Gunawan Budi Wijaya
Dosen Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Petra

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH LUAS PERMUKAAN CONDUCTIVE EPOXY TERHADAP EFEKTIVITAS CATHODIC PROTECTION Kevin Jonathan Santoso; Jessica Agustine Widjaja; Daniel - Tjandra; Gunawan Budi Wijaya
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam mengatasi masalah korosi pada beton bertulang, metode yang umum digunakan adalah Impressed Current Cathodic Protection (ICCP). Adanya korosi pada beton bertulang membuat serviceability dan kekuatan ultimit struktur menurun. Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP) merupakan salah satu material yang dapat digunakan sebagai anoda untuk ICCP sekaligus berfungsi sebagai perkuatan struktur (dual system). Pada penelitian ini, variabel yang digunakan untuk mengetahui pengaruh efektivitas sistem ICCP selama 30 hari adalah pengaplikasian luas permukaan pada campuran epoxy dengan grafit pada CFRP. Sebelum dilakukan perlindungan terhadap korosi, setiap spesimen beton diberikan korosi awal yang tinggi (kehilangan massa teoritis 18%). CFRP yang ditempelkan pada spesimen beton bertulang menggunakan campuran epoxy dengan kadar grafit 10%; 12,5%; 15%. Sedangkan, variasi pengaplikasian luas permukaan epoxy pada CFRP adalah 10x130 mm2, 20x130 mm2, dan 30x130 mm2. Half cell potential test dilakukan selama lima hari sekali untuk mengetahui peluang terjadinya korosi pada beton. Dengan variasi pengaplikasian luas permukaan campuran epoxy, didapat bahwa luas permukaan 30x130 mm2 menjadi luas pengaplikasian yang lebih efektif dibandingkan dengan 10x130 mm2 dan 20x130 mm2 ditandai dengan adanya kenaikan beda potensial hingga 31% dari sebelum ICCP diberikan
PENGARUH LUAS BAJA TULANGAN TERHADAP PERILAKU BALOK BETON BERTULANG YANG DIPERKUAT FIBER REINFORCED POLYMER (FRP) William Putera Suryanto; Ricky Ivan Wiyanto; Daniel - Tjandra; Gunawan Budi Wijaya
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2020): AGUSTUS 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton memiliki kekurangan seperti kuat tarik yang lebih kecil dibandingkan struktur baja, daktilitas rendah, dan rentan terhadap retak. Salah satu solusi untuk masalah tersebut adalah menambahkan perkuatan FRP pada struktur karena FRP tidak dapat korosi, berat per volumenya lebih rendah dari baja, dan mudah pengaplikasiannya. Spesimen beton bertulang dibuat dengan mutu rencana fc’20 MPa berdimensi 150 mm x 150 mm x 1200 mm dengan variasi tulangan 10 mm, 12 mm, dan 16 mm. Setelah itu FRP ditempelkan pada spesimen beton bertulang menggunakan epoxy. Dalam pelaksanaan, pembebanan dilakukan dengan metode two point load dan analisa data menggunakan metode Digital Image Correlation dan program MATLAB 2016 dilengkapi dengan Ncorr Version 1.2.2. Variasi tulangan mempunyai pengaruh pada daktilitas dimana semakin besar dimensi tulangan baja pada spesimen yang diperkuat oleh FRP sifat daktilitasnya semakin menyerupai spesimen yang tidak diperkuat, pada pola retak dimana spesimen dengan luas baja tulangan lentur terkecil yang diperkuat oleh FRP menghasilkan pola retak awal yang lebih besar dan lebih sedikit daripada spesimen dengan luas baja tulangan lentur yang lebih besar, dan pada perilaku lentur dimana peningkatan kekuatan lentur signifikan terjadi pada balok yang memiliki diameter tulangan 10 mm sebanyak 31%.
PENGARUH KADAR GRAFIT DAN DENSITAS ARUS TERHADAP EFEKTIFITAS CARBON FIBER REINFORCED POLYMER LAMINATE SEBAGAI ANODA IMPRESSED CURRENT CATHODIC PROTECTION SYSTEM David Pratama Lays; Hongky Haodiwidjaya Tanto; Daniel Tjandra; Gunawan Budi Wijaya
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2019): AGUSTUS 2019
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.732 KB)

Abstract

Impressed current cathodic protection (ICCP) merupakan metode yang umum digunakan untuk perbaikan struktur yang telah mengalami korosi. Penggunaan Carbon fiber reinforced polymer (CFRP) sebagai anoda sudah terbukti bisa digunakan dalam sistem ICCP. Namun, penelitian yang berfokus pada variabel yang mempengaruhi efektifitas perlindungan ICCP dengan menggunakan CFRP sebagai anoda masih sedikit dilakukan. Dalam penelitian ini, variabel yang diteliti adalah pengaruh dari densitas arus dan kadar bubuk grafit pada epoxy. Bubuk grafit berperan sebagai conductive pigment untuk meningkatkan konduktivitas epoxy sedangkan densitas arus mempengaruhi besar perlindungan yang diberikan pada spesimen. High corrosion level (mass loss teoritis 18%) diberikan ke semua spesimen beton bertulang dan CFRP laminate ditempelkan pada spesimen tersebut dengan menggunakan 5 macam kadar grafit: 7,5%; 10%; 12,5%; 15%; 17,5%. Selanjutnya, ICCP dengan 2 macam densitas arus (10 dan 20 mA/m2) diberikan pada spesimen. Half cell potential test dilakukan untuk mengukur efektifitas dari sistem ICCP tersebut. Sistem ICCP berhasil memberikan kenaikan potensial minimal pada spesimen sebesar 177 mV yang menunjukkan peluang korosi pada semua spesimen semakin mengecil. Dari hasil half cell potential test, disimpulkan bahwa besar densitas arus dan kadar grafit pada epoxy tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap efektifitas sistem ICCP.
PENGARUH RASIO KEKAKUAN BALOK DAN LAPISAN FRP TERHADAP PERILAKU BALOK BETON BERTULANG YANG DIPERKUAT FRP Kevin Elmerson Hidayat; Sentosa - Purnomo; Daniel - Tjandra; Gunawan Budi Wijaya
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2020): AGUSTUS 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton mempunyai beberapa kekurangan seperti kuat tarik yang rendah, bersifat getas, kecilnya rasio kekuatan terhadap beratnya, dan rentan terhadap retak. Salah satu solusi untuk mengalami masalah tersebut adalah menambahkan perkuatan Fiber Reinforced Polymer (FRP). Spesimen beton bertulang dibuat dengan mutu rencana fc’20 MPa dengan panjang 1200 mm dan lebar 150 mm dengan variasi ukuran tinggi 150 mm, 200 mm, dan 300 mm. Tulangan lentur memakai tulangan polos diameter 10 mm. FRP sepanjang 800 mm ditempelkan pada spesimen beton bertulang menggunakan epoxy. Dalam pelaksanaan, pembebanan dilakukan dengan metode two point load agar terjadi lentur murni pada spesimen, pengambilan data dilakukan menggunakan camera digital untuk pengambilan gambar dan load cell yang telah disambungkan pada data logger untuk pembacaan beban yang terjadi pada spesimen, dan analisa data dilakukan menggunakan metode analisa Digital Image Correlation.Variasi ukuran tinggi balok memiliki pengaruh signifikan terhadap crack pattern pada spesimen beton bertulang. Sedangkan pengaruh variasi ukuran tinggi balok memiliki pengaruh terhadap perilaku lentur dimana peningkatan kekuatan lentur paling signifikan terjadi pada balok yang memiliki ukuran tinggi 200 mm sebanyak 37%. Pada spesimen dengan ukuran tinggi 300 mm terjadi penurunan beban dan daktilitas yang cukup signifikan. Semua spesimen mengalami penurunan daktilitas setelah diperkuat dengan FRP.
PEMBUATAN GUIDELINE UNTUK ASSESSMENT DAN SOLUSI STRUKTUR BETON BERTULANG YANG TERDAMPAK SERANGAN KLORIDA (STUDI LITERATUR) Jason - Evan; James Pringgo AdiMuljo; Handoko - Sugiharto; Gunawan Budi Wijaya
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2021): FEBRUARI 2021
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton merupakan bahan bangunan yang tahan lama. Namun, kondisi lingkungan yang agresif berupa chemical attack dapat menyebabkan kerusakan beton bertulang. Salah satu dari chemical attack yang membahayakan beton adalah serangan klorida. Dengan kerusakan yang ditimbulkan akibat serangan klorida, dibutuhkan panduan yang dapat memudahkan dilakukannya assessment, dan pertimbangan dalam pemilihan proteksi maupun perbaikan terhadap klorida. Penelitian ini dilakukan dengan studi literatur dari berbagai macam standar, dan penelitian sebelumnya yang berisi dampak klorida pada struktur beton bertulang, cara untuk melakukan assessment, dan juga berbagai macam proteksi untuk struktur baru dan struktur yang sudah terdampak klorida. Hasil dari penelitian ini menghasilkan flowchart sebagai panduan yang dapat dilakukan untuk assessment beton yang terdampak klorida dan tabel yang berisi informasi syarat, kelebihan, bahan, dan metode aplikasi yang dapat digunakan untuk pertimbangan memilih proteksi maupun perbaikan pada beton. Tabel assessment dan solusi memiliki kategori tingkat berbahayanya suatu struktur beton bertulang dan solusi yang sesuai pada kategorinya.