Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Hybrid Henry Gas Solubility Optimization: An Effective Algorithm for Fuel Consumption Vehicle Routing Problem Dana Marsetiya Utama; Baiq Nurul Izzah Farida; Ulfa Fitriani; M. Faisal Ibrahim; Dian Setiya Widodo
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 20, No. 2, December 2021
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v20i2.15640

Abstract

The depletion of non-renewable fuel reserves is the biggest problem in the logistics sector. This problem encourages the transportation sector to increase fuel efficiency in distribution activities. The fuel optimization problem in distribution routing problems is called the Fuel Consumption Vehicle Routing Problem (FCVRP). This study proposes a novel Hybrid Henry Gas Solubility Optimization (HHGSO) to solve FCVRP problems. Experiments with several parameter variants were carried out to determine the performance of HHGSO in optimizing fuel consumption. The results show that the parameters of the HHGSO algorithm affect fuel consumption and computation time. In addition, the higher the KPL, the smaller the resulting fuel consumption. The proposed algorithm is also compared with several algorithms. The comparison results show that the proposed algorithm produces better computational time and fuel consumption than the Hybrid Particle Swarm Optimization and Tabu Search algorithms.
INTEGRASI RISK BASED THINKING DENGAN PROCESS APPROACH DALAM PERENCANAAN DAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001 : 2015 Pongky Lubas Wahyudi; Dian Setiya Widodo
Teknika: Engineering and Sains Journal Vol 3, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/tesj.v3i1.438.1-6

Abstract

Penjaminan mutu dalam industri sangat penting dan menjadi perhatian utama untuk kelangsungan bisnisnya. Perusahaan dituntut untuk melakukan efisiensi di segala bidang dengan meningkatkan kualitas tenaga kerja dan produk yang dihasilkan dan hal tersebut dapat dilakukan dengan penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015. Salah satu perubahan signifikan dalam ISO 9001:2015 adalah peningkatan fokus pemikiran berbasis risiko dalam persyaratan perencanaan, peninjauan dan peningkatan sistem manajemen mutu (SMM) dan prosesnya. Hal ini dianggap sebagai tantangan yang signifikan untuk manajemen yang berusaha untuk mengimplementasikan risk based thinking yang berkaitan dengan SMM organisasi. Tujuan penelitian ini, menerapkan risk based thinking dengan pendekatan proses dalam mengidentifikasi potensi risiko, dampak dan tindakan pengendalian yang diperlukan terutama di departemen produksi. Metode yang digunakan pengumpulan data kualitatif dari berbagai sumber, seperti literatur. Data dikumpulkan dari hasil wawancara, diskusi dengan semua elemen organisasi dan langkah-langkahnya dalam menentukan tiap risiko di departemen produksi. Hasil diskusi akan dibandingkan dengan standar dan literatur yang ada. Unsur yang mendasari untuk melakukan risk based thinking diidentifikasi sebagai; proses/kegiatan organisasi, organisasi, budaya, kompetensi, manajemen, dan pihak yang berkepentingan. Hasil identifikasi risiko di departemen produksi terdapat 7 risiko dengan 1 risiko tingkat tinggi dan tidak dapat diterima (not acceptance). Rekomendasi perbaikan yang dilakukan adalah mengganti dies yang telah aus pada mesin injection moulding sehingga permasalahan tersebut dapat diselesaikan. Analisa risiko yang telah dibuat, disarankan untuk diperbaharui secara berkala minimal setahun sekali. Sedangkan rencana rekomendasi perbaikan yang dinilai berhasil dapat dilanjutkan dan dikembangkan, namun bila dinilai tidak berhasil disarankan untuk mencari rencana rekomendasi perbaikan yang lainnya.
Improvement of UD Manjur Makmur's Business through Training and Assistance in the Application of Sari Drink Product Packaging: Peningkatan Usaha UD Manjur Makmur melalui Pelatihan dan Pendampingan Penerapan Kemasan Produk Minuman Sari Anita Wulandari; Dian Setiya Widodo; Wahyu Kanti Dwi Cahyani
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.412 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang840

Abstract

Noni juice is a fermented beverage that is in great demand. Noni juice is a supplement drink for the human body. Noni plant is also known as a medicinal plant. This plant is a shrub native to Tahiti and Hawaii. Noni fruit is efficacious for treating several degenerative diseases such as cancer, tumors, and diabetes. Currently, there are many products that do not have good and attractive packaging so that they are difficult to sell in the market or are not in demand by consumers, especially beverage products. Therefore, the purpose of holding this activity is This community service is to provide assistance and training in the application of product packaging noni juice drink to UD Manjur Makmur partners. The method used is the transfer of knowledge related to the design of attractive packaging labels to business owners. The result of this activity is that partners have additional knowledge related to packaging their products so that they can be better and more attractive and able to make good packaging labels that are easily understood by consumers. Meanwhile, the positive impact that occurred after this activity was carried out was that partners were able to produce higher quality noni juice products. Abstrak Minuman sari buah mengkudu merupakan minuman yang telah di fermenstasikan yang banyak diminati. Sari buah mengkudu merupakan minuman suplemen tubuh manusia. Tanaman mengkudu dikenal juga sebagai tanaman obat. Tanaman ini merupakan tumbuhan perdu yang berasal dari daerah Tahiti dan Hawaii. Buah mengkudu berkhasiat untuk mengobati beberapa penyakit degeneratif seperti kanker, tumor, dan diabetes. Saat ini banyak produk‐produk yang tidak memiliki kemasan yang baik dan menarik sehingga sulit laku dipasaran atau tidak diminati oleh konsumen terutama produk minuman, konsumen saat ini sudah dapat membedakan mana produk yang baik dan mana produk yang tidak baik tentunya dilihat dari kemasan yang digunakan. Oleh karena itu, tujuan dari diadakannya kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pendampingan dan pelatihan penerapan kemasan produk minuman sari buah mengkudu kepada mitra UD Manjur Makmur. Metode yang digunakan adalah transfer ilmu pengetahuan terkait dengan desain lebel pengemasan yang menarik kepada pemilik usaha. Hasil dari kegiatan ini adalah mitra memiliki tambahan pengetahuan terkait pengemasan produknya agar lebih baik dan menarik serta mampu membuat lebel kemasan yang baik dan mudah dipahami oleh konsumen. Sementara, dampak positif yang terjadi setelah dilakukan kegiatan ini adalah mitra mampu menghasilkan produk minuman sari mengkudu yang lebih berkualitas
Evaluation Supplier Involve on Food Safety and Halal Criteria using Fuzzy AHP: A Case Study in Indonesia Danang Setiya Wijaya; Dian Setiya Widodo
Jurnal Teknik Industri Vol. 23 No. 1 (2022): February
Publisher : Department Industrial Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/JTIUMM.Vol23.No1.67-78

Abstract

Selecting or evaluating reliable suppliers is essential to business, and the food industry is no exception. Business operations are at serious risk if suppliers are not properly selected. One of the risks that occur is the risk of food safety and halal. Not many studies have explored this topic, even though this issue is crucial for the Muslim community. This research aims to Evaluate Supplier Involve in Food Safety and Halal Criteria using Fuzzy AHP. It can help food manufacturers decide based on food safety and halal criteria during the supplier selection. The case study is applied to a food industry in Indonesia that produces biscuits. Eight criteria and 17 sub-criteria based on economic, social, and environmental dimensions were used to evaluate suppliers. The results show that the Halal certification system (HP) and product compliance with specifications (Q2) are the most important factors to consider. Third and fourth places are product price criteria (C1) and food safety management system certifications (FS2). Weighted evaluations of food industry suppliers are also possible with Fuzzy AHP.
RANCANG BANGUN SISTEM PENGAYAK PADA MESIN PENGUPAS BIJI KOPI Yusuf Eko Nurcahyo; Jabir, Ahmad; Widodo, Dian Setiya; Ali, Rohmad
Jurnal Inovasi Teknologi Manufaktur, Energi dan Otomotif Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Inovasi Teknologi Manufaktur, Energi, dan Otomotif
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi saat ini sangat memudahkan pekerjaan manusia baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam lingkungan kerja. Pengupasan buah kopi saat ini masih dilakukan dengan tangan, dengan bantuan alat pengupas kopi diharapkan waktu akan lebih cepat dan hasil yang diperoleh lebih baik. namun saat ini pada mesin pengupas kopi belum tersedianya pengayak yang bisa memisahkan antara kulit yang sudah dikupas dengan biji kopinya. Pada penelitian ini membahasa tentang Perancangan mekanisme pengayak dengan menggunakan dasar perancangan mesin dan elemen mesin. Hasil dari perancangan pengayak pada mesin pengupas biji kopi adalah daya motor sebesar 668 KW dengan 1400 rpm, bantalan dengan type UCP 205 didapatkan hasil umur bantalan 1 mencapai 2.908 jam dan hasil perhitungan bantalan 2 mencapai 5000 jam, kata beban keseluruhan pada pengayak sebesar 17,459 Kg dan kecepatan pengayaan sebesar 350 rpm.
PERANCANGAN SISTEM TRANSMISI MESIN PENIRIN MINYAK UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS KRUPUK Akhyat Nur Ashariyanto; Dian Setiya Widodo; Pongky Lubas Wahyudi; Wisnu Yulianto Nugroho
Jurnal Inovasi Teknologi Manufaktur, Energi dan Otomotif Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Inovasi Teknologi Manufaktur, Energi, dan Otomotif
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In general, today's small industries, there are still many cracker entrepreneurs who use the manual method, that is, they still need human power as a source of propulsion, as well as when draining oil is still done manually. As is the case with the object of this study, namely the colorful cracker business in Rungkut, where the oil drainer for cracker production still uses the conventional method, namely draining it for a while naturally by placing it in a container made of strimin wire. This is what causes the draining of the oil on the crackers to be not optimal, where the oil should be used 2 to 3 times for frying, but what happens is not optimal and a lot is wasted. As well as the quality of the crackers that are not optimal, for example, the crackers go rancid quickly and the draining process is relatively long. Oil Drainer Machine is a machine that works by rotating force on the filter tube which results in residual oil found on the surface of the crackers which after frying separate from the crackers. In fulfilling the working mechanism of the oil slicer machine transmission system, the design method designed is the shaft, pulley, and v-belt sections in order to produce optimal and efficient productivity. From the design results, the results obtained from the calculation of the shaft diameter are 8.15mm and the diameter used is 25mm. The results of this machine pulley calculation use pulleys with a size of 4 inches on the motor shaft and 8 inches on the drive shaft and the circumference of the v-belt is 1,108.62mm. The results of the test resulted in a more optimal filtering as desired, a fast draining process, the crackers were not broken, and the results of the crackers were more evenly distributed.
Pendampingan Program Pusat Keunggulan pada SMK Islamic Qon Gresik Berbasis Kompetensi Teknik Kendaraan Ringan Wahyudi, Pongky; Dian Setiya Widodo; Yusuf Eko Nurcahyo; Totok Dewantoro; Syaiful Falah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendampingan SMK Pusat Keunggulan adalah sebuah program yang bertujuan untuk membantu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan manajemen sekolah agar lebih relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri (DUDI). Program ini dilakukan dengan melibatkan perguruan tinggi sebagai tim pendamping yang memberikan bimbingan teknis dan pembinaan kepada SMK yang terpilih sebagai "Pusat Keunggulan". Tujuan utama dari pendampingan ini adalah untuk memastikan bahwa SMK dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi terutama berbasis kompetensi teknik kendaraan ringan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Metode pendampingan berfokus pada pendampingan teaching factory (TEFA) yaitu meliputi pendampingan penyusunan rencana dan pengembangan teaching factory dengan target TEFA level 1 terlaksana dimana tim pendamping dari perguruan tinggi membantu SMK dalam merencanakan dan mengembangkan fasilitas teaching factory yang relevan dengan bidang keahlian yang diajarkan yang menyerupai industri sesungguhnya, kemudian mengintegrasikan kurikulum dengan dunia industri, pelatihan tenaga pendidik dan menjalin kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Implementasi teaching factory TEFA level 1 adalah tahap awal dalam penerapan konsep teaching factory di sekolah menengah kejuruan yang fokus utamanya adalah membangun fondasi yang kuat untuk memulai implementasi teaching factory ke tahap selanjutnya. Secara keseluruhan SMK Islamic Qon telah menyelesaikan rencana dan pengembangkan fasilitas teaching factory yang relevan dengan bidang keahlian yang diajarkan, kemudian telah mengintegrasikan kurikulum dengan dunia industri, melakukan pelatihan tenaga pendidik dan dapat menjalin kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) yang tersusun secara baik dan terarah.
Pelatihan Penggunaan Software CAM untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa di SMKN 1 Tambakboyo Tuban Dian Setiya Widodo; Ahmad Jabir; Wisnu Yulianto Nugroho; Wahyudi, Pongky; Yusuf Eko Nurcahyo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v6i1.2751

Abstract

Computer Aided Manufacturing (CAM) merupakan perangkat lunak yang dipakai mengendalikan mesin memakai perangkat komputer untuk mengotomatisasi aktifitas proses manufaktur. Terdapat tiga komponen yang diperlukan agar CAM mampu bekerja, ketiga komponen tersebut diantaranya software, kemudian mesin dan Post Processing. Ketiga komponen itu sangat berpengaruh terhadap kemampuan tenaga dan keterampilan manusia sebagai operator. CAM dan CAD selalu digunakan secara bersamaan dimana Computer Aided Desain (CAD) berfokus pada desain komponen atau produk, sementara CAM sendiri berfokus pada cara pembuatannya. Penguasaan program CAM sangat dibutuhkan oleh siswa terutama pada program keahlian teknik mesin dan sejenisnya. Kemampuan siswa di SMKN 1 Tambakboyo Tuban dalam penguasaan program CAM dirasa perlu ditingkatkan lebih lanjut.. Metode pelatihan yang digunakan adalah pelatihan intensif selama dua hari dengan durasi pelatihan tiap harinya 8 jam dengan total durasi 16 Jam. Kegiatan program pelatihan dilakukan di lab. komputer SMKN 1 Tambakboyo Tuban.  Pelatihan dilakukan dengan memberikan perintah-perintah dasar yang sering dipakai dan memberikan beberapa soal latihan untuk memperkuat pemahaman dan mempermudah kelancaran dalam menggunakan program CAM. Di akhir sesi kegiatan dilakukan evaluasi berupa menguji langsung pemahaman peserta dalam mengoperasikan CAM. Hasil evaluasi kegiatan pelatihan ini disimpulkan bahwa sebanyak 60.97% (25 siswa) memiliki kemampuan yang sedang, 24.39% (10 siswa) memiliki kemampuan yang tinggi, dan 14.64% (6 siswa) memiliki kemampuan yang rendah dalam pengoperasian CAM.