Rico Januar Sitorus
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KEPUASAN PASIEN JKN-KIS TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS PRABUMULIH TIMUR MELALUI TOOLS KESSAN Yeni Indriyani; Endha Ayu Lestari; Rico Januar Sitorus; Sri Indra Kurnia
JURNAL SMART ANKes Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL SMART ANKes
Publisher : Biro Riset, Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jsa.v7i1.106

Abstract

Kepuasan peserta merupakan cerminan kualitas pelayanan kesehatan. Dengan adanya KESSAN dapat dilihat tingkat kepuasan peserta JKN-KIS yang telah melakukan pelayanan Kesehatan di Puskesmas yang dapat menjadi acuan untuk evaluasi kualitas pelayanan pada Puskesmas tersebut, dimana capaian KESSAN pada bulan Mei 2022 sebesar 85 (88 yang artinya tidak puas). Metode: Menggunakan survei analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional yang menggunakan kuesioner terhadap 100 responden yaitu pasien JKN-KIS di salah satu Puskesmas di Prabumulih. Berdasarkan hasil analisis diketahui ada hubungan yang bermakna (signifikan) antara kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien JKN-KIS dengan p-value 0.000 lebih kecil dari nilai a (0,05), OR 5.800. Dengan demikian peneliti menyimpulkan bahwa kualitas pelayanan kesehatan yang buruk 5.8 kali berisiko untuk membuat pasien merasa tidak puas.
Risk factor analysis of type 2 diabetes mellitus in rural areas: A systematic review Yoki Arum Sari; Najmah Najmah; Rico Januar Sitorus
Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Vol. 8 No. 5 (2025): Volume 8 Number 5
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/minh.v8i5.974

Abstract

Background: Type 2 diabetes mellitus (DM) prevalence continues to increase in rural areas, which is of particular concern due to limited access to health services in these areas. Purpose: To identify various risk factors for the incidence of type 2 DM in rural areas for the development of effective prevention programs. Method: Systematic review is based on PRISMA guidelines. Searches were conducted in Scopus, Science Direct, and SINTA for 2020-2025 articles. Data were extracted and analyzed narratively based on the type of risk factors that were found. Results: Out of 856 articles, 20 studies met the inclusion criteria. Dominant risk factors identified included obesity (OR range 2.15-3.05), family history of DM (OR range 2.13-4.46), and low physical activity (OR range 2.94-7.43). Additional risk factors include hypertension, unhealthy food environment, and unhealthy diet. Several studies reported an increased incidence of type 2 DM in younger populations in rural areas. Conclusion: Obesity, family history of DM, and low physical activity are the dominant risk factors for type 2 DM in rural areas. These factors are important targets for health policy interventions, especially given the increasing incidence in younger populations in rural areas.
Determinan Kejadian Preeklampsia pada Ibu Hamil di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang Yudia Gustri; Rico Januar Sitorus; Feranita Utama
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26553/jikm.2016.7.3.209-217

Abstract

Latar Belakang: Preeklampsia adalah gangguan hipertensi kehamilan yang secara signifikan mempengaruhi morbiditas dan kematian ibu di seluruh dunia. Preeklampsia terjadi pada 5-7% dari seluruh kehamilan dan merupakan penyebab utama kematian ibu di negara berkembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang tahun 2015. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan study case-control. Data yang digunakan yaitu data sekunder berupa data rekam medik ibu melahirkan dengan preeklampsia dan tanpa preeklampsia pada periode 1 Januari 2015-31 Desember 2015. Jumlah sampel adalah 85 kasus dan 85 kontrol. Analisis data yang digunakan adalah univariat, bivariat dengan menggunakan uji chi square, serta multivariat dengan menggunakan regresi logistik ganda model prediksi.Hasil Penelitian: Analisis multivariat menunjukkan faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia adalah umur >35 tahun (OR: 4,120; 95% CI: 1,715-9,897) obesitas (OR: 2,134; 95% CI: 1,093-4,167) dan riwayat hipertensi (OR: 12,143; 95% CI: 1,368-107,792).Kesimpulan: Faktor yang paling dominan berhubungan terhadap kejadian preeklampsia pada ibu hamil adalah riwayat hipertensi. Saran yang dapat diberikan yaitu bagi instansi terkait untuk dapat meningkatkan upaya promotif dan preventif dengan memberikan sosialisasi mengenai faktor-faktor yang dapat menjadi risiko kejadian preeklampsia sehingga kasus preeklampsia dapat dicegah secara dini.