Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENDAMPINGAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI LITERASI KEUANGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN EKONOMI KELUARGA Mahdalena Mahdalena; Zulkifli Bokiu; Amir Lukum
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.189

Abstract

Literasi keuangan menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pemberdayaan perempuan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Namun, masih banyak perempuan, khususnya ibu rumah tangga dan pelaku usaha mikro, yang belum memiliki kemampuan memadai dalam mengelola keuangan keluarga maupun usaha secara efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan perempuan dalam pengelolaan keuangan melalui kegiatan pendampingan literasi keuangan. Metode yang digunakan berupa sosialisasi, pelatihan interaktif, praktik penyusunan anggaran rumah tangga, pencatatan keuangan sederhana, serta diskusi dan evaluasi. Sasaran kegiatan adalah kelompok perempuan dan pelaku UMKM perempuan di Desa Tanggilingo, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan pendapatan dan pengeluaran, pentingnya menabung, pemisahan keuangan usaha dan pribadi, serta penyusunan pencatatan keuangan sederhana. Pendekatan partisipatif yang menggabungkan teori dan praktik terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran finansial peserta. Kegiatan ini diharapkan mampu mendukung pemberdayaan perempuan dan meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga secara berkelanjutan.
Evaluasi Perencanaan Pengelolaan Keuangan Desa Berdasarkan Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 Andre Margo Daulima; Rio Monoarfa; Mahdalena Mahdalena
Jambura Accounting Review Vol. 6 No. 2 (2025): Jambura Accounting Review - August 2025
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jar.v6i2.202

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya evaluasi perencanaan pengelolaan keuangan desa untuk memastikan kesesuaian dengan regulasi yang berlaku dan efektivitas pelaksanaannya di tingkat desa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi perencanaan pengelolaan keuangan desa berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 di Desa Timbuolo Timur Kecamatan Botupingge. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan wawancara untuk memperoleh data primer dari informan kunci di tingkat desa. Data yang digunakan merupakan data primer hasil wawancara dengan aparatur desa dan dokumen perencanaan keuangan desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pengelolaan keuangan desa di Desa Timbuolo Timur telah dilaksanakan melalui tahapan formal yang sesuai dengan Permendagri No. 20 Tahun 2018, meliputi musyawarah dusun, musyawarah desa, penyusunan RKPDes, hingga penetapan APBDes dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi tantangan berupa partisipasi masyarakat yang belum optimal, koordinasi internal antarperangkat desa yang lemah, serta ketiadaan BUMDes yang berdampak pada pengembangan PADes. Dengan demikian, meskipun secara formal telah sesuai dengan regulasi, efektivitas perencanaan masih memerlukan optimalisasi melalui penguatan partisipasi masyarakat, peningkatan transparansi, dan pengembangan program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Pengaruh Kebijakan Tarif Air dan Penyertaan Modal Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Umum Daerah Air Minum di Wilayah Sulawesi Febri Matolodula; Mahdalena Mahdalena; Mentari Rizki Sawitri Pilomonu
Jambura Accounting Review Vol. 6 No. 2 (2025): Jambura Accounting Review - August 2025
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jar.v6i2.246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan tarif air dan penyertaan modal terhadap kinerja keuangan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) di wilayah Sulawesi. Perusahaan daerah ini memiliki peran yang sangat penting dalam penyediaan air bersih kepada masyarakat, namun sering menghadapi tantangan dalam mencapai keberlanjutan finansial yang optimal. Penetapan tarif air yang tidak tepat serta ketergantungan pada penyertaan modal dari pemerintah daerah menjadi faktor utama yang mempengaruhi kinerja keuangan PDAM. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder, yang diperoleh dari laporan keuangan PDAM di wilayah Sulawesi selama periode 2021–2023. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda, dengan menguji pengaruh kebijakan tarif air (X1) dan penyertaan modal (X2) terhadap kinerja keuangan (Y) yang diukur dengan menggunakan indikator Return on Equity (ROE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan tarif air berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan PDAM. Hal ini mengindikasikan bahwa tarif yang terlalu tinggi justru dapat menurunkan konsumsi air oleh pelanggan, yang pada gilirannya mempengaruhi pendapatan dan kinerja keuangan PDAM. Sementara itu, penyertaan modal dari pemerintah daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan PDAM, menunjukkan bahwa dukungan modal yang tepat dapat meningkatkan kapasitas operasional dan stabilitas keuangan perusahaan. Secara simultan, kebijakan tarif air dan penyertaan modal memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan PDAM di wilayah Sulawesi.
Pengaruh Kualitas Produk dan Tarif Air Terhadap Kepuasan Pelanggan pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum Muara Tirta Kota Gorontalo Nursia Suma; Mahdalena Mahdalena; Muzdalifah Muzdalifah
Jambura Accounting Review Vol. 6 No. 2 (2025): Jambura Accounting Review - August 2025
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jar.v6i2.252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kualitas Produk dan Tarif Air terhadap kepuasan pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi wawancara langsung dengan responden kepada pelanggan PERUMDAM Muara Tirta Kota Gorontalo untuk mengumpulkan data yang lebih akurat dan jelas. Mengumpulkan kuesioner, yaitu dengan membuat beberapa pertanyaan kepada pelanggan PERUMDAM Muara Tirta Kota Gorontalo. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kualitas Produk berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan, dan Tarif Air berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Hasil penelitian ini dapat membantu pihak manajemen Perusahaan dalam meningkatkan pelayanan kepada pelanggan air di Kota Gorontalo.
Pelatihan Akuntansi Berbasis SIAPIK untuk Koperasi Merah Putih Desa Bulothalangi Kecamatan Bulango Timur Kabupaten Bone Bolango Zulkifli Bokiu; Mahdalena Mahdalena; Amir Lukum
Mopolayio : Jurnal Pengabdian Ekonomi Vol. 5 No. 3 (2026): Mopolayio : Jurnal Pengabdian Ekonomi Volume 5 Number 3 (July 2026) has been of
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/mopolayio.v5i3.161

Abstract

Pengelolaan keuangan koperasi desa masih menghadapi berbagai kendala, terutama rendahnya pemahaman akuntansi dan penggunaan sistem pencatatan keuangan berbasis digital. Permasalahan tersebut juga dialami oleh pengurus Koperasi Merah Putih Desa Bulothalangi Kecamatan Bulango Timur Kabupaten Bone Bolango. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengurus koperasi dalam pengelolaan keuangan melalui pelatihan akuntansi berbasis SIAPIK. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap pelaksanaan dilakukan dengan metode ceramah, simulasi penggunaan aplikasi SIAPIK, dan diskusi interaktif. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pencatatan transaksi serta penyusunan laporan keuangan berbasis digital. Pelatihan ini dinilai efektif dalam mendukung pengelolaan keuangan koperasi yang lebih transparan, akuntabel, dan profesional. Hasil kegiatan ini juga memberikan implikasi bagi pemerintah desa dan pemangku kebijakan terkait pentingnya program pendampingan dan pelatihan digital secara berkelanjutan guna memperkuat tata kelola keuangan koperasi desa serta mendukung keberlanjutan program Koperasi Merah Putih.
Model Akuntansi Lingkungan untuk Masyarakat Pesisir: Studi Pengelolaan Limbah Organik Mangrove dengan Pendekatan Ekonomi Sirkular di Gorontalo Mahdalena Mahdalena; Zulkifli Bokiu; Amir Lukum
Jambura Accounting Review Vol. 7 No. 1 (2026): Jambura Accounting Review - February - Juli 2026
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jar.v7i1.324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pemanfaatan limbah organik mangrove dalam kerangka ekonomi sirkular serta merancang model akuntansi lingkungan berbasis masyarakat di Desa Langge, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur, dan studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan mangrove di Desa Langge masih menghadapi berbagai kendala, seperti lemahnya kelembagaan, rendahnya literasi ekonomi sirkular masyarakat, belum optimalnya pemanfaatan limbah mangrove, serta belum adanya sistem pencatatan berbasis akuntansi lingkungan. Limbah mangrove seperti daun gugur, serasah, dan kayu mati belum dimanfaatkan secara produktif, padahal berpotensi dikembangkan menjadi pupuk organik, briket bioenergi, maupun produk kerajinan ramah lingkungan. Selain itu, pengelolaan wisata mangrove masih bersifat informal sehingga biaya pemeliharaan, rehabilitasi, dan manfaat ekonomi belum terdokumentasi secara sistematis. Penelitian ini menawarkan model akuntansi lingkungan berbasis ekonomi sirkular yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi sebagai instrumen transparansi, evaluasi, dan penguatan tata kelola pengelolaan mangrove berbasis komunitas. Model tersebut diharapkan mampu mendukung keberlanjutan ekosistem mangrove dan meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir
The Effect of The Use of Integrated Social Welfare Data, Information Technology, and Internal Control Systems on The Prevention of Fraud in The Management of Social Assistance Funds Moh Alamsyach Soleman; Mahdalena Mahdalena; Siti Pratiwi Husain
Advances: Jurnal Ekonomi & Bisnis Vol. 4 No. 3 (2026): May - June
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/ajeb.v4i3.892

Abstract

Purpose: This study aims to analyze the impact of the use of the Integrated Social Welfare Data (DTKS) and the Internal Control System (SPI) on fraud prevention in the management of social assistance funds at the Gorontalo Provincial Social Affairs Office. Research Method: This study employed a quantitative approach with a causal design. Primary data were collected through a questionnaire distributed to employees directly involved in the administration of social assistance, who were selected using purposive sampling. Data analysis was conducted using validity and reliability tests, classical assumption tests, and multiple linear regression analysis with the aid of SPSS. Results and Discussion: The research results show that the use of the DTKS does not have a significant effect on fraud prevention. These findings indicate that the existence of the DTKS is not yet capable of directly preventing fraud if data quality, updates, and verification of aid recipients are not yet optimal. In contrast, the SPI has a positive and significant effect on fraud prevention. Together, the DTKS and SPI have a significant effect on fraud prevention, with an Adjusted R² value of 0.778. Implications: Strengthening the SPI, improving the quality of DTKS data, and optimizing the verification and validation processes are necessary to support accountable and targeted social assistance management. Originality: This study positions the DTKS as a social welfare database, an information system, and an administrative verification tool for preventing fraud in the management of social assistance.
LOCAL GOVERNMENT BUDGET ORIENTATION: A CRITIQUE OF BUDGET POLICY MAHDALENA MAHDALENA; ANDRY ANDRY; HALIAH HALIAH
Hasanuddin Economics and Business Review VOLUME 6 NUMBER 1, 2022
Publisher : Faculty of Economics and Business, Hasanuddin University, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26487/hebr.v6i1.3457

Abstract

This study aims to determine the orientation of the budget in the process of preparing and determining local government budgets. The research was conducted by the local government of Gorontalo City. Habermas’s communicative action theory approach as part of the critical approach was chosen as the method in this research to capture the reality of budget orientation in the preparation and determination of local government budgets. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews, observation, and documentation. The informants in this study were from BAPPEDA, members of BANGGAR, and several officials from offices related to regional finance as many as 10 people.This study finds that the act of compromise in the communication pattern of local government administration on budget policies is motivated by political interests. Budget policy decisions are dominated by the power possessed by actors to determine budget priorities. Communication practice is characterized by negotiation and compromise and ignores the value of honesty as a prerequisite for validity to fulfill comprehensive aspects of communication competence (truth, accuracy, honesty). Communication that is built only because of interest as the cause of communicative action is not effective. The results of the study show that the shackles of communication harmony are the basis for consideration for making policy changes by prioritizing rationality to gain legitimacy and trust from the public to government administrators.
ANALYSIS OF THE CONFORMITY OF CARBON EMISSION DISCLOSURE BASED ON ENVIRONMENTAL MANAGEMENT ACCOUNTING THROUGH GRI 305 IN IDX LQ45 LOW CARBON LEADER INDEX COMPANIES (2022–2024) Tyas Aswadina Poliyama; Mahdalena Mahdalena; Ronald S. Badu
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 3 No. 2 (2026): Vol. 3 No. 2 Edisi April 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v3i2.2370

Abstract

This study aims to analyze the level of conformity of carbon emission disclosure based on Environmental Management Accounting (EMA) through the GRI 305 standard in companies included in the IDX LQ45 Low Carbon Leaders (LQ45LCL) index during the period 2022–2024. The increasing global attention to Environmental, Social, and Governance (ESG) issues encourages companies to improve transparency in environmental reporting, particularly regarding carbon emissions. EMA plays an important role as an internal accounting system that provides environmental information used in sustainability reporting. However, variations in the quality of carbon emission disclosure among companies indicate that the implementation of EMA is not yet fully optimal. This research uses a quantitative descriptive approach by analyzing the level of disclosure conformity of GRI 305 indicators in sustainability reports of companies included in the IDX LQ45 Low Carbon Leaders index. The level of conformity is calculated by comparing the number of disclosed indicator criteria with the maximum number of criteria that should be disclosed. The classification of disclosure levels includes not applied, limited disclosure, partially applied, well applied, and fully applied. The results show that the level of carbon emission disclosure among companies varies across the observation period. Several companies demonstrate an increasing trend in disclosure, while others experience fluctuations or remain at a limited disclosure level. Overall, most companies fall within the partially applied category, indicating that carbon emission disclosure has not yet been comprehensively implemented according to the GRI 305 standards. These findings suggest that although companies in the LQ45LCL index are recognized as low-carbon leaders, improvements in the implementation of Environmental Management Accounting are still needed to enhance the transparency and completeness of carbon emission reporting.
ENVIRONMENTAL MANAGEMENT ACCOUNTING (EMA) IN DISCLOSING ENVIRONMENTAL RISKS UNDER THE METRICS AND TARGETS PILLAR OF THE TASK FORCE ON CLIMATE-RELATED FINANCIAL DISCLOSURES (TCFD): ANALYSIS OF CONTRIBUTION TO SDG 13 (CLIMATE ACTION) IN COAL COMPANIES LISTED ON THE INDONESIA STOCK EXCHANGE FOR THE PERIOD 2022–2024 Siti Radia; Tri Handayani Amaliah; Mahdalena Mahdalena
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 3 No. 2 (2026): Vol. 3 No. 2 Edisi April 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v3i2.2388

Abstract

This study aims to analyze the role of Environmental Management Accounting (EMA) in disclosing environmental risks under the metrics and targets pillar of the Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD), as well as its contribution to the achievement of SDG 13 (Climate Action) in coal companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2022–2024. This research employs a descriptive quantitative approach using secondary data obtained from sustainability reports. The sample consists of 17 coal companies selected through purposive sampling, resulting in 51 observations. Data analysis is conducted using content analysis with a dummy scoring method based on 17 indicators of the TCFD metrics and targets pillar. The results indicate that the level of environmental risk disclosure shows an increasing trend, from 37.71% in 2022 to 48.44% in 2024. However, the overall level remains moderate, indicating that companies are still in a transition phase toward more mature climate reporting practices. Basic indicators such as total emissions and Scope 1 and Scope 2 emissions are widely disclosed, while advanced indicators such as Scope 3 emissions and emission reduction targets remain limited. The findings also reveal that the contribution to SDG 13 is uneven: strong in providing baseline emission data, moderate in emission intensity efficiency, and weak in comprehensive inventory and long-term mitigation strategies. Furthermore, companies are categorized into three groups—best practice, intermediate, and resistant—based on their level of disclosure and EMA readiness. Companies with more developed EMA systems demonstrate stronger contributions to climate action. Overall, the study concludes that the coal sector shows positive but not yet optimal alignment with SDG 13, requiring improvements in methodological transparency, Scope 3 measurement, and science-based emission targets.