Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Motivasi Kerja Memoderasi Pengaruh Perceived Organizational Support dan Burnout Terhadap Kinerja Karyawan Gen Z Tio Theresia Siahaan; Susi Hendriani; Any Widayatsari
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 5: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i5.18502

Abstract

Tujuan penelitian menganalisis motivasi kerja memoderasi pengaruh perceived organizational support (POS) dan burnout terhadap kinerja karyawan Gen Z motivasi kerja sebagai moderasi pada perusahaan PT. Pulp And Paper Di Riau. Penelitian menggunakan data primer yang mana data diperoleh langsung dari karyawan Gen Z pada perusahaan PT. Pulp And Paper Di Riau masyarakat melalui kuesioner dimana sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 95 responden. Penelitian dianalisis menggunakan SEM-PLS dengan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukan bahwa Perceived Organizational Support (POS) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja serta motivasi kerja karyawan Generasi Z pada Perusahaan PT Pulp and Paper di Provinsi Riau (p-value 0,000 < 0,05), sehingga hipotesis pertama dan ketiga diterima. Sementara itu, burnout tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja (p-value 0,871 > 0,05) namun berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja (p-value 0,000 < 0,05), sehingga hipotesis kedua ditolak dan hipotesis keempat diterima. Di sisi lain, motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja (p-value 0,727 > 0,05), sehingga hipotesis kelima ditolak. Hasil pengujian moderasi menunjukkan bahwa motivasi kerja tidak mampu memoderasi hubungan antara POS dan kinerja (p-value 0,414 > 0,05), namun mampu memoderasi hubungan antara burnout dan kinerja (p-value 0,008 < 0,05), sehingga hipotesis keenam ditolak dan hipotesis ketujuh diterima.
ANALISIS DAYA SAING EKSPOR TEH HITAM INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL TAHUN 2014-2023 Juwita Halcyon Eliani Sirait; Any Widayatsari; Supriani Sidabalok
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 9 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i9.2025.3769-3775

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (a) menganalisis bagaimana perbandingan potensi daya saing ekspor teh Indonesia, China, India, Sri Lanka, dan Kenya di pasar internasional jika dilihat dari segi keunggulan komparatif dan (b) menganalisis posisi ekspor teh kelima negara di pasar internasional apakah cenderung sebagai eksportir atau importir dan (c) menganalisis RCA dan ISP teh hitam Indonesia 5 tahun mendatang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan alat analisis Revealed  Comparative Advantage (RCA) dan Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP) untuk melihat posisi ekspor teh hitam Indonesia, China, India, Sri Lanka, dan Kenya cenderung menjadi negara pengekspor teh hitam di pasar internasional tersebut serta analisis nilai RCA dan ISP teh hitam 5 tahun mendatang.Hasil penelitian yang menunjukkan daya saing ekspor teh hitam Indonesia, China, India, Sri Lanka, dan Kenya yang dilakukan melalui uji RCA, rata-rata untuk Indonesia adalah 1,78, China 0,57, India 9,69, Sri Lanka 281,41, dan Kenya 1049,6. Berdasarkan hasil pengujian tersebut Indonesia, India, Sri Lanka, dan Kenya pada tahun 2014-2023 memiliki daya saing teh hitam di pasar internasional karena RCA yang dihasilkan lebih besar dari 1 (RCA 1) dan China pada tahun 2014-2023 tidak memiliki daya saing teh hitam di pasar internasional karena RCA yang dihasilkan lebih kecil dari 1 (RCA 1). Berdasarkan hasil pengujian ISP dapat disimpulkan bahwa Indonesia, China, India, Sri Lanka, dan Kenya cenderung menjadi negara pengekspor teh hitam di pasar internasional karena ISP bernilai positif. Hasil analisis perkiraan yang dilakukan untuk ekspor teh hitam Indonesia 5 tahun mendatang pada tahun 2024-2028 yaitu, nilai RCA Indonesia mengalami penurunan dan nilai ISP Indonesia mengalami peningkatan.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Penggunaan Bank Digital pada Mahasiswa Universitas Riau Juwita Intan Maharani; Any Widayatsari; Darmayuda
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 3 No. 4 (2026): April
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v3i4.292

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi keuangan, bank digital menjadi salah satu inovasi yang mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi secara cepat, praktis, dan efisien. Hadirnya bank digital selaras dengan tujuan Bank Indonesia dalam mewujudkan cashless society. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat penggunaan bank digital di kalangan mahasiswa Universitas Riau, serta untuk mengetahui informasi mengenai faktor yang menjadi pengaruh dalam keputusan penggunaan bank digital di kalangan mahasiswa Universitas Riau. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada responden. Proses analisis menggunakan analisis tabulasi silang dengan aplikasi SPSS Statistics 25.0. Ditemukan bahwa pengelolaan uang saku, manfaat, dan kemudahan penggunaan memiliki hubungan terhadap keputusan penggunaan bank digital di kalangan mahasiswa Universitas Riau.
PENGUATAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN BUDIDAYA IKAN LELE BERBASIS IPTEKS DI KELURAHAN INDUSTRI TENAYAN KOTA PEKANBARU Any Widayatsari; Misdawita Misdawita; Indra Lesmana
MINDA BAHARU Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v10i1.8577

Abstract

Kelurahan Industri Tenayan termasuk ke dalam Kawasan Industri Tenayan (KIT) yang dimana terdapat kawasan industri dengan keberadaan perusahaan besar seperti PLTU dan PLTG, namun sebagian besar masyarakatnya masih bekerja di sektor informal dengan tingkat kesejahteraan menengah ke bawah. Sebagai langkah peningkatan ekonomi masyarakat, Pemerintah Kelurahan Industri Tenayan membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Budidaya Lele Maju Bersama. Namun, kegiatan budidaya di KUBE tersebut masih dilakukan secara konvensional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi masyarakat melalui pengembangan budidaya ikan lele berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Kelurahan Industri Tenayan, Kota Pekanbaru. Mitra kegiatan adalah Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Budidaya Lele Maju Bersama yang memiliki potensi besar namun masih menghadapi kendala dalam produksi. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan dan pendampingan berkelanjutan dengan pendekatan partisipatif melalui kegiatan workshop pelatihan budidaya lele dengan sistem bioflok serta pelatihan manajemen usaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam teknik budidaya lele yang baik, serta pengelolaan usaha yang lebih terstruktur. Program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat serta menciptakan usaha berkelanjutan yang ramah lingkungan.