Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGETAHUAN KADER KESEHATAN TENTANG DETEKSI DINI GIZI BURUK PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PANGANDARAN Fanny Adistie; Nenden Nur Asriyani Maryam; Valentina Belinda Malianti Lumbantobing
Dharmakarya Vol 6, No 3 (2017): September
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.838 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i3.14844

Abstract

Gizi buruk pada balita merpakan permasalahan penting yang harus mendapat perhatian dari berbagai pihak karena dapat mempengaruhi pertumbuhan serta perkembangan anak. Terkait permasalahan gizi buruk diharapkan adanya kepekaan sosial supaya petugas kesehatan bisa dengan segera mengetahui adanya kasus gizi buruk berdasarkan laporan dan segera menindaklanjuti. Para kader kesehatan mempunyai peran penting terkait deteksi dini gizi buruk ini. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan kader kesehatan tentang deteksi dini gizi buruk. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif pada 177 kader yang berada di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran dengan teknik total sampling. Kuesioner yang digunakan mengacu pada Bagan Tatalaksana Gizi Buruk dari Kementerian Kesehatan RI yang diukur dengan skala Guttman. Hasil penelitian didapatkan bahwa 39% kader mempunyai pengetahuan yang baik, 54,2% kader mempunyai pengetahuan yang cukup dan 6,8% kader mempunyai pengetahuan yang kurang tentang deteksi dini gizi buruk. Merujuk hal tersebut, perlu diadakannya kerjasama dengan pihak Puskesmas untuk merancang suatu program kegiatan dengan tujuan untuk penguatan pendampingan kader kesehatan dalam deteksi dini gizi buruk.  Sehingga dapat meningkatkan kemampuan serta mewujudkan kemandirian kader dalam melakukan peran dan fungsinya dalam pembangunan kesehatan masyarakat.
UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 MELALUI DUTA “3M” ANAK SEKOLAH DI DESA BIRU KECAMATAN MAJALAYA Fanny Adistie; Khoirunnisa Khoirunnisa; Gusgus Ghraha Ramdhanie
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i2.37944

Abstract

Sekolah merupakan tempat yang berpotensi terjadinya penularan virus COVID-19. Proses pembelajaran tatap muka terbatas perlu pengawasan yang ketat agar tidak meningkatkan angka kejadian kasus COVID-19 di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pencegahan penularan COVID-19 melalui kegiatan edukasi kepada para siswa SD di Desa Biru Kecamatan Majalaya. Kegiatan pengabdian pada masyarakat dilaksanakan secara luring terdiri dari dua kegiatan, yaitu edukasi dan pemantauan tingkat kepatuhan. Pemantauan tingkat kepatuhan dilakukan sebelum dan setelah edukasi untuk melihat perubahan perilaku para siswa. Hasil kegiatan ini menunjukkan tidak adanya perubahan perilaku pada para siswa terkait penerapan protokol kesehatan di lingkungan sekolah. Tingkat pengetahuan dan ketersediaan fasilitas menjadi salah satu fakftor yang berpengaruh dalam penerapan protokol kesehatan agar dapat berjalan optimal.