Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

The Role of Strategic Management of The Goethe-Institute Bandung Library in Increasing Competitiveness Through Workshop Activities Zahra, Diyanah Salsabila; Rachmawati, Tine Silvana; Perdana, Fitri
JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Progam Studi Ilmu Perpustakaan UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jipi.v9i2.20399

Abstract

Strategic management involves the formulation, implementation, and evaluation processes that play a crucial role in enhancing competitiveness and achieving organizational goals. Through strategic management, the Goethe-Institute Bandung Library as a specialized library can conduct workshops that are competitive in its environment. The method used is descriptive qualitative. The sample in this study consists of 5 informants, including 2 librarians from the Goethe-Institute Bandung Library and 3 users of the library. Data collection techniques include interviews, observations, documentation, and literature review. The data analysis technique uses the Miles and Huberman model, which involves data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The result of this study indicate that the strategic management implemented by the Goethe-Institute Bandung Library plays an important role in enhancing competitiveness through the workshops organized. The strategic management applied includes the process of environmental scanning to understand the strengths and weaknesses in the internal and external environment, the strategy formulation process to set long-term goals, the strategic implementation process through the organization workshop activities, and the strategy evaluation process to measure performance and outcomes..
ANALISIS PENGEMBANGAN KOLEKSI PADA PERPUSTAKAAN ERASMUS HUIS DALAM MENDUKUNG DIPLOMASI BUDAYA Andi Kamila Ariani; Prijana Prijana; Fitri Perdana
JURNAL ILMU PERPUSTAKAAN (JIPER) Vol. 7, No. 2 (2025): September
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiper.v7i2.31165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan pengembangan koleksi di Perpustakaan Erasmus Huis yang mendukung tujuan diplomasi budaya antara Indonesia dan Belanda. Dalam kerjasama budaya kedua negara, perpustakaan ini memainkan peran penting sebagai fasilitas untuk memperkenalkan kebudayaan Belanda kepada masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk menggali dinamika pengembangan koleksi serta kebijakan pengembangan koleksi yang dilaksanakan di Perpustakaan Erasmus Huis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terhadap lima orang informan, didukung dengan dokumentasi, serta dianalisis dengan teknik triangulasi untuk memastikan validitas informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan koleksi di Perpustakaan Erasmus Huis memiliki tujuan utama untuk mempromosikan prinsip-prinsip kebudayaan Belanda yang relevan dengan misi diplomasi budaya melalui penyediaan koleksi buku yang relevan (Mariano & Varnheim, 2021). Selain itu, perpustakaan ini menyesuaikan diri dengan perkembangan informasi dengan menyediakan koleksi yang selalu mengikuti perkembangan untuk pembacanya (Goswami, 2023). Pengembangan koleksi yang dilakukan juga memperhatikan kalangan anak-anak, pengidap disleksia dan disabilitas lainnya. Perpustakaan Erasmus Huis juga terlibat dan terbuka terhadap komunitas yang akan melakukan kegiatan di lingkungan perpustakaannya (Ryann & Quinn, 2024). Termasuk didalamnya kerjasama dalam penyelenggaraan dan peminjaman fasilitas ruangan baca. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Perpustakaan Erasmus Huis telah menjadi sarana efektif dalam mendukung diplomasi budaya antara Indonesia dan Belanda, serta menjaga relevansi dan kualitas informasi yang disediakan bagi penggunanya. Penelitian ini diharapkan dapat membantu sebagai referensi kajian bagi pustakawan dan kajian akademis perpustakaan khusus.
EKSPRESIKAN IDE DALAM KARYA TULIS MELALUI LOMBA MENULIS Nuning Kurniasih; Saleha Rodiah; Fitri Perdana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42370

Abstract

Himpunan Mahasiswa Perpustakaan dan Sains Informasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran menyelenggarakan lomba menulis esai dalam dua sesi, dari Agustus – Oktober 2024. Lomba sesi pertama diikuti oleh dua kelompok dan lomba sesi kedua diikuti oleh 20 mahasiswa. Kami berpartisipasi sebagai juri dalam dua sesi lomba tersebut dan kami integrasikan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Sebagai juri, kami tidak hanya memberikan poin nilai tetapi juga mengkritisi dan memberikan masukan untuk perbaikan pada esai-esai. Kami menggunakan pendekatan kompetisi yang ramah (Friendly Competition Model), dengan mendorong kompetisi yang kreatif dan inovatif, mendorong peserta bekerja sama dalam tim (pada sesi I), memberikan umpan balik yang konstruktif, memberi apresiasi pada peserta dan menciptakan lingkungan yang mendukung penyampaian ide-ide mereka di dalam karya tulis.  Hasil penilaian menunjukkan peserta lomba dapat menuliskan ide secara sistematis ke dalam sebuah esai. Namun, beberapa hal perlu dikembangkan, yaitu pengembangan ide dilakukan melalui beberapa cara, dari freewriting, brainstrorming sampai  melakukan pemetaan  ide pada sejumlah topik; memunculkan tesis pada bagian awal esai akademik; mengembangkan ide yang mendukung tesis utama; menggunakan bahasa yang sederhana dan jelas; menggunakan sumber-sumber kredibel dan mencantumkan sumber-sumber data atau kutipan dengan jelas;  menghindari  pengulangan kalimat; meningkatkan analisis kritis; memperbaiki struktur penulisan; mengikuti format penulisan. Melalui lomba ini, keterampilan menulis mahasiswa diharapkan dapat berkembang.
PERPUSTAKAAN SEBAGAI AGEN PENDIDIKAN SEPANJANG HAYAT MELALUI PROGRAM KELAS BAHASA ASING DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN IIA BANDUNG Nathania Yustira; Saleha Rodiah; Fitri Perdana
Nusantara Hasana Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Nusantara Hasana Journal, June 2026
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v6i1.2022

Abstract

Lifelong education is a right for all from infancy to the end of life. It is closely associated with teaching and learning activities. The intellectual development program, particularly foreign language classes (English, German, and Mandarin) conducted in the library of the Class IIA Women’s Correctional Institution in Bandung, represents a form of non-formal education grounded in the principles of lifelong education. This study aims to examine the dynamics of lifelong education as manifested through foreign language learning programs facilitated by the library. The research employs a qualitative case study approach, with data collected through interviews, observations, and documentation. The findings indicate that the library supports lifelong education through educational activities by attempting to provide learning resources for inmates, despite their limited availability, fostering an intellectual atmosphere, offering adequate facilities and infrastructure, and supplying additional reading materials that encourage inmates to become lifelong learners. In this way, libraries in women's correctional institutions can become agents of lifelong education for inmates.
STRATEGI PENGELOLAAN MUSEUM POS INDONESIA SEBAGAI WISATA EDUKASI DI KOTA BANDUNG Fitri Perdana; Dian Sinaga
KABUYUTAN Vol 4 No 2 (2025): Kabuyutan, Juli 2025
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/kabuyutan.v4i2.354

Abstract

Pertumbuhan ekonomi mampu mendukung berbagai sektor dan berkontribusi pada kemajuan pembangunan serta membawa manfaat dan rekreatif bagi masyarakat lokal dan wisatawan asing. Perjalanan wisata ke lokasi tertentu yang tujuan utamanya untuk mendapatkan ilmu pengetahuan yang berhubungan langsung dengan lokasi yang dikunjungi menjadi daya tarik tersendiri. Salah satu objek wisata yang menarik untuk dikunjungi, yaitu wisata edukasi yang ditawarkan oleh dengan Museum. Museum tidak hanya memberikan fasilitas rekreasi melainkan juga memberikan aspek edukasi berupa pembelajaran sejarah dan budaya, sehingga wisatawan selain memperoleh hiburan juga memperoleh ilmu pengetahuan baru. Salah satu Museum yang ada di Indonesia khususnya Kota Bandung yaitu Museum Pos Indonesia. Museum Pos Indonesia merupakan pusat informasi, pendidikan dan pengembangan budaya, serta sebagai tujuan wisata edukasi yang menarik, yang dapat berkontribusi dan mengembangkan pariwisata di Kota Bandung. Benda koleksi yang dimiliki Museum Pos Indonesia dikelompokkan ke dalam 3 jenis koleksi yaitu: koleksi sejarah, koleksi filateli, dan koleksi peralatan. Dalam penelitian ini akan membahas mengenai pengelolaan dan pengembangan Museum Pos Indonesia menjadi daya tarik wisata edukasi. Pengelolaan dan pengembangan Museum Pos Indonesia berupa program kegiatan yang meliputi koleksi, pengawasan, pemeliharaan koleksi, penyajian koleksi, pengembangan benda koleksi, serta pengelolaan kunjungan. Strategi pengembangan yang dapat diterapkan di Museum dapat dilakukan melalui kerjasama promosi dan manajemen yang baik. Pemerintah ikut berperan serta dalam memberikan pengawasan terhadap perkembangan Museum.
ANALYSIS OF HISTORICAL INFORMATION AND INDIGENOUS KNOWLEDGE OF THE BLAMBANGAN KINGDOM IN THE OMAHSEUM MUSEUM COLLECTIONS: Analisis Informasi Sejarah dan Pengetahuan Lokal Kerajaan Blambangan dalam Koleksi Museum Omahseum Rizki Nurislaminingsih; Heriyanto; Wiwin Indiarti; Fitri Perdana
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 10 No 2 (2026): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA) 
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v10i2.6462

Abstract

Banyuwangi is increasingly prominent with its annual cultural performances. A variety of cultural products are presented to the public, including rituals, dance, music, and literature. All these are believed to be the legacy of the Blambangan Kingdom. Museums can play a role in Banyuwangi's efforts to demonstrate its identity to the public by exploring the background of the community's ancestral kingdom, the Blambangan Kingdom. This also underlies the purpose of this research, which is to analyze information about the history and indigenous knowledge of the Blambangan Kingdom community in the collections at the Omahseum Museum. This museum houses artifacts left behind by the kingdom. We used qualitative research with a museum studies approach. Data collection was conducted through observation, interviews, collection analysis, text analysis, and documentation of artifacts. The results show that the Omahseum Museum collections contain historical information and holds narrative evidence of the formation of Blambangan into Banyuwangi. The collections also contain information about local knowledge about the creation of writing media from palm leaves, natural ink, literary arts, clay processing, and metallurgy. The conclusion of this research is that the collection at the Omahseum Museum contains historical information (locations, name of Banyuwangi, and war) and indigenous knowledge (written media, literary arts, clay processing, and metal processing). The collection has the potential to become a source of local history teaching and museum interpretations based on local knowledge. The results of this study can inspire museum managers to expand their information services on the local knowledge behind each collection.
Peran Program Perpustakaan Keliling sebagai Layanan Publik di Perpustakaan Umum Kota Cimahi: Pendekatan Kualitatif Fani Yasta Viora Tamiati; Wina Erwina; Fitri Perdana
Tik Ilmeu : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 9 No. 1 (2025): Tik Ilmeu: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (Juni)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/tik.v9i1.11541

Abstract

This study examines the role of the mobile library program as a form of public service provided by the Cimahi City Public Library in enhancing literacy access for the community, particularly for students in areas with limited access to conventional libraries. The study is motivated by the urgency of equitable access to information as a part of inclusive literacy development. This research employs a descriptive qualitative method, with data collected through in-depth interviews with librarians who are directly involved in the implementation of the program. The findings indicate that the mobile library significantly contributes to increasing students’ reading interest by providing diverse and easily accessible reading materials. The presence of this service allows students to access information without the need to visit a library building directly. However, the implementation of the program faces several challenges, including limited vehicle availability, a shortage of human resources, and the risk of collection damage due to high mobility. Nevertheless, the findings suggest that the mobile library plays a strategic role in expanding the reach of library services and supporting the development of an equitable literacy ecosystem in Cimahi City.