Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

POLA PENCARIAN INFORMASI MAHASISWA PROGRAM STUDI PERPUSTAKAAN DAN SAINS INFORMASI ANGKATAN 2020 UKSW DALAM MENGERJAKAN TUGAS AKHIR MENGGUNAKAN TEORI KHULTHAU EL Shaddai, Ardana Damar; Pramoekti Narendra, Albertoes; Hermawan, Anton
Journal Papyrus : Sosial, Humaniora, Perpustakaan dan Informasi Vol. 4 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/jp.v4i1.76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti apakah mahasiswa program studi Perpustakaan dan Sains Informasi angkatan 2020 memakai pola pencarian dari Khulthau untuk mengerjakan tugas akhir. Dalam hal ini, peneliti melakukan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif, yang dimana peneliti melakukan teknik wawancara untuk menggali pola pencarian informasi mahasiswa program studi Perpustakaan dan Sains Informasi angkatan 2020. Disini informan berjumlah 5 orang yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan yaitu mahasiswa program studi Perpustakaan dan Sains Informasi angkatan 2020 yang sedang dalam pengerjaan skrpsi. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui kondisi psikologis informan di saat informan mencari informasi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa program studi Perpustakaan dan Sains Informasi angkatan 2020 semua menggunakan tahapan tahapan dari Khulthau, tahap initiation, merupakan tahapan pertama informan dalam pencarian informasi. Kemudian, mereka  melanjutkan ke tahap topic selection, pada tahapan ini informan sudah mulai merasa optimis, dan berlanjut ke tahapan selanjutnya yaitu tahapan Exploration, focus formulation, information collection, dan search closure.
PERSEPSI PEMUSTAKA TERHADAP KINERJA PUSTAKAWAN PADA LAYANAN SIRKULASI DI KANTOR PERPUSTAKAAN UMUM DAERAH BOYOLALI Deomedes, Alponsius; Pramoekti Narendra, Albertoes; Hermawan, Anton
Nusantara Journal of Information and Library Studies (N-JILS) Vol. 6 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/n-jils.v6i1.2653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pemustaka terhadap kinerja pustakawan dalam layanan sirkulasi di Kantor Perpustakaan Umum Daerah Boyolali. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 200 pemustaka yang menggunakan layanan sirkulasi dalam periode tertentu. Kuesioner tersebut mencakup pertanyaan mengenai responsivitas pustakawan, kecepatan pelayanan, kompetensi pustakawan, ketersediaan koleksi, dan lingkungan perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pemustaka memiliki persepsi yang positif terhadap kinerja pustakawan dalam layanan sirkulasi. Pemustaka merasa puas dengan tingkat responsivitas pustakawan dalam merespon pertanyaan dan permintaan mereka. Kecepatan pelayanan juga dinilai baik oleh pemustaka, dengan waktu tunggu yang minimal dalam proses peminjaman dan pengembalian buku.
TRANSFORMATIVE ADAPTIVE LEADERSHIP IN THE DIGITAL AGE: A SYSTEMATIC REVIEW OF EMERGING PARADIGMS AND SOCIO-ECONOMIC IMPLICATIONS FOR ORGANIZATIONAL RESILIENCE Sundowo, Asep Winardi; Hermawan, Anton; Wijayanto, Dedi; Ikhsan, M.; Rachmad, Faizal; Kuswoyo, Yoyo; S., Sherly Anggraini
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.636

Abstract

This paper explores the evolving nature of leadership amidst rapid technological advancements and socio-economic shifts. It highlights the limitations of traditional leadership models in addressing complex challenges posed by digital transformation and global disruptions. The study synthesizes research on the intersection of transformational and adaptive leadership, emphasizing the need for an integrated approach. Findings suggest that leaders who combine transformational vision with adaptive strategies can better navigate technological changes, foster innovation, and enhance organizational resilience. This systematic review also outlines significant challenges, such as balancing technological integration and human factors, and offers insights into effective leadership practices in the digital era.
Peran Perpustakaan dalam Mendorong Inklusi Sosial: Studi Kasus pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Semarang Sindu, Ambrosius; Hermawan, Anton; Koerniawati, Tintien
Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Vol. 9 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Islam Negeri Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pustabiblia.v9i2.4868

Abstract

The purpose of this study is to outline how the Semarang Regency Archives and Library Office promotes social inclusion through initiatives that broaden access, boost community involvement, and cultivate empowerment. Data was gathered using a descriptive qualitative method that included document analysis, observations, and interviews. According to the findings, the library has evolved from a conventional book collection to an active supporter of social inclusion initiatives including ICT, cooking, sewing, and culturally-based activities. Although there are still restrictions on comfort, accessibility for people with disabilities, and resource sustainability, the facilities that are provided support a variety of activities. Roles as teachers, participants in the program, and proposers of future activities all demonstrate community involvement. Participation obstacles were also noted, including differences in availability and age and gender. Increased skills, economic independence, social solidarity, and community involvement in literacy and cultural development are just a few of the observable effects of the inclusion initiatives. In summary, the Semarang Regency Archives and Library Office is an important social change agent that empowers communities, promotes active participation, and facilitates access. However, more policy support, program diversity, and infrastructure improvements are still required.