Nikki Tri Sakung
Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Kumala Lampung

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

MODEL BERMAIN PERAN DAN JIGSAW MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL MEMPERHATIKAN POLA ASUH Nikki Tri Sakung; Pargito Pargito; Edy Purnomo
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine: the difference between the student's social skills model of role playing and jigsaw model with parenting attention. The research method was experiment research. Analysis of the data was using a two way analysis of variance and t-test of two independent samples. Conclusions of this study were: (1) there was a difference between student learning social skills using role playing models and ofusing jigsaw model with parenting attention, (2) the social skills students in which democratic patterns was better than permissive parentingTujuan penelitian ini untuk mengetahui: perbedaan keterampilan sosial siswa yang menggunakan model bermain peran dan modelJigsawdengan memperhatikan pola asuh orang tua siswa.Metode penelitian adalah penelitian eksperimen. Analisis data menggunakan analisis varians dua jalan dant-test dua sampel independen. Kesimpulan penelitian: (1) terdapat perbedaan keterampilan sosial siswa yang pembelajarannya menggunakan model bermain peran dengan modelJigsawdengan memperhatikan pola asuh orang tua (2) keterampilan siswa yang pola asuhnya demokratis lebih baik dibandingkan dengan pola asuh orang tuanya permisif.Kata kunci: bermain peran, keterampilan sosial, tipejigsaw,pola asuh orang tua
The Implementation of Child-Friendly School to Fulfill Children’s Rights and Prevent Violence Against Children Tusriyanto Tusriyanto; Aria Septi Anggaira; Anita Lisdiana; Atik Purwasih; Karsiwan Karsiwan; Nina Ikhwati Wahidah; Nikki Tri Sakung; Ike Festiana; Iskandar Iskandar
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 2 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.092 KB) | DOI: 10.35445/alishlah.v14i2.1975

Abstract

This study aimed to describe the efforts made by teachers in fulfilling the children’s rights and preventing of violence against children through child-friendly school policy in the Islamic elementary schools. This research was qualitative descriptive research, and the research subjects were of teachers and principals of 7 several Islamic elementary schools located in Lampung Province (Metro, East Lampung, Pringsewu, and Tanggamus). The sampling technique was purposive random sampling, while the data were collection through interviews, observation, documentation, and literature study. The results of this research showed that: 1) providing protection2) providing consultation rooms, counseling guidance to parents and students, 3) doing fun activities 4) providing facilities that ensure the safety of learners 5) socializing, opening communication 6) providing good example  7) supervision, and mentoring  8) create regulations that guarantee the rights and safety of learners both physical and psychological, 9) attach posters about child-friendly education, and 10) Give a admonition to teachers who commit acts of Violence toward students. The implementation of child-friendly learning in madrasas during the covid-19 pandemic has been carried out well online, offline, and a home visit.
Building A Culture of Democracy in The Digital Space by Optimizing Students' Learning Attention Through Mentimeter Karyadi Hidayat; Rohman Rohman; Nikki Tri Sakung
Jurnal Kewarganegaraan Vol 10 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v10i1.9928

Abstract

The low level of ethical communication in cyberspace is a major challenge to digital democracy, while Civics (PPKn) learning often faces the challenge of low student attention. This quantitative, quasi-experimental study with a Non-equivalent Control Group Design aims to analyze the effectiveness of the Mentimeter platform in optimizing Civics students' learning attention while simultaneously building a culture of digital democracy. The research sample consisted of 70 students divided into an experimental class (n=35) and a control class (n=35). Data were analyzed using the Independent Samples t-Test and N-Gain Score. The results showed that the experimental class experienced a statistically significant (p <0.05) increase in learning attention (N-Gain = 0.58) and a strengthening of digital democratic culture (N-Gain = 0.62) compared to the control class. Mentimeter's anonymity and real-time visualization features have proven effective in creating an inclusive and deliberative discourse space. Optimizing learning attention through interactive digital media is linearly correlated with the development of critical digital citizen character.
Pengembangan Model Pembelajaran Hybrid Intelligent Learning untuk Perguruan Tinggi Nina Ikhwati Wahidah; Iskandar Iskandar; Irma Ayuwanti; Pixyoriza Pixyoriza; Nikki Tri Sakung
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i3.1351

Abstract

Transformasi pembelajaran di perguruan tinggi menuntut model yang mengintegrasikan fleksibilitas hybrid learning dengan teknologi cerdas untuk meningkatkan kualitas pengalaman belajar mahasiswa. Namun, implementasi hybrid learning masih menghadapi kendala seperti rendahnya personalisasi, minimnya pemanfaatan data belajar, dan keterbatasan umpan balik real-time. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Model Pembelajaran Hybrid Intelligent Learning yang memadukan pembelajaran tatap muka dan daring dengan dukungan learning analytics serta rekomendasi adaptif. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) melalui model ADDIE, meliputi analisis kebutuhan, desain model, pengembangan prototipe, implementasi terbatas, dan evaluasi. Tahap evaluasi mengadopsi pendekatan Dick and Carey, dengan validasi oleh ahli desain pembelajaran, ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, yang menunjukkan tingkat kelayakan masing-masing sebesar 88%, 85%, 83%, dan 87%, sehingga model dinyatakan layak digunakan. Uji coba terbatas pada 35 mahasiswa menggunakan paired-sample t-test menunjukkan bahwa model yang dikembangkan efektif meningkatkan hasil belajar mahasiswa secara signifikan dengan t = 6,85; p < 0,05 (2-tailed) dibandingkan kondisi sebelum penerapan. Dengan demikian, Model Pembelajaran Hybrid Intelligent Learning dinyatakan layak dan efektif untuk diterapkan di perguruan tinggi serta berpotensi menjadi rujukan pengembangan inovasi pembelajaran digital berbasis teknologi cerdas.
Peningkatan Kompetensi Guru TK melalui Penggunaan Media Ajar PITARIA (Pintu Lestari Indonesia) untuk Internalisasi Budaya Daerah di Kabupaten Tanggamus Fitra Endi Fernanda; Nikki Tri Sakung; Febra Anjar Kusuma; Karyadi Hidayat
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i3.1352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Tanggamus dalam mengembangkan media pembelajaran yang inovatif serta memperkenalkan budaya daerah melalui media pembelajaran yang menarik bagi peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan pendekatan pelatihan dan implementasi lapangan. Kegiatan penelitian meliputi tiga tahap utama, yaitu (1) sosialisasi mengenai media pembelajaran inovatif oleh dosen Universitas Aisyah Pringsewu, (2) pelatihan pembuatan media pembelajaran Pintu Lestari Indonesia (PITARIA) menggunakan bahan sederhana, dan (3) uji coba penerapan media PITARIA di kelas untuk menilai respons dan minat siswa terhadap pembelajaran budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini meningkatkan pemahaman guru terhadap konsep media pembelajaran inovatif serta keterampilan dalam merancang media kreatif. Selain itu, penggunaan media PITARIA terbukti dapat meningkatkan ketertarikan siswa terhadap pembelajaran budaya daerah. Kendala utama penelitian ini adalah keberlanjutan program yang masih bergantung pada dukungan lanjutan dari lembaga terkait. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan kompetensi guru serta penguatan pendidikan berbasis budaya daerah di tingkat pendidikan anak usia dini.