Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENGARUH SISTEM ANTRIAN DAN PELAYANAN DALAM MENINGKATKAN EFEKTTIFITAS PELAYANAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS MADISING NA MARIO KOTA PAREPARE Santi Milanda; Usman; Darmawan Ukkas
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.297 KB) | DOI: 10.31850/makes.v2i1.120

Abstract

Loket pendaftaran pasien menjadi ujung tombak pelayanan rawat jalan karena merupakan pelayanan pertama dan secara langsung berinteraksi dengan pasien, sehingga dapat memberikan kesan kepada pasien terhadap mutu pelayanan secara umum. pelayanan yang diberikan di loket pendaftaran belum optimal, maka menimbulkan waktu tunggu yang lama kepada pasien, kondisi ini dapat memicu rendahnya kepuasan pasien. Pada masalah ini, aspek cepat dan tepat sangat diperhitungkan dalam penyelenggaraan jasa pelayanan, artinya membiarkan konsumen menunggu tanpa alasan yang jelas akan menyebabkan persepsi yang negatif dalam mutu atau kualitas pelayanan. Rendahnya mutu pelayanan pada suatu puskesmas akan berkaitan dengan citra puskesmas sekaligus penentu terhadap pemanfaatan ulang pelayanannya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui sistem antrian dan pelayanan dalam meningkatkan efektifitas pelayanan pasien rawat jalan. Metode yang digunakan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan Accidental Random Sampling dengan jumlah sampel 100 orang yang berobat ke Puskesmas Madising Na Mario Kota Parepare. Hasil penelitian berdasarkan hasil uji statistic dengan menggunakan chi square, maka diperoleh p (value) = 0,03 untuk sistem antrian dan untuk pelayanan diperoleh p (value) = 0,04. Kesimpulan penelitian adalah ada pengaruh sistem antrian dan pelayanan dalam meningkatkan efektifitas pelayanan pasien rawat jalan di Puskesmas Madising Na Mario Kota Parepare
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KUALITAS HIDUP ORANG DENGAN HIV/AIDS (ODHA) DI RUMAH SAKIT UMUM LASINRANG KABUPATEN PINRANG Rasni Jumliarni; Usman; Henni Kumaladewi Hengky
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.83 KB) | DOI: 10.31850/makes.v2i1.122

Abstract

HHIV/AIDS saat ini bukan hanya berupa penyakit menular saja, tetapi menjadi masalah kesehatan masyarakat yang sangat luas. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang mengenai jumlah kasus HIV/AIDS dari tahun 2013 sampai dengan 2017 sebanyak 50 kasus. Sedangkan data dari Rumah Sakit Umum Lasinrang Kabupaten Pinrang, diketahui bahwa 22 orang yang rutin mengambil ARV.HIV tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik tetapi juga berdampak pada psikologis ODHA karena adanya diskriminasi di masyarakat. Dengan kondisi seperti ini, maka perlunya menciptakan lingkungan yang kondusif yaitu dengan cara meningkatkan dukungan sosial bagi ODHA. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga, teman dan petugas kesehatan dengan kualitas hidup Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Rumah Sakit Umum Lasinrang Kabupaten Pinrang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif korelasi dengan rancangan penelitian Cross Sectional Study.Peneliti mengidentifikasi melalui observasional dengan menggunakan kuesioner pada sampel, dimana sampel dalam penelitian ini sebanyak 22 orang. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi Square melalui SPSS Versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan dukungan keluarga (p = 0,010), tidak ada hubungan dukungan teman (p = 0,115), dan ada hubungan dukungan petugas kesehatan (p = 0,046) dengan kualitas hidup Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Rumah Sakit Umum Lasinrang Kabupaten Pinrang. Penelitian ini menyarankan agar teman ODHA meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mengenai HIV/AIDS serta lebih menghargai status ODHA
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MAIWA KAB.ENREKANG Yuli Hilda Sari; Usman; Makhrajani Majid
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.807 KB) | DOI: 10.31850/makes.v2i1.125

Abstract

Hipertensi disebut silent killer karena sifatnya asimptomatik dan telah beberapa tahun menimbulkan stroke yang fatal atau penyakit jantung. Meskipun tidak dapat diobati, pencegahan dan penatalaksanaan dapat menurunkan kejadian hipertensi dan penyakit yang menyertainya. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah ada tidaknya pengaruh faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap kejadian hipertensi pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Maiwa Kab.Enrekang. Penelitian ini menggunakan penelitian analitik dengan rancangan cross sectional studi, dengan menggunakan Systematic Random Sampling. Data dianalisis dengan uji Chi Square, Koefisien phi dengan α 0,05. Sebanyak 77 lansia yang memenuhi kriteria penelitian, uji chi-square bahwa ada pengaruh tingkat stres terhadap kejadian hipertensi pada lansia X2 hit. 72,616 stres dapat menjadi faktor pencetus, penyebab sekaligus akibat dari suatu gangguan atau penyakit , ada pengaruh bertambahnya usia terhadap kejadian hipertensi pada lansia dengan X2 hit. 34,720 Semakin tinggi umur seseorang semakin tinggi tekanan darahnya, jadi orang yang lebih tua cenderung mempunyai tekanan darah yang tinggi dari orang yang berusia lebih muda.,dan ada pengaruh genetik terhadap kejadian hipertensi pada lansia dengan X2 hit. 41,819 Adanya faktor genetik pada keluarga tertentu akan menyebabkan keluarga itu mempunyai risiko menderita hipertensi. Hasil penelitian ini diharapkan lansia dapat mengontrol tingkat stres dengan baik,mengurangi aktivitas yang melelahkan dan teratur melakukan cek tekanan darah, serta rutin mengikuti posyandu lansia
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAMPUAN PENYULUH KESEHATAN MASYARAKAT TERHADAP PELAKSANAAN CAKUPAN PROGRAM PROMOSI KESEHATAN DI KOTA PAREPARE Armiati; Usman; Abidin
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.143 KB) | DOI: 10.31850/makes.v2i1.128

Abstract

Promosi kesehatan merupakan upaya yang bersifat promotif (peningkatan) sebagai perpaduan dari upaya preventif (pencegahan), kuratif (pengobatan), dan rehabilitatif (pemulihan) dalam rangkaian upaya kesehatan yang komprehensif. Untuk melaksanakan upaya kesehatan wajib tersebut di puskesmas diperlukan tenaga fungsional penyuluh kesehatan masyarakat untuk mengelola promosi kesehatan di puskesmas secara profesional dan mampu untuk mengelola serta menyelenggarakan pelayanan yang bersifat promotif dan preventif. penelitian ini bertujuan untuk menunujukkan apakah tingkat pengetahuan dan keterampilan penyuluh kesehatan masyarakat berpengaruh terhadap pelaksanaan cakupan program promosi kesehatan di Kota Parepare. Penelitian menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional study. Waktu penelitian pada bulan Mei-Juli 2018 dengan jumlah sampel 31 petugas yang terdiri dari Dinas kesehatan dan Puskesmas se Kota Parepare. Data di analisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji ststistik uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh tingkat pengetahuan (p = 0,053), keterampilan ( p = 0,000) terhadap pelaksanaan cakupan program promosi kesehatan di Kota Parepare. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan Perlunya disiplin ilmu terutama pada bidang promosi kesehatan agar lebih memudahkan petugas mengelolah program promosi kesehatan yang ada di Dinas Kesehatan ataupun puskesmas di Kota Parepare
HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK PENDERITA DENGAN DERAJAT ASMA BRONKIAL DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ANDI MAKKASAU KOTA PAREPARE Andi Khaidir; Usman; Henni Kumaladewi Hengky
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (853.48 KB) | DOI: 10.31850/makes.v2i2.144

Abstract

Asma merupakan gangguan inflamasi kronis di jalan napas. Dasar penyakit ini adalah hiperaktivitas bronkus dan obstruksi jalan napas. Gejala asma adalah gangguan pernapasan (sesak), batuk produktif terutama pada malam hari atau menjelang pagi, dan dada terasa tertekan. Tujuan penelitian ini untuk menunjukkan apakah umur, jenis kelamin, pendidikan terakhir, tingkat pendapatan, faktor genetik dan lingkungan mempengaruhi derajat asma bronkial di Rumah Sakit Umum Daerah Andi Makkasau Kota Parepare. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analitik dengan pendekatan Cross Sectional Survey. Peneliti mengidentifikasi melalui observasional dengan menggunakan kuesioner pada sampel, dimana sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 orang. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi Square melalui SPSS Versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur (0,000), pendidikan terakhir (0,011), tingkat pendapatan (0,017), faktor genetik (0,037) dan lingkungan (0,017) berpengaruh terhadap derajat asma bronchial sedangkan jenis kelamin (0,875) tidak berpengaruh terhadap Derajat Asma Bronkial di Rumah Sakit Umum Daerah Andi Makkasau Kota Parepare. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, diharapkan bagi penderita asma sebaiknya rajin melakukan pengontrolan kesehatan sehingga derajat asma tidak semakin parah.
HUBUNGAN STUNTING DENGAN PRESTASI BELAJAR ANAK SEKOLAH DASAR NEGERI KIRU-KIRU KECAMATAN SOPPENG RIAJA KABUPATEN BARRU Nadirawati; Haniarti; Usman
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.317 KB) | DOI: 10.31850/makes.v2i2.149

Abstract

Stunting merupakan hasil dari kekurangan asupan nutrisi dan penyakit infeksi secara terus menerus, yang mana jika stunting dibiarkan akan mempengaruhi perkembangan kognitif, penurunan IQ, apatis, tidak percaya diri,sulit berkonsentrasi dan rendahnya prestasi akademik. Hasil pemantauan status gizi (PSG) 2015 prevalensi stunting di Provinsi Sulawesi Selatan Kabupaten Barru terdapat 99 kasus (33%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan stunting dengan prestasi belajar anak Sekolah Dasar Negeri Kiru-Kiru Kec.Soppeng Riaja Kab.Barru.Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah semua siswa SDN Kiru-Kiru sebanyak 73 responden yang memenuhi kriteria inklusif dengan teknik total sampling, pengumpulan data melalui wawancara yang mengacu pada kuesioner dan observasi secara langsung. Analisis data dengan uji chi squareyang disajikan dalam bentuk tabel dan narasi.Hasil penelitian diperoleh ada hubungan stunting dengan prestasi belajar anak Sekolah Dasar Negeri Kiru-Kiru Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru dengan (p = 0,013). Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, peneliti mengharapkan adanya kerjasama yang baik antara orang tua dan anak untuk menjaga asupan gizi agar terhindar dari Stunting.
PENGARUH EKUITAS MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMANFAATAN PELAYANAN RAWAT JALAN RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK ANANDA TRIFA KOTA PAREPARE Irma Asriani; Usman; Makhrajani Majid
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 2 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.924 KB) | DOI: 10.31850/makes.v2i3.178

Abstract

Merek yang kuat akan menjadi daya tarik pelanggan, dengan merek yang kuat, tujuan mengembangkan dan merebut pasar akan lebih mudah tercapai. Dengan demikian Rumah Sakit saat ini harus secara berkelanjutan mengelola ekuitas merek (brand equity) sebagai salah satu intangible asset-nya. Brand equity yang kuat dapat terbentuk melalui kesadaran merek (brand awareness), persepsi kualitas (perceived quality), asosiasi merek (brand association), dan loyalitas merek (brand loyalty). Semakin kuat brand equity suatu produk, semakin kuat pula rasa percaya diri pelanggan dalam proses pengambilan keputusan pembelian, sehingga mengantar perusahaan untuk mendapatkan keuntungan dari waktu ke waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekuitas merek keputusan pemanfaatan pelayanan rawat jalan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Ananda Trifa Kota Parepare. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data diperoleh dengan membagikan kuesioner kepada 45 pasien yang di jadikan sampel mulai bulan Juli sampai Agustus 2018. Analisis penelitian yang digunakan adalah uji chi-square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara elemen Brand Awareness, Perceived Qualitye, Brand Asosiasion, Brand Loyalty terhadap keputusan pemanfaatan pelayanan rawat jalan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Ananda Trifa
STUDI TENTANG MOTIVASI KERJA TENAGA NON PNS DI PUSKESMAS PERAWATAN CEMPAE KOTA PAREPARE Hardianti Merdekawati; Usman; Makhrajani Majid
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 2 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.196 KB) | DOI: 10.31850/makes.v2i3.181

Abstract

Motivasi pada dasarnya adalah kondisi mental yang mendorong dilakukannya suatu tindakan (action atau activities) dan memberikan kekuatan yang mengarah kepada pencapaian kebutuhan, memberi kepuasan ataupun mengurangi ketidakseimbangan. Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui dan menganalisis kebijakan pimpinan, hubungan antar manusia dan kondisi kerja terhadap motivasi kerja di Puskesmas Perawatan Cempae Kota Parepare. Penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan survey yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk mengetahui gambaran atau deskriptif tentang suatu keadaan secara objektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga Non PNS di Puskesmas Cempae sebanyak 53 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling yaitu semua anggota populasi dijadikan sampel yaitu sebanyak 53 tenaga Non PNS. Analisis data menggunakan analisis univariat dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan kebijakan pemimpin yaitu cukup baik sebanyak (41,5%), sangat baik sebanyak (39,6%) dan baik sebanyak (18,9%). Hubungan denga rekan kerja yaitu baik sebanyak (58,5%), cukup baik sebanyak (24,5%) dan sangat baik sebanyak (17,0%). Kondisi kerja yakni cukup baik sebanyak (52,8%), baik sebanyak (45,3%) dan sangat baik sebanyak (1,9%) terhadap motivasi kerja tenaga Non PNS di Puskesmas Cemape Kota Parepare. Kesimpulan penelitian adalah motivasi tenaga Non PNS di Puskesmas Cempae Kota Parepare tahun 2018 adalah sangat baik sebanyak 29 responden (54,7%), cukup baik sebanyak 23 responden (43,4%) sedangkan kurang baik sebanyak 1 perawat (1,9%).
HUBUNGAN POLA KONSUMSI KOPI TERHADAP KEJADIAN GASTRISTIS PADA MAHASISWA MUHAMMADIYAH PAREPARE Muhammad Ishak Ilham; Haniarti; Usman
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 2 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.014 KB) | DOI: 10.31850/makes.v2i3.189

Abstract

Kafein di dalam kopi dapat mempercepat proses terbentuknya asam lambung. Hal ini membuat produksi gas dalam lambung berlebih sehingga sering mengeluhkan sensasi kembung di perut. Responden yang sering meminum kopi beresiko 3,57 kali menderita gastritis dibandingkan dengan yang tidak sering meminum kopi.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan pola konsumsi kopi terhadap kejadian gastritis pada Mahasiswa Univesitas Muhammadiyah Parepare.Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi yaitu mahasiswa yang aktif secara keseluruhan mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Parepare sebanyak 8.891 orang. Sampelnya sebanyak 99 orang yang dihitung dengan menggunakan rumus slovin. Teknik pengambilan sampel dilakukan Purposive Sampling Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan pola konsumsi kopi terhadap kejadian gastritis pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Parepare. Untuk penderita gastristris maupun bukan penderita gastristis sebaiknya membatasi konsumsi kopi
Pengaruh Pemberian Edukasi Gizi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Calon Pengantin dalam Pencegahan Stunting di KUA Kabupaten Tana Toraja: Effect of Nutrition Education on Knowledge and Attitudes of Prospective Bride and Groom in Preventing Stunting at KUA Tana Toraja Regency Nur Pratiwi Patata; Haniarti Haniarti; Usman Usman
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2021): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v3i3.429

Abstract

Stunting is a condition of failure to thrive in children (body and brain growth) malnourished for a long time. Stunting in children can prevent pregnancy when a child is two years old, or also known as the first 1000 days of life, Tana Toraja Regency is one of the 10 Stunting Emergency Districts, where Tana Toraja is in third place after Enrekang and Sinjai. Therefore, the purpose of this study was to see the effect of nutrition education on the knowledge and attitudes of the bride and groom in preventing stunting. In Tana Toraja, the method used in this study is a quasi-experimental method, with a One-group pre-post test design This research shows that there is a change in the knowledge and attitudes of the prospective bride and groom after being given nutrition education, where on average the respondents have started to improve their diet for pregnancy from the nutrition education that has been given before.