Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Zat Aditif Pada Campuran Mortar terhadap Karakteristik Mekanis Pasangan Dinding Bata Ringan Pradana, Sakti Arya; Budio, Sugeng Prayitno; Wijatmiko, Indradi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2025): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan jumlah pulau mencapai 16.771 yang tersebar di seluruh wilayah, terdiri atas beberapa pulau besar seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Persebaran penduduk cenderung tidak merata, dengan lebih dari 55,93% terkonsentrasi di Pulau Jawa (Disdukcapil, Juni 2024). Aktivitas geologi seperti letusan gunung berapi dan pergeseran lempeng bumi sering menyebabkan kerusakan struktural, khususnya pada pasangan dinding bata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan zat aditif terhadap karakteristik mekanik pasangan dinding bata ringan. Sampel uji berupa pasangan dinding berdimensi 62 cm × 62 cm × 10 cm menggunakan tiga variasi mortar: Mortar Utama 380 (kontrol), Mortar Utama 380 dengan Addibond, dan Mortar Utama 380 dengan Alkasit. Pengujian dilakukan terhadap kuat tekan vertikal dan horizontal menggunakan Universal Testing Machine, serta kuat geser dan kuat lekat menggunakan frame pengujian khusus. Hasil menunjukkan bahwa penambahan Addibond meningkatkan kuat tekan vertikal dan horizontal, namun menurunkan kuat lekat dan kuat geser. Sementara itu, penambahan Alkasit memberikan peningkatan pada kuat tekan vertikal dan horizontal serta kuat geser, tetapi menurunkan kuat lekat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa zat aditif memiliki pengaruh signifikan terhadap kekuatan mekanik pasangan dinding bata ringan, dengan efek yang bervariasi tergantung jenis aditif yang digunakan. Kata kunci : kuat tekan, kuat geser, kuat lekat, pasangan dinding, bata ringan.  
Analisis Perbandingan Konfigurasi Jembatan Model pada Rangka Baja Tipe Warren Truss dengan Konfigurasi Rangka Jembatan Gabungan Tipe Warren Truss dan K-Truss Abrar, Muhammad Fathul; Arifi, Eva; Budio, Sugeng Prayitno
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2025): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai komponen krusial dalam infrastruktur transportasi, jembatan memegang peran sentral dalam memfasilitasi mobilitas dan aktivitas ekonomi. Oleh karena itu efisiensi desain jembatan, khususnya dalam konfigurasi rangka, menjadi faktor krusial dalam mengoptimalkan kekuatan struktur serta menekan biaya dan dampak lingkungan. Penelitian ini membandingkan kinerja struktural jembatan rangka baja tipe Warren Truss dengan konfigurasi rangka gabungan Warren Truss–K-Truss, berfokus pada lendutan maksimum, efisiensi Demand Capacity Ratio (DCR), dan total berat material. Model jembatan skala dengan bentang 600 cm yang dianalisis menggunakan SAP2000, dengan pembebanan berupa berat sendiri dan beban terpusat plat baja 400 kg di tengah bentang. Hasil analisis menunjukkan konfigurasi gabungan mengalami lendutan maksimum 0,73040 mm, lebih kecil 16,82% dari Warren Truss murni 0,87809 mm. Dari segi DCR, konfigurasi gabungan lebih efisien pada elemen tarik (2,07%) dibandingkan Warren Truss (2,97%), namun sedikit kurang efisien pada elemen tekan 33,57% untuk konfigurasi gabungan dan 32,08% konfigurasi Warren Truss. Pada segi berat material, konfigurasi Warren Truss murni lebih ringan (144,83 kg) dibandingkan konfigurasi gabungan (165,62 kg). Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa konfigurasi gabungan menawarkan performa lendutan yang superior dan efisiensi DCR tarik yang lebih baik, namun dengan konsekuensi berat material yang lebih tinggi. Pemilihan desain harus mempertimbangkan prioritas antara minimisasi lendutan dan efisiensi berat. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap pengembangan desain jembatan yang optimal, khususnya dalam konteks kompetisi akademik dan aplikasi praktis di lapangan.
Influence of Surface Roughness and Paint Coating on Corrosion Rate Akbar, Dekrit H.; Purnami, Purnami; Budio, Sugeng Prayitno
International Journal of Mechanical Engineering Technologies and Applications Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Mechanical Engineering Department, Engineering Faculty, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/mechta.2020.001.01.3

Abstract

The technology of paint and its application develop fast, driven by the increasing cost of energy, raw material and labors. In this study, paint was used as a corrosion inhibitor on the surface of API 5L while saltwater is used as the corrosive media. The coating was varied for three different cases, i.e. primary coating only, primary and color coating as well as primary, color and glossy coating. Meanwhile, surface roughness was varied for 0.6, 0.7 and 0.8 μm. It is concluded that surface roughness and coating influence the corrosion rate. Smoother the surface and more coating layers lower the corrosion rate. Based on the study on API 5L steel, the lowest corrosion rate was obtained at 0.6 μm with 3 paint coatings (primary, color paint and clear/gloss)