Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN MEDIA KOMIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DALAM MEMAHAMI SOAL CERITA MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Yani Fitriyani; Marlina Eliyanti; Myrna Apriany Lestari
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 8 No 2 (2021): DECEMBER
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v8i2a5.2021

Abstract

AbstrakPenelitian ini berisi tentang kemampuan literasi matematika siswa dalam memahami soal cerita melalui penerapan media pembelajaran komik pada siswa SD Negeri 1 Karangtawang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan literasi matematika siswa dalam memahami soal cerita yang menggunakan media komik dengan siswa yang tidak menggunakan media pembelajaran komik. Subjek penelitian siswa kelas V berjumlah 39 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen (quasi eksperimental design) dengan nonequivalent control grup design (pretest-postets design). Kelompok eksperimen diberi perlakuan berupa pembelajaran dengan menggunakan media komik dan kelompok kontrol tidak menggunakan media komik. Data dikumpulkan melalui wawancara, dokumentasi, dan tes (pretest-posttest). Hasil analisis menunjukan bahwa: (1) hasil (posttest) kemampuan literasi matematika yang menggunakan media komik lebih tinggi dibandingkan yang tidak menggunakan media komik, dan (2) peningkatan (gain) kemampuan literasi matematika siswa yang menggunakan media komik lebih tinggi atau lebih unggul dibandingkan dengan siswa yang tidak menggunakan media komik. Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil (posttest) dan perbedaan peningkatan (gain) dari kedua kelas yang diberi perlakuan berbeda. Siswa dari kelas yang menggunakan media komik dapat meningkatkan kemampuan literasi matematika lebih baik dibandingkan dengan kelas yang tidak menggunakan media komik.Abstract This study discusses the students' mathematical literacy skills in understanding story problems through the application of comic learning media to students of SD Negeri 1 Karangtawang. This study aimed to describe the increase of students' mathematical literacy skills in understanding story problems by using comics media and not using comics learning media. The research subjects of class V consisted of 39 students. The research method used was an experiment (quasi-experimental design) with a nonequivalent control group design (pretest-posttest design). The experimental group was given treatment in the learning by using comic media, and the control group did not use comic media. Data were collected through interviews, documentation, and tests (pretest-posttest). The results of the analysis indicated that: (1) the results (posttest) of the students’ mathematical literacy skills by using comic media were higher than not using comics media, and (2) the increase (gain) of the students' mathematical literacy skills using comic media was higher than not using comic media. From this study, it could be concluded that there were differences in the results (posttest) and in the increase (gain) of the two classes that were given different treatments. The students of the class that used comics media could improve their mathematical literacy skills better than the class that did not use comic media.
PENGELOLAAN PEMBELAJARAN DAN PENGEMBANGAN BAHAN AJAR Marlina Eliyanti
Pedagogi Vol 3, No 2 (2016): Pedagogi
Publisher : UNIKU PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.943 KB) | DOI: 10.25134/pedagogi.v3i2.1179

Abstract

Belajar mengajar adalah suatu kegiatan yang bernilai edukatif. Nilai edukatif mewarnai interaksi yang terjadi antara pengajar dan peserta didik. Interaksi edukatif  tersebut terjadi karena kegiatan belajar mengajar yang dilakukan, diarahkan untuk mencapai tujuan tertentu yang telah dirumuskan sebelum pengajaran dilakukan. Guru merencanakan kegiatan pengajaran secara sistematis dengan memanfaatkan segala sesuatunya untuk kepentingan pengajaran.Pengelolaan pembelajaran yang akan direncakan perlu didukung empat variabel yang dikelola dengan optimal yaitu pengelolaan siswa, pengelolaan guru, prosedur pembelajaran dan pengelolaan lingkungan kelas. Selain itu pengembangan variasi mengajar menggunakan bahan ajar juga tidak dapat dipisahkan. Pengembangan variasi mengajar yang dilakukan oleh guru salah satunya dengan memanfaatkan penggunaan media pengajaran. Penggunaan media pembelajaran tersebut diharapkan dapat meningkatkan dan memeliha perhatian peserta didik terhadap relevansi proses belajar mengajar. “Kemajuan mustahil terjadi tanpa perubahan. Dan, mereka yang tak bisa mengubah pemikirannya tak mengubah apa pun.”(G.Bernard Shaw)Upaya memperbaiki dan meningkatkan mutu pendidikan seakan tidak pernahberhenti. Banyak agenda reformasi yang telah, sedang, dan akan dilaksanakan. Beragamprogram inovatif ikut sera memeriahkan reformasi pendidikan. Reformasi pendidikanadalah restrukturisasi pendidikan, yakni memperbaiki pola hubungan sekolah denganlingkungannya dan dengan pemerintah, pola pengembangan perencanaan serta polapengembangan manajerialnya, pemberdayaan guru dan restrukturisasi model-modelpembelajaran (Murphy, 1992:10)
TEACHER PERSONALITY COMPETENCIES AS CHARACTER MODEL OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Marlina Eliyanti; Yogi Kuncoro Adi; Shamira Angraeni; Dhea Putri Pratiwi
Indonesian Journal of Elementary Teachers Education Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : The University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ijete.v2i1.4140

Abstract

This research was conducted because of the many cases that occurred regarding moral decline committed by teachers as educators. The formulation of the problem in this study is how the teacher's personality competence is an example of the character of elementary school students. The purpose of this study was to describe the personality competencies of teachers as character models of elementary school students. The research method used was a survey with quantitative descriptive analysis. To collecting data, we used closed and open-ended questionnaires. The sample of this study used non-probability volunteer sampling with a total of 94 teachers and 344 students as respondents. To validating the instrument, we used expert judgment. This research data analysis using descriptive analysis. The results of this study indicate that: the teacher's personality competence is in the very high category. This proves that the teacher has mastered the aspects of personality competencies that must be possessed by the teacher. Through the teacher's mastery of the teacher's personality competence, it shows that the teacher has a very important role to develop the character of elementary school students.