Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Faktor Sosial Ekonomi Rumah Tangga terhadap Tingkat Ketahanan Pangan (Kasus pada Gapoktan Tani Sejahtera Desa Ujunggebang Kabupaten Cirebon) Apid Apid; Mukson Mukson; Wulan Sumekar
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.03.11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor sosial ekonomi rumah tangga terhadap tingkat ketahanan pangan pada Gapoktan Tani Sejahtera Desa Ujunggebang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret di Gapoktan Tani Sejahtera yang berlokasi di Desa Ujunggebang Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Pemilihan lokasi dilakukan secara purposive didasarkan pada banyaknya anggota yang masih tergolong ke dalam petani miskin. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus. Metode penentuan sampel menggunakan teknik random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 7 kelompok dari 14 kelompok. Penentuan sampel petani diambil sebanyak 10 responden tiap kelompok, sehingga secara keseluruhan ada 70 sampel. Metode pengumpulan data primer diperoleh dari wawancara berdasarkan kuesioner terstruktur. Data sekunder diperoleh BPS dan sumber lain yang relevan. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda, dengan variabel dependen tingkat ketahanan pangan, sedangkan variabel independen faktor sosial ekonomi rumah tangga (pendapatan rumah tangga, umur, pendidikan, luas lahan, jumlah tanggungan keluarga, lama bertani dan akses modal). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersama-sama variabel independen berpengaruh sangat nyata (P<0,05) terhadap tingkat ketahanan pangan. Hasil ini menunjukkan bahwa perbaikan faktor sosial ekonomi dapat meningkatkan ketahanan pangan
ANALISIS PENDAPATAN POLA USAHATANI BERBASIS TANAMAN PANGAN DAN PETERNAKAN DI KABUPATEN GROBOGAN Siti Rohmatin Wisudawati; Mukson Mukson; Wiludjeng Roessali
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 26, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.767 KB)

Abstract

This study aimed to analyze income in food crop and livestock based farming system, and to analyze factors influencing farmer’s income in Grobogan district. This research was conducted in November to December 2018 in Pulokulon District and Toroh District, Grobogan Regency. The research used survey method by direct interview with a questionnaire guide. Quota sampling was used to determine the number of samples. The number of farmer respondents as samples was 70 people selected by Snowball sampling method. The results of this research shows that there were two patterns of farming system carried out by the respondents including rice-corn-soybean-beef cattle (pattern I) and rice-corn-rice-beef cattle (pattern II). The average income of the farmers with the pattern I was IDR 16,596,380/year under a business scale of 0.32 ha, while the average income in pattern II was lower which was IDR 16,222,162/year under a business scale of 0.30 ha. Based on Independent Sample t-test there was no significant difference between the incomes in pattern I and pattern II. Both the pattern I and the pattern II had the same R/C Ratio of 1.54. The profitability was 53.91% under the pattern I and 53.74% under the pattern II. The two farming patterns are feasible because their R/C Ratio > 1 and profitability higher than bank loan interest rate. Keywords: Food Crop, Income, Livestock, Profitability, and R/C Ratio.
Perilaku dan Kepuasan Konsumen Rumah Tangga pada Daging Sapi saat Masa Pandemi Covid-19 di Kecamatan Banyumanik Ariel Putra Saksono; Mukson Mukson; Siswanto Imam Santoso
Paradigma Agribisnis Vol 3, No 2 (2021): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v3i2.4594

Abstract

Pandemi COVID-19 menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan masyarakat. Tatanan hidup baru diadaptasikan seperti pola konsumsi makan. Daging sapi merupakan komoditas yang baik untuk menjaga dan memenuhi kebutuhan gizi  tubuh. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis perilaku dan kepuasan konsumen rumah tangga terhadap daging sapi pada saat pandemi. Manfaat penelitian diharapkan dapat membantu pelaku usaha/pemasar daging sapi dalam memenuhi kepuasan konsumen. Penelitian dilakukan pada bulan September-Oktober 2020. Metode penelitian menggunakan metode survey. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive dengan pertimbangan tingkan kepadatan penduduk cukup tinggi dan mata pencaharian penduduk beragam. Pengumpulan data melalui wawancara dengan responden rumah tangga berdasarkan kuesioner terstruktur dan  observasi.  Sampel yang digunakan sebanyak 90 dengan menggunakan quota sampling, dan sebaran masing-masing 30 sampel pada Kelurahan Pedalangan, Srondol Wetan, dan Padangsari. Analisis data  menggunakan analisis deskriptif, IPA, dan CSI. Hasil analisis deskriptif tentang perilaku konsumen terdiri dari lima tahap perilaku konsumen. Tahap tersebut diantaranya tahap pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif, keputusan pembelian, dan perilaku pasca pembelian. Hasil analisis IPA menunjukan  bahwa kuadran I terdiri dari harga dan kandungan lemak yang merupakan prioritas utama untuk memperbaiki atribut tersebut, kuadran II terdiri dari tekstur, jenis potongan, dan ketersediaan produk yang harus dijaga kinerjanya, kuadran III terdiri dari aroma dan kemasan yang perlu sedikit perbaikan, dan kuadran IV terdiri dari warna dan kemudahan pembelian yang perlu sedikit pengurangan untuk mencegah pemborosan. Hasil analisis CSI sebesar 70,7% yang berada pada rentang 66%-80,00% yang menunjukan konsumen puas terhadap daging sapi. Kata kunci : perilaku konsumen, kepuasan konsumen, rumah tangga, daging sapi, pandemi.  
Perilaku dan Kepuasan Konsumen Rumah Tangga pada Daging Sapi saat Masa Pandemi Covid-19 di Kecamatan Banyumanik Ariel Putra Saksono; Mukson Mukson; Siswanto Imam Santoso
Paradigma Agribisnis Vol 3 No 2 (2021): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v3i2.4594

Abstract

Pandemi COVID-19 menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan masyarakat. Tatanan hidup baru diadaptasikan seperti pola konsumsi makan. Daging sapi merupakan komoditas yang baik untuk menjaga dan memenuhi kebutuhan gizi  tubuh. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis perilaku dan kepuasan konsumen rumah tangga terhadap daging sapi pada saat pandemi. Manfaat penelitian diharapkan dapat membantu pelaku usaha/pemasar daging sapi dalam memenuhi kepuasan konsumen. Penelitian dilakukan pada bulan September-Oktober 2020. Metode penelitian menggunakan metode survey. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive dengan pertimbangan tingkan kepadatan penduduk cukup tinggi dan mata pencaharian penduduk beragam. Pengumpulan data melalui wawancara dengan responden rumah tangga berdasarkan kuesioner terstruktur dan  observasi.  Sampel yang digunakan sebanyak 90 dengan menggunakan quota sampling, dan sebaran masing-masing 30 sampel pada Kelurahan Pedalangan, Srondol Wetan, dan Padangsari. Analisis data  menggunakan analisis deskriptif, IPA, dan CSI. Hasil analisis deskriptif tentang perilaku konsumen terdiri dari lima tahap perilaku konsumen. Tahap tersebut diantaranya tahap pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif, keputusan pembelian, dan perilaku pasca pembelian. Hasil analisis IPA menunjukan  bahwa kuadran I terdiri dari harga dan kandungan lemak yang merupakan prioritas utama untuk memperbaiki atribut tersebut, kuadran II terdiri dari tekstur, jenis potongan, dan ketersediaan produk yang harus dijaga kinerjanya, kuadran III terdiri dari aroma dan kemasan yang perlu sedikit perbaikan, dan kuadran IV terdiri dari warna dan kemudahan pembelian yang perlu sedikit pengurangan untuk mencegah pemborosan. Hasil analisis CSI sebesar 70,7% yang berada pada rentang 66%-80,00% yang menunjukan konsumen puas terhadap daging sapi. Kata kunci : perilaku konsumen, kepuasan konsumen, rumah tangga, daging sapi, pandemi.