Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

UJI EKSPERIMEN KINERJA MODEL TURBIN ANGIN JENIS SWIRLING SAVONIUS DEFLEKTOR DIAM DENGAN PENAMBAHAN FREE DRAG REDUCING DI TEROWONGAN ANGIN TAWAKAL, IQBAL; HERLAMBA SIREGAR, INDRA
Jurnal Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSecara umum dalam penggunaan/konsumsi energi di Indonesia masih mengandalkan dan bergantung pada sumber energi minyak bumi. Suatu kondisi bahwa, perkembangan teknologi menunjukan bahwa hampir seluruh peralatan rumah tangga, dan peralatan lainnya masih menggunakan energi listrik yang semua tersebut bergantung pada bahan bakar minyak. Di Indonesia salah satu sumber energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan adalah energi angin. Turbin angin savonius mengkonversikan energi angin menjadi energi mekanis dalam bentuk gaya dorong (drag force). Untuk meningkatkan efisiensi turbin ini dapat menambahkan deflektor atau pengarah angin, dan memodifikasi bilah turbin dengan penambahan overlap pada bilah yang menyebabkan tumpang tindih. Pada penelitian ini lebih memfokuskan pada variasi jumlah deflektor dengan sudut sebesar 45? dari datangnya arah angin. Dengan adanya penambahan deflektor ini dapat berpengaruh besar terhadap daya dan koefisiensi turbin angin, karena angin yang datang langsung di arahkan ke turbin angin. Model dalam penelitian ini berupa turbin angin Swirling Savonius. Penelitian ini dilakukan menggunakan deflektor diam pada turbin angin swirling savonius dengan penambahan Free Drag Reducing. Variasi jumlah deflektor yang digunakan disini sebanyak 12, 14, 16 dan 18 buah. Dengan sudut deflektor 45? yang diukur dari datangnya arah angin, dan 3 lubang Free Drag Reducing.Hasil dari penelitian menunjukan bahwa daya terbaik diperoleh pada variasi deflektor diam 12 bilah dengan daya sebesar 2.72875 watt dengan beban 2400 gram. Untuk CP terbaik diperoleh pada variasi deflektor diam 12 bilah dengan CP sebesar 24.9986768% dengan beban 2400 gram. Untuk karakteristik jumlah CDP dan CLP total antara sisi advancing dan returning bilah didapatkan pada variasi deflektor 12 sebesar 1.074 dengan total CDP 3.116 dan CLP 2.042. Variasi tanpa deflektor didapatkan sebesar -2.265 dengan total CDP 0.530 dan CLP 2.795. Variasi deflektor 14 didapatkan sebesar -1.111 dengan total CDP 1.333 dan CLP 2.445. Variasi deflektor 16 didapatkan sebesar -1.872 dengan total CDP 1.668 dan CLP 3.540. Variasi deflektor 18 didapatkan sebesar -2.065 dengan total CDP -1.141 dan CLP 0.924. Kata kunci: Swirling savonius, vertical, deflektor , free drag reducingAbstract In general, energy usage / consumption in Indonesia still relies on and depends on petroleum energy sources. This condition refers to technological developments show that almost all household appliances, and other equipment still use electrical energy which all depend on fuel oil. In Indonesia, one of the renewable energy sources that could be utilized is wind energy. Savonius wind turbines convert wind energy into mechanical energy in the form of drag force. To increase the efficiency of this turbine, It could be added a deflector or wind direction, and modify the turbine blades by adding overlap to the blades that cause overlap. This research focuses more on variations in the number of deflectors with an angle of 45 ? from the coming wind direction. By the addition of this deflector can greatly affect the power and coefficient of wind turbines, because the wind that comes directly directed to the wind turbine. The model in this study is the Savonius Swirling wind turbine. This research was conducted using a silent deflector on a swirling savonius wind turbine with the addition of Free Drag Reducing. There are 12, 14, 16 and 18 variations in the number of deflectors used. With a 45 def deflector angle measured from the coming wind direction, and 3 Free Drag Reducing holes. The results of the study showed that the best power was obtained in the variation of the 12 blades silent deflector with a power of 2,72875 watts with a load of 2400 grams. The best CP is obtained in the variation of 12 blades silent deflector with CP 24.9986768% with 2400 gram load. For the characteristics of the total number of CDP and CLP between the advancing and returning slats, the variation of deflector 12 is 1,074 with a total CDP of 3,116 and CLP 2,042. Variations without deflectors were obtained for -2,265 with a total CDP of 0.530 and CLP of 2795. The variation of deflector 14 was obtained for -1.111 with a total CDP of 1.333 and CLP of 2,445. The variation of deflector 16 is -1,872 with a total CDP of 1,668 and CLP 3,540. The variation of deflector 18 is obtained by -2.065 with a total CDP of -1.141 and CLP of 0.924. Keywords: Swirling savonius, vertical, deflector, free drag reducing
UJI EKSPERIMENTAL PENGARUH JUMLAH FIN POSISI VERTIKAL PADA TURBIN ANGIN SAVONIUS BENTUK U TERHADAP DAYA DAN EFISIENSI ADI ARIANTO, SATRYO; HERLAMBA SIREGAR, INDRA
Jurnal Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan energi makin tahun akan terus meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk, kondisi pertumbuhan ekonomi, dan kebutuhan konsumsi energi itu sendiri. Sedangkan hal tersebut berbanding terbalik dengan energi fosil ternyata tidak dapat mengimbangi pertumbuhan industri maupun tingkat sosial ekonomi di masyarakat. Dengan kondisi seperti ini maka perlu pengembangan sumber energi alternatif ramah lingkungan , salah satunya energi angin. Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki garis pantai yang panjang. Angin yang berhembus di daerah pesisir pantai cukup tinggi, akan tetapi untuk daerah selain pesisir pantai memiliki kecepatan angin yang relatif rendah. Hal tersebut dapat diatasi dengan menggunakan turbin angin tipe vertikal. Jenis Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan membuat model turbin angin tipe vertikal jenis savonius bentuk u dengan memvariasikan jumlah fin. Variasi jumlah fin yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 1,2, dan 3. Pengujian ini dilakukan pada kondisi angin skala kecil, menggunakan wind tunnel yang telah disediakan. Penelitian ini dilakukan di Gedung A8 lantai 4, Universitas Negeri Surabaya, Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Mesin. Uji eksperimen ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh jumlah fin pada kinerja turbin angin terhadap daya dan efisiensi. Hasil Penelitian ini diperoleh pada variasi jumlah fin pada turbin angin savonius bentuk u menunjukkan daya maksimal yang diperoleh pada kecepatan 6 m/s dengan beban 2250 gram sebesar 1,55 watt dan efisiensi maksimal turbin angin sebesar 14,2% dengan menggunakan variasi jumlah fin 3.
PENGARUH PENAMBAHAN FREE DAN FIX DRAG REDUCING PADA BILAH TERHADAP KINERJA TURBIN ANGIN SAVONIUS Siregar, Indra Herlamba; Effendy, Moch; Rasyid, Akhmad Hafizh Ainur
Otopro Vol 13, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/otopro.v13n2.p63-66

Abstract

Indonesia dengan karekteristik angin yang sering berubah-ubah arah serta kecepatannya tergolong rendah, memerlukan sebuah desain turbin angin yang sesuai. Turbin angin Savonius adalah jenis turbin yang sesuai dengan karekteristik angin di Indonesia. Pada penelitian sekarang bilah turbin angin Savonius di tambahi peralatan yang berfungsi untuk mengurangi drag terutama pada returning blade, peralatan ini ada yang bergerak bebas disebut free drag reducing  dan ada pula dengan sudut tertentu disebut fix drag reducing. Hasil penelitian memaparkan bahwa penambahan peralatan yang bergerak bebas pada bilah menghasilkan kinerja turbin angin yang lebih baik daripada penambahan peralatan dengan sudut tertentu pada bilah.
ENERGI KONSERVASI PADA POMPA SENTRIFUGAL DENGAN TORQUE FLOW IMPELLER SEMI OPEN DAN CLOSED PADA PENGATURAN KAPASITAS Siregar, Indra Herlamba
Otopro Vol 15, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/otopro.v15n2.p54-58

Abstract

Pumps are the most widely used rotating equipment in both the domestic and industrial sectors with a contribution of around 3% of the world's electrical energy usage, in addition to the size of pumps available with many incompatible requirements, it is necessary to regulate their capacity. In this article, there are two capacity setting methods tested, namely valve opening and variable speed drive on semi open and closed centrifugal pump torque flow impeller with blades of 7, 8 and 9. The results explain that in valve opening method the number of blades affects the power consumption pump electricity, although not significant enough, while the variable speed drive method, the number of blades has no effect. However, the power consumption of the impeller closed is lower than the semi open impeller in the valve opening method and there is no significant difference in the variable speed drive method. The capacity setting method with a variable speed drive consumes less electric power than the valve opening method, if the flow of pump more decrease from the initial condition the greater the savings obtained with the variable speed drive method than the valve opening method.
PEMBANGKIT LISTRIK HYBRID SOLAR CELL DAN TURBIN ANGIN DI PANTAI TAMBAN KABUPATEN MALANG Ansori, Aris; Susila, I Wayan; Siregar, Indra Herlamba; Haryuda, Subuh Isnur
Otopro Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/otopro.v12n2.p74-81

Abstract

Permasalahan masyarakat di pesisir pantai di kabupaten malang adalah energi listrik. Suplai energi listrik PLN yang kurang menjadi masalah untuk kebutuhan listrik sehari-hari masyarakat pesisir pantai untuk penerangan. Potensi intensitas matahari yang rata-rata perhari 600-1000 W/m2, potensi energi angin dengan kecepatan rata-rata 2-6 m/s dapat dimanfaatkan untuk sumber energi pembangkit listrik energi terbarukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan energi matahari dan energi angin di pesisir pantai Tamban Kabupaten Malang untuk dikonversi energi listrik. Penelitian ini menggunakan turbin angin sumbu vertikal darrieus-H NACA 0018 modifikasi untuk menggerakkan generator AC 300 watt 3 fase dan modul solar cell 1000 WP monokristal. Hasil dari penelitian model pembangkit listrik solar cell-turbin angin menghasilkan daya listrik solar cell 1,98 KW per hari dan pembangkit listrik turbin angin rata-rata  menghasilkan 33,2-33,5 watt. Performa tertinggi terdapat pada beban 100 Watt dengan efisiensi sebesar 64,72%. Sedangkan efisiensi terendah terdapat pada beban 25 Watt dengan efisiensi sebesar 63,68%, sehingga model pembangkit listrik hybrid solar cell-turbin angin memiliki efektifitas dan  efisien yang baik untuk diterapkan di daerah pesisir pantai.
Pembangkit Listrik Hybrid Solar Cell dan Turbin Angin di Pantai Tamban Kabupaten Malang Ansori, Aris; Susila, I Wayan; Siregar, Indra Herlamba; Haryuda, Subuh Isnur
Otopro Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/otopro.v12n2.p74-81

Abstract

Permasalahan masyarakat di pesisir pantai di kabupaten malang adalah energi listrik. Suplai energi listrik PLN yang kurang menjadi masalah untuk kebutuhan listrik sehari-hari masyarakat pesisir pantai untuk penerangan. Potensi intensitas matahari yang rata-rata perhari 600-1000 W/m2, potensi energi angin dengan kecepatan rata-rata 2-6 m/s dapat dimanfaatkan untuk sumber energi pembangkit listrik energi terbarukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan energi matahari dan energi angin di pesisir pantai Tamban Kabupaten Malang untuk dikonversi energi listrik. Penelitian ini menggunakan turbin angin sumbu vertikal darrieus-H NACA 0018 modifikasi untuk menggerakkan generator AC 300 watt 3 fase dan modul solar cell 1000 WP monokristal. Hasil dari penelitian model pembangkit listrik solar cell-turbin angin menghasilkan daya listrik solar cell 1,98 KW per hari dan pembangkit listrik turbin angin rata-rata  menghasilkan 33,2-33,5 watt. Performa tertinggi terdapat pada beban 100 Watt dengan efisiensi sebesar 64,72%. Sedangkan efisiensi terendah terdapat pada beban 25 Watt dengan efisiensi sebesar 63,68%, sehingga model pembangkit listrik hybrid solar cell-turbin angin memiliki efektifitas dan  efisien yang baik untuk diterapkan di daerah pesisir pantai.
Pengaruh Jarak Celah Bilah Penganggu Terhadap Kinerja Pompa Sentrifugal 3 Sudu Mochammad Sarifuddin, Mochammad Arif Irfa’i, Indra Herlamba Siregar
Reaktom : Rekayasa Keteknikan dan Optimasi Vol 6 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/reaktom.v6i1.2169

Abstract

A device that has the basic function of moving a fluid from one container to another is called a pump. In pumps that play an important role is the impeller, now there are many modifications and innovations of pump impellers to support every industrial need. The purpose of this study was to determine the effect of differences in rotational speed variations, design variants of the impeller, and temperature variations set in such a way on the performance of centrifugal pumps. The impeller used in this study is a semi-open impeller with a total of 3 blades that uses a variable spacing of 2 mm, 3 mm, and 4 mm interfering gaps and a motor rotation of 1500 rpm, 2000 rpm, 1800 rpm, and temperature variations of 30 ° C, 40 ° C and 50 ° C. By using an electric motor as the driving force, the type of flow is radial flow, and the pipe diameter is inch. The highest head value that can be produced by this study is 15.70 meters with an electric motor speed setting of 2500 rpm. The highest capacity is 47 LPM at a rotational speed of 2500 rpm. The temperature variation achieved at 30 ̊ C was 2.3 meters and became the highest head. From the analysis of the pump with the impeller gap, the greater the blade gap on the impeller, the smaller the head, capacity, and efficiency produced by the pump.
Renewable Energy Conversion with hybrid Solar Cell and Fuel Cell Aris Ansori; Indra Herlamba Siregar; Subuh Isnur Haryuda
UNEJ e-Proceeding 2016: Proceeding The 1st International Basic Science Conference
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The greater the electrical energy consumption by growth in industrial and residential areas. Potential for solar energy 4.5 KW/m2/day can be converted into electrical energy with a solar cell, biofuel energy can be converted into electrical energy with a fuel cell. solar cell and fuel cell can be used for power generation hybrid renewable energy. Research experiment with designing hybrid renewable energy power plants. Research variable; a) the independent variable; variation of the load ,10 watt, 15 watt, 25 watt, 35 watt, 40 watt; b). The dependent variable: the performance of renewable energy power plants; c) Control variables: capacity 200Wp solar cell and fuel cell 12 watt. The results of the research performance of renewable energy power plants to the electrical energy produced by solar cell range 146,80 - 168,92 watt. Average per day to produce electricity of 168.92 watts x 6 hours of irradiation = 1013.54 Wh. While the fuel cell average of 9.43 watts used to supply electrical energy when the solar cell does not produce electricity. The electrical energy stored in the battery can be turned 125 watt load for 8 hours.
KARAKTERISTIK AERODINAMIS DUA SILINDER TERIRIS TYPE 1 YANG TERSUSUN SIDE BY SIDE PADA BILANGAN REYNOLDS SUBKRITIS Indra Herlamba Siregar; Abdul Muis
Mesin Vol. 22 No. 1 (2007)
Publisher : Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Experimental studies of aerodynamics characteristics of two cylinders type I in side by side configuration at sub-critical Reynolds number were carried out at open circuit of subsonic wind tunnel. Gap of side by side configuration T/D was varied from 1.1 to 4 and sliced angle both of frontage an behind cylinder at 45°, 53° and 65°. Total drag reduce since gap of cylinders increase for sliced angle 45° and 53° but increase for sliced angle 65°. Bias flow phenomenon showed at close and moderate gap of cylinders tend to symmetries at width gap. Visualization have done with smoke method to get more information about characteristics of two cylinders type I in side by side configuration
Pelatihan Pembuatan Face Shield Dalam Menghadapi Masa Pandemi Covid-19 Di Kampung Inggris Pare Kediri Priyo Heru Adiwibowo; Novi Sukma Drastiawati; Indra Herlamba Siregar; Iskandar Iskandar
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2022): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v6i5.11127

Abstract

Perkembangan virus Covid-19 di seluruh dunia termasuk Indonesia untuk menemukan solusi khususnya dalam mencegah penularan. Penggunaan Face shield antar siswa, siswa dan guru karena kontak yang dekat dan lama atau berbicara yang memungkinkan keluarnya cairan atau cipratan. Face shield adalah perlindungan pernafasan yang digunakan sebagai metode untuk melindungi individu dari menghirup zat-zat bahaya atau kontaminan yang berada di udara, perlindungan pernafasan atau face shield tidak dimaksudkan untuk menggantikan metode pilihan yang dapat menghilangkan penyakit, namun untuk melindungi secara memadai pemakainya. Alat ini merupakan berguna dalam upaya pencegahan upaya pencegahan Covid-19, terutama pada proses pembejaran di Kampung Inggris Pare khususnya pronuciation yang harus membuka masker karena diperlukan untuk melihat gerakan mulut dan penempatan lidah. Pengabdian ini menggunakan metode pembelajaran secara langsung (praktek) dan dengan menggunakan data yang berhubungan dengan penggunaan pelindung wajah atau face shield. Tahap kegiatan berupa observasi lapangan, menentukan urgensi, problem solving ke UKM mitra, pelatihan dan evaluasi. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui respon peserta dengan menggunakan angket kemudian angket tersebut dianalisis dengan menggunakan metode Skala Likert. Hasil Pelatihan Face Shield ini telah terlaksana dengan baik dan lancar. Respon peserta terhadap pelatihan membuat face shield adalah 87,01%. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan ini dapat diterima dengan baik. Kata kunci: Covid-19, Face shield, Kampung Inggris Pare, Pencegahan, Skala likert