset Akuntansi Warmadewa
Publisher : Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jraw.5.1.9981.7-13

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menilai efektivitas peningkatan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Bangli antara tahun 2017 dan 2021 dengan melihat efektivitas serta kontribusi pajak hotel dan pajak restoran. Dengan menggunakan metodologi analisis yang dicirikan oleh teknik analisis deskriptif, yang melibatkan penggunaan sumber data primer dan sekunder. Dengan data yang didapatkan dari observasi lapangan, analisis dokumen yang relevan. Temuan menunjukkan pemungutan Pajak Hotel dan Pajak Restoran di Kabupaten Bangli sudah menunjukkan tingkat efektivitas yang patut diperhatikan. Rerata keefektifan pajak hotel tercatat 113,86%, sedangkan pajak restoran menunjukkan keefektifan rata-rata yang lebih tinggi yaitu 157,38%. Kontribusi Pajak Hotel dan Pajak Restoran terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bangli relatif rendah. Pajak Hotel hanya berkontribusi sebesar 0,12%, sementara Pajak Restoran memberikan kontribusi sebesar 8,16% dari total Pendapatan Asli Daerah.
PENGARUH PENGETAHUAN WAJIB PAJAK, KUALITAS PELAYANAN PAJAK DAN SANKSI PERPAJAKAN SAMSAT KARANGASEM Purnamita Sanjiwani1 Ni Nyoman; Ida I Dewa Ayu Mas Manik Sastri; Cokorda Krisna Yudha
Jurnal Riset Akuntansi Warmadewa Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Riset Akuntansi Warmadewa
Publisher : Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jraw.5.1.10002.48-52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Pengetahuan Wajib Pajak, Kualitas Pelayanan Pajak dan Sanksi Perpajakan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. Penelitian ini dilakukan pada Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Pada Kantor Samsat Karangasem dengan sampel penelitian yang berjumlah 100 responden yang diambil menggunakan Teknik accidental sampling. Seluruh data yang diperoleh dari distribusi kuisoner layak digunakan, selanjutnya dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji hipotesis (uji t dan uji f). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pengetahuan Wajib Pajak berpengaruh positif terhadap Kepatuhan Wajib Pajak pada Kantor Samsat Karangasem. Hal ini menunjukkan semakin baik atau meningkat Pengetahuan Wajib Pajak, maka akan semakin meningkat pula Kepatuhan Wajib Pajak pada Kantor Samsat Karangasem (2) Kualitas Pelayanan Pajak berpengaruh positif terhadap Kepatuhan Wajib Pajak pada Kantor Samsat Karangasem. Hal ini menunjukkan semakin baik atau meningkat Kualitas Pelayanan Pajak, maka akan semakin meningkat pula Kepatuhan Wajib Pajak pada Kantor Samsat Karangasem (3) Sanksi Perpajakan berpengaruh positif terhadap Kepatuhan Wajib Pajak pada Kantor Samsat Karangasem. Hal ini menunjukkan semakin baik atau meningkat Sanksi Perpajakan maka akan semakin meningkat pula Kepatuhan Wajib Pajak pada Kantor Samsat Karangasem.
DAMPAK PEMBANGUNAN PASAR MODERN DAN PERSAINGAN E-COMMERCE TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG PASAR SENI KLUNGKUNG, BALI I Dewa Ayu Eka Pertiwi; Ni Kadek Suganing; Cokorda Krisna Yudha
Jurnal Riset Akuntansi Warmadewa Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Riset Akuntansi Warmadewa
Publisher : Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dampak perkembangan pasar modern dan e-commerce terhadap pendapatan pedagang tradisional, khususnya dalam konteks pasar Seni Klungkung. Penelitian ini menekankan pedagang pasar seni Klungkung di blok B sebagai informan, yang memberikan wawasan kritis tentang fenomena yang sedang dipelajari, dan menggunakan metode triangulasi data untuk memastikan analisis data yang komprehensif. Hasil penelitian memperlihatkan pendapatan pedagang tradisional di pasar seni Klungkung, terkait dengan beberapa faktor, seperti faktor pembangunan pasar modern, faktor persaingan e-commerce, faktor retribusi pajak, dan faktor konsumen atau pembeli. Faktor pembangunan pasar modern memang menawarkan fasilitas yang lebih baik, tetapi beberapa pedagang mengalami penurunan pendapatan setelah renovasi pasar karena lokasi pasar menjadi kurang strategis, akses pembeli dibuat terbatas, dan perubahan pola belanja. Faktor persaingan e-commerce mengadopsi teknologi digital menjadi kebutuhan mendesak bagi pedagang Pasar Seni Klungkung agar dapat beradaptasi dengan perubahan pola belanja dan tetap bersaing di era e-commerce. Faktor retribusi kenaikan pajak harian dari Rp2.500 menjadi Rp4.000 menambah beban operasional pedagang, terutama karena harus dibayarkan setiap bulan (sebelumnya dibayarkan per-hari) tanpa mempertimbangkan fluktuasi pendapatan para pedagang. Terakhir, faktor konsumen atau pembeli terkait e-commerce memberikan kemudahan dalam membandingkan harga dan ketersediaan produk melalui platform online, membuat banyak pembeli meninggalkan pasar fisik
Pengaruh Kompleksitas Tugas Pada Audit Judgment Dengan Variabel Religiusitas Sebagai Pemoderasi Luh Putu Lusi Setyandarini Surya; Cok Istri Ratna Sari Dewi; Cokorda Krisna Yudha
Jurnal Riset Akuntansi Vol 17 No 2 (2018): Aksioma - Accounting Journal Research, Desember 2018
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/aksioma.v17i2.46

Abstract

Cara pandang auditor dalam menanggapi informasi, berhubungan dengan tanggung jawab dan risiko audit yang akan dihadapi. Hal tersebut akan mempengaruhi judgment yang akan dibuatnya. Salah satu faktor yang mempengaruhi persepsi auditor dalam menanggapi dan mengevaluasi informasi ini adalah kompleksitas tugas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh kompleksitas tugas pada audit judgment, serta kemampuan variabel religiusitas memoderasi pengaruh kompleksitas tugas pada audit judgment. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, pada 62 auditor di Kantor Akuntan Publik se-Provinsi Bali sebagai responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier sederhana dan Moderated Regression Analysis. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa kompleksitas tugas berpengaruh negatif pada audit judgment serta menunjukkan bahwa religiusitas mampu memperlemah pengaruh kompleksitas tugas pada audit judgment. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat religiusitas yang dimiliki auditor maka semakin baik kualitas audit judgment yang dihasilkan pada saat auditor menghadapi tugas yang kompleks.