Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PERUBAHAN GARIS PANTAI DAN LAJU EROSI DI KOTA DENPASAR DAN KABUPATEN BADUNG DENGAN CITRA SATELIT SPOT Putu Aryastana; I Made Ardantha; Ni Komang Ayu Agustini
Jurnal Fondasi Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.851 KB) | DOI: 10.36055/jft.v6i2.2634

Abstract

Analisa perubahan garis pantai dan laju erosi pantai sudah banyak menggunakan citra satelit. Pemanfaatan citra satelit dalam monitoring dan analisa perubahan garis pantai sudah banyak dilakukan, antara lain: Landsat, Quickbird, Allos dan IKONOS. Pada penelitian ini dilakukan analisa terhadap perubahan garis pantai dengan dengan membandingkan 2 (dua) buah citra satelit yaitu data citra satelit SPOT 5 pada tahun 2009 memiliki resolusi spasial 10 m (multispectral) danSPOT 6/SPOT 7 pada tahun 2015 yang memiliki resolusi hingga 1.5 m untuk kawasan pantai di Kota Denpasar dan Kabupaten BulelengKabupaten Buleleng. Penelitian ini memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat sebagai data dasar (data base) dalam pengambilan keputusan untuk penanganan kawasan pantai. Rata-rata perubahan garis pantai yang terjadi di Kota Denpasar adalah sebesar 7.46 m, sedangkan rata-rata perubahan garis pantai yang terjadi di Kabupaten Badung adalah sebesar 13.75 m. Rata-rata laju erosi pantai yang terjadi di Kota Denpasar adalah sebesar 1.07 m/tahun, sedangkan rata-rata laju erosi pantai yang terjadi di Kabupaten Badung adalah 1.96 m/tahun.
Analisis Komparatif Zona Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah, dan Kuat Lentur Beton Ni Wayan Pani Nadia Sari; Ni Komang Ayu Agustini; Aryastana, Putu
Inersia: Jurnal Teknik Sipil Vol. 17 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/ijts.17.2.44-51

Abstract

The performance and durability of concrete depend significantly on the quality of its components, particularly fine aggregates such as sand. These aggregates are categorized into four distinct gradation zones according to their particle size distribution. This study aims to analyze how different fine aggregate gradation zones affect the mechanical properties of standard concrete designed for a target compressive strength of 25 MPa. The experimental approach involved assessing material characteristics, designing concrete mixtures following SNI 03-2834-2000 guidelines, and conducting compressive, split tensile, and flexural strength tests after 7 days of curing. Results indicated that zone 2 fine aggregates yielded the maximum compressive strength (29.03 MPa) and split tensile strength (1.49 MPa), whereas zone 3 aggregates produced the highest flexural strength (2.71 MPa). These findings highlight the importance of selecting the optimal fine aggregate gradation zone to enhance concrete performance.