Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Intelektualita

PENGELOLAAN LAYANAN SIRKULASI PERPUSTAKAAN DALAM PENINGKATAN MINAT KUNJUNG PESERTA DIDIK DI SMAN 1 BAITUSSALAM ACEH BESAR Ismail Anshari; Silviana Silviana
Intelektualita Vol 10, No 02 (2021): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan layanan sirkulasi perpustakaan merupakan proses pemberian bantuan atau penyediaan kebutuhan informasi kepada pengguna perpustakaan. Layanan sirkulasi perpustakaan sebagai layanan yang berhubungan langsung dengan pengguna perpustakaan harus dikelola dengan baik. Sehingga dapat meningkatkan minat kunjung peserta didik untuk mencari informasi di perpustakaan. Permasalahan yang terjadi dalam penelitian ini adalah administrasi dalam layanan sirkulasi perpustakaan masih belum maksimal. Hal ini akan menyebabkan terhambatnya proses layanan sirkulasi perpustakaan yang akan memberikan dampak terhadap minat kunjung perpustakaan di sekolah tersebut. Penelitian ini diharapakan dapat memberikan kontribusi dalam penyelesaian permasalahan layanan sirkulasi perpustakaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian yaitu kepala perpustakaan, staf perpustakaan, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa belum maksimalnya administrasi dalam layanan sirkulasi perpustakaan dalam peningkatan minat kunjung peserta didik ke perpustakaan. Hal ini disebakan anatara lain: pertama sumber daya manusia yang ditempatkan di perpustakaan masih terbatas. Kedua Sarana dan prasarana yang terkait dengan peningkatan minat kunjung belum memadai. Akibatnya dapat memperhambat layanan sirkulasi yang diberikan kepada peserta didik. Diharapkan kepada pihak-pihak yang berkepentingan dapat melanjutkan penelitian ini kearah yang lebih baik lagi.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU DI SMP ABULYATAMA ACEH BESAR Ismail Anshari; Ela Zahara
Intelektualita Vol 6, No 01 (2017): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran kepala sekolah sangatlah penting dalam peningkatan profesionalisme guru, karena guru merupakan seorang pendidik yang harus memiliki kompetensi yang bagus sebelum mendidik peserta didiknya, namun permasalahan yang terjadi yaitu : pertama, guru masih kurang professional dalam proses pembelajaran terbukti bahwa adanya proses belajar mengajar tapi guru belum membuat RPP. kedua, karena tidak adanya pembuatan RPP bagi guru yang mengajar sehingga membuat guru tersebut susah memahami materi yang akan di ajarkan. Ketiga, guru masih kurang memahami metode yang harus diterapkan di dalam pembelajaran sehingga siswa yang sedang belajar keluar masuk kelas, oleh karena itu metode dan disiplin guru sangatlah di butuhkan dalam profesionalisme guru. Tujuan penelitian dalam Skripsi ini adalah untuk Untuk mengetahui peran sekolah dalam peningkatan profesionalisme guru di SMP Abulyatama Aceh Besar dan Untuk mengetahui kendala dan solusi kepala sekolah dalam peningkatan pofesionalisme guru di SMP Abulyatama Aceh besar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yang bersifat kualitatif dalam bentuk deskriptif, subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan dua orang guru. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepala sekolah SMP Abulyatama Aceh Besar menggunakan perannya sebagai educator dan supervisor. Kendala kepalasekolah SMP Abulyatama Aceh besar dalam meningkatkan profesionalisme guru adalah banyak guru yang masih gaptek dalam menggunakan teknologi, adapun solusi yang kepala sekolah lakukan yaitu semua guru diwajibkan membawa laptop bagi yang mempunyainya untuk belajar bersama di saat ada waktu luang, dan kepala sekolah SMP Abulayatama juga sedang mencari solusi lainnya yang sedang dilakukan yaitu bermusyawarah dengan dinas pendidikan untuk bisa menentukan solusi yang tepat, karena memang itu yang menjadi permasalahan pendidikan saat ini.
PENGELOLAAN TOTAL QUALITY MANAJEMEN ( TQM ) DI PESANTREN DARUL’ULUM BANDA ACEH Ismail Anshari; Mizan Akbar
Intelektualita Vol 10, No 01 (2021): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepala pesantren Darul ’Ulum Banda Aceh memiliki kinerja yang efektif  dan berkompenten dalam meningkatkan mutu pendidikan, hal ini di buktikan antara lain  bahwa kepala pesantren mensupervisi terhadap guru-guru ( ustaz / ustazah )  yang mengajar secara menyeluruh ke semua kelas. Di pesantren Darul ’Ulum Banda  Aceh, sistem input, proses, dan ouput  semua berjalan standar, seperti yang di harapkan oleh konsumen. Akan  tetapi masih banyak permasalahan- permasalahan yang timbul di pesantren tersebut sepertilokasi pesantren Darul ‘Ulum yang kurang strategis sehingga mengganggu proses belajar mengajar,  sarana dan prasarana contohnya buku, media pembelajaran yang kurang memadai untuk memenuhi keberlangsungan belajar mengajar, bangunan yang kurang layak, pentilasi ruangan yang  kurang, untuk melakukan transfer ilmu antara ustaz / ustazah kepada santri. Akan tetapi pengelolaan total quality manajemen di pesantren tersebut berjalan baik sehingga kualitas mutu pendidikan berjalan sesuai dengan standar dan mengikuti kurikulum pendidikan .Tujuan penelitian dalam skripsi adalah untuk mengetahui strategi  pimpinan pesantren dalam meningkatkan manajemen mutu, untuk mengetahui kendala apa saja yang di hadapi pimpinan pesantren dalam meningkatkan manajemen mutu terpadu, Untuk mengetahui upaya pimpinan pesantren mengatasi kendala dalam meningkatkan manajemen mutu terpadu (TQM)  di pesantren Darul ’Ulum Banda Aceh. Metode  yang di gunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, sedangkan pendekatan yang dilakukan adalah Studi fenomenologi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, pengasuh pondok pesantren Darul ‘Ulum Banda Aceh  menggunakan dua pola kepemimpinan yaitu kepemimpinan demokratis dan kepemimpinan kharismatik. Pola demokratis yang dimaksud adalah pengasuh pondok pesantren Darul ‘Ulum Banda Aceh beserta jajarannya bermusyawarah bersama dalam menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi di pondok pesantren tersebut, sedangkan pola kharismatik adalah pengasuh pondok pesantren mengambil keputusan dengan individu sehingga para bawahanya mengikuti peraturan yang telah disampaikan pengasuh pondok.