Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Struktur Sintaksis Kato Pasambahan Minangkabau Islami, Khairunnisa; Delfia, Elly; Subarkah, M.; Islah, Sowatul; Rahmi Gustina , Sri
Puitika Vol. 22 No. 1 (2026):
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/puitika.v22i1.866

Abstract

Kato pasambahan merupakan bentuk sastra lisan Minangkabau yang digunakan dalam berbagai upacara adat resmi dan memiliki karakteristik bahasa yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompleksitas struktur sintaksis dalam kato pasambahan Minangkabau serta mengungkap fungsi linguistik dan sosial budaya yang terkandung di dalamnya. Penelitian menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian berupa teks kato pasambahan Minangkabau yang diperoleh melalui studi pustaka dan dokumentasi dari sumber-sumber tertulis yang relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik pembacaan cermat dan pencatatan terhadap satuan sintaksis berupa frasa, klausa, dan kalimat. Analisis data mengacu pada teori sintaksis bahasa Indonesia, khususnya kalimat majemuk, hubungan antarklausa, dan struktur kalimat majemuk bertingkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kato pasambahan didominasi oleh penggunaan kalimat majemuk setara dan bertingkat, struktur paralel, elipsis, inversi, serta konstruksi pasif yang berfungsi memperhalus tuturan dan menunda penyampaian maksud utama. Kompleksitas struktur sintaksis tersebut mencerminkan strategi kesantunan, penghormatan terhadap hierarki sosial, serta penegasan nilai adat dalam masyarakat Minangkabau.
POWER IN THE DISCOURSE OF WEST SUMATERA PROVINCE REGIONAL REGULATION NUMBER 7 OF 2018 CONCERNING NAGARI Elly Delfia; Sailal Arimi
Curricula: Journal of Teaching and Learning Vol. 9 No. 3 (2024): Curricula : Journal of Teaching and Learning
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper is a study of power in West Sumatra Provincial Regulation Number 7 of 2018 about Nagari which is analyzed by using van Dijk's critical discourse analysis (CDA), particularly the analysis of text structures. This critical discourse analysis study of the West Sumatra Provincial Regulation is descriptive qualitative by using observational method. The analysis of critical studies aims to see the hidden power behind the text of Regulation Number 7 of 2018 about Nagari which functions to assist and manage Nagari Government in West Sumatra. Critical discourse analysis of the regional regulation text is included in one of 9 (nine) interesting studies in the development of critical discourse analysis which is known as an institutional discourse because the regulation is a legal product issued by the West Sumatra Provincial Government as institution. Based on the results of the analysis, found power related to domination, ideology, and discrimination against Nagari society in West Sumatra. This research has an implication on the implementation of existing policies in Nagari society. The government as the ruling party fully regulates the Nagari community as an object without providing space to express thoughts and opinions. Likewise, the numbering order for defining Bundo Kanduang in article 1 of the general provisions in the Nagari Regional Regulation is located last and has indications of discrimination. The numbering has an impact on the role of Bundo Kanduang which is not a priority in West Sumatran society which adheres to the matrilineal system (maternal lineage).