Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

The influence of accountability, transparency, participation, and characteristics of satya on the management of village funds Gede Sanjaya Adi Putra; Gde Deny Larasdiputra
Journal of Applied Sciences in Accounting, Finance, and Tax Vol. 6 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/jasafint.v6i1.20-28

Abstract

This study aims to determine the effect of accountability, transparency, and community participation on the management of village funds with Satya as a moderating variable. The population in this study was the people of Sading Village with the following criteria: village officials (village government organizations) and hamlet representatives (banjar adat) who were involved in village fund management meetings with a sample of 82 people. The theory used in this research is Stewardship Theory and agency theory. The data analysis technique used in this study is Multiple Linear Regression Analysis and Moderated Regression Analysis (MRA). The results of the study stated that H1, H2, H3, and H6 were accepted while H4 and H5 were rejected. This shows that accountability, transparency, and participation have a positive effect on the management of village funds. The nature of Satya is not able to moderate the effect of Accountability and Transparency on management and villages. However, the nature of Satya is able to moderate the positive influence of community participation on management and villages.
DAMPAK PROGRAM KREDIT USAHA RAKYAT TERHADAP KESEJAHTERAAN I Komang Putra; Wahyu Widayat; Gede Sanjaya Adi Putra; I Putu Gde Chandra Artha Aryasa; I Made Aditya Pramartha
Jurnal Kebijakan Publik Vol 14, No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkp.v14i3.8289

Abstract

Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan program pemerintah Indonesia yang dilaksanakan sejak tahun 2007 dengan tujuan meningktakan kesejahteraan dan menurunkan kemiskinan melalui pemberdayaan UMKM. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengukur dampak dari program KUR terhadap kesejahteraan masyarakat Provinsi Bali penerima program. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah evaluasi dampak melalui indikator pengeluaran rumah tangga atas bahan nonmakanan dan makanan. Pengukuran kuantitatif menggunakan metode Propensity Score Matching (PSM) dengan setdata yang diperoleh melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2018. Jika dibandingkan antara kelompok penerima program KUR dan kelompok yang tidak menerima, maka kelompok penerima program KUR memiliki pengeluaran nonmakanan lebih tinggi 8 persen dan pengeluaran makanan lebih tinggi 4 persen dibandingkan kelompok yang tidak menerima program KUR. Hasil penelitian menyimpulkan jika kelompok rumah tangga penerima program KUR cenderung lebih sejahterah dikarenakan memiliki pengeluaran keseluruhan yang lebih tinggi dari kelompok yang tidak menerima program. Program KUR yang dijalankan oleh pemerintah berdampak besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya dalam pengembangan sektor riil. Temuan dalam penelitian ini juga dapat menjadi rujukan dalam diskusi terkait kebijakan publik dan pengambil keputusan kebijakan publik.
Pemberdayaan Kelompok Swadaya pengerajin Ukiran Bali “Anjatta” Dalam Mendukung Produksi Ukiran Di Desa Batubulan Kangin Kecamatan Sukawati I Komang Putra; IGA Athina Wulandari; Gede Sanjaya Adi Putra
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i3.1296

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertujuan meningkatkan kapasitas produksi kelompok swadaya pengerajin ukiran "Anjatta" di Desa Batubulan Kangin, Sukawati, Gianyar, untuk ekspansi pasar internasional. PKM juga bertujuan meningkatkan pengetahuan mereka dalam pengelolaan produksi dan keuangan. Metodenya melibatkan Focus Group Discussion (FGD) tentang produksi, ceramah tentang peluang ekspor, dan pelatihan pencatatan transaksi. Bantuan sarana produksi juga diberikan untuk meningkatkan produksi. Hasil observasi dan pengujian menunjukkan PKM membantu anggota Anjatta memahami pengelolaan produksi, keuangan, dan peluang ekspor serta meningkatkan produksi. Untuk keberlanjutan, disarankan melatih pemanfaatan market place dan e-commerce untuk penjualan internasional. Empowerment Of Balinese Carving Craftsmen Self-Help Group In Supporting Increased Production In Batubulan Kangin Village, Sukawati District  The Community Service Program (PKM) aims to increase the production capacity of the self-help group of "Anjatta" carving craftsmen in Batubulan Kangin Village, Sukawati, Gianyar, for international market expansion. PKM also aims to increase their knowledge in production and financial management. The method involves Focus Group Discussions (FGD) about production, lectures about export opportunities, and transaction recording training. Assistance for production facilities is also provided to increase production. Observation and test results show that PKM helps Anjatta members understand production management, finance and export opportunities and increase production. For sustainability, it is recommended to train in the use of market places and e-commerce for international sales.
Dampak Ketidakpastian Lingkungan pada Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi Manajemen dalam Meningkatkan Kinerja Manajerial Gede Sanjaya Adi Putra; Bayu Pasupati; Gde Deny Larasdiputra
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 14 No. 03 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v14i03.66340

Abstract

Abstrak Penelitian disdasari oleh adalnya penurunan jumlah hotel di kota Denpasar dikarenakan dampak dari covid 19. Penelitian ini mengkonfirmasi/memperkuat bukti empiris tentang Kinerja suatu perusahaan yang baik tentunya akan ditopang dengan kemampuan Manajemen yang baik dari para manajer puncak, maupun manajer tingkat bawahnya begitupun sebaliknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh sistem informasi akuntansi manajemen terhadap efektivitas manajemen. Dan untuk menguji dan menganalisis pengaruh sistem informasi akuntansi manajemen terhadap kinerja manajemen, dengan ketidakpastian lingkungan sebagai variabel moderasi. Penelitian ini merupakan penelitian survei yang menggunakan kuesioner untuk mengumpulkan informasi yang dibutuhkan. Kuesioner disebar ke hotel bintang tiga, empat dan lima di Kota Denpasar. Sebanyak 66 kuesioner dibagikan, 50 diantaranya kembali. Jumlah kuesioner yang digunakan untuk menganalisis data adalah 50 set. Kualitas informasi yang diperoleh melalui penggunaan alat penelitian dievaluasi dengan uji validitas dan reliabilitasnya. Hipotesis diuji menggunakan Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (SEM PLS). Hasil penelitian ini menerima hipotesis yang diajukan bahwa SIAM mempengaruhi efektivitas kepemimpinan serta ketidakpastian lingkungan memoderasi pengaruh antara SIAM dan efektivitas kepemimpinan. Kata Kunci :Sistem Informasi Akuntansi Manajemen, Kinerja Manajerial, Ketidakpastian Lingkungan
Analisis Peran Sistem Keuangan Desa Untuk Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik Melalui Akurasi Dan Akuntabilitas Pelaporan Keuangan Pemerintah Gede Sanjaya Adi Putra; I Gusti Ngurah Sanjaya; Cokorda Krisna Yudha
Jurnal Akuntansi Manado (JAIM) Volume 5. Nomor 3. Desember 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jaim.vi.10249

Abstract

This study explores the role of financial report accuracy, accountability, and the implementation of village financial systems in promoting good governance in the management of village funds..A mixed-methods approach combining qualitative and quantitative techniques with a descriptive method was employed, involving 172 respondents from villages in the Denpasar area. The findings reveal that while village financial systems do not directly influence the implementation of good governance, they improve the quality of village financial reports, serving as a mediating variable in supporting good governance practices. The study recommends strengthening human resource capacity in accounting, providing technical support from the Financial and Development Supervisory Agency, and fostering village commitments to transparent financial reporting to build public trust and reinforce good governance implementation.
Membangun Fondasi Bisnis yang Kokoh dengan Menerapkan Laporan Keuangan yang Tepat, Pemasaran yang Terarah, dan Branding yang Menarik Bagi Pengusaha Kue Sagon Putra, Gede Sanjaya Adi; Yudha, Cokorda Krisna; Putra, I Putu Iwan Pramana
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 4 (2024): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i4.2120

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan tema "Membangun Fondasi Bisnis yang Kokoh dengan Menerapkan Laporan Keuangan yang Tepat, Pemasaran yang Terarah, dan Branding yang Menarik bagi Pengusaha Kue Sagon" bertujuan untuk memberdayakan pengusaha kue sagon di komunitas lokal melalui peningkatan kompetensi dalam pengelolaan bisnis. Kegiatan ini meliputi pelatihan tentang penyusunan laporan keuangan yang sederhana dan efektif, penerapan strategi pemasaran yang terarah, serta pengembangan branding yang menarik untuk meningkatkan daya saing produk. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program terdiri dari sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengelola laporan keuangan, merancang strategi pemasaran, dan menciptakan identitas merek yang kuat. Kendala yang dihadapi selama pelaksanaan program, seperti perbedaan tingkat pemahaman peserta dan keterbatasan waktu, juga diidentifikasi, disertai dengan masukan untuk perbaikan program di masa mendatang. Diharapkan, melalui program ini, pengusaha kue sagon dapat membangun fondasi bisnis yang lebih kokoh, yang tidak hanya mendukung keberlanjutan usaha mereka, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan ekonomi lokal secara keseluruhan.
Strengthening the Pillars of Sustainable Tourism Through Language, Culture and Health Education for the Nation's Next Generation Belantih Village, Kintamani Bangli PUTRA, Gede Sanjaya Adi; SARI, Ni Luh Putu Eka Kartika; SELAMET, I Ketut
Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni – September 2024)-I
Publisher : Indonesia Strategic Sustainability

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/ahjpm.v3i2.1141

Abstract

Belantih Village in Kintamani, Bali, offers beautiful natural scenery and coffee and orange plantation agrotourism that supports tourism. The village has great potential but needs more English language skills, which hinders interaction with tourists. KKN in this village, which focuses on teaching English, dance, and healthy living behaviors, is essential to improve competitiveness in the tourism sector, preserve Balinese culture, and improve quality of life. The community service program in Belantih Village, Kintamani, integrates English language education, arts, and healthy living practices to empower elementary students. The program aims to enhance students' language proficiency, artistic expression, and hygiene awareness through structured instruction and hands-on activities, ultimately contributing to sustainable tourism and community well-being. Evaluation will include pre- and post-assessments, feedback, and a final showcase to measure and celebrate the program's impact on the student's personal development and community contribution. This program is expected to have a long-term impact on community welfare and readiness to face future health challenges. Warmadewa KKN students supported sustainable tourism in Belantih Village by teaching elementary students English, traditional dance, and healthy living.
Penyuluhan Kewirausahaan, Pemasaran Digital Dan Pembuatan Laporan Keuangan Sederhana Pada Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan di Desa Tegal Harum, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Provinsi Bali Putra, I Putu Iwan Pramana; Sari, A.A Pt. Agung Mirah Purnama; Putra, Gede Sanjaya Adi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i4.10484

Abstract

Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) merupakan kelompok penerima bantuan sosial program perlindungan sosial yang diterapkan di Indonesia dengan tujuan membantu keluarga miskin untuk meningkatkan kesejahteraan. Program penyuluhan kewirausahaan ini diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan keluarga yang merupakan unit terkecil dari masyarakat atau minimal membuka wawasan, pola dan cara berpikir bagaimana memanfaatkan potensi yang ada sekecil apapun. Mitra sasaran program ini adalah anggota KPM PKH di Desa Tegal Harum, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Provinsi Bali. Metode yang digunakan adalah diskusi, penyuluhan, dan pelatihan. Hasil dan target luaran dari program pengabdian ini adalah program pelatihan kewirausahaan, pemasaran digital, dan laporan keuangan sederhana dengan baik.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN STRATEGI BISNIS, AKUNTANSI, DAN PERPAJAKAN PADA PENGERAJIN KAYU UKIR BALI Yudha, Cokorda Krisna; Putra, I Putu Iwan Pramana; Putra, Gede Sanjaya Adi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.12000

Abstract

Pengrajin di Gianyar, Bali, mampu membuat karya yang berbahan dari logam dan kayu untuk kebutuhan upacara agama Hindu. Kelompok usaha dagang dan kerajinan ukir kayu Bali "Baliary Artcrafts", mitra I Komang Ari Harimbawa, berada di Desa Sukawati, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, dan menerima program pengabdian masyarakat. Keahlian ini berasal dari keluarga besarnya. Kapasitas produksi yang bertumbuh, pemasaran internet yang berkembang, dan kualitas karyawan akuntansi dan perpajakan yang meningkat, serta peningkatan laba dan aset perusahaan adalah kontribusi utama dari program ini. Dalam menjalankan usaha, mitra mengalami kendala seperti: mereka tidak menyimpan data dalam bentuk pembukuan yang berkaitan dengan laba dan rugi usaha; mereka tidak mempunyai pembukuan yang memuat proses penentuan harga pokok produksi; serta mereka tidak memiliki katalog produk, yang membuat promosi sulit. Solusi untuk masalah ini meliputi: 1) Pembentukan dan perancangan sistem pembukuan laba rugi dan perpajakan, 2) Membangun dan membuat sistem pembukuan harga pokok produksi, dan 3) membuat strategi promosi dan pemasaran melalui internet dan membuat katalog produk yang dimiliki
Building a Solid Business Foundation by Implementing Appropriate Financial Reporting, Directed Marketing, and Attractive Branding for Sukawati Wood Carving Entrepreneurs PUTRA, Gede sanjaya adi; SARMAWA, I Wayan Gede; MANUABA, Ida Bagus Made Putra
Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni – September 2025)
Publisher : PT Keberlanjutan Strategis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/ahjpm.v4i2.1565

Abstract

Gianyar Regency, Bali, is known as a center for high-value woodcarving crafts. However, MSMEs in this sector still face several challenges in business management, particularly in financial record-keeping, branding strategies, and digital marketing. This community service program aims to increase the business capacity of the Baliary Artcrafts woodworking group through a digital-based empowerment approach. The methods used include training in simple financial record-keeping using Excel and accounting applications, strengthening brand identity through logo and product packaging design, and digital marketing training utilizing social media and e-commerce. The program also involves university students as a form of implementing the Independent Learning Campus (MBKM) program and supporting the achievement of higher education's Key Performance Indicators (IKU). The expected outcomes of this activity are increased financial literacy, a more professional brand image, and broader market reach for the target MSMEs. Overall, this activity contributes to the digital transformation of MSMEs in the craft sector in Gianyar, making them more adaptive and competitive in the global market.