Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat

Pemberdayaan Media Baru dalam Dakwah di Pimpinan Daerah Muhammadiyah (Pdm) Bantul Rhafidilla Vebrynda
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.396 KB) | DOI: 10.18196/ppm.310.548

Abstract

Perkembangan teknologi dan kebutuhan akan digitalisasi saat ini semakin banyak. Sebagai majelis yang memiliki fungsi menyampaikan dakwah Muhammadiyah, majelis Tabligh PDM Bantul, memiliki tanggung jawab untuk menyampiakan dakwah sesuai dengan target peserta tanpa lupa mengikuti perkembangan zaman. PDM Bantul memiliki dai yang memadai namun dalam memenuhi target perkembangan teknologi, masih sangat kurang bahkan dikatakan belum memadai. Hal tersebut dikarenakan belum adanya sumber daya manusia yang mampu dan menguasai bidang teknologi komunikasi yang menyebabkan hambatan dalam mencapai target peserta terutama anak muda. Mengembangkan dakwah dengan lebih luas lagi adalah salah satu target dari PDM Bantul yang akan dibantu oleh pengusul dengan pengabdian berupa peningkatan kualitas sumber daya manusia PDM Bantul dalam membuat konten dakwah berupa video dan menyebarkan via youtube dan instagram. Kegiatan ini dilakukan dengan melaksanakan pelatihan intensif perekaman video sederhana dengan smartphone dan pelatihan editing video serta publikasi di youtube dan instagram. Kegiatan ini tidak hanya dalam rangka membuat konten saja, namun lebih kepada pemberdayaan sumber daya manusia di PDM Bantul, sehingga ke depannya dapat mengelola teknologi berupa pembuatan video pengelolaan media baru dalam berdakwah. Kegiatan pengabdian ini dalam bentuk pelatihan pembuatan video, edit video, dan publikasi di media sosial. Hasil kegiatan ini ternyata mendapatkan antusiasme dari sebagian peserta yang bersemangat membuat video, namun sisanya belum berkenan mempublikasikan kegiatan dakwahnya di sosial media. Hingga akhir kegiatan didaptkan 26 video konten dakwah yang telah dibuat. Untuk kegiatan perekaman dan editing serta pengelolaan sosial media sendiri, dibutuhkan tim khusus dari anak muda. Setelah kegiatan selesai, didaptkan dua anak muda yang ke depannya dapat dijadikan tim produksi video untuk membantu peserta dari majelis tabligh PDM Bantul dalam mempublikasikan konten dakwahnya.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL UNTUK BERDAKWAH PADA PENGURUS ‘AISYIYAH Siti Bahiroh; Rhafidilla Vebrynda
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.845 KB) | DOI: 10.18196/ppm.46.826

Abstract

Majelis Tabligh Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah (MT PPA) memiliki tujuan yang antara lain adalah meningkatkan kuantitas dan kualitas dakwah dalam segala dimensi kehidupan sesuai dengan prinsip gerakan Muhammadiyah. MT PPA berperan dalam meningkatkan mutu dan kompetensi mubalighat serta untuk menyebarkan keilmuan persyarikatan terutama di ranah ‘Aisyiyah. MT PPA musti melebarkan ranah ke media baru karena saat ini sudah lumrah penggunaan media baru dalam dakwah. Sosial media yang aktif di MT PPA adalah youtube, instagram, dan facebook. Namun pada prakteknya, semua sosial media belum optimal dimanfaatkan untuk berdakwah. Kurangnya kemampuan dalam produksi konten dan pengelolaan akun menjadi permasalahan dalam PT PPA. Dalam perjalanan pelaksanaan pengabdian ini ditemukan pula masalah lebih urgen, yakni kurangnya kemampuan dakwah di depan kamera bagi anggota MT PPA, sehingga dijalankan dua kegiatan. Pertama kegiatan optimalisasi pemanfaatan media baru untuk dakwah dan kedua adalah melatih anggota MT PPA untuk meningkatkan kepercayaan diri dan keahlian dalam dakwah di depan kamera untuk sosial media. Kegiatan dilakukan dengan pelatihan public speaking dan produksi konten dakwah berupa video dan poster dakwah. Selain itu, pelaksana pengabdian juga mengusulkan membuat aturan mengenai penerimaan anak magang bagi majelis tabligh PP ‘Aisyiyah guna membantu teknis pelaksanaan pembuatan dan publikasi konten sosial media yang sudah dimiliki.
OPTIMALISASI PODCAST OLEH REMAJA MASJID UNTUK BERDAKWAH Rhafidilla Vebrynda
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.734 KB) | DOI: 10.18196/ppm.46.827

Abstract

Remaja Masjid Baitul Hikmah memiliki semangat yang tinggi untuk memanfaatkan masjid agar tidak hanya sebagai tempat ibadah mahdhah saja. Mereka ingin menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan dakwah islam. Masjid Baitul Hikmah berbasis Muhammadiyah terletak di Ambarketawang, Gamping, Sleman, Yogakarta. Pada saat pandemi, remaja masjid memilih untuk melanjutkan dakwah dengan media baru, mengingat perkembangan media baru yang semakin meningkat penggunaannya. Proses produksi juga semakin mudah dilakukan. Selain bermaksud menjadikan media baru sebagai media berdakwah, remaja masjid Baitul Hikmah juga memiliki semangat yang sama dengan pelaksana pengabdian, yakni memenuhi jagat sosial media dengan konten-konten positif. Konsep podcast yang digagas adalah talkshow singkat yang direkam dan dipublikasikan di sosial media. Adapun kegiatan ini dimulai dengan pelatihan pembuatan konten, pemilihan sosial media dan pelatihan public speaking untuk host. Hasilnya, remaja masjid Baitul Hikmah mulai terbiasa dengan peralatan produksi dan mampu melakukan produksi konten positif yang diunggah di spotify, youtube, instagram dan facebook. Kegiatan pendampingan pembuatan konten ini menjadikan kegiatan dakwah remaja masjid Baitul Hikmah menjadi lebih terarah dan memiliki target.